Kisah Cinta

Kisah Cinta
BENTUK PENGHIANATAN


__ADS_3

Kami berpelukan lagi


“jadii..tolong carikan aku pembeli untuk perawanku.. kalau bisa yang ganteng.. xixixi…” ucap Ressa


Loh…? Kulepas pelukannya…


“haaaahh…? Kok gitu…?”


“hmm.. gimana aku bisa sembuh kalau obatku habis…?” tanya Ressa


Eh.. Iya juga sih…


“… berapa lama kira² obat itu akan habis..?”


“ehmm.. mungkin 2 minggu lagi…” jawab Ressa


2 minggu yah…?


“baiklah akan kucarikan uang untuk menebus obat itu… Tapi selama itu jangan pernah menjual perawanmu kepada siapapun,, dan jangan pernah bertransaksi lagi dengan anak² lain….”


“loh… Loh… tapi…..” ucap Ressa


“aku tau kamu tidak mau mengemis dan mengharapkan belas kasihan orang lain.. tapi kumohon kali ini ijinkan aku membantumu….”


Dia diam seperti mencerna ucapakanku tadi…


“emang bisa…? Uang segitu Tidak sedikit.” ucap Ressa


“serahkan semuanya padaku…” ucapku padanya… walaupun pasti sangat susah dan hampir tidak mungkin mendapatkan uang sebanyak itu dalam 2 minggu.


“baiklah,, jika kamu gagal, aku akan tetap menjual perawanku… tapi jika kamu berhasil…. ” ucap Ressa


Aku masih menantikan apa yang akan dikatakannya…


“jika kamu berhasil,, perawanku buat kamu,.. dan jangan menolaknya…” pinta Ressa


Ehhh..? Gila…… Gila.. .


“gimana…? Deal…?” ucap Ressa


“ehmmm.. oke deal…… Emppphhhhhh..” tanpa aba² tiba² Ressa mencium bibirku.


Dan dia tersenyum setelah melakukannya,


“itu tanda jadinya… hihihi.. oiya satu lagi…” pinta Ressa


“apa lagi. .?”


“jadikan aku pacarmu….” ucap Ressa


Waduuhh gawattttt……


“ehh.. Gak bisa gitu dong…..”


“kenapa…? Kamu sudah punya pacar kan?” tanya Ressa


“ehmm.. Anu… .”


“haha cuman bercanda kok,, cowok culun kayak kamu bukan tipeku bangett… hahahaha.. , ternyata benar dugaanku kalau kamu sudah punya pacar… kamu dan Adit menyembunyikan dariku…siapa dia? sekolah disana juga…?.” tanya Ressa


Hmmm.. sepertinya sudah tidak bisa kusembunyikan dari Ressa..


“iya.. Iya.. aku uda punya pacar,, dia yang pernah menciumku disekolah…”


AL?.. Yaelah… masih aja bercanda.. Gak lucu… serius ini.. siapa..?” tanya Ressa penasaran


Buset.. dia sangat sangat sangat tidak percaya aku berpacaran dengan Alexa…


” ehh..? Seriusan kamu berpacaran dengannya…? ” ucap Ressa


Aku mengangguk..


” kok bisa yah?apa dia benar benar serius mencintaimu…? ..lalu kakak tirimu tau? ” tanya Ressa


” dia serius denganku tau’.. Nah itu masalahnya, aku dan dia pacaran diam² tanpa sepengetahuan Rein.. hanya Adit yang tau,, sekarang kamu juga mengetahuinya.. aku harap kamu juga tidak bilang ke siapa²….”


Sebenarnya Kak Neta juga tau sih… hadeeh.. Jadi semakin banyak yang tau hubunganku dengan Alexa..


” wah.. serem juga yah kamu pacaran dengan musuh kakakmu.. . iya² aku gak akan bilang ke siapa²…kalau gitu Jadikan aku pacar keduamu.. Hihihi ” ledek Ressa


” katanya aku bukan tipemu…? ”


” emang.. aku gak butuh cintamu.. Aku hanya ingin kamu menjagaku,, ” ucap Ressa


Setelah itu kami berdua kembali ke penginapan, Ressa menunjukkanku jalan yang tidak terlalu terjal dan mudah dilewati…


.


.


