Kisah Cinta

Kisah Cinta
PENGHIANATAN ATAS PERASAAN 2


__ADS_3

Rein :” memang cowok itu sudah menyakiti perasaanku, dia sudah mempermainkanku… LALU APA BEDANYA COWOK BRENGSEK ITU DENGANMU …? “


Sambil berjalan Aku memikirkan kata² Rein tadi,, aku tidak menyadari kalau aku juga telah menyakiti dan mempermainkannya dengan berbohong padanya…. aku membuka lagi luka lama yang dulu dia derita.. lagi lagi. dia disakiti dan dipermainkan cowok yang sangat dia cintai…


mengetahui aku berpacaran dengan Alexa semakin menambah rasa sakit yang dia derita saat ini, karena aku yakin dia sudah mengalami rasa sakit saat jatuh cinta padaku.. ,, dia mencintaiku dengan rasa sakit hati dan kecewa pada kenyataan karena tidak bisa memiliki orang yang dia cintai.


Kenyataan bahwa aku dan dia tidak akan pernah bersatu membuatnya memendam perasaannya kepadaku,,, dia sadar cintanya kepadaku itu sebuah kesalahan


(Rein :” dan satu lagi.. Jangan sok tau….. .. AKU TIDAK PERNAH MENCINTAIMU…. ” )


“Rein….


Apakah tidak semakin menyakiti dirimu sendiri berkata seperti itu? Mengkhianati perasaanmu sendiri…


maafkan aku Rein,mungkin aku masih terlalu bodoh untuk mengerti perasaannya wanita.. tapi aku juga bisa merasakannya… rasa sakit mencintai seseorang yang tidak akan pernah bisa kumiliki….


Seandainya kita bertemu di keadaan yang berbeda..


Aku harap dengan kejadian ini kamu akan berhenti mencintaiku,,, kamu mungkin akan membenciku.. aku akan terima… aku hanya berharap itu tidak berlangsung lama… ”


.


.


Beberapa menit berjalan aku bertemu dengan sebuahTaxi dan kuminta mengantarkan ke rumah,


.


.


Sesampainya didepan rumah aku melihat mobil yang dikendarai Rein tadi sudah terparkir di garasi tanpa ada penyok dan baret.. aku bersyukur dia sampai di rumah dengan selamat.


Sesampai di lantai dua aku menuju ke kamarnya Rein untuk memastikan keadaanya.. saat aku akan mengetuk pintu kamarnya..


(Rein :” . … AKU TIDAK MAU MELIHATMU LAGI……..”)


Aku urungkan mengetuk pintu kamarnya, dia masih marah.. akan kubiarkan dia sendiri dulu,, sampai dia benar² tenang aku tidak akan mengganggunya.. .


.


.


02:30


Sampai dengan jam segini aku masih tidak dapat memejamkan mata,,, pikiranku melayang memikirkan kejadian malam ini,, gelisah dengan apa yang harus aku lakukan esok hari. Jelas hubunganku dengan Rein sementara ini akan renggang.. dia pasti akan membenciku. semoga ini hanya sementara… bagaimana dengan Alexa? Apakah dia baik² saja…? Aku memikirkan besok disekolah untuk segera menemuinya.. memastikan keadaanya baik baik saja setelah kejadian malam ini. aku teringat lagi ketulusan cintanya padaku meskipun aku sudah menyakitinya,


kenapa dia bisa sekuat itu masih bertahan denganku?


Argggggg.. kenapa sih aku masih meragukannya.. jelas jelas dia sangat mencintaiku. dia masih memaafkanku dengan alasan kebulatan tekad mencintaiku. seolah dia menutup mata dan telinga dengan segala yang telah kulakukan dibelakangnya. Cewek seperti Alexa memang harus diperjuangkan.. aku yang terlalu bodoh sudah meghianatinya,, aku masih ingin bersamanya.. aku tidak akan menyia nyiakan cintanya lagi..


Lalu bagaimana dengan Rein?


