Kisah Cinta

Kisah Cinta
KECANDUAN 2


__ADS_3

Tok Tok Tok


Mendengar ketukan di pintu Ressa langsung menghentikan aksinya dan menutup mulutnya.


” dekk… Istirahat dulu mainnya… ayo makan dulu ajakin Ressa sekalian…. ”


Mendengar suaranya Rein, Ressa langsung kelihatan panik


” waduh gimana ini..? Jangan² kakakmu tau kita lagi kayak gini….. ”


Dia memang sudah tau dari awal,, sialan Rein malah menggodaku lagi….


” enggak dia gak akan tau….. ”


” seriuss.? Kok tadi dia bilangnya gitu…? ” panik Ressa


Hadehh.. gara² Rein ini.. aku bingung harus menjelaskan seperti apa pada Ressa.. aku tidak mungkin bilang ke Ressa kalau Rein tau apa yang kita lakukan…


.


.


Setelah bersih² kami berdua turun dan langsung menuju meja makan.. sudah ada Rein disana….


” akhirnya Turun juga kalian… Ayo makan.. ”


Kami bertiga makan bersama semeja, Mbak Tina hari ini masak beberapa makanan. ada ayam goreng, ada sayur, ada sambel, dan lain lain… Kami pun langsung menyantap semua makanan ini sambil ngobrol .. Rein menyuruh Ressa sering² main kesini… dan disambut dengan senang hati oleh Ressa…


Hadeeeeh…


” oiya… Dek.. Lihat ini… ” Rein menunjukkan sesuatu padaku..


” ehh? Handphone baru…? ”


” tadi datang paket kiriman dari Papa isinya ini… ” ucap Rein


Ohh pantes dia tadi terdengar begitu senang sampai suaranya terdengar dari kamarku..


” untukku mana…? ”


” gak ada.. ” ledek Rein


” yaaaahhh papa curang.. Anaknya doang yang dikasih….”


“hush… Kamu itu masih kecil gak boleh pegang hp, ntar kamu malah gak niat belajar… ” ucap Rein semakin mengejekku


Ressa tertawa melihatku gak dibelikan Hp.. padahal harusnya kan Rein yang gak boleh pegang HP.. Dia kan bentar lagi ujian… Tapi gak ngaruh sih… Rein otaknya encer..


” dan.. 3 hari lagi papa pulang…. ” ucap Rein


” Papa pulang? Yeyyyy… ” akhirnya bisa ketemu orang tuaku lagi…


” tapi bunda gak ikut pulang… ” jelas Rein


” loh kok gitu…? ”


” Papa ada acara di kota sebelah, mau tanda tangan proyek… setelah itu dua hari disini.. terus balik lagi ke luar negeri…..” ucap Rein


” ohh….. ” padahal aku kangen Bunda.. tapi gpp deh.. bisa ketemu dengan papanya Rein juga oke.. sudah lama juga aku gak ketemu ayah baruku itu…


Setelah makan selesai, aku dan Ressa balik lagi ke kamar… … Dia bermain dengan bonekanya Rein lagi… Sedangkan aku rebahan aja di tempat tidur dan sangat mengantuk…


” kapan yah aku punya boneka segede ini… Sejak kecil aku gak punya boneka… ” ucap Ressa


Eh…? Kok sedih ya dengernya.


” bawa pulang aja satu.. bonekanya Rein ada banyak.. ”


” hihihi… Gak ah… beliin aku yang baru, yang lebih gede dari ini…” pinta Ressa


” eh.. Ogah.. mending beliin AL daripada beliin kamu… ”


” hmmm.. bilangin Amanda nih… ” ancam Ressa


” eh.. Eh… Gak lucu……. ”


.


.


Aku dan Ressa bercanda di kamar sampai sore.. aku sempat ketiduran sejam saat Ressa membangunkanku ketika dia mau pulang…


” aku Pulang ya Culun… Kapan² boleh main kesini lagi ya? ” kami berdua sudah ada di teras depan…


” iya boleh…. ”


” asikkk… ” ucap Ressa girang


” makasih ya Ress hari ini…. ”


Terima kasih atas nikmat yang kamu berikan tadi… Hihihi


” iya sama².. Makasih juga uda nyuruh sopir nganterin aku pulang… Bye.. salam buat Kak Amanda.. ” ucap Ressa


Dia berjalan menuju mobil yang sudah siap mengantarkannya pulang…


Selepas Ressa pulang aku menuju kamar.. sudah jam 7 malam… waktunya tidur yang sangat aku butuhkan dari semalam..


