Kisah Cinta

Kisah Cinta
TAK AKAN KUSIA-SIA KAN LAGI


__ADS_3

“Bagaimana kalau sebenarnya cinta Alexa kepadamu itu nyata, satu²nya yang tidak nyata adalah ketika hari itu dia mengatakan tidak mencintaimu? Hari itu dia sedang memainkan peran dan mengkhianati perasaanya sendiri…” ucap Kak Neta


Deg deg,


aku shock mendengar ucapan kak Neta, Tidak mungkin..


“tidak mungkin dia seperti itu, kenapa dia harus melakukan itu…? Tidak.. Dia tidak pernah mencintaiku…”


“kamu tau apa alasan sesungguhnya saat mencintai seseorang..?” ucap Kak Neta


“hentikan semua pertanyaan pertanyaan itu…” ucapku pada kak Neta dengan emosi..


“alasan cinta yang sesungguhnya adalah ketika seseorang mencintaimu bukan karena fisikmu.. karena itu hanya nafsu.,juga bukan karena kebaikanmu, karena cinta akan lenyap saat kamu berbuat jahat kepadanya… Alasan cinta yang sesungguhnya adalah saat alasan dia mencintaimu adalah kamu.. Hanya kamu… tidak ada alasan lain.. dengan alasan seperti itu tidak alasan untuk berhenti mencintaimu selama dia masih bisa melihatmu, satu²nya yang membuat cinta itu sirna adalah ketika dia tidak bisa lagi melihatmu, atau kamu hilang dari muka bumi ini…” ucap Kak Neta


Deg deg.. kata kata itu?


Deg deg


“pernah dengar kalimat itu?” tanya Kak Neta


Deg deg


Kata² itu yang pernah dikatakan Alexa kepadaku,, kenapa Kak Neta tau kalimat itu..? Apa hubungannya dia dengan Alexa…?


” aku yakin kamu pernah mendengarnya, karena Alexa mengatakannya langsung dihadapanmu… ” ucap Kak Neta


Apa apaan ini? Kenapa Kak Neta tau Alexa berkata seperti itu padaku..?


” bagaimana kamu bisa tau…? ”


” bagaimana aku bisa tau..? Karena aku cukup dekat dengan kalian saat dia mengatakan itu padamu…. ” ucap Kak Neta


” hahh…? Jangan jangan…”


” tepat sekali.. malam itu aku ada disana.. aku berada di cafe itu, saat itu posisiku membelakangi Alexa.. ” ucap Kak Neta


Aku mengingat kembali kejadian malam itu, jadi kak Neta duduk di belakang meja kami.. kenapa aku tidak menyadari keberadaannya?


” kamu tidak melihatku malam itu, lagipula kamu juga tidak melihat orang² yang ada ada di cafe itu… karena malam itu dia tampil sempura, kamu tidak akan bisa berpaling dari kecantikannya malam itu.. ” ucap Kak Neta


“jadi kamu juga tau saat….”


” saat kakakmu datang dan menampar Alexa, berteriak padanya, mencaci maki dirinya… aku lihat semuanya…. ” ucap Kak Neta


Jadi kak Neta melihat semua kejadian itu..


” yang tidak habis kupikir adalah kenapa kamu diam saja seperti seorang pengecut saat pacarmu diperlakukan seperti itu.. ” ucap Kak Neta


Jadi itu alasannya beberapa hari ini dia memanggilku pengecut….


” kamu tidak mengerti… lagipula dia pantas diperlakukan seperti itu… ”


” masih belum sadar juga… Alexa mencintaimu… ” ucap Kak Neta


Deg deg


” tidak.. dia tidak pernah mencintaiku… ”


” dia masih tetap mencintaimu meskipun kamu main² dengan banyak wanita dibelakangnya…. ” sindir Kak Neta


Deg deg


” ITU KARENA DIA TIDAK PERNAH MENCINTAIKU…. ” Bentakku pada kak Neta…


” benarkah….? Asal kamu tau, dia menangis di cafe itu sepanjang malam….. Sampai semua orang² pergi, dia masih di mejanya… ” ucap Kak Neta


Deg deg


” sedangkan kamu? Pergi begitu saja meninggalkan dia yang sedang terluka…. ” ucap Kak Neta


Deg deg


” Cowok macam apa kamu ini…? Pengecut….. ” ucap Kak Neta


” kamu tidak akan mengerti, dia tidak pernah mencintaiku… dia melakukan itu semua karena….. ”


” karena kakakmu…?… Kamu benar.. dia mengatakan tidak pernah mencintaimu,,, itu dia lakukan juga karena kakakmu… ” ucap Kak Neta


” apa Maksudmu…? ”


” Alexa terpaksa mengatakan tidak mencintaimu karena kakakmu… karena Alexa tau, kakakmu mencintaimu….. ” ucap Kak Neta


Deg deg


Deg deg


Aku shock mendengarnya.. Apakah benar seperti itu…? Bagaimana Kak Neta tau Rein punya perasaan kepadaku…? Apakah benar Alexa tau kalau Rein mencintaiku?


