
Akhirnya kami berdua sudah ada di kereta gantung lagi,, untungnya bajunya Kak Neta ketemu… suasana perbukitan ini sangat gelap di malam hari, agak serem sih kalau lihat ke arah bawah.
Kulihat dihadapanku Kak Neta sedang memeluk dirinya sendiri… dia pasti kedinginan di malam yang sangat dingin ini apalagi Dengan baju yang basah..
Aku reflek berpindah duduk disebelahnya.
” sini peluk…! ”
Dia tersenyum dan langsung memelukku dari samping, kepalanya bersandar di pundakku. langsung kupeluk erat tubuhnya…
” makasih ya… ehm.. kupanggil adek aja kali ya…? ” ucap Kak Neta
” iya terserah… ”
” Adikku juga seusia denganmu,, kalau saja kamu belum punya pacar akan kujodohkan kamu dengannya… ” ucap Kak Neta
Ehm….
” kalau aku belum punya pacar, aku ingin kamu jadi pacarku… Hihi”
” haahh..? Hahahaha.. seriusan kamu mau pacaran sama aku yg lebih tua 6 tahun darimu..? ” tanya Kak Neta
” enggak.. bercanda doang.. .haha. ”
” ihh dasar bocah nakal… ” bentak Kak Neta
” aduuhhh… aduh… ampun…. ” dia mencubit perutku dengan kukunya yang panjang itu..
” kamu sweet banget sih Dek mati²an nolak melakukannya denganku demi pacarmu itu… Seandainya saja semua cowok didunia kayak kamu…” ucap Kak Neta
” hmmm.. tapi aku tetap melakukannya denganmu kan..? ”
” hehe.. maaf ya dek, yakinkan dirimu sendiri kalau kamu tidak menghianatinya… lagipula jangan pernah menolak ajakan bercinta dari seorang cewek… ”
” hahh? Meskipun aku uda punya pacar…? ”
” ehmm… gimana yah? Belum tentu juga cewek yang mengajakmu itu melakukannya karena cinta,, siapa tau dia sedang menderita karena dorongan bercinta dalam tubuhnya dan butuh pelampiasan.. dan dia percaya kamu untuk mengakhiri penderitaanya… Karena bercinta itu merupakan kebutuhan biologis manusia” jelas Kak Neta
Hahh…. Gitu yahh….? Masa’ sih? Aku jadi bingung.. melakukannya bukan karena cinta… emang bisa? Okelah aku melakukan dengan Rein.. tapi aku menyayanginya… Kalau masing² punya pacar gimana? Bukannya itu namanya berhianat.. ..? Hadeeh aku tambah bingung….
” dia sekolah disitu juga kan..? Anak kelas 12 yah…? ” tanya Kak Neta
Siapa? maksudnya Alexa…?
” iya..”
” hebat juga kamu dek, dapet cewek secantik itu… ” ucap Kak Neta
” iya dong… tapi kami backstreet…! Jadi.. jangan bilang siapa²..”
” oh yah..? Kalian sembunyi dari siapa…? ” tanya Kak Neta
” ehmm dari….. ”
JGLEKK…
Tiba² kereta gantung ini berhenti di tengah perjalanan, lampu di dalam kereta gantung ini juga langsung mati… Waduh….
” kakkk…? ” gilaaa aku takut… Kereta ini berhenti diatas pohon² tinggi yang gelap… masa’ gini terus sampai pagi… Aaaaaa Bundaaaa…
” uda tenang jangan takut,, mungkin sedang lampu mati..bentar lagi juga jalan lagi. ” ucap Kak Neta menenangkanku
Kulihat keadaan sekitar, gelap dan hening…. kulihat kebawah… pas dibawah kereta gantung ini terlihat kabut yang menyelebungi daerah pepohonan di bawah kereta gantung ini..
Eh apa itu?
Aku melihat sesuatu di bawah, tepat didalam kabut.. sebuah cahaya putih yang bergerak sangat cepat didalam kabut… Badanku langsung merinding.. Gak mungkin itu cahaya lampu..
” kkk.. Kaaakkk.. Ituuu… ” aku menunjuk ke arah bawah..
__ADS_1
” apa Dek…? ” tanya Kak Neta
” ituuu.. apa…? ”
” mana sih…? Gak ada apa².. Jangan bercanda yah… ” bentak Kak Neta
Hadeeehh masa’ dia gak ngeliat cahaya putih itu… Hawanya tambah semakin dingin, malah membuat bulu kudukku berdiri….
