Kisah Asmara Bryan

Kisah Asmara Bryan
Bekerja untung mengganti uang


__ADS_3

   Rico yang juga sudah mendengarnya, memandang gadis yang berusia sekitar 18-19 tahun ini, lalu dia percaya bahwa orang ini adalah pelayan gratis yang dikatakan oleh tuan muda! “ Sella Xia, akhirnya kamu turun, aku mengira kamu ingin bersembunyi hingga besok!” Orang bawahan di sana sudah berbicara dengan kasar dan marah.



 



   Sella terkejut, melihat kedua pria jahat datang, dia bernafas dengan gugup, apakah 2 pria ini yang mencarinya?



 



   “Nona Xia, aku adalah Rico He, aku dipercayakan oleh tuan mudaku untuk datang berbicara denganmu.” Di bagian samping, Rico sidah berjalan mendekatinya.



 



   Sella memalingkan kepala dan melihat pria muda itu, beserta penjaga dibelakangnya, dia langsung bertanya dengan cemas, “Apakah kamu adalah pengurus rumah dari tuan yang terluka kemarin malam?”



 



   “Benar.”



 



   “Mohon kalian bantu aku.” Setelah selesai berbicara, Sella melihat ke arah 2 pria gengster yang datang menghampirinya dengan tatapan mata ketakutan.



 



   Ketika tatapan mata Rico He terangkat, dia memandang pria kedua pria yang mendekat dengan waspada, “Siapa kalian?”



 



   “Gadis ini sudah melukai bos aku, kami datang untuk membawanya pergi menghadap bos aku untuk meminta maaf dan meminta pertanggung jawaban.” Terlihat ada amarah di dalam tatapan mata gengster tersebut.



 



   “Aku melukai bos kalian, karena dia sudah terlalu mengkucilkan orang.” Di dalam tatapan mata Sella terlintas sebuah air mata yang marah dan sedih.



 



   “Nona Xia, jangan khawatir, di saat kita ada, tidak ada orang yang bisa mengucilkanmu.” Rico langsung maju untuk melindunginya.



 



   “Siapa kalian? Kita sedang membahas urusan, sebaiknya kalian jangan ikut campur, hari ini kita harus membawa pergi gadis ini.”



 



   “Nona Xia adalah orang yang sudah diundang oleh tuan muda kami terlebih dahulu, dan hari ini kalian tidak memiliki hak untuk membawanya pergi.” Setelah Rico He selesai berbicara, dia berkata kepada Sella , “Nona Xia, kita cari sebuah tempat yang sunyi untuk berbincang.”



 



   “Baik!” Sella Xia menganggukkan kepala.



 



   Dan kedua gengster tersebut ingin datang untuk menariknya, tetapi 2 penjaga tinggi yang lebih dari setengah kepala mereka, langsung menghentikan mereka dengan dingin, dan dengan tatapan mata pembunuh.



 



   Kedua gengster tersebut ketakutan hingga berjalan mundur 1 langkah, dan tidak berani untuk maju mendekat.



 



   Sella dan Rico berjalan ke sebuah lorong yang sunyi di samping, Rico mendahului dan berkata, “Nona Xia, seperti ini, tuan muda kami baru saja pulang ke negera asal, dan membutuhkan seorang pelayan wanita untuk melakukan pekerjaan rumah, tuan muda kami berkata kamu bisa pergi untuk melakukan pekerjaan ini.”



 



   “Aku?” Sella Xia sedikit meliriknya matanya, sejak kapan dia pernah menyetujui untuk pergi menjadi pelayan wanita di rumahnya?



 


__ADS_1


   Rico juga mengatakan hal ini dengan tidak jelas, lalu dia berpikir, “Atau aku akan meminta tuan muda kami untuk berbicara denganmu!”



 



   Setelah selesai berbicara, Rico menghubungi nomor ponsel Bryan , tidak lama kemudian, di ujung panggilan terdengar suara pria yang menawan dan jelas, “Halo!”



 



   “Tuan muda, aku sudah menemukan nona Sella Xia, apakah kamu ingin berbicara dengannya secara pribadi?” Rico He bertanya.



 



   “Hm! Berikan teleponnya padanya!” Di ujung panggilan, Bryan memberi perintah.



 



   Rico He langsung menyerahkan ponselnya kepada Sella Xia, “Tuan muda kami ingin berbicara kepadamu secara pribadi.”



 



   Di dalam benak Sella Xia langsung muncul wajah pria yang terluka kemarin malam, lalu dia menerima panggilan dengan gugup, “Halo, aku adalah Sella Xia!”



 



   “Total sisa biaya pengobatanku adalah 24 juta rupiah, dan kamu hanya membayar 4 juta rupiah, bagaimana kamu akan mengganti 20 jutanya lagi untukku?”



 



   “Aku…pada liburan musim panas ini aku akan pergi ke sana untuk menjadi pekerja sementara, dan jika tiba pada saatnya aku akan mendapatkan…”



 



   “Sudahlah, kamu langsung datang saja ke tempatku untuk bekerja! 1 bulan mendapatkan gaji sebesar 2 juta rupiah, setelah 5 bulan masalah ini akan selesai.”



 




 



   “Bukankah sudah akan tiba pada libur musim panas? Pada liburan musim panas setidaknya kamu memiliki waktu 2 bulan masa libur, datanglah ke tempatku untuk bekerja terlebih dahulu.”



