Kisah Asmara Bryan

Kisah Asmara Bryan
Takdirnya


__ADS_3

Malam ini, setelah Bryan Gong selesai makan malam, masih pergi mengantarnya pulang, karena Bryan Gong menghormatinya, mencintai seorang wanita, bukan demi mendapatkannya dengan segera tetapi membuatnya dia dengan senang hati mencintai kita, dengan cinta seadanya, bisa membuat cinta itu semakin kekal.



Bryan Gong bukan orang yang putus asa terhadap cinta, jika dia menginginkan seorang wanita, sudah dari dulu dia mendapatkannya, bahkan lebih dari satu pun bisa, tetapi untungnya dia adalah seorang pria yang mempunyai pandangan jauh ke depan.



Karena itu, dia berharap perasaan ini, bisa awet selamanya, dia tidak bisa melakukan sesuatu yang menyakiti Sella Xia.



Sekitar jam sembilan, lampu di daerah terpencil remang-remanbg, mobil sport milik Bryan Gong berhenti di bawah bayang-bayang, dalam mobil, terlihat teknologi kelas atas, lampu biru menyala, memantulkan tubuh Bryan Gong, wajahnya pun terpapar.



Hati Sella Xia mulai berdebar, bibirnya tersenyum, “ Selamat malam, berhati-hatilah pada saat berkendara pulang nanti.”



“Ya! Cepatlah tidur, jangan begadang.”



“Baiklah.” Sella Xia tersenyum sambil melambaikan tangan.



“Aku melihatimu naik ke atas.” Ucap Bryan Gong, dia belum pergi meninggalkannya.



Sella Xia begitu mendengar kalimat ini, hatinya terasa hangat, Bryan Gong benar-benar menjaganya, membuat dia merasa aman.



Dia berbalik badan, berjalan tiga langkah dan berbalik jalan ke tangga, dia melambaikan tangannya, tersenyum dan balik badan.



Hati Bryan Gong juga bahagia, setiap kali selesai mengantarnya, dia selalu merasa hatinya lega, beban pikiran karena pekerjaan pun hilang.



Sella Xia kembali ke rumah, Dolores Xia melihatnya sudah kembali, dia juga senang, jika anak perempuan bisa saling menjaga hati, itu akan membuat pria semakin menjaganya.



Dolores Xia ketika muda, agak sembarangan, sehingga dia dipindah ke tempat yang berdebu, terakhir, bahkan dia sendiri merasa tidak berhak untuk dicintai.



Sesungguhnya, Sella Xia bukan anak kandungnya, maka dari itu, karakternya sangat tidak sama dengan dia, dia kira-kira seperti ibu yang melompat ke sungai lalu pergi! Meski hanya bertemu dia sekali tetapi tahu kalau dia berasal dari keluarga baik-baik.



Maka itu, Dolores Xia juga selalu berpikir, apakah Sella Xia adalah nona yang lahir di keluarga besar ?



Dolores Xia juga mempunyai beberapa penyesalan saat dulu tidak mempunyai uang, dia membeli liontin giok milik Sella Xia, jika tidak, dia juga bisa menemukan takdirnya dari liontin giok itu.



Tetapi, sekarang juga tidak buruk, dia memiliki pacar yang sangat hebat, kehidupannya sekarang dan selamanya akan lancer-lancar saja.



“Bu, cepatlah tidur! Istirahatlah.” Kata Sella Xia.



Dolorex Xia merasa anak perempuannya sangat pengertian, hatinya sangat senang.



Sekitar jam sepuluh.


__ADS_1


Di kamarnya, Christy Lan sedang membuat masker, tiba-tiba handphonenya berdering, dia segera mengangkatnya.



“Halo!”



“Christy, wanita model yang kamu inginkan itu sudah aku temukan tempat kerjanya, dia berada di studio kecil, aku bersusah payah menemukannya, model wanita ini bernama Sella Xia, seorang mahasiswi tahun kedua, keluarga biasa-biasa saja. ”



Christy Lan berkata, “Sudah kukatakan! Dia bukan orang seperti kita.”



“Christym kenapa kamu ingin mencarinya! Apakah kamu ada dendam kepadanya?” teman baiknya itu bertanya.



“Tidak ada apa-apa, aku hanya ingin mengenal dia sedikit.”



“Baiklah! Akan aku kirim alamatnya ke handphonemu, suatu hari nanti traktir aku makan besar.” Panggilan itu pun selesai.



