
...–POV META—...
DOK DOK DOK
“Resty buka pintunya, aku tau kamu ada didalam..” aku berteriak di kesunyian lorong apartemen ini…
Aku sedang berada di depan pintu kamar apartemen Resty, aku tidak peduli membuat keributan di tengah malam ini. Aku ingin meluruskan ini semua dengannya,, aku ingin dengar dari Resty sendiri.
DOK DOK DOK
“Please buka pintunya…” suaraku lebih keras dari sebelumnya,, seandainya tetangga Resty protes, aku tidak peduli,,,
Kemudian kudengar suara kunci sedang berusaha membuka kuncian pintu ini,, dan pintu terbuka sedikit,, kudorong pintu ini dan kulihat Resty berjalan menjauhi pintu menuju tempat tidur tanpa berkata apapun. Kudekati dia,,,
Resty tidur tengkurap di atas tempat tidurnya.. bisa kudengar sedikit isak tangisnya. lalu Aku duduk di tepian tempat tidur itu disebelahnya. Kulihat sekitar kamar ini, masih terdepat beberapa koper yang keliatan masih penuh dengan barang, dia belum sempat merapikannya setelah mendarat dari Jepang.., aku tidak ingin basa basi,, langsung to the point..
“Jadi cowok yang selama ini kamu ceritakan itu Rega?”
Tidak ada jawaban darinya, Resty masih memposisikan wajahnya di bantal sambil terisak,,,
“lupakan dia,,”
Mendengar ucapanku, Resty membalikkan tubuhnya, dia duduk diatas tempat tidur sambil merangkul kakinya sendiri.,,
“Gak Mau,, Rega milikku…” ucap Resty kesal sambil cemberut dengan air mata menetes di pipinya.
“kami sudah jadian.. dia sudah jadi pacarku,, kamu bahkan tidak berpacaran dengannya,,”
“Gak peduli,, aku yang bertemu dengannya terlebih dulu,, putuskan dia” ucap Resty
“aku sudah tidur dengannya,,,”
Kulihat Resty semakin marah mendengar ucapanku..
“aku tidur dengannya terlebih dahulu…” ucap Resty dengan teriak…
“tapi kalian melakukannya hanya karena nafsu, karena nafsumu yang gede itu,,, kalian tidak melakukannya karena cinta,, tidak seperti yang kulakukan dengannya, kami melakukannya karena kami saling mencintai, Rega terus terang menyatakan cintanya padaku., apa dia menyatakan cinta padamu?”
“Tidaaakk,, Rega tidak mencintaimu..” Suara Resty semakin kencang,,, dia sangat emosi mendengar ucapanku.
“Tinggalkan dia, carilah yang lain,,, kamu bisa menemukan cowok lain yang lebih tampan dengan wajah cantikmu,, dengan uang keluargamu yang tidak pernah habis,,,” ucap Resty
Astaga,, aku terkejut Resty bisa berbicara seperti itu kepadaku,, aku sedikit tersinggung, tidak kusangka persahabatanku dengan Resty diuji karena Rega. memang kuakui, aku dan Resty benar-benar mumpunyai kesamaan sifat keras kepala. Resty tidak mau merelakan Rega,,, apa yang harus aku lakukan ? aku harus mengalah? Demi persahabatanku dengan Resty?
“Fine,, akan kurelakan Rega untukmu, nikmati tubuh Rega sesukamu,, karena itu memang yang biasa dilakukan seorang PELACUR” ucapku dengan emosi padanya,,
Tapi astaga,, apa yang barusan aku ucapkan?
PLAKKK
Seketika pipiku terasa panas,, Resty menamparku sangat keras…
“Res.. maafkan ucapanku barusan..” aku menyentuh kakinya..
“Pergi dari sini…” bentak Resty
“Res..”
“PERGIIIIIII..” Resty berteriak sangat kencang,,,
“sorry..” ucapku pelan padanya..
__ADS_1
Aku pun bangkit dari tempat tidur,, kuambil tas kecilku,, sambil berjalan menuju pintu kudengar Resty menangis.
.
.
“FUCKK,, FUCKKKK…”
Aku mengumpat sambil memukul setir mobilku yang sedang berjalan menuju ke arah pulang ke rumah.
