Kisah Cinta

Kisah Cinta
CINTA SEJATI


__ADS_3

.


.


Setelah mengantarkan Meta pulang aku kembali ke Kost, karena disana ada Rein,, Didalam kamar kost, Rein sedang tengkurap diatas tempat tidurku sambil menonton TV. Langsung kuhampiri tempat tidur dan aku ikutan tiduran diatas tempat tidur diatas tubuhnya yang sedang tengkurap… kujadikan bokongnya Rein yang besar dan empuk ini sebagai bantal…


“Kok uda pulang..? Meta mana…?” tanya Rein kepadaku,,,


“uda pulang,,,,” ucapku datar…


“Seleramu masih sama ya Dek,,, Alexa, Winry, Meta,,, semuanya cantik sih,, tapi semuanya datar gak punya dada.. hahaha…” ledek Rein


“aku gak pernah dekat dengan wanita hanya karena fisiknya,,, mungkin kebetulan aja bisa setipe…”


“Atau bisa saja kamu masih tidak lepas dari sosok Alexa,, sampai akhirnya kamu mencari yang mirip dengan dia,,,” ucap Rein


Hmm,, Masa’ Sih?


“aku gak ingin Meta jadi pacarmu dek,,” ucap Rein


Aku kaget dengan perkataan Rein,, dia gak setuju aku dengan Meta…?


“Hahh,,? Kenapa?”


“aku ingin dia jadi istrimu… aku suka dia,.. segera menikah dengannya, aku ingin keluarga kita bertambah besar,,,, ” ucap Rein


Hadeeehh,,,


“alasan Kamu suka dengannya karena dia memang agak mirip denganmu..sama² sadis kepadaku…”


“Oh yah…? Hmm,, aku semakin menyukainya,,,” balas Rein


“.. tapi,, untuk menikah dengannya,, aku masih ragu Rein,,,”


“Loh kenapa..?” tanya Rein


“Resty…”


“Meta malah menyuruhku menikah dengan Resty..”


“Hmm,, kok gitu,,? Padahal Dia kelihatan sangat mencintaimu Dek,, apa karena Resty sahabatnya dia merelakanmu …?” ucap Rein


“Meta mengatakannya sambil marah dean emosi Rein,, aku tadi sedikit bertengkar dengannya,,,, dia marah karena aku dekat dengan Resty,,, padahal dia yang menyuruhku untuk menemani dan menghibur Resty,,, malah dia bilang aku tidak pernah mengerti perasaan wanita,,,”


“Kamu langsung mengiyakan permintaannya untuk menemani Resty tanpa memikirkan perasaanya Meta..?” tanya Rein


“hmmm..?”


“Kamu memang belum mengerti isi hati seorang wanita Dek,,, pantas saja dia marah,,,” balas Rein


“Hufft.. aku pikir kalau Meta merelakanku untuk menemani sahabatnya yang sedang sedih,, ya aku enteng aja bercerita kepada Meta kalau seminggu terakhir selalu menemani Resty tiap malam… ehh,, dia malah jadi marah²,,, plin plan banget kan? Apa sih sebenernya yang diinginkan Meta”


“Menebak isi hati wanita memang tidak mudah Dek,,, sepintar pintarnya pria, meskipun dia ahli matematika atau ahli dalam memecahkan kode kode rahasia belum tentu bisa merumuskan dan memecahkan isi hati seorang wanita,,,,, terkadang ada miss antara pemahaman pria dan keinginan wanita yang sesungguhnya… seperti jika wanita berkata ‘tidak’ itu berarti ‘iya’,, jika wanita bilang ‘gpp’ artinya dia sedang marah atau kecewa,, jika wanita bilang ‘aku rela kok’ artinya dia merasa sangat gak rela, dan jika wanita bilang ‘terserah’ hmmmm bisa jadi berjuta juta makna artinya…” ucap Rein menjelaskan


“Wanita memang ribet banget, kenapa gak jujur aja langsung dengan perasaannya,?… ada gak sih toko yang jual Kamus isi hati wanita,,… aku pengen beli..”


