Kisah Asmara Bryan

Kisah Asmara Bryan
Menjadi ibunya


__ADS_3

Bryan langsung melihat kearahnya “Apa itu lucu?”



Sella langsung menutup mulutnya, menggelengkan kepala tapi kedua matanya terlihat dengan jelas sedang tertawa.



Bryan Gmenarik sudut bibirnya “Kebetulan sekali dia membutuhkan seorang mama, apa kamu bersedia menjadi mamanya?”



Senyuman di wajah Sella berubah menjadi terkejut, dia langsung menggelengkan kepalanya dengan keras, tidak bisa, dia tidak mungkin menjadi mama seorang anjing!



Namun Bryan berbicara kearah Hero “Dia tidak bersedia menjadi mamamu, dia tidak suka denganmu, bagaimana ini?”



Hero lagi-lagi seolah mengerti dengan apa yang dikatakannya, wajah anjing itu langsung memberikan tatapan yang kecewa, dengan sangat menyedihkan mengedipkan matanya.



Sella melihat tatapan kekecewaan di mata Hero membuat hatinya melembut, dia baru sadar walaupun anjing besar ini terlihat kokoh dan menyeramkan, tapi dia juga terlihat lucu.



“Baiklah! Aku menyetujuinya, tapi apa dia mengerti?” Sella dari kecil tidak ada kesempatan bisa memelihara hewan, jadi dia tidak terlalu mengerti sifat anjing dan kepintarannya.



“IQ-nya sangat tinggi, jangan meremehkan dia!” setelah Bryan selesai bicara, dia mengelus bulu Hero “Mulai hari ini dia adalah mamamu, jadi kamu harus berbuat baik kepadanya, oke?”



Hero langsung mengedipkan matanya, berarti dia setuju, lalu dia berdiri dengan menggunakan mulut besarnya itu mengelus Sella , Sella seketika langsung membeku, tidak berani sembarang bergerak.



“Jangan khawatir, dia hanya membiasakan diri dengan aroma tubuhmu, kemudian dia akan menjadikanmu orang yang harus di lindunginya.” Setelah Bryan selesai bicara, dia langsung berdiri dan bersiap untuk turun dari tangga.



Hero menggelilingi tubuh Sella, setelah itu dia mendengus di tubuh Sella , dan dengan cepat mengejar Bryan turun kebawah.



Sella tidak bisa berbuat apa-apa, apa sekarang dia sudah menjadi mama dari seekor anjing yang berusia lima tahun? Hal ini masih terasa aneh!



Tapi rasanya juga tidak buruk! Kebanggaan yang dirasakannya seperti dia memiliki anak sendiri!


__ADS_1


Di lantai bawah, dari pagi para koki sudah sibuk untuk mempersiapkan sarapan pagi, disaat yang bersamaan Rico juga sudah membeli makanan anjing dan beberapa keperluan anjing lainnya, dia mulai ingin mempersiapkan tempat tidur Hero di sudut ruang tamu.



Pertama kali Sella melihat Hero dia merasa sedikit seram, tapi ketika sudah melihatnya lama dia baru sadar Hero juga terlihat sangan tampan dan tegap, sangat cocok memiliki aura berkelas yang sama dengan pemiliknya.



Sella Xdiam-diam melihat kearah pria yang sedang mempersiapkan tempat tidur untuk Hero, Bryan dimatanya adalah tuan muda yang bermartabat, sepertinya semua urusannya akan ada orang yang berketerampilan khusus untuk membantu menyelesaikan urusannya, tapi sekarang aura tubuhnya mengeluarkan aura lembut yang sangat menarik perhatian orang.



Setelah selesai membuat tempat tidur itu, dia pergi menuju ke Hero yang sedang mengelilinginya dari samping, berkata “Masuklah istirahat.”



Hero mengikuti perintah darinya dan masuk ke dalam, dia meringkukkan ekornya yang berbentuk seperti bola, lalu dia mencoba untuk tidur.



Sella baru sadar kalau Hero benar-benar mengerti apa yang dikatakan oleh manusia! IQ-nya pasti tidak rendah, lalu diapun berjalan menghampiri Hero untuk melihatnya!



Bryan menepuk-nepuk tangannya “Sudah, ayo kita pergi sarapan.”



Setelah Bryan mencuci tangannya, Sella sedang duduk di meja makan menikmati sarapannya, dan Hero juga memiliki mangkok khusus di bawah meja makan, dia juga sedang menikmati makanannya.




“Boleh! Jika kamu sudah sampai hubungi aku.” Bryan berbicara kepadanya.



“Em! Baiklah!” Sella tersenyum, lalu melambaikan tangan kepada Hero “Bye Hero.”



