Kisah Cinta

Kisah Cinta
PELABUHAN TERAKHIR 3


__ADS_3

...—POV META—...


Saat ini Aku sedang berada di lantai dua rumahnya Rega,, sedang melihat suasana tempat diadakannya pesta dari jendela lantai dua yang menghadap ke bagian belakang rumah. Aku bisa melihat kedatangan Dias dan Linda, lalu sekarang Rega sedang ngobrol dengan Dias setelah Linda meninggalkan mereka.


Beberapa saat kemudian, Aku mendengar suara pintu terbuka dan itu adalah pintu kamarnya Rein. Sang pemilik kamar pun keluar dari dalam kamar dengan penampilan yang sangat cantik dan anggun. Melihat keberadaanku disini, Rein dengan tubuh sempurna nya itu berjalan menghampiriku. Dress longgar selutut yang dia kenakan bergerak lembut mengikuti langkahnya. Rambut lurus dicat coklat keemasan serta Make Up tipis di wajahnya menyempurnakan penampilannya malam ini.


“Kamu cantik sekali malam ini,,,” pujiku padanya saat dia sudah ada disebelahku,,


“Ah,, kamu juga cantik,,, Meta kenapa kamu masih disini..?” tanya Rein lalu memandang jendela disebelahnya dan melihat keadaan pesta yang khusus diadakan untuknya malam ini,,


“apa karena ada Dias..?” lanjut Dias.. dia pasti juga bisa melihat Rega dan Dias sedang berbincang.


“Bukan Rein,, aku dan Dias baik baik saja,, tidak ada masalah diantara kami berdua… sebaliknya aku sedang memikirkanmu…” ucapku padanya,,,


“hmm,, apa yang sedang kamu pikirkan,,,?” tanya Rein


“kamu tidak harus pergi Rein,,, tetaplah disini,!!”


Sedih rasanya, Dua minggu dari sekarang Rein akan berangkat ke Korea Selatan untuk melanjutkan studinya disana.


“Apa kamu pergi karena rencana pernikahanku dan Rega..? atau hanya karena aku…?” tanyaku padanya.


Hal itu sangat mengganggu pikiranku akhir akhir ini,, apalagi rencana Rein ini sangatlah mendadak.


“hahahaha, kamu ngomong apa sih?… Meta.. aku sudah memikirkan ini sejak lama,,, sudah lama aku dan papa membicarakan ini tapi memang belum ada kesempatan… kamu pasti sudah diberitahu Rega kalau mamaku itu orang seoul, jadi keluarga mamaku masih banyak disana.. aku ingin bertemu keluargaku disana.. jadi alasanku melanjutkan studi disana itu sama sekali bukan karena rencana pernikahan kalian atau bukan karena kamu,,, jangan pernah berpikiran seperti itu... Dua tahun tidak lama kok, atau mungkin bisa lebih cepat jika aku serius menyelesaikannya.. dan aku akan kembali lagi kesini… jangan khawatir!! Aku pasti akan datang ke acara pernikahan kalian.. kamu tinggal kabarin aku tanggalnya,,, bahkan kalian belum menentukan tanggal kan..?” ucap Rein


Aku masih belum puas dengan jawabannya,, aku masih tidak rela jika Rein pergi meninggalkan kami..


“Selama aku pergi,, tolong jagain Rega ya,,” pinta Rein


“Bagaimana jika aku tidak bisa menjaganya..? aku membutuhkanmu Rein untuk menjaganya,,, kami berdua membutuhkanmu,,, ”


“Aku tau kamu pasti bisa menjaganya,, kamu wanita yang tepat untuk Rega, aku sangat bahagia melihat kalian bersama, Rega juga terlihat sangat bahagia… aku tidak pernah melihatnya sebahagia ini. ” ucap Rein


“Lalu Bagaimana dengan kebahagiaanmu…?”


“Kebahagiaanku ? Kebahagiaanku sederhana, hanya melihat adikku tersenyum saja sudah membuatku bahagia.. jadi kuminta kamu untuk selalu membuat dia bahagia,,,” ucap Rein


“Rein,,, Rega sudah menceritakan semuanya, tentang kamu dan dia saat sekolah dulu,,,,”

__ADS_1


Rein terdiam beberapa saat setelah mendengar ucapanku, lalu dia memalingkan pandangannya ke jendela lagi.


“Bagian tersulit menjadi kakaknya Rega adalah disaat aku ingin dia selalu ada untukku setiap saat, dan ingin dia hanya menjadi milikku seorang… Sampai akhirnya aku sadar, jika aku terlalu egois, aku sama sekali tidak memikirkan perasaannya, keegoisanku telah membuat dia berpisah dengan wanita yang dulu sangat dia cintai,,, Meta, jangan khawatirkan hal itu,, itu hanyalah cerita masa lalu, bagian kecil dari kehidupanku dan Rega.. saat ini yang harus kamu pikirkan adalah masa depan yang indah bersama dengan Rega, Berbahagialah dengan itu,, aku tidak akan kemana mana,, aku akan tetap disekitar kalian,, asal kamu tidak keberatan,,,” ucap Rein


“aku sama sekali tidak keberatan,,,” ucapku padanya,, Rein tersenyum mendengar ucapanku…


Tak berselang lama Rega mendatangi kami berdua…


“Astaga, kalian malah asyik ngobrol disini,,, semua orang sedang mencari kalian…” seru Rega saat mendekati kami.


“Iya iya bawel,, kami akan turun sebentar lagi… malam ini Dias terlihat cantik ya Bee?” tanyaku bermaksud menggodanya,,


“Eh,, Apa’an sih,, cantikan My Queen Bee laahh,,” ucap Rega


Rein hanya senyum senyum melihat Rega yang salah tingkah..