” jangan sok tau,, itu hanya dugaanmu…. ”


”hmm… Untuk menjadi seorang guru, aku diharuskan belajar tentang psikologi,, dengan mempelajari itu aku bisa memahami perilaku kejiwaan para murid… Sedikit demi sedikit aku bisa mengetahui tingkah dan pola pikir orang lain…. Ingat saat kamu pingsan ketika upacara? Kamu pasti juga ingat saat Aku berdebat dengan kakakmu, sejak saat itu aku tau ada yang berbeda dari cara kakakmu memperlakukanmu… kejadian malam itu di cafe semakin memperkuat dugaanku kalau kakakmu mencintaimu,, aku sempat berpikir, apa²an ini, kenapa seorang kakak bisa mencintai adiknya kandungnya sendiri..? Bukankah itu sudah diluar kewajaran..? tapi setelah mendapat info dari beberapa orang.. akhirnya aku tau kalau kalian bukan saudara kandung…


Dan, aku yakin kamu juga sudah tau kalau kakak tirimu punya perasaan denganmu… ya kan..? ” ucap Kak Neta


Deg deg


” Deek…? ” Kak Neta menyadarkanku


Deg deg, aku masih tidak percaya kak Neta bisa membaca itu semua… Apakah benar Alexa tau Rein mencintaku?


” kamu masih mau menyangkal itu semua ? Sadarlah, Alexa rela mengorbankan cintanya hanya karena tidak ingin kakakmu terluka..” ucap Kak Neta


Deg deg


” masihkah kamu tidak menyadarinya,? Tidakkah kamu menyadari betapa besar pengorbanannya demi kamu dan kakakmu? ” ucap Kak Neta


Deg deg


” Alexa adalah satu satunya cewek yang paling mencintaimu melebihi dirinya sendiri.. Dia rela sakit demi kalian, dia rela mengatakan tidak mencintaimu, padahal dia sangat mencintaimu… ” ucap Kak Neta


Deg deg


” masihkan kamu tidak peduli dengan perasaannya…,? ” ucap Kak Neta

__ADS_1


Deg deg


” Deek..? Jangan diam saja.. katakan sesuatu,,, ahh sudahlah, susah memang bicara dengan orang yang hatinya sudah dipenuhi dengan kebencian… terserah kamu mau percaya atau tidak dengan kata²ku,,, lagipula… cowok pengecut sepertimu tidak pantas mendapatkan cintanya Alexa… ” ucap Kak Neta


Deg deg


” dia pantas mendapatkan yang lebih baik.. Cowok seperti kamu yang begitu saja meninggalkan dia saat dia sedang terluka, tidak pantas untuknya…” ucap Kak Neta


” iya kamu benar.. aku tau kakakku mencintaiku.. TAPI AKU BISA APAA.? Malam itu aku diantara pilihan yang sulit.. aku bingung mana yang harus kupilih… Malam itu aku terpaksa meninggalkan dia karena kakakku,, sebenarnya aku tidak ingin meninggalkan dia begitu saja… ”


”pengecut…. kamu kelihatan seperti seorang pengecut karena tidak mau mengambil resiko dari apa yang kamu lakukan.. itu akibatnya jika kamu membiarkan hatimu bermain main ke semua hati.. kamu juga mencintai kakakmu kan…? Bahkan kamu tidur dengannya juga kan..? ” sindir Kak Neta


” ohh please.. hentikann.. ”


” kamu berani melakukan itu semua tapi tidak mau mengambil resiko.. Kalau kamu memang pemberani, malam itu juga kamu harus mengambil keputusan meskipun ada hati yang tersakiti…. Bukannya malah diam saja seperti orang bodoh… ” ucap Kak Neta


Deg deg


” stopp… jangan diteruskan… ”


