
"Apa" Minho terhenti dan cukup terkejut dengan perkataan hyun ji .
"Heyy , Apa maksudmu ?". tanya minho
"Apa maksudku harusnya kau sudah tahu , jika di saat mendatang ji ray melakukan kesalahan lagi , maka kau bisa mengadukannya lagi". Jawab hyun ji sambil tersenyum licik .
"Apa !? maksudmu aku salah melakukan hal itu ? bukankah mereka kembar ? aku hanya meminta bantuan pada nam gi".
Hyun ji menatap minho dengan tatapan sinis "Menjijikan" .
"Apaaa!!" Minho terlihat pucat dengan pandangan hyun ji .
"Apa…apa maksud perkataanmu itu ? menjijikan ?? apa yang sedang kau maksud ?" .
Tanpa menjawab hyun ji Berjalan dan hendak meninggalkan minho .
"Heii tunggu dulu". minho menarik tangan hyun ji .
"Apa lagi?" tanya hyun ji dingin .
"Katakan padaku apa maksudmu mengatakan hal seperti itu padaku ? apa kau pikir kau pantas mengataiku menjijikan ??" Bentak minho .
"hah…lalu apa kau pantas mengadukan masalahmu pada orang lain ?? padahal kalian bisa menemui ketua osis langsung , tapi kau melakukan sesuatu yang menyusahkan orang lain" .
"Jadi kau menyalahkanku ? Aku hanya tidak bisa menunggu waktu , ketua osis kalian saat ini sedang sakit dia tidak bisa ikut ke lapangan untuk kegiatannya , jadi aku harus membutuhkan wakilnya kan !" .
"Lalu haruskah kau sampai mengadukan hal ini pada pacarmu ?? jelas2 ini tidak ada hubungannya dengan nam gi!".
"Mengapa ?? aku hanya meminta tolong padanya karena mereka kembar ! Jika nam gi yang membujuknya ji ray pasti akan setuju , karena mereka memiliki persamaan kan jadi…………" .
"TIDAK" Hyun ji menyela pembicaraan minho , Minho terkejut melihat ekspresi hyun ji yang berubah menjadi menyeramkan .
Huuuuuuuffffffffffff………
Hyun ji menghela nafas .
"Mereka berbeda" .
"Apa?"
"Walaupun kembar , mereka berdua itu berbeda ! jangan menganggap bahwa semua orang itu sama , karena anak kembar sekalipun akan tetap orang yang berbeda". jelas hyun ji .
"Jadi apa yang ingin kamu katakan ??"
"tidak ada lagi , karena kau sudah mendapatkan tanda tangannya maka sekarang berhentilah berkeliaran di samping ji ray" . hyun ji pergi dan menutup pintu atap .
"Kau kembali ?" sapa ji ray saat melihat hyun ji datang . hyun ji hanya mengangguk .
"Apa kau baik-baik saja ?" tanya hyun ji .
__ADS_1
"Iya" .
•
•
Ruang kepala sekolah.
"waahhh wahhh… kamu memang hebat nak minho bisa membujuk si keras kepala itu" . puji kepala sekolah .
"hehe iya pak, Tapi bisakah saya menanyakan sesuatu ??" .
"Iya boleh boleh"
"Kim ji ray mengapa dia selalu berada di atap ? dan juga mengapa bapak tidak memarahinya jika dia keras kepala?" .
"Ahhhh… Itu… jadi ji ray itu sangat dingin , dia tidak suka keributan dan juga keramaian , itu sebabnya dia selalu mencari tempat untuk sendirian dia bahkan hampir tidak pernah berbicara dengan teman-teman di kelasnya , namun dia anak yang berharga , karna dia pintar dan cerdas" . jawab kepala sekolah sambil tersenyum .
"Jadi sperti itu ya pak … Dia sangat berbeda dengan kembarannya ya" .
"Ehh ? siapa ? kembaran ? siapa ??" tanya kepala sekolah penasaran.
"Loh ? bapak nggak tau ? ji ray punya saudara kembar !" .
"Loh tapi kata ji ray nggak punya tuh , di salinan biodatanya juga tertulis bahwa dia anak tunggal" .
Waktu sudah menunjuk pukul 5 sore .,
"Kring Kring………" buny heandphone
"Hallo!"
"Hallo sayang , kamu nggak lupakan ini hari apa!" tanya nam gi pada minho .
"Iya aku ingat kok , aku akan kesana sebentar lagi"
"Iya sayang , aku akan menunggumu" . nam gi mematikan handphonenya .
"Hari ini haruskah aku ke rumahmu?" tanya hyun ji pelan .
"Tidak perlu". jawab ji ray . hyun ji hanya mengangguk .
Malam Hari Di Rumah Nam Gi .
"tak…tak…tak……… suprise………" . suara tepuk tangan yang meriah terdengar nyaring menghiasi malam .
"Wahhhh… terimakasih semuanya" .
"Selamat ulang tahun sayang" . Ucap minho lebih dulu pada nam gi dan di ikuti teman-temannya .
__ADS_1
Acara tiup lilin dan potong kue telah berlangsung .
"Aneh…kok nggak ada ji ray" . guman minho pelan .
"Gi , dimana saudaramu ??" .
"Eh apa ?? ahh sayang maksudmu ji ray ya?" . minho mengangguk .
"Dia pergi merayakan ulang tahun dengan teman-temannya , ya gimana dong , setiap tahun tidak suka merayakannya denganku" .
jawab Nam Gi manja .
"Jadi begitu ya" .
"merayakan bersama teman ya , apa teman yang itu," ! . Teman dalam bayangan minho "Hyun Ji".
"Gi Aku mau ke toilet sebentar ya" . Ucap minho meminta ijin .
"ahh iya yang , kamu lurus aja kesana yah" .
minho mengangguk dan pergi sedangkan nam gi masih berbincang bincang dengan teman-temannya .
Rumahnya sangat luas yah , ohh ada gudang ? aku tidak tahu bahwa rumah ini cukup luas . Loh ada yg datang !!
Minho terkejut dan langsung bersembunyi di samping pepohonan .
"Ohh ? itu pembantu di rumah ini ? kemana dia pergi malam-malam begini kesini ? dan juga dia membawa kue ulang tahun?" .
Diam-diam minho mengikuti pembantu tersebut dan ia berhenti di depan gudang itu .
"Tok…Tok………"
"Kreekttttttttt…………" suara pintu di buka dari dalam .
"Loh ada orang lain lagi" . guman minho pelan .
"Non selamat ulang tahun , maafkan bibi non , kali ini bibi hanya menyiapkan ini buat non , kado kecil dan hanya kue yang kecil" .
"Loh ?? Kim ji ray ???!!" Minho Cukup terkejut dengan apa yang baru saja ia lihat .
"Tidak apa-apa bi , terimakasih karena masih mengingat ulang tahunku". Jawab ji ray sambil tersenyum .
"Kalau begitu bibi pergi dulu non" .
Ji ray hanya Mengangguk .
"Dia tersenyum ?? ini pertama kalinya aku melihat dia tersenyum!" . guman minho
>Next<
__ADS_1