“wanita bertindak seperti itu agar prianya bisa lebih peka dan memahaminya….” ucap Rein


“Deekk,,, Tidak semua wanita mempunyai hati sebesar Alexa yang masih mau bersamamu meskipun kamu main² dengan banyak wanita dibelakangnya….” ucap Rein


“sebaiknya aku harus bagaimana Rein,,,?” tanyaku kepadanya…


“yasudah menikah saja dengan Resty,,,” ucap Rein dengan entengnya,,


“kamu sama sekali tidak mambantu,,,” ucapku sedikit kesal padanya,,,,


“loh,,, kenapa ,,? Kamu masih mencintai Resty kan.,,,?” tanya Rein


“hmmm Kamu semakin mirip dengan Meta…”


“hhahaha,,,Deeekk sekarang lihatlah kedalam hatimu sendiri,, adakah Resty disana..?” tanya Rein


“uhmm ,, aku tidak mengerti ini cinta atau bukan,,, aku hanya merasakan simpati kepada Resty, mengaguminya, membantunya, ingin menjaganya,, tapi tidak ada keinginan untuk memilikinya..”


“itu sama saja kamu mencintai Resty Dekk,,, Cinta itu sebuah ungkapan emosi dari sebuah kasih sayang yang besar,, dari cinta timbul perilaku untuk berkorban, empati, peduli, patuh, membantu, melakukan apapun,,, itu yang kamu lakukan pada Resty.. memang cintamu ke Resty tidak sebesar cintamu ke meta.. tapi tetap saja kamu mencintai mereka berdua Dek.. kamu harus memilih siapa yang akan kauberikan cintamu untuk selamanya…” ucap Rein


“Padahal mereka berdua saling merelakanku,, ,, tapi jika aku memilih Meta , Resty pasti sedih,,, sebaliknya jika aku memilih Resty, Meta pasti yang sedih…. Hadeehh,, pusing,,, apa aku tidak bisa memilih keduanya..? ”


“Kamu mau menikah dengan mereka berdua…?” tanya Rein

__ADS_1


“hehehe,, boleh nggak,,? kan lagi musimnya tuh poligami,,,atau kamu mau juga sekalian jadi istriku,,? hihii ”


Rein bergerak,, dia membalikkan badannya,,, dia menarik tubuhku agar aku sejajar dengannya,, dan posisiku sekarang tidur miring berhadapan dengannya,,, dia memegang pinggulku,,,


“setiap wanita di dunia itu ingin menjadi satu-satunya bagi pria yang dicintainya,, tidak ingin menjadi nomor dua apalagi nomor tiga,, tidak ada wanita yang benar benar rela membagi atau berbagi prianya untuk wanita lain,,, menjadi nomor satu tapi diduakan aja sakit banget,,, apalagi mengetahui hanya menjadi nomor dua..? ,, kamu bisa saja menikah dengan mereka berdua,, tapi kamu yakin nantinya mereka akan damai terus,,? Awalnya mungkin bisa tenang tenang saja,,, tapi Pasti suatu saat ada yang merasa cemburu dan menganggapmu gak adil,, seperti tadi meta yang marah kepadamu karena selalu menemani Resty,,,, akhirnya apa..?akan selalu terjadi pertengkatran dan rumah tangga kalian akan berantakan,,” ucap Rein


“hufft gitu ya,, ? kamu kok tau banget sih Rein,,,,?”


“aku sedang menulis sesuatu Dek,,, hihihi..” ucap Rein


“apa’an?”


“ntar aja kalau sudah jadi kamu baca sendiri,, kamu pasti terkejut dengan isinya..” ucap Rein


“hmmm…? kalu aku memang tidak bisa bersama dengan keduanya sekaligus,,maka aku tidak bisa memililih salah satu dari mereka,,, aku kan pernah bilang kepadamu, salah satu misiku kembali kesini adalah untuk membuat Meta dan Resty baikan,,,dan sekarang mereka sudah dekat lagi ,,, aku tidak tahu jika hanya akan merusak persahabatan mereka lagi…”


“jadi kamu mau melepaskan begitu saja cintamu kepada mereka berdua…?” tanya Rein


“terpaksa,,meskipun aku masih sangat mencintai Meta… “


“dan mencintai Resty,,,,,” balas Rein


“Rein,,,!!”


“padahal aku selalu memimpikan Meta adalah wanita yang akan menemaniku mengisi lembaran lembaran kehidupanku yang masih kosong di masa yang akan datang,, dia yang akan menemani dan mendampingiku melalui jalan yang sangat panjang dan melelahkan,,,,, hufft,, kamu mau menggantikan Meta..? ehmm, tawaranku kepadamu masih berlaku Rein,,, hehehe..”