“Bodohnya aku,, kenapa aku tidak pernah menanyakan pekerjaan Rega..”
“Fuckk..”
Kuambil bungkus rokok yang tersimpan di dalam mobil,, dan kuhisap salah satu.
Apa kalian memahami bagaimana persahabatan bisa berjalan ?
Persahabatan adalah sesuatu yang rumit..karena persahabatan tidak akan selalu berjalan dengan lancar,, apalagi jika menyangkut persahabatan antar dua wanita. Seperti persahabatanku dengan Resty,,, Terlepas dari segala perbedaan kami, sebenarnya kami saling membutuhkan. Bukankah seharusnya antar sahabat tidak ada penghianatan? Mungkin dia tidak menyadari kalau telah melakukan sesuatu yang kejam. Atau Mungkin aku yang tidak menyadari kalau telah melakukan sesuatu yang kejam padanya.
It’s oke Res,, kamu memang tipe cewek yang disukai setiap lelaki,,. Kamu cewek yang baik, riang, selalu tampak menyenangkan,,, aku cukup tau kalau Rega juga pasti sangat menyukaimu, menyukai semua yang ada pada dirimu,, menyukai tubuhmu yang begitu indah itu.
Malam ini jalan Raya cukup sepi,, hanya beberapa kali melintas mobil dari arah berlawanan… meskipun aku melihat ke arah depan,, tapi pikiranku tertuju ke Rega,… membayangkan nasibku dengannya yang tidak bisa bersatu,,,
“Bee….”
TES,
air mataku menetes memikirkan Rega, ,,… memikirkan pertemuan kami, kebersamaan kami selama 4 hari ini.
“Sebelum mengenalmu hari hariku sangat sepi, keseharianku begitu datar seperti tubuhku,, hihihi,,aku yakin kamu pasti akan memarahiku bee karena tidak bersyukur dengan tubuhku sendiri. Kamu selalu melihat sesuatu dari sisi yang lain,,, itu bakatmu bee.
TES
Pertemuan kita di hari reuni itu sungguh tak pernah kusangka, kamu seolah hadir menyulut api didiriku ini,, Meskipun hanya sebuah percikan kecil,, tapi itu sudah cukup bagiku,, karena percikan itu selalu menyala di kegelapan. Sehingga dalam kesendirianku, aku selalu memikirkanmu, mengingatmu, selalu membayangkanmu
TES
Sampai akhirnya aku bisa berkencan denganmu, meskipun kudapatkan itu dengan kelicikanku,, maaf
TES
Asal kamu tau bee,, setelah kita berpacaran,, aku tersadar bahwa kamu adalah kelemahanku..karena Sebelum berpacaran denganmu aku sudah terbiasa sendiri,
Namun setelah berpacaran denganmu aku merasa tidak sanggup menjalani hari hariku sendiri, aku selalu ingin kamu menemaniku, aku merasa kurang jika tidak ada ragamu disampingku,
TES
Aku selalu dinilai orang tuaku , teman temanku, orang lain disekitarku termasuk Pak Robert atasanku sebagai wanita yang tangguh, tidak tahan banting,, tapi sekarang ? aku jadi wanita cengeng karenamu bee.. aku jadi lemah karenamu.kamu memang suatu kelemahan bagiku…
Aku bodoh, Aku menyesal dulu waktu sekolah aku tidak menemukanmu, tidak menyadari keberadaanmu,…, seandainya saja kita kenal sejak dulu, seandainya kamu lebih dekat denganku terlebih dahulu sebelum kamu dekat dengan Resty.
TES
Maafkan aku jika selama ini permintaanku terlalu banyak padamu,, Maaf ya bee,, sungguh aku mencintaimu,, meskipun hanya sebentar, Empat hari ini aku sungguh bahagia bee,… apa kamu juga merasakan hal yang sama ?
Tapi apa artinya kebahagiaan kita, jika kebahagiaan itu menyakiti orang lain…. Aku tidak ingin ada yang terluka karena kebahagiaan kita,, Kamu pasti juga tidak mau menyakiti perasaan orang lain kan bee?