Waktu aku masuk kamar.. Ternyata Rein ada di dalam..


.


.


dan lagi² aku tidak kuasa menahan diriku untuk tidak melakukannya.. Dua ronde aku dan Rein bercinta,,, kami benar² melakukannya dengan gila gilaan…


Setelah sejam berhenti….


” lagi yukk….. ” ajak Rein


” haaahh..? Uda Rein.. ampun.. Capek. ”


”yauda…. ” Rein seperti akan beranjak dari tempat tidur… Tapi kutahan..


” mau kemana…? Tidur disini aja… ”


” males ah.… ” tolak Rein


Hadeeeh.. Dia pun pergi meninggalkan kamarku.. jam sudah menunjukkan pukul 11 malam….


” saatnya beneran tidur…… ”


15 menit kemudian aku masih belum bisa tertidur… tiba²…


Tek


Hmmm? Suara apa itu…? Suaranya berasal dari jendela kamarku…


Tek


Kulihat sekilas kejendela kamarku.. tidak ada apa² disana…


Aku langsung merinding… oh siall.. pengalaman di hutan dan wanita menyeramkan langsung terngiang di kepalaku..


Langsung kututup wajahku dengan bantal dan berharap tidak ada sesuatu yang yang menyeramkan di kamar ini…


Tek


AAAAAAAAA kenapa suara itu masih muncul…?


Tek


Buset…Kuberanikan diriku untuk melihat ke arah jendela lagi… Beberapa menit tidak ada yang terjadi…


Tek


Suara itu muncul lagi… padahal tidak ada apa² di jendela…dengan tubuh gemetaran aku beranikan berjalan mendatangi jendela.. aku masih tidak melihat apa²…


Kuberanikan lagi membuka jendela kamarku yang menghadap ke arah halaman depan rumah…


DEG


Aku terkejut melihat ke arah bawah…. Ada seseorang berambut panjang sedang melihatku dari bawah dan melambaikan tangannya ke arahku dengan pakaian serba hitam…

__ADS_1


” ssse.. Setannnn? ”


Tapi setelah kuperhatikan lebih jeli lagi… ternyata bukan setan… wanita itu adalah..


” AL…..? ”


Ternyata suara² tadi berasal dari AL yang melemparkan batu² kecil ke arah jendelaku…. Langsung aku keluar kamar, sebelum menuruni tangga kupastikan Rein ada di dalam kamar.. pintu kamarnya tertutup…


Aku langsung keluar rumah menuju halaman… AL sudah menunggu disana..


” bagaimana kamu bisa masuk..? ” tanyaku padanya…


Lalu dia menunjukkan sebuah kunci padaku,,


” kunci gembok pagar belakang rumah ini… aku masih menyimpannya, dulu aku dan Amanda malam² sering kabur lewat pintu belakang… tidak kusangka masih bisa kupakai…. ” ucap Al


Whatt….?


” lalu? Ngapain malam² kesini…?”


Dia langsung memelukku….


” aku tidak bisa menahan rinduku lagi… semalem kamu juga tidak datang ke kedai, Padahal aku menunggumu sampai malam hari…. ” lirih Al


Astaga… dia nekat kesini malam² karena sangat rindu denganku…. Aku semalam malah enak²an dengan Rein..


Kusambut pelukannya,,


”maaf aku tidak datang semalam…”


Lalu pelukan kami terlepas…


” tapi kamu harus segera pergi dari sini… bisa gawat kalau Rein tau kamu disini menemuiku… ”


Dia menggelengkan kepalanya…


” aku masih ingin melihatmu…please biarkan aku malam ini lebih lama lagi bersamamu… . ” air mata Alexa menetes dipipinya. .


Astaga aku tidak sanggup melihatnya,,Kutarik tangan Alexa… Kutarik dia sampai masuk ke dalam rumah… dia sempat menarik narik kaosku.. mungkin dia kaget aku malah membawanya masuk ke dalam rumah… masih kugandeng tangannya menuju lantai atas dengan berjalan secara perlahan lahan.. lalu kami berdua masuk ke dalam kamarku dan langsung kukunci pintu kamarku.


” apa yang kamu lakukan…? ” tanya Al


” aku juga tidak mengerti apa yang sudah aku lakukan dengan membawamu kesini… ”


Dia tersenyummm….


Lalu dengan cepat senyumnya itu kurasakan di bibirku… Bibir ini lagi.. bibir kekasihku,,, rasanya masih sama saat pertama kali dia menciumku di sekolah… kemudian ciuman kami terlepas..