Sesampainya di depan kamar,,


” kamu masuk duluan.. Aku pergi dulu sebentar… ”


” kemana…? ” tanya Ressa

__ADS_1


” uda tunggu aja.. gak lama kok… ”


Aku langsung berjalan meninggalkan kamar itu.. sudah jam 11 siang… penginapan ini sudah sepi karena acara hari ini adalah mengenal alam sekitar penginapan ini yang harusnya sudah mulai jam 10 tadi. Semuanya pasti ikut… kecuali aku dan Ressa


Dan juga dia…


Tok tok


Kuketok pintu kamar ini… Tak lama pintu ini terbuka.. sudah kuduga dia pasti tidak ikutan acara dan pasti menungguku…


” uda berani kabur dariku yah….? Jangan main main denganku…. ” ucap Kak Neta ketika melihatku yang mengetuk pintunya


Glek…


” hehe.. Sorry…. ”


” masuk.. Hari ini kemana lagi kita? ” tanya Kak Neta


” ehmm kak…. ”


” ini kenapa….? ” Kak Neta memegang lenganku, melihat lecet² yang menghiasi lenganku…


” jatuh tadi… gpp kok…. Ehmm Kak.. maaf hari ini aku gak bisa menemanimu.. ” dia langsung menatapku tajam…


” akan kuganti dilain hari…. janji.. ” Dia masih menatapku tajam,


.


.


Waktu aku kembali ke kamarku, lagi lagi Ressa tidak ada di dalam kamar. Buset, cepet banget sih ngilangnya tuh anak…


Tapi kudengar suara air shower yang sedang nyala,, mungkin dia sedang mandi… Kurebahkan tubuhku yang lelah, ngantuk dan memar² ini di tempat tidur. Aku kurang tidur nih sepertinya….


” culuun kamu sudah datang….? ” teriak Ressa dari dalam kamar mandi..


” udah…. ” balasku padanya…


” yauda sini atuh mandi bareng…. ” ajak Ressa


” gak mau….. ”


Kemudian Ressa keluar dari kamar mandi, tubuhnya masih basah…. dia langsung menarikku. Tapi aku bertahan….


” woi……. ”


” mandi dulu.. badanmu bau’…. ” Ressa masih berusaha menarikku


” iya nanti gantian…… ”


Hadeeehhh,, terpaksa aku membiarkan dia menarikku sampai ke kamar mandi… Aku sudah di bawah shower yang tidak nyala, menghadap tembok membelakangi Ressa…


Dia sedang berusaha menarik kaosku ke atas…


” ya ampun culuun….. Kenapa ini punggungmu? ” ucap Ressa saat kaosku sudah lepas..


Kenapa emangnya..? Aku malah gak tau…


”kok bisa biru biru gini… ” ucap Ressa


”aduh. sshhhh…” aku mendesis saat Ressa menyentuh nyentuh punggungku… ..


” pasti sakit banget… kamu tadi jatuhnya kayak gimana sih…? ” tanya Ressa


” eh.. Cuman jatuh biasa kok…. ”


” bohong….. ” kemudian Ressa memelukku dari belakang..


” kamu jatuh karena mengkhawatirkanku yah…? Maafin aku kak… ” lirih Ressa


Kak…?


“aku gak tau gimana caranya membalas semua kebaikanmu padaku…..” ucap Ressa


” hiks…… ”


Loh…? Ressa menangis…..?


Kemudian sambil memelukku dia menjangkau kran yang ada di depan tubuhku.. Lalu seketika air hangat keluar dari shower, membasahi tubuh kami berdua. Seger banget rasanya diguyur air hangat yang tidak terlalu deras, apalagi posisiku saat ini sedang dipeluk dari belakang sama Ressa, nyaman banget.. … Beberapa kali dia mengusap usap dadaku..


Akhirnya….. akhirnya aku melakukannya dengan Ressa… akhirnya tubuh kami bersatu dalam nikmatnya bercinta… Dan akhirnya rasa bersalahku kepada Alexa semakin menumpuk…. tapi aku mencoba meyakinkan diriku sendiri kalau aku tidak menghianati Alexa… sesuai kata² Kak Neta,, aku dan Ressa hanya butuh pelampiasan, tidak ada cinta sama sekali….


Benarkah seperti itu? Atau aku hanya membenarkan perbuatanku….?


.


.


Akhirnya kami berdua ketiduran… Sampai akhirnya kami terbangun saat pintu kamar diketuk…


” waktunya makan malam…. ”


” yuk ke kantin…. ” ajak Ressa


” sebenarnya pengen.. tapi, kakiku sakit Ress.. bahkan seluruh tubuhku…. Auww… ”

__ADS_1


Entah kenapa rasa sakit ini semakin terasa saat bangun tidur.. mungkinkah efeknya memang terasa beberapa jam kemudian…?


