Kisah Asmara Bryan

Kisah Asmara Bryan
Menjemputnya langsung


__ADS_3

Walaupun Sella sangat polos, dia juga bisa merasakan kalau wanita resepsionis itu menatapnya aneh, dia mengedipkan matanya, dengan sopan tersenyum dan bertanya “Halo, bagaimana caraku naik dan bertemu dengan Tuan Bryan Gong?”



“Nona apa kamu tidak tahu dengan aturan perusahaan besar kami? CEO Gong memiliki jadwal yang padat setiap harinya, apakah kamu kira jika ingin bertemu dengannya bisa bertemu begitu saja?”



Sella Xia mengigit bibirnya berkata “Tapi, dia bilang aku boleh mencarinya.” “Apa kemarin malam kamu sedang bermimpi? Bermimpi bermimpi CEO Gong bertemu dengan anda? Nona sekarang sudah pagi hari, jadi jangan bermimpi lagi oke?” seorang resepsionis wanita tanpa sungkan berkata, karena dia adalah salah satu orang yang tergila-gila dengan Bryan , dia setiap hari bisa melihat Bryan di hall ini pun sudah membuatnya senang.



Sella tiba-tiba teringat dengan apa yang dikatakan Bryan kepadanya, jika sudah sampai di perusahaannya boleh menghubunginya, dia lupa akan hal itu.



Dia tersenyum, berkata “Kalau begitu aku akan menghubunginya!”



Selesai bicara dia langsung mengeluarkan ponsel dan menghubungi Bryan di depan para resepsionis yang memandangnya dengan tatapan yang aneh.



“Halo!” terdengar suara pria yang jelas dan menawan.



“Sudah sampai? Baiklah, aku akan menyuruh orang resepsionis untuk membawamu keatas.” Selesai bicara dia memutuskan panggilan itu.



Setelah Sella menyimpan ponsel itu, dia mendengar telepon salah satu resepsionis berbunyi, kebetulan sekali itu adalah posisi wanita yang mengatakan Sella adalah gadis wanita yang suka bermimpi di siang hari, dia membelalakkan matanya, dengan sedikit terkejut mengangkat telepon itu “Halo! Selamat sore.”



“Bawa wanita yang bernama Sella naik ke ruangan CEO.” Itu adalah panggilan dari asisten Bryan .



Wanita resepsionis itu langsung menghelakan nafas kasar, menjawab “Baiklah!”



Selesai bicara, wanita itu menaruh teleponnya, lalu bertanya kepada wanita yang berada di hadapannya “Apakah anda Nona Sella Xia?”



“Iya, itu Aku.” Sella tidak dendam sama sekali, dia menjawab dengan lembut.



Wajah wanita itu memanas “Silahkan anda ikuti saya, saya akan membawa anda ke ruangan CEO.”



Saat ini semua resepsionis sangat terkejut, ternyata gadis ini benar-benar ingin bertemu dengan CEO Gong, selain itu dia juga kenal dengan CEO Gong?


__ADS_1


Berdiri di dalam lift, wanita itu diam-diam menilai tubuh Sella , dia melihat wajah wanita itu yang bersih dan putih, lalu diapun diam-diam menghelakan nafas, dalam hatinya berpikir hubungan apa yang dimiliki oleh wanita ini dengan CEO Gong?



Sella melihat kearah nomor lift yang berubah itu, dia berpikir di lantai berapa ruangannya berada?



Akhirnya lift itu berhenti di lantai 70, Sella sedikit terkejut apakah ruangannya berada di lantai setinggi ini?



Setelah resepsionis itu membawa Sella keluar dari lift, ada seorang asisten yang berkelas menyambutnya, dengan hormat berbicara kepada Sella Xia “Nona Sella, silahkan ikuti saya, CEO Gong menunggu anda di ruangannya.”



Saat asisten itu sedang berbicara, seorang pria bertubuh tegap dengan anggun berjalan kemari, Bryan datang sendiri menjemputnya, dia melihat kearah asistennya berkata “TIdak perlu, aku akan membawanya sendiri.”



Asisten itu langsung terkejut menoleh kearahnya, dan wanita resepsionis yang masih berada dalam lift itu mengambil kesempatan ini untuk merasakan aura dari CEO Gong, lalu Sella tersenyum sinis berjalan kearahnya “Ruangan kerjamu sangatlah tinggi!”



Bryan memicingkan matanya “Apa kamu takut tinggi?”