“Btw, apa yang sedang kalian bicarakan..?” tanya Rega


“Urusan cewek, cowok tidak perlu tau….” imbuh Rein


“Hmm,, urusan cewek? Hah? Jangan jangan kalian sedang membicarakan…….” ucap Rega


“APAAA…?” Bentakku dan Rein bersamaan sambil mendekatkam wajah kami berdua kewajahnya,.,,


Aku tersenyum mendengar ucapan Rega,, bahkan ucapan Rega sukses membuat mata Rein berkaca kaca.


“Deek,, please jangan bikin aku menangis,, jangan merusak riasanku, aku tidak memakai maskara tahan air….” ucap Rein


Tiba tiba Rega mendekati kami berdua dan memelukku dan Rein secara bersamaan.


“Aku sangat menyayangi kalian berdua….” Ucap Rega saat memelukku dan Rein..


“kami berdua akan selalu menyayangimu Dek,,, udah yah,, jangan membuat suasana menjadi semakin haru,,, ayuk turun,, semua orang sudah menungguku,,,” selah Rein


Sesudah itu Rein dan Rega berjalan bersamaan menuju tangga, sedangkan aku masih tetap berdiri dekat dengan jendela.. sambil menyilangkan kedua tanganku didadaku. tak lama kemudian Rega menyadari kalau aku tidak bergerak sama sekali dan menoleh kearahku, aku hanya tersenyum memandangnya. Lalu dia kembali berjalan kearahku,, … kemudian saat dia sudah ada didepanku lagi,, dia menggandeng tanganku dan mengajakku berjalan bersamanya.,.. hihihi


Meskipun dia kurang romantis dan sedikit tidak peka tapi aku sangat menyayanginya, Meskipun Rega bukanlah seorang pangeran, ataupun bukan seorang superhero, Tapi Rega adalah seorang pria yang sangat kucintai,, seorang pria yang yang tidak bisa berhenti kupikirkan sejak pertama kali bertemu dengannya di acara reuni itu,, jika kembali mengingat acara reuni itu,, aku sangat bersyukur telah dipertemukan dengannya.


Terima kasih telah hadir hidupku Bee.. Ucapku dalam hati lalu kurangkul lengannya saat kami berdua tiba di tempat acara pesta. Malam ini selain pesta merayakan ulang tahunnya Rein, malam ini Rega juga mengumumkan kepada semua orang orang kalau kami sudah bertunangan.

__ADS_1


Aku tidak pernah merasa sebahagia ini seumur hidupku..


.


.


...—POV REGA—...


Acara pesta merayakan ulang tahunnya Rein berlangsung meriah dan penuh kehangatan saat Rein memotong kue ulang tahun dan memberikan potongan kue pertamanya untuk papa dan Bunda. Rein terlihat begitu bahagia, semua orang turut merasakan kebahagiaannya.Kulihat sekeliling dan tersenyum, semua orang yang ada disini tampak bahagia, Rein, Papa, Bunda, Adit, Resty, Ressa, Dias, Linda, Mira, Amel dan tentunya Meta, apalagi saat tadi kuumumkan kepada semuanya jika aku sudah bertunangan dengannya, daritadi Meta tidak berhenti tersenyum. Suasana hangat penuh kebahagiaan seperti ini pernah ada dalam impianku. Sesuatu yang pernah kuperjuangkan sebelumnya, bisa berdiri didampingi wanita yang kucintai dan dia yang begitu tulus mencintaiku, seorang wanita yang sudah bersedia mendampingi hidupku selamanya. Sebuah masa indah dimana aku dikelilingi keluarga dan semua teman teman dan sahabatku.


Kurasa ini merupakan awal yang indah untuk memulai lembaran baru.


Tiba-tiba Meta merangkul lenganku, membuyarkan lamunanku,, Meta memandangku. Kudekatkan wajahku dan kukecup samping keningnya,,


.


.


SATU MINGGU KEMUDIAN


Di sore hari menjelang senja ini, Aku baru saja tiba di rumah setelah kembali dari bandara untuk menjemput Meta. Untuk waktu yang akan lama, Meta akan tinggal disini menemaniku. Rumah ini menjadi sepi lagi setelah Papa dan Bunda dua hari yang lalu berangkat lagi ke Korea Selatan, Papa sedang mengerjakan proyek disana, minggu depan Rein juga akan menyusul mereka. Rein akan melanjutkan studinya disana, ah, jadi semakin sepi deh rumah ini tanpa mereka., untung ada Meta.


Aku baru saja turun tangga dari lantai dua lalu bergabung dengan Rein dan Meta yang daritadi ngobrol di ruang tamu. Dan Seperti biasa, didalam rumah Rein selalu hanya memakai bikini. Mereka berdua berhenti bicara saat aku mendatangi mereka.. mereka kompak memandangiku.


“Rein,,, Minggu depan kamu kan sudah berangkat, kamu gak pengen pergi pergi kemana gitu sebelum berangkat?” tanyaku sambil duduk disofa yang ada diseberangnya Rein.. Sedangkan Meta duduk di kursi sofa yang lain.


“Sebenarnya aku dan Meta punya rencana yang lebih bagus,, kamu pasti suka…” ucap Rein


“Hmm,, apa,,?”


Rein belum menjawabku, dia hanya tersenyum lalu memandang Meta…


Lalu aku melihat Meta,,


“Bee…?” Meta juga hanya tersenyum memandang Rein..


Apa yang sebenarnya mereka rencanakan dan apa yanga akan mereka lakukan, tiba tiba mereka berdua berdiri secara bersamaan, lalu berjalan ke arahku,,


“Uhm, hoi,, apa yang akan kalian lakukan..?”

__ADS_1


Mereka berdua semakin mendekat, dan,,


“HHHHUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA….”


__ADS_2