Tiba² kabut itu hilang seketika bersamaan dengan itu lampu menyala dan kereta gantung kembali berjalan. Cahaya putih tadi juga hilang…
” tuh kan jalan lagi…. ” ucap Kak Neta
Sesampainya di stasiun kutanyakan apa yang kulihat tadi kepada mas² penjaga stasiun. Ada 2 orang penjaga disana…
” mas.. Tadi waktu keretanya berhenti,, aku ngeliat kabut dan cahaya putih… ” kedua mas² tadi langsung saling melihat satu sama lain
” cahaya apa’an sih dek…? Orang gak ada apa²″ tanya Kak Neta Penasaran
Mas 1 :” ehm.. bener yang dilihat mas ini neng.. uda banyak yang ngeliat cahaya putih itu… pasti tadi keretanya berhenti diatas area hutan terlarang… disana itu ada makam kuno,, keretanya berhenti juga pasti diganggu…… ”
Mas 2 :” hush.. Jo.. ojok diomongno. diparani kowe.. ”
Mas 1 :” astagfirulloh… amit²…”
Gantian aku dan Kak Neta yang saling melihat… Aku tidak mengerti apa yang mereka obrolkan..
Mas 2 :” pokoknya serem mas, lain kali kalau ke pantai jangan sampai malem yah.. masih untung tadi mas dan neng tidak kenapa²…”
” iya Mas.. maaf.. ” Kak Neta langsung menarik tanganku pergi meninggalkan stasiun itu..
” kamu tadi lihat apa’an sih..?” tanya Kak Neta penasaran
” ehmm sepertinya gak perlu dibahas lagi deh.. lupakan aja… ” mas² tadi kelihatan ketakutan waktu aku ceritakan apa yang kulihat,, mending dilupakan saja..
.
.
“ehh.. mau kemana?” tanya Kak Neta
” ke kamar lah. capek.. … ”
” enak aja.. malam ini kamu tidur disini..” tegas Kak Neta
” hahhh,? tapi…. ”
” 3 hari itu termasuk malam hari tau’.. Ayo masuk… ” perintah Kak Neta
Haduhhhhh sialll.. Sial.. Sial… Dengan terpaksa aku masuk kedalam kamarnya… Sebuah kamar yang beda dengan kamar para siswa. untuk para guru kamarnya menggunakan 1 bed besar…
” Mandi dulu deh.. jangan kemana², sebentar lagi makan malam dimulai…. ” ucap Kak Neta kemudian masuk ke dalan kamar mandi…
Aku langsung meloncat ke atas tempat tidur,, hmmm.. Sudah hampir jam 7 malam,, sebentar lagi acara makan malam bersama semua peserta wisata akan dimulai di kantin penginapan ini. tapi kurasakan mataku beraat banget, tak sampai 2 menit kemudian aku tertidur.
.
.
Kemudian aku terbangun lagi,dan saat mataku terbuka, aku melihat kak Neta yang sedang rebahan miring disebelahku dengan wajahnya yang melihatku.. dia tersenyum ketika melihatku terbangun.
” sudah mandinya..? Ayo ke kantin…. ”
” hahh? sudah gak ada orang dikantin jam segini….! ” jelas Kak Neta
” hahhh? Jama berapa sekarang…? ”
Aku melihat jam di dinding, ternyata sudah jam 11 lebih…. aku ketiduran hampir 4 jam. Kupegangi perutku karena merasakan sakit disana.
” kenapa? Laper..? Tuh aku bawakan makanan untukmu… tapi mandi dulu sana… ” ucap Kak Neta
__ADS_1
Kulihat di meja sudah ada sepiring makanan,
” bukan laper,, tapi sakit nih karena tadi… ” kurasakan sakitnya di atas pangkal pahaku,, pasti karena tadi kak Neta menindihku …
” hahahaha, maaf ya Dek.. sepertinya aku terlalu bersemangat tadi… uhhh kasian… ” ledek Kak Neta
Kemudian aku beranjak dari tempat tidur, masuk ke kamar mandi, air hangat yg keluar dari shower membasahi tubuhku,,, segarnya… Setelah selesai mandi…
“lah aku pakai baju apa…?” ucapku dalam hati… Semua bajuku kan dikamarku.