” hehhh..? Aduhh.. gimana ini..? Aku panggilkan guru yah….? ” Ressa tampak panik melihatku.


” gak perlu… Cuman nyeri kok.. aku mau tidur lagi aja… ”


” yauda. aku temenin kalo gitu… ” ucap Ressa


” hmmm.. Gak bolehh.. kamu harus makan untuk minum obat kan…? ”


” yaahhh… aku gk pengen kamu sendirian disini… Ntar kamu mati gimana…. hahaha” ledek Ressa


” woi.. Woi.. Mulutnya…. ”


” hihihihi.. Bercanda…. ” ucap Ressa


” uda sana ke kantin…. ehmm… Gini aja, sekalian tolong bawain aku makanan… ”


” ohh gitu.. Baiklah…” ucap Ressa


Kemudian setelah memakai pakaian, dia keluar kamar….


.


.


Setelah itu aku ketiduran lagi…


” culuuun…. Bangunn.. Ayo makan dulu.. Aku bawain nasi goreng.. . ” panggil Ressa membangunkanku


” makasih Ress… ” aku berniatt mengambil sepiring makanan yang dia bawa…


” no.. No.. No… aku suapin… ” Aku tersenyum lalu membuka lebar mulutku….


Dengan telaten Ressa menyuapiku… Hmm senengnya…


” oiya… aku kan tadi duduk semeja dengan Adit… lalu Kak Neta ikutan gabung sama meja kita… ” ucap Ressa


“Kak Neta…?… Emphhh… ughhh…” mendengar nama Kak Neta aku sampai tersedak…


” ihhh… pelan²… ” Ressa memberikanku minumannn…


” Kak Neta bilang apa …? ”


” ehmm… cuman ngobrol² tentang pelajaran….. Tapi aku keceplosan bilang sekamar sama kamu…. hehehe… ”


Gawat…. Kak Neta pasti tau aku melakukannya dengan Ressa… hadeeewww


” habisan dia tanya kamu kemana kok gak kelihatan… Keceplosan deh.. Hihihi… tapi kak Neta baik loh ternyata… dia gak marah dan gak akan ngelaporin kita… malah dia senyum² mulu dari tadi sama aku….. ” jelas Ressa


Tuh kan….


”hati² sama senyumnya… Kadang dia licik… ” ucapku pelan…


” hah..? Barusan bilang apa…? ” tanya Ressa


” eh.. Enggak.. Enggak… Hehe… ”


Setelah selesai makan.. kami berdua tidur lagi… kali ini Ressa tidur di tempat tidurnya sendiri.. katanya biar aku bisa istirahat dan gak terganggu sama dia…. syukurlah… Memang itu yang aku butuhkan..


.


.


Keesokan harinya aku bangun duluan.. jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi…. kulihat Ressa masih pulas…. hari ini hari kamis….hari terakhir kegiatan wisata di tempat ini… dan tidak ada kegiatan apa² di hari terakhir ini… semua peserta bebas melakukan apa saja..kalau lihat susunan acara,, nanti jam 4 sore kami akan meninggalkan tempat ini…


Kuhampiri tempat tidur Ressa…


” Ress.. bangunnn…. ”


” hmm…. Hoammmmm….pagi culuuunnn.. kamu uda sehat..? ” tanya Ressa


” lumayan…..”


” yeeeeeeee…. ” kemudian Ressa menarikku sampai aku menindih tubuhnya….


Cup


Kukecup sekali bibirnya….


” iiiihh… Bau’……. ” bentak Ressa


” salah sendiri narik²….ayo mandi.. .”


” bareng² lagi… ” ajak Ressa


” yuk…… ”


Kami pun mandi bareng lagi, tapi kali ini tanpa permainan panas… kami hanya saling menyabuni dan bercanda di kamar mandi…. hanya sesekali kami berciuman… Ressa bilang dia sangat suka berciuman denganku…


Setelah selesai mandi dan berpakaian rapi, aku tiduran lagi di tenpat tidur.. nungguin Ressa yang sedang dandan…. aku sempat keluar kamar untuk menjemur handukku yang basah.. lalu kembali lagi kedalam…


Saat enak²nya tiduran tiba² pintu kamar ada yang membuka… aku dan Ressa langsung menoleh ke arah pintu kamar… dan terkejut dengan siapa yang membukanya…


” hai adik²…. kalian sudah melakukannya…? ” tanya Kak Neta

__ADS_1


Kak Neta yang membuka kamar dan langsung bertanya seperti itu kepada kami… aku dan Ressa seketika saling melihat karena ucapan Kak Neta Itu…


__ADS_2