“Adeeekk, gitu aja kamu sudah nyerah sih,,,? Meta ataupun Resty masih bisa diperjuangkan,, masih banyak cara agar kamu bisa dengan salah satu dari mereka,,,, perjuangkan cintamu… dan kamu akan melalui jalan yang panjang dan melelahkan dengan salah satu dari mereka,,, percayalah aku ada di kursi belakang, menemani kalian berdua….” ucap Rein lalu tersenyum dan mencium bibirku


“Dan sudah berapa kali aku bilang,, kamu sudah kuanggap suamiku Dek….. aku jauh² datang kesini hanya untuk minta nafkah biologis kepada suamiku…hihi..“ ucap Rein lalu bergerak menindihku dan meniciumku lagi..


“oiya,, bagaimana dengan Dias..? kamu sudah bertemu dengannya..?” tanya Rein


“hmm? Dias…?”


DIMALAM YANG SAMA DAN DIWAKTU YANG SAMA


...— POV DIAS—...


Taman ini sekarang seakan menjadi tempat favoritku dan Galih untuk menghabiskan malam, kami sering mengunjungi tempat ini hanya untuk sekedar ngobrol setelah makan malam bersama.. sesekali kami membicarakan tentang rencana kami untuk bercerai.. kadang aku merasa aneh membahas hal itu,, merencanakan perceraian sebelum kami menikah.hff..


Seperti yang kami lakukan di hari minggu malam ini,, kami sudah berada di taman ini lagi, dengan santainya kami duduk berdua di bangku panjang yang disediakan di taman ini.. kami berdua ngobrol sambil melihat para orang tua yang sedang sibuk bermain dengan anak anak mereka yang kecil dan lucu ditengah tengah taman ,,,, ada seorang bapak yang sedang mengkuti anaknya yang berjalan dengan tidak tegap dan sesekali hampir jatuh,, ada ibu ibu yang sedang menenangkan anaknya yang masih kecil yang menangis karena bertengkar dengan saudaranya… aku sangat suka sekali melihat anak kecil. Dulu aku mempunyai keinginan suatu saat bisa menjadi seorang guru TK, tapi tidak kesampaian.


Seorang anak kecil cowok yang kukira masih belum genap 2 tahun menghampiri tempat duduk kami sendirian,,,


“ya ampun lucunya,,, siapa namanya,,,?” ucapku pada anak kecil yang lucu ini,.,, Galih senyum senyum sendiri melihatku… aku sedikit malu Galih melihatku seperti itu.


Tidak lama ada seorang pria yang menghampir kami dan dia adalah orang tua anak kecil ini,,,


“mama…” ucap anak itu kepadaku


“maaf ya neng,,,, “ balas pria yg kuketahui adalah bapaknya


“iya gpp Pak,,,”


“tuhhh.. papa datang,, sini cium tante dulu…” ucapku pada anak kecil itu..


Anak kecil itu mengerti maksudku saat aku mengarahkan pipiku di wajahnya,,, dia langsung memberikan ciumannya kepadaku,, hmm,, manisnyaa… anak kecil ini adalah pria pertama yang mencium pipiku.. dan kuberikan anak kecil lucu ini kepada orang tuanya.


“kamu kenapa ngelihatin seperti itu…?” tanyaku pada Galih yang masih senyum senyum memandang wajahku,,


“maaf,, kamu merasa tidak nyaman ya..? sebenarnya ini yang biasa aku lakukan saat di luar negeri,,,” ucap Galih kepadaku,, maksudnya dia selalu ngelihatin wanita wanita disana,,,?


“maksudnya,,?”


“Ehmm,, mungkin ini agak menyeramkan bagimu,, tapi lihat ini…” ucap Galih


Dia memberiku handphonenya,,memperlihatkanku galeri foto di hapenya,,,,,, astaga,,, aku sangat terkejut dengan apa yang ada di galeri itu,,,,, foto-fotoku tersimpan di handphonenya Galih, tidak cuman satu,,, dan bahkan ada fotoku 2 tahun lalu saat wisuda,,,,


“bagaimana kamu bisa mendapatkan fotoku,,,?” tanyaku masih shock kepadanya…


“hahaha, nyeremin kan,,,? Aku tau kamu pasti kaget melihat fotomu ada di hapeku,, foto foto itu dikirimkan oleh mamaku agar aku selalu ingat dengan janjiku dan agar aku tidak terlena dengan wanita wanita diluar sana… mama mendapatkan foto fotomu dari bundamu,,,, sebenarnya aku sudah menduga kalau foto fotomu dikirimkan kepadaku tanpa persetujuanmu….” ucap Galih