” memilih salah satu bukan berarti kamu tega pada yang lain, tapi kamu berani menghentikan segala kebohonganmu,… Seharusnya malam itu kamu mengambil keputusan, karena semakin lama mereka mencintaimu, semakin dalam rasa sakit yang mereka derita…. ” ucap Kak Neta


Deg deg


” hentikann…. ”


” pengecut…. ” ledek Kak Neta


Deg deg


Kak Neta, mendekatiku… dia saat ini tepat dihadapanku… Dia mendesakku…


” pengecut…. ”


”pengecut…. ”


Wajah kak Neta sangat dekat dengan wajahku. …


“pengecut….” ledek Kak Neta


” stop.. Stop… Stop…. ”


” pengecut… ”


Tak tahan dengan ucapan kak Neta, kupegang bagian samping tubuhnya pas di bawah ketiaknya .. kudorong tubuh kak Neta sampai tubuhnya terlentang di dalam air, kutindih tubuhnya.. wajahku sangat dekat dengan wajahnya…. dia diam saja..


Nafasku tidak bisa kukendalikan.. Lalu… kucium bibir Merah kak Neta dengan ganas… kutekan tubuhnya dengan tubuhku di bawah air…


Plakkkkkkk


Aku ditampar kak Neta, setelah itu dia beranjak dari jacuzzi ini… kususul dia masuk ke dalam kamar.. ternyata dia masuk ke dalam kamar mandi… setelah keluar dari kamar mandi dia memakai pantiesnya dan naik keatas tempat tidur, menutupi tubuhnya dengan selimut….


Sial… apa yang telah kulakukan, aku malah membuatnya marah…


Jam 4 sore, harusnya acara pesta nanti malam akan dimulai pada pukul 8 malam.. akan kubiarkan kak Neta istirahat… aku tidak akan menggannggunya… akan aku tunggu sampai dia bangun dan aku akan meminta maaf kepadanya… aku tiduran di sofa apartemen kak Fannyy sambil melihat kak Neta yang sedang tidur,


Tapi tiba² aku juga ketiduran mungkin karena kurang tidur semalam..


.


.


Aku langsung bangun dan menyadari kalau kak Neta sudah tidak ada didalam kamar ini,, apakah dia sudah berangkat ke acara itu? Tanpa mengajakku…? Kunyalakan lampu kamar, dan kudapati ada catatan dan beberapa lembar uang di meja lampu dekat tempat tidur… kubaca catatan itu…


“heii.. uda bangun…? Belilah sesuatu untuk dimakan, sorry tidak membangunkanmu, setelah kupikir pikir, memang tdak seharusnya kamu ada di acara itu. aku akan kembali besok pagi,, jangan tidur terlalu malam dan… jangan beli cilok ”


Aku tersenyum membaca catatan dari kak Neta. Dia masih baik kepadaku meskipun aku sudah kasar kepadanya…. btw, perutku memang lapar sekali… aku segera keluar ke lantai bawah apartemen ini, disana ada foodcourt. aku akan makan malam disana.


.


.


SEMENTARA ITU DI KOTA SEBELAH


...—POV RESSA—...


Saatnya tiba, aku sudah ada di salah satu lobby hotel di kota ini,, aku sudah tampil cantik dengan pakaian baruku dan tadi siang dadakan kusempatkan ke salon untuk merawat tubuhku. jantungku berdebar dengan apa yang akan aku lakukan.. walaupun dengan segudang pengalaman seksualku dengan banyak orang, tetap saja aku masih merasa takut. karena ini pertama kalinya aku melakukan hubungan intim yang sesungguhnya.. sebenarnya berat sekali melakukan ini, karena aku punya impian meninggal dalam keadaan suci, tapi apa artinya itu jika semua orang sudah pernah menyentuh nyentuh tubuhku… aku rasa tidak semestinya aku disebut suci lagi meskipun perawanku masih tetap kujaga. Akhirnya aku ganti impianku untuk melakukannya pertama kali dengan orang yang benar benar kusayang…. Culuun… aku ingin melakukan pertama kali dengannya.. apalagi dengan perjuangan Rega mendapatkan uang itu.. meskipun uang itu hanya bisa untuk menebus sekali resep obat, aku sangat menghargai usahanya. dia sangat peduli denganku, aku tidak akan pernah ragu memberikan kehormatanku ini untuknya…. tapi aku sudah terlanjur janji dengan orang ini, dan uang dari orang ini sangat banyak… aku tidak perlu lagi susah mencari uang untuk membeli obat dalam 2 tahun kedepan….


