
Sayang !!
panggil nam gi yang yang baru muncul .
"ohhh …ehhh , iya iya" . sahut minho terkejut .
"Ada apa ? kok kamu terkejut begitu sih ?" .
"tidak apa-apa , hanya agak kaget saja karna kamu tiba-tiba muncul .
"Oww gitu ya , maaf ya membuatmu menunggu" . nam gi meminta maaf .
"Tidak apa-apa , bukan masalah besar kok" . jawab minho .
"Ahh non , saya bawakan cemilan untuk tuan" . bi yeri muncul membawa minuman dan cemilan .
"ahh terimakasih bi" . minho tersenyum .
bi yeri meninggalkan mereka berdua .
"Sayang , karena aku mendapatkan juara 1 , apa yang akan kamu berikan padaku?" .
"Apa yang kamu inginkan ? katakan saja" .
nam gi tersenyum .
"aku melihat berlian terbaru di toko sutgi kemarin , aku ingin melihat kesana ".
"toko sutgi ? toko kristal itu ya ?" tanya minho .
"Iya sayang , aku sangat meninginkan berlian itu , tapi seperti itu sangat mahal" . Nam gi berbicara dengan raut wajah sedih .
"tidak apa-apa , ayo kita kesana" .
"Ta…tapi sayang , disana semuanya sangat mahal". nam gi berpura pura menahan minho .
minho tersenyum kecil "tidak apa-apa , akan ku belikan apapun untukmu" .
"benarkah ??"
"iya ! karna kamu pacarku" .
nam gi tersenyum senang .
Mereka keluar malam ini untuk mencari berlian yang disukai nam gi .
__ADS_1
setelah sampai ke toko kristal itu mereka masuk dan melihat barang-barang didalamnya .
"Sepertinya itu terlihat bagus" .
Terdengar suara yang tak asing lagi bagi minho , dia menoleh ke arah suara itu.
"Loh ?? Ji ray ?? apa yang dia lakukan disini?" . guman minho
"Bagaimana apakah kamu suka ?" , ucap sungjae sambil menyodorkan berlian itu pada ji ray .
"Iya" . jawab ji ray singkat .
"Baiklah , ayo pergi , akan ku belikan ini untukmu" .
ji ray mengangguk dan mengikuti sungjae .
"pria itu ?? siapa ?? jadi itu pria yang hendak dia temui itu ?? pria itu membelikan berlian untuknya ? hah , konyol sekali , padahal aku bisa membelikan yang lebih mahal lagi dari itu" . gumannya kesal .
"Sayang , ada apa ?". tanya nam gi saat melihat minho kebingungan .
"Itu , sepertinya aku melihat…
"Mau sampai kapan kau akan terus mengadukan masalahmu pada nam gi ? walaupun mereka kembar , mereka itu berbeda" .
"ehhh ???" . minho menghentikan kalimatnya saat teringat perkataan hyun ji padanya itu .
"Ahh tidak ada kok , tidak ada siapa-siapa , aku hanya kelelahan saja" .
nam gi membeli beberapa berlian keluaran terbaru dan pergi ke restoran untuk makan malam bersama minho .
Mereka akhirnya pulang ke rumahnya nam gi .
"Sayang , kamu masuklah duluan dan tunggu di kamarku yah , naik saja ke atas , kamarku berada di pojokkan , kamu masuk saja , pintunya tidak terkunci , aku harus mengankat telfon sebentar"
minho hanya mengangguk dan naik ke atas .
"kamar ji ray dimana ya ??? ahhh dasar gila , sepertinya aku sudah benar-benar gila" minho menepuk jidatnya .
krakkk………dia membuka pintu kamar dan pintu itu terbuka .
dia masuk kedalam dan duduk melihat-lihat.
"Ahh jadi ini kamarnya nam gi ya , terlihat sederhana dan rapi" .
minho tersenyum kecil dan duduk di atas tempat tidur tersebut .
__ADS_1
Krakkk………suara pintu terbuka dari arah kamar mandi .
"Lohh ? perasaan nam gi masih di luar deh" .
"Ehhhh"??? Mata minho terbelalak dan terkejut saat melihat ji ray yang baru keluar dari kamar mandi dengan setenga handuk di badannya .
"A…apa yang kau lakukan disini??" tanya ji ray dengan syok , namun dia tidak berteriak , suasana seperti itu dia masih tetap memasang ekspresi dingin .
"Gllepppppp"minho menelan ludahnya .
"Ma…maaf, sepertinya saya salah masuk kamar" . ucapnya dengan wajah merah merona.
"Sayang !!???" . teriak nam gi dari luar yang melihat kejadian itu.
"Na…nam gi …a…aku…"
"Plaaakkkkk" .
"Ehhh ??"minho terkejut saat melihat nam gi menampar ji ray .
"Apa maksudnya semua ini ?"" teriak nam gi dengan nada tinggi .
ji ray hanya terdiam dan tak menjawab.
"Nam gi , ini salahku ! aku yang salah masuk dan………
"Maaf" . Ucap ji ray tiba-tiba .
"Ehh?" minho terkejut mendengar ucapan ji ray .
"Mengapa kau minta maaf ?".
"Karna dia salah , jadi dia harus minta maaf" . sela nam gi .
"Tapi…tapi aku loh yang tiba-tiba masuk dan…"
ji ray menatap minho sekilas .
"Tolong maafkan saya" . ucapnya dengan wajah yang terlihat tulus .
"Sudalah sayang , ayo keluar" . nam gi menarik minho keluar denga terburu-buru , sekilas minho menoleh ingin melihat ji ray .
"di…dia menangis ??!
Terlihat ji ray yang masih menundukan kepala dengan setetes air mata yang mengalir di pipinya .
__ADS_1
"Next"