TES
Semoga kamu bisa lebih bahagia dengan Resty,, atau mungkin kamu bisa membahagiakan Resty dan membantunya lepas dari Pak Tua itu,kalau bisa, aku juga akan berusaha membantunya lepas dari Pak Tua, janji aku tidak akan mengganggu kebahagian kalian,, kalian berdua adalah kebahagiaanku..
__ADS_1
Aku hanya berharap, mungkin di kehidupan lain kita bisa bersatu bee..”
TES
Sambil tetap menyetir di tengah kegelapan malam,Kuambil handphoneku dan kutuliskan pesan untuk Rega… dia pasti sekarang kebingungan dengan semua ini… hihihi maaf ya bee… bee? Aku tidak seharusnya memanggilmu bee lagi,,, ehmm gpp deh,, semalam ini aja…
SEND
“Tunggu dulu, pesanku tadi untuknya jahat banget yah?” ucapku dalam hati,,, aku putuskan untuk menambahkan pesan lagi untuknya,,,
Tetapi Handphoneku terjatuh ketika aku memulai mengetik pesan untuk Rega,,, dengan susah payah kuraba raba mencari handphoneku yang terjatuh dengan satu tanganku,,, tapi tetap tidak kutemukan. Terpaksa kepalaku ikut menunduk untuk mencari,,,
“nah itu dia,,,” setelah aku mendapatkan hapeku lagi, pandanganku pun kembali kedepan ke arah jalan raya…
Tapi jalanan yang tadi gelap sekarang terlihat sangat cerah,, mataku sampai silau,,, sedetik kemudian kudengar suara klakson mobil yang sangat kencang…
“TIIIIIIIIIIIINNNNNNNNNNNNNNNNNNN”
“Astaga….” Aku baru menyadari kalau mobilku berjalan berlawanan arus dan sedang berpapasan dengan sebuah mobil besar dengan lampunya yang sangat silau.. … segera kubanting setir ke sebelah kiri untuk menghindari mobil itu dan kuinjak pedal gas sangat dalam,,, saat aku berhasil menghindari mobil itu,,, kuinjak Rem,, tapi mobilku malah berbalik arah,,
Sedetik kemudian mobilku melayang karena menabrak sesuatu,,,
“Oh Tuhann..”
kemudian mobilku jatuh dengan atas mobilku ada di bawah,,,.
BRAKKKKKKKKKKKKKK, bunyi mobilku yang terjatuh ke jalan.. lalu mobilku terseret beberapa meter dari tempat mobilku jatuh.
“nginggggggggggggggggggggggg” hanya suara itu yang kudengar di telingaku,,, sangat keras hingga membuat telingaku perihh… saat mobilku sudah berhenti,, aku menyadari kalau tubuhku terbalik..
darah keluar entah dari mana di bagian kepalaku, dan beberapa tubuhku,, bercucuran membuat gaun putihku menjadi merah di beberapa bagian,,,, aku tidak bisa merasakan tubuhku sendiri, aku bisa menghirup asap yang keluar dari mobil dan aroma bahan bakar.
Aku sendirian di jalanan yang sangat sepi ini..
“tidak adakah orang yang akan menolongku?”
Aku pengen teriak minta tolong,, tetapi aku tidak bisa mengeluarkan suara dari mulutku…
Aku ingin keluar dari mobilku,, tapi tubuhku tidak mau bergerak,,
“pasti ada yang akan menolongku,,,”
“aku hanya perlu bertahan,, dan menunggu…”
“Tolong aku bee…”
Setelah beberapa lama menunggu tidak ada pertolongan,,,kini yang kurasakan hanyalah hampa dan gelap menyelebungiku..…
“Tuhan,,,kenapa denganku..?”
“inikah saatnya aku meninggalkan dunia ini?”
“aku takut sekali..”
Aku ingin menangis tapi tidak kurasakan air mataku lagi,,
aku ingin pergi dari kegelapan ini,, tapi tubuhku tidak bisa bergerak.,,,
“dimana aku?”
Disaat seperti aku hanya berharap dan memohon,,
__ADS_1
“Oh Tuhan,, ijinkan sekali lagi aku bertemu dengannya…”