Sumpah aku sangat kaget dengan ini…


“Awalnya aku cuek saat foto pertama dikirmkan,, kemudian foto foto selanjutnya berdatangan,, dan disuatu malam aku tidak sengaja membuka fotomu… lama aku memandangi fotomu, wajah yang cantik dengan alis yang tebal, mata yang indah, dan senyum yang sangat indah untuk dipandang,,,,aku malah semakin terhanyut untuk mengusap layar handphoneku agar bisa melihat foto-fotomu yang lain,,, dan akhirnya malah jadi kebiasaannku setiap malam,, kadang fotomu aku ajak bicara tentang keluh kesahku selama disana.., hahah hanya dengan berbicara sama fotomu lah aku masih bisa bicara menggunakan bahasa negara ini…,,, aku kadang berpikir kira kira seperti apa wanita yang sedang kulihat di layar handphoneku ini, hanya memandangi fotomu aku mencoba mengira ngira bagaimana sifatmu,, dan semuanya benar, baik, ramah, pintar, penyayang, patuh kepada orang tua,, itu juga yang membuatku bertanya tanya apa benar wanita ini mau dijodohkan denganku..” Galih mengatakan semua apa yang dilakukannya dengann fotoku, aku sedikit tersipu mendengarnya…


“Maaf yah,, aku akan menghapusnya jika kamu tidak nyaman dengan itu…” ucap Galih


“ehh,, terserah kamu kok,,, aku rasa tidak ada yang aneh dari foto fotoku tadi,, semuanya kelihatan bagus,, sayang kan kalau dihapus,,, hehe..”

__ADS_1


Ya,, aku biarkan Galih menyimpan fotoku selama dia tidak memakainya untuk aneh aneh… aku percaya Galih bukan orang seperti itu. Dia sangat menghargai seorang wanita… sifatnya sangat persis dengan Ega,,, cuman Galih kelihatan lebih dewasa,,


.


.


Obrolan kami masih berlanjut,,, tiba² aku ingin bertanya tentang cinta kepada Galih,, aku ingin tau bagaimana seorang Galih menanggapi tentang cinta. mungkin aku bisa meminta saran kepadanya tentang hubunganku dengan Ega,,, sejak adanya rencana Galih,, aku banyak berpikir tentang Ega,,,, aku marah kepada Ega karena dia dan Linda sahabatku bermesraan. Tapi kenapa kau marah? Tidak seharusya aku marah kepada Linda dan benci kepada Ega,, karena dia bukan siapa siapaku,, saat itu memang aku mencintainya tapi dia bukan kekasihku aku tidak bisa begitu saja marah karena dia melakukan hal itu dengan Linda.. aku kangen dengan Linda,, aku ingin bertemu dan minta maaf kepadanya,,, dan Ega,, benarkah dia cinta yang layak untuk diperjuangkan dengan membohongi pernikahanku dengan Galih…?


“Kamu percaya adanya CINTA SEJATI..?” tanyaku pada Galih..


“hmm ,,percaya..” balas Galih


“menurutmu CINTA SEJATI itu seperti apa..?”


“uhmmm,,, Setiap orang mempunyai penilaian masing-masing mengenai cinta… dan aku bukan guru yang tepat jika kamu bertanya tentang Cinta, karena pengalamaku tidak banyak,,,, hahaha,, tapi mungkin ini bisa membantu menjawab pertanyaanmu,,,, Kamu pernah mendengar kisah tentang seorang murid yang bertanya kepada gurunya tentang Cinta Sejati…?” ucap Galih


“bagaimana…?”


“Begini kisahnya,,, pada suatu hari murid itu bertanya kepada Gurunya,, ‘Apa itu CINTA SEJATI wahai guru?’ ,,lalu sang guru itu menjawab ‘Berjalanlah lurus disebuah taman bunga yang luas, petik satu bunga yang menurutmu paling indah, dan ingat, jangan pernah kembali kebelakang!’ ,, keesokan harinya murid itu bertemu lagi dengan gurunya dengan tangan kosong ,, sang guru bertanya pada muridnya ‘mana bunga yang kamu petik?’ sang murid dengan menyesal menjawab,, ‘aku tidak bisa mendapatkannya, sebenarnya aku sudah menemukan yang paling indah menurutku tetapi aku berpikir bahwa akan menemukan yang lebih indah didepan,, ketika sampai diujung taman, aku baru sadar bahwa bunga yang aku temui pertama kali itu adalah yang paling indah, tapi aku tidak bisa kembali lagi kebelakang’ ,,, lalu sang guru berkata ‘wahai muridku, itulah CINTA SEJATI, semakin kamu mencari yang sempurna, maka kamu tidak akan pernah menemukannya’