Sella sedikit menganggukkan kepala “Sedikit!”



Bryan tertawa “Tenang saja, gedungku ini sangatlah aman, kamu tidak perlu melihat kearah bawah jika kamu takut.”




“Ayo duduk di ruanganku saja! Aku akan memberimu minum.” Bryan melihat wajah wanita itu memerah, dan bibirnya yang kering, sepertinya dia sedang kehausan.



Mengatakan ini Sella benar-benar merasa haus, dia mengendarai sepeda untuk kesana, jadi hal ini cukup mengguras tenaga.



“Pas sekali, aku juga merasa sangat haus.” Sella tidak sungkan berkata.



Hanya saja selama menikmati hall besar yang di design dengan sangat modern itu, dia merasa seperti sedang berjalan di dunia teknologi tinggi masa depan, dia merasa terkejut dalam hatinya.



Awalnya perusahaan miliknya sangat megah dan gagah, dan hal ini membuatnya merasa berjalan di samping pria ini merasa sangat hebat!



“Perusahaan sebesar ini hanya di kendalikan olehmu sendiri?” Sella dengan penasaran bertanya.

__ADS_1



Bryan menggerutkan keningnya “Aku jarang mengendalikan, aku biasanya membuat keputusan akhir dan memberikan arahan.”



Sella merasa dia sangatlah hebat, bagaimanapun ini adalah perusahaan yang sangat besar, jadi keputusan yang di ambil olehya sama sekal tidak boleh salah ataupun ceroboh.



Setelah sampai di ruangan Bryan Gong, dia mengambil gelas bening yang berisi air dan di berikan kepada Sella Xia, Sella menerimanya dan meneguh habis air itu, lalu Bryan kembali ke meja kerjanya, tapi dia tidak duduk di kursi kerjanya, dia hanya menundukkan badannya, mengambil sebuah berkas dan menandatanganinya.



Sella menikmati gaya tampannya yang sedang bekerja, di saat bersamaan dia juga tertarik dengan pemandangan di luar jendela ruangan itu, berdiri disana benar-benar ada sebuah kenikmatan penglihatan yang tak terkalahkan!



Setelah Sella meneguhk habis air dalam gelas itu, dia berdiri dan perlahan-lahan berjalan kearah sudut jendela, dia berencana ingin menikmati pemandangan di luar jendela, mungkin pemandangan indah itu sangat menarik perhatiannya, tanpa terasa dia sudah berjalan kehadapan sudut jendela itu.



Dia mengulurkan tangan dan memegang pagar jendela, mulutnya sedikit bergerak karena ketakutan.



Bryan baru saja menandatangani berkasnya, ketika dia mengangkat kepalanya dia sudah berada di sudut jendela, dia mengangkat alisnya lalu menaruh pena dan jalan mendekatinya.



Setelah Sella meliaht pemandangan yang luas itu, dia berencana ingin melihat kebawah, lalu dia pun memanjangkan lehernya melihat kebawah, sekali melihat kebawah dia sangat terkejut, membuatnya langsung mundur ke belakang, tapi dia tidak sadar kalau di belakangnya sudah ada Bryan , sekali dia memutar badan, tubuhnya pun langsung menempel dengan dada Bryan .



Wajahnya yang kecil itu menabrak dadanya.



Ketika Sella menabraknya, tubuhnya dengan reflek langsung memeluk pinggang pria itu, dan menenggelamkan wajah kecilnya lebih dalam.



Tubuh Bryan sedikit membeku, matanya langsung mengarah ke wanita yang menabrak dan memeluknya itu.



Kepala Sella seperti meledak, semuanya kosong, dia pun langsung mundur beberapa langkah, dengan wajah yang merah mendongakkan kepala kepadanya “Maa… maaf, aku tidak tahu kamu di belakangku.”



Bryan Gong menatapnya datar “Jika takut maka jangan berjalan terlalu dekat kesana.”



Saat ini terdengar suara ketukan pintu, setelah itu asistennya mengantar buah dan snack kedalam, dia juga membawa secangkir kopi.



Sella duduk di atas sofa, dia sangat tergoda dengan kue itu, wanita memang tidak bisa menolak makanan manis.

__ADS_1



“Coba saja.” Bryan Gberkata kepadanya. Sella Xia mengambil sendok kecil dan memakan kue itu, sambil makan dia mendongakkan kepalanya bertanya “Apa kamu setiap hari sibuk?”


__ADS_2