” aroma apa ini….? ” tanya Al


Eh…? Dia melihat keadaan sekitar kamarku…


” itu bonekanya Amanda kan…. Kamu barusan melakukan dengannya..? ” dia menatapku tajam.. Gawat… ketahuan yah… Selama statusku dan Alexa menjadi sebuah pasangan kekasih.. Aku dan dia baru melakukannya Sekali di studionya Adit… tapi aku sudah sangat sering melakukannya dengan Rein selama itu.. bahkan dengan cewek lain…


” maaf…. ”


” uda gpp.. selama itu dengan Amanda.. aku rela berbagi dengannya… ” Al tersenyumm..


Aku malah semakin merasa bersalah padanya.. tapi aku mencoba tersenyum kepadanya….. Masih ada cintaku untuknya, aku tidak akan menceritakan kisahku dengan Kak Neta dan Ressa padanya.. aku takut dia terluka.. atau dia malah tidak peduli? Sial… Ucapan Ressa tentang Alexa tiba² merasuki pikiranku…


Kutarik tangannya kuposisikan dia duduk di atas tempat tidur..


” ada yang ingin kutanyakan padamu… ”


” apa…..? ” tanya Al penasaran


Kulihat wajah Alexa… haruskah kutanyakan padanya? Tentang keraguanku, tentang dugaan dugaan Ressa… Bagaimana kalau itu hanya akan membuat perasaanya terluka.. sial…


” ehm.. Bagaimana try out nya..? ”


” bukan itu yg ingin kamu tanyakan padaku……” sanggah Al


Buset.. Bagaimana dia bisa tau…


” eh… apa? Emang itu yg ingin kutanyakan padamu… ”


” apa yang sebenarnya ingin kamu katakan…? ” Alexa menggenggam tanganku..


Aku masih terdiam.. Aku tidak bisa mengatakan padanya…


Alexa tersenyum… Kemudian dia berdiri…


” sudah mau pulang…? ”


” sudah malam sayang… bukannya kamu tadi mengusirku..? ” ucap Al


” hehe.. tidurlah disini..besok pagi² sekali kamu bisa pulang.. .pleasee ”


” ehmmmmm…..” saat Al masih berpikir kutarik tubuhnya sampai tubuhnya jatuh ke tempat tidur…


” auww… ” Alexa sedikit berteriak lalu menutup mulutnya dengan tangannya…


”tidur aja yuk… ” Aku tersenyum padanya…


” beneran nih malam ini aku tidur dikamarmu..” ucap Al


” harus.. bukannya ini dulu kamarmu? ”


” hihihi.. iya aku dulu sering tidur dikamar ini.. aku masih ingat saat mamanya Amanda menemaniku sampai aku tertidur… ” ucap Al


” malam ini aku yang akan menemanimu sampai kamu tertidur disini. .. ”


Cup.. dia mengecup bibirku


” kamu suka tidur dengan lampu menyala..,? ” tanya Al


” ehm.. enggak kok. aku matikan yah..? ” Dia mengangguk…


Setelah aku mematikan lampu, aku kembali lagi ke tempat tidur.. Di sebelahnya Alexa lagi…


Setelah itu kami hanya mengobrol dan Alexa tidak henti²nya membuatku terbang dengan gombalan²nya padaku… emang dasar vocalist,, pinter banget merangkai kata… tak lupa dia juga bertanya tentang apa yang terjadi saat kegiatan wisata.


” aku shock mendengar ada anak kelas 10 dan 11 yang hilang di hutan.. Dan aku semakin panik saat aku tau kalau salah satu dari mereka itu kamu… saat itu juga aku berpikir untuk menyusul kesana…. ” lirih Al


” maaf ya uda bikin kamu khawatir… ”


” kamu tau apa yang aku takutkan saat pertama kali aku mencintaimu… ” ucap Al


” satu²nya yang paling aku takutkan saat mencintaimu adalah kehilanganmu…. ”


Ohh My…. tidak ada henti²nya dia membuatku nyaman dengan ucapannya… Aku tersenyum padanya.


” sini agak deketan.. .. Biarkan aku menikmati senyummu itu sampai pagi … ” ucap Al


Hadeeehh… kugerakkan kepalaku agar wajahku mendekat kewajahnya… kami berdua tiduran miring berhadapan.. wajah kami hanya berjarak 1 Cm… kami saling memandang dan saling tersenyum.. tak lama kemudian kami saling mengecup bibir kami.. bergantian dia mengecup bibirku duluan,, tak lama kubalas kecupannya…lalu Dia membalas kecupanku lagi…. Seperti itu terus yang kami lakukan sampai beberapa menit kemudian…


” ngantuk. ” ucap Al


” hmm…? Bukannya malaikat tidak bisa tidur…? ”


” hahaha… aku tidak ingin jadi malaikat… aku hanya ingin jadi Isterinya Rega…. ”


AAAAAAAAAAAAAA.. spechlesss…….