 



   Sella sambil menerima panggilan, sambil melihat 2 orang gengster yang ditahan oleh penjaga di sana, tiba-tiba dia menjadi sadar, jika dia pergi ke rumahnya untuk bekerja, bukankah dia akan terpisah dari masalah sekelompok orang ini?



 



   Kenapa dia tidak menyetujuinya saja?



 



   “Baik, aku bersedia bekerja untukmu.” Sella menyetujuinya.



 



   “Datanglah ke sini malam ini!”



 



   “Bagaimana dengan kelasku yang masih ada beberapa hari?”



 



   “Kamu boleh pergi bersekolah di siang hari, tapi setelah pulang kelas, kamu harus datang ke tempatku untuk bekerja, aku sudah sangat baik hati kepadamu, jika tidak, aku akan menggandakan biaya atas kerusakan emosionalku.” Suara pria di ujung telepon tersebut menjadi dingin.



 



   “Baik, aku berjanji padamu, aku akan pergi ke rumahmu untuk bekerja.” Sella benar-benar tidak berani menyinggungnya, kecelakaan mobil yang hebat pada kemarin malam masih terbayang di matanya!

__ADS_1



 



   Jika dia tidak memilih untuk tertabrak dan terluka, maka Sella juga tidak akan bisa hidup sampai sekarang!



 



   Jadi, dia masih berterima kasih pada pria ini! Selain itu, dia berada dalam kesulitan sekarang, juga tidak bisa pulang ke rumah, bisa pergi ke rumahnya di sana untuk berlindung, juga merupakan sebuah hal yang baik.



 



   “Ikutlah ke sini bersama dengan pengurus rumahku.” Setelah mengatakan perkataan dingin ini di ujung panggilan, dia memutuskan panggilannya.



 



   Sella Xia menyerahkan kembali ponselnya kepada Rico He, di saat yang bersamaan dia berkata, “Pengurus rumah He, bisakah kamu menungguku sebentar, aku akan membereskan pakaianku sebentar, dan aku akan ikut pulang bersamamu.”



 



   “Baik!” Rico menganggukkan kepala.



 



   Sella bergegas berkeliling dan naik ke lantai atas asrama dari arah samping, saat sudah membereskan pakaian dan turun ke bawah, dia menemukan bahwa kedua gengster tersebut masih belum pergi, dan mereka menatapnya dengan tatapan marah, di dalam matanya terlintas ekspresi ganas, lalu Sella Xia langsung berjalan ke sisi Rico He, dan ikut berjalan bersamanya ke gerbang luar universitas.



 



   “Siapa orang-orang itu? Kenapa mereka mencari masalah denganmu?” Rico He memalingkan kepala dan bertanya padanya dengan penasaran.



 



   “Aku menyinggung bos mereka.”



 



   Rico He tidak banyak bertanya lagi, setelah tiba di depan mobilnya, dia membuka pintu tempat duduk bagian belakang untuk mempersilahkannya duduk di dalam, setelah Sella masuk dan duduk, dia merasa lega, di saat yang bersamaan, di dalam hatinya merasa berterima kasih kepada pria yang datang menyelamatkannya dengan tepat waktu kemarin malam, jika dia tidak mengirim orang untuk mencarinya.



 



   Maka, Sella pasti tidak berani untuk keluar dari gerbang universitas untuk beberapa hari ini.



 



   Sepanjang jalan, Rico He tidak banyak bertanya, Sella Xia juga bisa menenangkan suasana hatinya, dia melihat pemandangan malam di luar jendela, dia penasaran di mana pria ini tinggal.



 



   Mobil melaju masuk ke jalur bebas mobil yang luas, pepohonan di kedua sisi terlihat sangat rapi, jalanannya juga bersih, di samping terlihal atap villa yang samar, ini jelas merupakan wilayah perumahan kota kelas atas.



 



   Dalam seketika Sella Xia berpikir dan mengetahui bahwa pria kemarin malam adalah seorang anak keluarga kaya, dan dia merasa sangat bersalah, ketika dia berpikir bahwa dia yang membahayakannya.



 



   Akhirnya, mobil melaju ke padang rumput yang hijau, sebuah pintu bersar pun muncul, dalam jangkauan 10 meter sebelum mobil tiba, kedua sisi pintu terbuka secara otomatis, dan mobil pun melaju masuk.



 



   Sella Xia melihat pemandangan di balik pintu, matanya sedikit terbuka lebar, dia terkejut hingga bibir merahnya ternganga, villa yang begitu mewah, padang rumput di bagian luar sudah sangat besar, dan taman di dalam sini, juga lebih besar, sekilas terlihat bukan orang kaya level umum, melainkan orang yang sangat kaya!



 



   “Nona Xia, kita sudah tiba, turunlah! Tuan muda sedang memulihkan lukanya di dalam.” Rico He membuka pintu mobil sambil berkata kepadanya.



 



   Sella Xia langsung berjalan turun dari mobil dengan menahan diri, memegang tasnya, dan melihat villa mewah dan besar di hadapannya dengan linglung dan bingung.

__ADS_1


Sejak dia kecil hingga dewasa, dia tidak pernah melihat perumahan besar yang begitu mewah, sebagai orang biasa, dia seharusnya merasa terkejut dan takut.


__ADS_2