Kemudian Christy Lan melihat alamat yang muncul di handphonenya, tatapannya tampak tersenyum sedikit, Sella Xia, sekarang dia kah yang muncul di tengah antara dia dan Bryan Gong?



Dia ingin melihatnya, sebenarnya ada urusan apa, daya tarik apa yang bisa menarik perhatian Bryan Gong.



Dini hari.



Bryan Gong baru bangun, sambil makan sarapan, sambil menyuapi Hero, kemudian ada panggilan masuk dari pengurus rumah Rico He.



“Halo!”




“Baiklah! Sebentar lagi aku akan pergi.” Suara Bryan Gong menyetujui.



“Perlu aku temani tidak.”



“Tidak perlu, aku pergi sendiri.” Bryan Gong juga berpikir untuk mengembalikan cincin ini ke Sella Xia.



Tetapi sebeblum mengembalikan kepadanya, dia masih harus mengurusnya, barang dia, tidak dibiarkan orang lain menyentuhnya sembarangan, dia ingin membersihkannya dan dikemas ulang baru diberikan kepadanya.



Bryan Gong setelah makan segera pergi ke kantor polisi, dia kembali dengan tas Dolores Xia, tetapi cincin berlian ini sangatlah berharga, Bryan Gong menemukan ada nota pembelian, tertulis dua puluh empat juta, setelah polisi melihat itu, mereka pun kaget.



Beberapa polisi wanita muda melihat ada orang tampan datang, semua segera berdiskusi kecil.



Setelah Bryan Gong mengambil cincin tersebut, juga membawa kembali tas Dolores Xia, dia menelpon Sella Xia, dia masih di rumah, sore pergi ke tempat kerja.



Sella Xia dari lantai atas ke lantai bawah untuk mengambil tas ibunya, duduk di kursi sebelah kemudi, Bryan Gong membuka kotak perhiasan, dari dalam mengambil kotak baru dan memberikan kepadanya, “untukmu, jangan sampai hilang lagi.”

__ADS_1



Suaranya sangat rendah.



Sella Xia menerima, bibirnya tersenyum, dia menjawab dengan baik, “Iya, aku pasti menjaganya dengan baik!”



Bryan Gong memberikan tas ibunya kepada dia, “Aku pergi ke kantor dulu, sampai ketemu nanti malam.”



“Ya, Baiklah!” Sella Xia juga tidak ingin mengganggu waktunya, dia turun dari mobil, melambaikan tangannya ke arah mobil sport milik Bryan Gong.



Saat ini, di sebelah ada seorang tetangga sedang berjalan, segera menyapanya, “Sella ! Itu pacar kamu ya! Ganteng!”



Sella Xia tersenyum sedikit malu, tetapi menganggukkan kepala dan mengakui, “Iya!”



“Kelihatannya mempunyai uang, dan tampan, kamu sangat beruntung!”



Sella Xia juga merasa dia sangat beruntung, bisa bertemu dengannya, itu keberuntungan berapa generasi?



Setelah tas dikembalikan ke ibu, dia keluar, dia ingin pergi ke studio lebih awal untuk merias, terhadap pekerjaannya, dia sangat tekun.



Pukul setengah dua, Sella Xia selesai merias, sedang mengambil gambar interior, studio ini adalah tempat yang sangat sederhana, semua bergantung pada daya tarik model dan proses setelahnya.



Tetapi daya tarik Sella adalah bisa membuat mereka menghemat alat kecantikan, karena dia tidak memperlukan banyak hiasan.



Di depan pintu studionya, sebuah mobil ferari merah berhenti, dari mobil tersebut turun seorang wanita yang menggunakan kacamata hitam, dia bukan orang lain, dia adalah Christy .



Dia mengangkat kepalanya dan melihat studio yang sangat sederhana ini, bibirnya pun tersenyum agak sinis.



Tampaknya, Sella Xia ini bekerja di tempat yang lebih buruk dari yang dia bayangkan! Bahkan bisa bekerja di temapt seperti itu.



Pantas Bryan tidak menyukainya? Jika tidak, mengapa masih menyuruhnya pergi bekerja?



Dia sangat berharap seperti itu, pria suka yang baru, setelah selesai dipakai lalu dibuang.



Tetapi, Christy ingin mengenal Sella lebih jauh, karena perlakuan Bryan kepadanya sangat peduli.



“Hai, nona, apakah anda kemari untuk melamar pekerjaan?” Tanya seorang resepsionis.



“Bukan, aku datang mencari seseorang.”



“Maaf, anda mencari siapa?”

__ADS_1



“Aku mencari Sella Xia.”


__ADS_2