”emangnya.. kamu mau menikah denganku…? ”


” hmm.. itu hanya pertanyaan atau kamu sedang melamarku? ”


” ehh..?…..”


” hihihi… mana cincin nya? Aku akan menjawabnya….. ” Akexa tersenyum…


Waduuh…


” aku tidak punya cincin….. ”


Kemudian Alexa melihat sekeliling kamarku,, dia mengambil kawat pengikat yang ada di atas meja belajarku…


” gunakan ini…” pinta Al


Hahhh…? Ohhh Aku tau maksudnya….. kuambil kawat itu,, lalu kuposisikan tubuhku duduk diatas tempat tidur… dia juga..


Kupegang tangannya,,,

__ADS_1


” ehmmm… AL.. meskipun hubungan kita masih belum lama,, tapi aku tidak ingin terlalu berlama lama jadi pacarmu.. pilihannya hanya ada dua sih.. … Kamu mau jadi istriku atau aku yang akan jadi suamimu… gimana..? ”


” hahahaha… Hahahahaha……. ”


Alexa tak henti²nya tertawa mendengar perkataanku…


” jadi gimana…?. ”


” oke.. Oke… aku akan menjawabnya… .. Rega,,, selama dunia tidak memisahkan kita… aku mau jadi istrimu dan aku ingin kamu jadi suamiku…. ”


Mendengar ucapannya, langsung kuikatkan kawat itu di jari manisnya….. dia hanya senyum² melihatku melakukannya…


Cklek


Aku dan Alexa terkejut mendengar gagang pintu kamarku ada yang berusaha membukanya… Tapi untungnya terkunci…


Tok Tok Tok


Deg


Deg


” Deekk… kok dikunci sih…? Aku pengen tidur disini…. ” Rein sedikit teriak dari luar kamarku


Kulihat jam di dinding menunjukkan pukul 1 dinihari…


Tok Tok Tok


” Dekkkk…. ”


Aku lihat Alexa.. kutempelkan telunjukku di bibirku sebagai isyarat untuknya agar tidak bersuara…


Aku berharap Rein menganggapku tidak mendengarnya dan dia segera kembali ke kamarnya….


Beberapa detik hening… kemudian kudengar suara pintu terbuka dan tertutup… sepertinya Rein sudah kembali ke kamarnya… fiuh….


” kalian sering tidur bersama…? ” tanya Al


” iya.. kadang² dia suka tiba² masuk kamarku waktu malem dan….. ”


” sudah jangan diteruskan… ” Alexa kelihatan agak cemberut…. sebesar apapun kerelaanya dengan membebaskanku bercinta dengan Rein, pasti Alexa juga punya rasa cemburu…


.


.


3 jam kemudian mataku masih terjaga… aku tidak bisa tidur lagi malam ini… aku masih memandangi wajah Alexa yang sudah tertidur daritadi…


Kulihat jam dinding sudah menunjukkan pukul 4 pagi lebih sedikit.. Kemudian Alexa terbangun…


” kamu kok gak tidur…? ” Alexa melihatku masih terjaga….


” wajah cantikmu membuat mataku tidak mengantuk sama sekali.. hehe” dia melihat jam dinding…


” sepertinya aku harus segera keluar dari rumah ini…. ” Alexa segera bangkit dari tidurnya….


Sebelum kami keluar dari kamar, kami sempatkan berpelukan lagi…


” lain kali menyusuplah kesini lagi… ”


” haha… akan ku usahakan… ” ucap Al kemudian kami keluar kamar dengan pelan²… Aku hanya berharap Mbak Tina belum bangun…


Tepat jam setengah 5 Alexa keluar dari pagar belakang rumah. . suasana masih dingin meskipun cahaya fajar mulai terlihat.. Alexa bilang kalau dia akan naik taxi menuju rumahnya… dan dia sempat khawatir kalau Papa Angkatnya akan marah melihat dia pulang sepagi ini….


Setelah itu aku masuk ke dalam rumah lagi.. mataku sangat berat.. tubuhku langsung ambruk di sofa ruang tamu….dan aku tertidur..


.


.