Hero langsung menggoyangkan ekornya yang pendek, mengantarnya ke depan pintu, lalu Hero berjalan ke samping Bryan , duduk disana, mengangkat wajahnya untuk menghadap kearah Bryan , tatapan matanya seperti mengatakan apa kamu mencintainya?



Bryan dari kecil hidup bersama dengan Hero, jadi respon perasaan ini bisa dirasakan olehnya dengan kuat, dia menatapa Hero beberapa detik, lalu tersenyum “Jangan sembarang berpikir, dia hanya orang yang tinggal di rumahku untuk sementara waktu saja.”



Hero memiringkan kepalanya, seolah-olah dia merasa sangat kecewa, lalu dia memutar badannya dan pergi kearah rumah yang baru saja di buat oleh Bryan untuknya.



“Nanti aku akan membawamu pergi mandi, melihatmu di tutup di dalam bagasi pesawat pasti kamu sangat kotor.”

__ADS_1



Hero merasa dirinya seperti sangat menjijikkan, bahkan anjing pun bisa mengerutkan wajhanya, Bryan Gong yang meliahtnya langsung tertawa “Ada apa? Kamu marah?”



Bryan dari kecil memiliki jodoh dengan anjing, dalam hidupnya dia sudah mengantarkan dua eko anjing pergi, anjing golden retriever yang di berikan oleh orang tuanya sudah meninggal, lalu dia pun memungut anjing yang lainnya, tapi sayangnya beberapa tahun yang lalu baru saja meninggal, ketika Hero datang ke kehidupannya, anjing menjadi seorang teman yang sangat jujur dan dipercaya untuknya.



Sella melakukan pemotretan di kedai kopi, mall dan jalanan, awalnya gerakannya sangatlah kaku, tapi setelah terbiasa dengan arahan dari orang di sebelahnya, lama kelamaan dia mulai terlatih dan ekspresi mukanya pun semakin banyak.



Selama Sella teringat dengan hutangnya dengan Bryan , maka kekuatannya semakin bertambah, dia tidak malu lagi, selama dia bisa menghasilkan uang, untuk apa malu?



Selain itu dia hanya memasang gaya saja, jadi ini bukanlah apa-apa.



Siang hari dia sudah melakukan enam sesi pemotretan, Sella juga cukup lelah, dia pun makan siang bersama dengan pegawai yang lain, sore hari dia masih akan melakukan empat sesi pemotretan lagi, dan manejernya Jackson memberitahunya kalau hasil pemotretannya menggunakan pakaian jaman kuno mendapatkan respon yang baik, efek gambarnya juga sangat bagus, kemarin malam fotonya baru saja di sebarkan, dan sudah ada banyak orang yang mengikutinya.



Sella merasa sedikit malu, dia pun berjanji akan lebih giat lagi melakukan pemotretan.



Pukul tiga sore Sella sudah menyelesaikan pemotretannya, lalu dia pun mengendari sepeda kearah gedung pencakar langit di tengah kota, Matanya tertuju pada gedung tinggi seperti menara emas, di bawah sinar matahari sore, gedung itu menjulang tinggi ke langit dan bersinar dengan terang.



Dan dia seperti semut yang sedang melihat ke geung pencakar langit itu, dia sambil mengayuh sepedanya, sambil melihat kearah dinding bewarga biru gelap yang besar itu, dia berpikir apakah Bryan yang berada di gedung tinggi itu bisa melihat kota ini?



Sella kira-kira menggayuh sepedanya selama 20 menit, akhirnya dia sampai di Gong’s Corp, dia tidak berani banyak melihat, karena dia takut kepalanya sakit.



Dia melihat hall yang sangat berkelas itu membuatnya sangat gugup, setelah dia menghelakan nafas dalam akhirnya dia masuk kedalam, tubuhnya yang mungil dan ramping dengan wajah yang belum dewasa membuatnya tidak cocok untuk berada di gedung itu.



Dia diam-diam merasa kagum, perusahaan milik Bryan sangatlah besar!



“Nona, anda mencari siapa?” Sella sudah sampai di bagian resepsionis, dan seorang resepsionis wanita bertanya.



Sella menjawab “Aku mencari tuan Bryan Gong.”

__ADS_1



Delapan orang resepsionis yang berada disana langsung melihat kearah Sella , sepertinya mereka mendengar lelucon, wanita ini datang mengatakan ingin bertemu dengan CEO Gong’s Corp? Tuan Bryan Gong adalah dianggap sebagai calon suami bagi seluruh pegawai wanita disana, mereka terlihat sangat berkharisma. Dan sekarang datang dari mana anak perempuan ini, dan sekali datang ingin mencarinya?


__ADS_2