Dari kisah itu kita bisa ambil pelajaran,,, kita tidak akan pernah mendapatkan cinta sejati jika kita terus mencari Cinta yang sempurna…” ucap Galih


Aku tersenyum mendengar dongeng dari Galih,, dia memberiku pelajaran untuk tidak mencari yang sempurna jika aku sudah menemukan yang paling baik,,, karena itulah cinta sejati..


“Bagaimana denganmu,,,? Kamu tidak ingin mencari Cinta Sejatimu..?” tanyaku padanya… aku ingin tau cinta seperti apa yang menjadi pilihan seorang seperti Galih,, dia kelihatan sangat mencintai wanita yang pernah meninggalkannya,, mungkin dia ingin mencari sosok yang sama seperti wanita yang bernama Alexa itu.


“Hmm,, aku merasa tidak pantas mendapatkan cinta lagi,, aku menghukum sendiri diriku dengan itu….”


Ucapan Galih terhenti lalu kulihat dia memetik bunga liar diantara rerumputan di sebelah bangku kami,,,


“tapi jika aku diperbolehkan untuk mencintai lagi,,,,, aku sudah memilih cintaku,,,” ucap Galih sambil memegang tanganku dan menaruh bunga liar yang kecil tapi tetap terlihat cantik itu diatas telapak tanganku.


Astaga,,, apa ini maksudnya,,?


.


.


DI APARTEMENNYA RESTY


...—POV RESTY—...


Tubuhku tiba tiba menjadi kaku seperti robot, mataku tidak bisa berkedip, tanganku gemetaran memegang sebuah pisau yang daritadi kutatap dengan penuh penyesalan.


Apa yang aku lakukan..?


Kemudian dengan cepat seluruh tubuhku kini menjadi sangat lemas, pisau yang daritadi kupegang lepas dari genggamanku dan aku tertunduk dengan lututku yang terlebih dahulu menyentuh lantai. Lalu aku menangis sejadi jadinya.


Ressa,, maafkan aku..


.


.


KEMBALI KE KOST REGA


...—POV REGA—...


“aacccchhhhhh,, ssshhhh,,accccchhhhh deeeeeekkkk,,,,uhh…” seperti biasa Rein selalu ramai kalau sedang bercinta,,, aku jadi takut mengganggu tetangga kost.


Jika semalam aku bersama dengan Resty,, hari ini aku bercinta dengan kakakku yang selalu menggoda ini,,,,harusnya Resty sedang berada di apartemennya karena suaminya berkunjung,,. jadi aku dan Resty malam ini tidak bisa bercinta seperti seminggu belakangan. Dan kebetulan aku dikunjungi istriku,,, hehehehe


DDDDDDDRTTTTTTTT DDDDDDDDDDDRTTTTTTTTTTTT


Kudengar hapeku bergetar….


“Bentar Rein ada yang menelpon…..” aku berusaha mengangkat tubuh Rein agar tidak menindihku lagi.. tapi dia malah menekan tubuhnya,,,


DDDDDDDRTTTTTTTT DDDDDDDDDDDRTTTTTTTTTTTT


“Ntar ajalah Deekk,,,, kamu telepon balik, siapa sih yang menelponmu malam².. ganggu aja,,,,” ucap Rein kesal,,,


DDDDDDDRTTTTTTTT DDDDDDDDDDDRTTTTTTTTTTTT


“hmm,, bentar doang Rein,, siapa tau penting,,, “ akhirnya bisa kupindahkan tubuh Rein dari atas tubuhku,, dia kelihatan sangat kesal.


Kuraih handphoneku… dan yang menelponku malam malam ini adalah… Resty ?


“ haloo Ress..?”

__ADS_1


“Regaa,,,,,, tolong…” kudengar Resty berbicara sambil menangis,,, aku langsung panik mendengar tangisannya…


“Kenapa Ress..? apa yang terjadi,,,?” Tanyaku padanya sambil melihat Rein,,, Rein tampak bingung melihatku panik mengangkat telepon dari Resty,,


__ADS_2