Sampai kurasakan tubuhku ada yang mengoyang goyang…


” Dek. Bangun… kok tidur disini sih.. ayo bangun… nanti telat… ” ucap Rein


Kulihat jam dinding menunjukkan jam setengah 6 pagi.. aku tertidur satu jam… gila… Berarti dalam 2 hari aku hanya tidur selama 2 jam…. gilaaa…


Kepalaku berat dan pusing sekali.. tubuhku lunglai… bahkan aku tidak bisa membuka mataku saat aku sudah ada di dalam mobil dalam perjalanan menuju sekolah…


” Deekk.. kamu sakit…? ” tanya Rein


” ehmm..? Enggak….. ”


Sesampai di sekolah tak henti²nya aku menguap saat menuju kelasku…. di tengah perjalanan aku ketemu dengan Mira…


” hai Kak Rega….” sapa Mira


” Mira..? Kamu uda sehat…? ”


” uda dong… Nih buat kakak.. Aku tadi juga memberikannya ke Kak Adit, Kak Amel dan Kak Ressa… ” Mira memberiku Coklat….


” makasih… ” tiba² kurasakan gempa bumi…sampai tubuhku kusandarkan ke tembok di sebelahku..


” ada gempa yah… ”


” Gempa..? Gak ngerasain apa²…kak Rega kenapa? Kok pucet gitu sih…? ” tanya Mira panik


” ehmm..? Gpp kok…. ” sial kepalaku pusing banget….


” loh Winry mana? Biasanya kalian selalu kelihatan bersama sama… ”


” Winry hari ini tidak masuk Kak… ” jawab Mira


” kenapa…? Sakit…? ”


” bukan.. hari ini tepat 5 tahun mamanya meninggal.. jadi hari ini dia dan Papanya mengunjungi makam Mamanya… ” ucap Mira


” astaga.. jadi Mamanya Winry sudah tidak ada… ? ”


” Iya.. dia hanya tinggal serumah dengan Papanya.. sebenarnya Winry punya kakak.. tapi kakaknya itu sedang kuliah di kota sebelah… ” jawab Mira


Tettttttttttttttttt


Suara bel panjang tanda pelajaran dimulai terdengar sangat keras..


” aku masuk dulu ya Kak… Bye Kak Rega….. ” pamit Mira


Aku langsung bergegas menuju kelas.. sangking pusingnya kepalaku,, aku tidak menyadari kalau beberapa anak menyapaku.. tapi aku hanya melewati mereka tanpa membalas sapaanya…


Sesampainya di mejaku.. aku langsung tertunduk… Ressa yang sudah datang terlebih dulu berbicara sesuatu padaku.. tapi aku tidak bisa mendengarnya…


” hahh.. Apa…? ”


Ressa berdiri….


”culunnn.. ayo berangkat… Yang lain uda duluan itu… ” ajak Ressa


” hahhh.. kemana? ”


” ke lapangan lah… upacara culunn…. ” ucap Ressa


Hahhh? Oiya ini hari senin… Ressa meninggalkanku yang sedang mencari sesuatu di tasku .


“topiku kemana yah…? ” ucapku dalam hati saat tidak kutemukan topiku didalam tas.. Sial sepertinya ketinggalan dikamar..


Dengan langkah gontai aku berjalan menuju lapangan.. padahal baru berjalan sebentar,, tapi aku sudah merasa capek…


Sesampainya di lapangan, salah satu guru BK menghampiriku…


” mana topimu…? ” bentak guru BK


” ketinggalan Pak… ”


Guru itu langsung menarik tanganku menuju barisan para siswa lain yang tidak menggunakan aksesoris lengkap seperti topi dan dasi… haduhh.. malu banget…


Seluruh siswa sedang melihat kami… pasti semua yang kukenal sedang melihatku termasuk Rein, Alexa, Ressa, Adit, Mira dan Kak Neta…


Beberapa menit setelah acara upacara dimulai.. kurasakan kepalaku semakin berat.. kepalaku pusing banget… Ditambah cuaca yang sangat panas… sinar matahari langsung menyinari tubuhku… Badanku sangat lemas dan berkeringat… Sedikit kurasakan mual…pandanganku juga kelihatan kabur dan berkunang kunang… Jantungku Berdebar sangat cepat..


Deg deg


Deg deg


Apa yang terjadi denganku? Apakah ini dampak karena kecanduan dan keseringan bercinta?

__ADS_1


aku sudah tidak kuat menahannya.. tiba² kakiku terasa lemas… dan tubuhku ambruk ke tanah.. seketika pandanganku semakin memudar lalu yang kulihat dimataku hanya putih… dan aku tidak ingat apa yang terjadi berikutnya….


__ADS_2