Aku keluar kamar mandi hanya memakai handuk,, Kak Neta yang masih rebahan melihatku..
“kayaknya aku ke kamar dulu deh kak.. bajuku kotor…”
“besok pagi aja kenapa sih.. kamu gak biasa tidur telanjang…?” tanya Kak Neta
What,,? Sering sih… tapi kan tidak telanjang dihadapannya juga..
Yaelah,, bodo amat… segera aku duduk di kursi dan menyantap makanan yang sudah disiapkan Kak Neta. setelah selesai makan… aku bingung harus ngapain. Mau tidur disebelahya Kak Neta itu malu,, kak Neta masih rebahan di tempat tidur, malam ini dia hanya memakai pakaian tidur model piyama yang menutupi tubuhnya,
“kenapa Dek…? Ayo tidur….” ajak Kak Neta
Hufttt… segera aku naik ke atas tempat tidur lagi. kak Neta tidur miring melihatku.
“gak dibuka aja ni handuknya..? Haha” ledek Kak Neta
Aku menggelengkan kepalaku,
kemudian dia mendekatkan tubuhnya ke tubuhku…
“masih sakit perutnya…?” tanya Kak Neta padaku…
Tangannya menyentuh perutku, langsung masuk ke balik handuk.. . menyentuh tepat di bagian tubuhku yang ditumbuhi bulu²… dia mengelus ngelus bagian itu… yap,, memang disitu terasa sakit dan keras
kami bercinta lagi dan lagi sampai hampir subuh.. aku sudah sangat lupa dengan Alexa, bahkan aku lupa dengan foto Alexa yang masih ada di pantai… atau mungkin kini sudah ada ditengah lautan… semua ini akibat nikmatnya bercinta dengan Kak Neta, .sebuah nikmat yang belum pernah kurasakan sebelumnya… Lagi lagi, wanita dewasa sangat luar biasa.
Tidak kusangka aku akan melakukan hubungan badan dengan guruku sendiri.. dia tidak hanya mengajariku pelajaran Matematika, dia juga memberiku pelajaran di ranjang,, dan juga sesekali dia mengajariku tentang sudut pandang kehidupan dan percintaan.. Kak Neta benar² guru idaman… aku sangat nyaman dengannya…
Terima kasih Kak Neta…
.
.
Pagi ini Aku terbangun..kulihat kak Neta masih pulas, dia tidur sambil tengkurap dengan kaki yang terbuka lebar… lucu banget tidurnya… gak capek tuh dia tidur kayak gitu…?
Akan Kugunakan kesempatan ini untuk kembali ke kamarku.. aku beranjak dari tempat tidur, kupakai semua pakaianku yang kemarin kupakai.. , kubuka secara perlahan pintu kamar ini agar Kak Neta tidak terbangun..
Fiuh akhirnya bisa keluar kamar ini… kulihat jam di tangan masih jam 7 pagi. masih terasa mengantuuk sekali… seharusnya acara hari kedua kegiatan study tour ini akan diadakan pada jam 10 pagi… aku harus segera ke kamarku, Ressa pasti sangat mengkhawatirkanku karena semalaman tidak kembali kekamar bahkan sejak sore hari kemarin kami terakhir kali bertemu.
.
.
CKLEK
Kubuka pintu kamar, tidak ada Ressa di dalam. Kamar, kemana lagi tu anak… Aku langsung merebahkan tubuhku di tempat tidur…. kurasakan pegel semua badanku… semalaman memompa tubuh kak Neta sungguh melelahkan..
Tunggu apa itu?
Aku melihat sesuatu diatas tempat tidur Ressa, disebelah tas kecil yang selama ini dia bawa… Segera kuhampiri tempat tidur Ressa
Astaga?
Kulihat beberapa botol obat dari plastik berserakan di atas tempat tidur bahkan ada yang terjatuh di lantai… kukumpulkan semua botol obat yang terdiri dari beberapa macam nama obat dan ukuran..
kalian tau apa yang membuat botol botol obat itu tampak sama?
Semua tempat obat itu sama2 tidak ada isinya.. kosong…. Aku langsung Panik dan khawatir
__ADS_1
… Oh Tuhan… apa yang terjadi denganmu Ress…? dimana kamu sekarang?