“maafkan aku Rega. … Aku harap kamu bisa mengerti…. ”


Kulangkahkan kakiku menuju kamar yang telah disebutkan padaku….


...—POV REIN—...


Sudah jam 9 malam tidak ada tanda tanda Rega pulang..


“kamu dimana Deekk..? ”


saat ini aku ada di kamarnya Rega, duduk di meja belajarnya…. Aku khawatir dengannya, seharian aku tidak melihatnya dirumah ini. apakah dia bertemu dengan Alexa? Sepertinya tidak, dia sudah diputuskan Alexa… sebenarnya aku sedikit khawatir dengan perasaannya adikku saat dia diputuskan begitu saja oleh Alexa… aku sempat beberapa kali melihatnya melamun dan bersedih, entah itu karena diputuskan Alexa atau sedih karena aku. aku ingin seperti dulu lagi dengan Rega, ingin jadi kakak adik yang semestinya tanpa ada perasaan apapun.. aku sudah sadar,, tapi yang paling jelek dari sifatku adalah egoku yang tinggi, aku susah memaafkan jika ada seseorang yang telah menyakiti perasaanku.. padahal belum tentu mereka salah.


halo… Manda…? panggil Melly


Meme… Huhu


apa..? Kenapa kamu menangis…? tanya Melly


"Rega belum pulang, seharian tidak ada dirumah… .aku tidak tau dimana dia… Apakah dia bersama Alexa..?"


"ishh.. kamu ini.. gak mungkin dia bersama Alexa.. mereka kan sudah putus.. lagipula Rega lagi di kota sebelah" jawab Melly


"hah..? Bagaimana kamu bisa tau?"


"semalam dia bilang padaku, dia di kota sebelah selama 2 hari.. katanya, ada keperluan.. Mungkin ketemu dengan saudaranya, katamu dia berasal dari kota sebelah kan..? ck.. kamu ini, segera baikan sama dia… Kamu kok kayak anak kecil gini sih… dia kan uda putus sama Alexa, kenapa kamu masih marah kepadanya.." ucap Melly


"aku masih sebel lihat mukanya… iya² aku akan baikan sama dia… Tapi gak janji dekat² ini…. ehm.. meme,, soal Alexa.. aku ingin bicara sesuatu tentang dia.."


"apa..? Ehm.. tunggu.. aku akan kesana.. jangan kemana mana." ucap Melly


"iya cepetan.."


.


.

__ADS_1


DITEMPAT LAIN


...—POV ADIT—...


Malam ini aku sedang berdua dengan pacarku Mira di kamarku,


” jadi sebenarnya Kak AL itu cinta sama kak Rega…? lalu kenapa kak AL Bilang tidak mencintai kak Rega…? ” tanya Mira


” dia punya alasan sendiri,, aku tidak boleh mengatakannya…”


” aaahhhh.. sama pacar sendiri masih rahasia rahasiaan….. ” rengek Mira padaku…


” ayank.. aku sudah berjanji kepada Alexa tidak akan bercerita ini kepada siapapun, termasuk ke Rega… Seharusnya aku tidak menceritakannya kepadamu juga.. ”


Aku terpaksa menceritakan ini kepada Mira karena dari tadi dia mencaci Alexa. aku gak tahan, terpaksa aku mengatakannya pada Mira…


” hmm.. kasihan ya Kak AL..? Bagaimana keadaannya sekarang, dia pasti sedih… ” ucap Mira


” dia baik baik saja kok, tadi sebelum berangkat menjemput kamu, aku sempatkan mampir ke tempatnya bekerja… dia baik² saja… ”


” meskipun dia kelihatan baik-baik saja, tapi di dalam hatinya dia pasti terluka… Lalu sampai kapan kamu akan merahasiakan ini..,? Kak Rega harus tau yang sebenarnya yank… ” ucap Mira


” aku sudah berjanji kepada Alexa akan mengatakannya kepada Rega saat dia sudah kuliah di US… ”


” ihh.. kelamaan, keburu Kak Rega melupakan Kak AL… Padahal mereka itu cocok.. seperti kita.. hihihi” ucap Mira


” lalu aku harus bagaimana.? Aku tidak mungkin mengingkari janjiku pada Alexa… ”


” ayankk.. Dengerin yah.. tidak apa apa melanggar janji untuk sesuatu yang lebih baik.. sebelum terlambat… ” ucap Mira


” iya² aku akan mengatakan ke Rega secepatnya… perhatian banget sih sama dia ”


” hehehhe.. kak Rega itu ganteng yank… tapi ayankku juga cakep kok.. 11 – 12 lah… hihihi… Dulu aku sering membayangkannya…. Upsss ” ucap Mira keceplosan


” hahaha"


.


.


KEESOKAN PAGINYA


...—POV REGA—...


Pagi ini aku terbangun mencium aroma yang sangat sedap di hidungku,, kubuka mataku.. aku langsung melihat ke arah asal aroma itu, ternyata di dapur apaetemen ini kak Neta sedang memasak sesuatu…


“kapan Kak Neta kembali..? ”


Kulihat jam menunjukkan pukul setengah 7 pagi… Aku segera beranjak dari tempat tidur.. kuhampiri kak Neta.. saat dia masih fokus memasak.. kupeluk tubuhnya dari belakang… Kuusap usap perutnya…


” loh… sudah bangun…? ” tanya Kak neta sedikit kaget


” harum banget kak masakannya… ”


” laperrr…? tunggulah… sebentar lagi matang… ” ucap Kak Neta


” kak… Maafkan aku kemarin sudah kasar kepadamu, aku tidak tau apa yang merasukiku hingga berbuat seperti padamu.. aku bener bener minta maaf, aku sangat menyesal…. ”


Mendengar ucapanku kak Neta langsung membalikkan badannya… dia melihatku…


” cium aku, akan aku maafkan perbuatanmu kemarin…. ” ucap Kak Neta


Aku tersenyum padanya,, lalu tanpa pakai lama kucium bibirnya.. kami ciuman panas dipagi hari.. dan rasanya menyenangkan…


” apa yang terjadi kemarin…? ” aku kaget mendengar suara kak Fanny, aku langsung melepas ciumanku…. Aku tidak menyadari kalau Kak Fanny juga ikut kembali kesini.. dia baru saja keluar dari kamar mandi…


” tanyakan padanya….!! ” ucap kak Neta pada kak Fanny, lalu dia melanjutkan memasak…


” eh… gak ada apa² kok kak… Hehehe.. ”


” ohh gitu.. sekarang mainnya rahasia rahasiaan.. gak asik… ” Fanny menghampiri kami,, dia melihat kak Neta sedang memasak..


” suamiku hari ini masak apa…? ” tanya Fanny pada kak Neta..


” nasi goreng, ada omelet kesukaanmu, tempe.. ada pancake juga…. ” ucap Kak Neta


” asiiikkkk….. masakannya Neta enak banget, kamu harus mencobanya… ” ucap kak Fanny kepadaku…


Lalu dia menuju tempat tidur dan menghempaskan tubuhnya disana….


” Fanny jangan tidur.. . makan dulu….. ” teriak kak Neta pada kak Fanny


” hmmmmm….. ” jawab Fanny


” maafkan aku juga karena menekanmu kemarin…. ” ucap Kak Neta padaku..


” gpp kok.. semalam aku sudah memikirkan kata²mu… ”


” lalu….? ” tanya Kak Neta


” aku akan menemuinya lagi., aku akan bertanya langsung padanya tentang perasaannya kepadaku yang sebenarnya.. ”


” good luck….. ” ucap Kak Neta


” lalu bagaimana acara semalam…? ”


”ehmmm… Meriah seperti biasanya… kamu mau aku ceritakan apa yang terjadi…? ” ucap Kak Neta


” apa kalian bersenang senang…? ”


” tentu… kami bahkan belum sempat tidur sampai sekarang… ” ucap Kak Neta


.


.


Setelah itu kami sarapan pagi bertiga, ternyata masakannya kak Neta benar² enak… kak Fanny dengan manjanya disuapin kak Neta… dia terlihat sangat lemas dan mengantuk. setelah sesi sarapan selesai, kak Neta dan kak Fanny tidur sampai sore hari.. sore harinya kami sempatkan jalan² di kota ini… kami bersenang senang bersama dan melanjutkan perjalanan ke kota sebelah…


Jam 12 malam aku sampai dirumah, kulihat mobil kak Neta sudah pergi dari halaman rumahku.. 2 hari yang menyenangkan bagiku dengan mereka berdua.. meskipun sempat ada insiden dengan kak Neta… tapi aku cukup senang.


Saat kubuka pintu rumah, aku kaget lihat Rein sedang duduk di sofa.. dia belum tidur…. dia tidak berkata apa2 melihatku pulang selarut ini…


“apakah dia menungguku? ”

__ADS_1


Entahlah, aku langsung masuk ke dalam kamarku dan tidur…


__ADS_2