Dia pasti semakin terluka jika melihatku masih jalan dengan Alexa.. Apalagi tiap hari aku serumah dengan Rein, tiap hari bertemu dengannya.. apa aku tega melihat dia terluka setiap hari? tapi aku tidak bisa melepaskan Alexa begitu saja..


Hadeeh… pusinggg.. dicintai dengan dua orang berbeda secara bersamaan membuatku pusing.. apalagi cintaku kepada keduanya seimbang.. sudah jelas aku tidak akan bisa bersama sama dengan Rein.. tapi aku tidak mau melihatnya semakin hancur jika aku tetap bersama Alexa..


Sial…..


Keesokan Harinya Rein melewatkan sarapan pagi yang biasa biasa kami lakukan tiap pagi sebelum berangkat sekolah.. dia langsung berangkat ke sekolah tanpa berkata apa² padaku… pagi ini Rein kelihatan lebih tenang dari semalam.. Dia kelihatan cantik seperti biasanya. semoga masalahnya denganku tidak mengganggu sekolahnya,, apalagi dia mau Ujian Nasional…


“lalu aku kesekolah naik apa…?” Rein Meninggalkanku… dia berangkat ke sekolah diantar sopir rumah… masih ada 1 mobil di garasi tapi aku tidak bisa mengendarainya….


Sial…


Terpaksa pagi ini naik sepeda lagi kesekolah, padahal aku sudah terbiasa nyaman berangkat naik mobil kesekolah.. hehehe.. apalagi pagi ini cuacanya mendung gelap… sepertinya mau hujan…… Aku harus segera bergegas.


.


.


Saat bel istirahat pertama berbunyi.. aku langsung keluar kelas untuk menemui Alexa… aku sempat berpikir Alexa pasti sudah menungguku di ruang ekskul Musik… tapi dia tidak ada disana… aku lanjutkan pencarianku ke beberapa tempat yang kemungkinan didatangi Alexa.. tapi tetap tidak ketemu dengannya.. apakah hari ini dia tidak masuk?


Saat aku mencari cari keberadaan Alexa aku melihat Kak Neta sedang berjalan menuju ruang guru.. , aku langsung teringat janjiku kepada Ressa…obatnya Ressa akan habis, aku harus segera meminta bantuan ke Kak Neta… belum tentu juga kan dia mau menbantuku.. tapi waktunya sudah teralu mepet…. hanya dia harapanku satu²nya….


“hai.. Kak …” aku langsung berdiri dihadapannya.. Dia tempak terkejut melihatku…


“oh.. Hai….. Pengecut…!” sapa Kak Neta


”Eh..”


Kenapa dia memanggilku seperti itu..? Dia tersenyum padaku


“ada apa..? Mau ngelunasin hutang..?” tanya Kak Neta


Hadeehh. dia masih ingat hutang dua hari menemaninya…


“hehe.. maaf belum bisa.. uhmm.. ada waktu? Aku ingin membicarakan sesuatu…”


“bicara Apa Dek..? Serius banget….” ucap Kak Neta


“jangan disini kak.. bisa kita cari tempat lain…?”


“ehmm.. kayaknya sekarang gak bisa deh,,jadwalku penuh hari ini… Bagaimana kalau nanti malam kamu ke kosan..?” ucap Kak Neta menawarkan


Eh.. Ke kosannya kak Neta…?


“iya Kak gpp….”


Kak Neta memberiku catatan alamat kosannya yang tidak terlalu jauh dari sekolah… baiklah akan aku sempatkan menemuinya malam ini…


Tes

__ADS_1


Tes


Hmm.. ? Gerimis ?


.


.


Ketika aku masih memandangi tetesan tetesan kecil air yang jatuh dari langit… Aku melihat Alexa… dia juga melihatku.. Aku senang mengetahui dia hari ini tetap masuk sekolah meskipum setelah melalui malam yang berat…


Eh..?


Tapi kulihat dia malah berjalan menjauhiku ketika aku berjalan ke arahnya..


“AL…..” aku memanggilnya?, tetapi dia tidak mempedulikanku..


Kenapa dengannya..? Aku yakin tadi dia melihatku…. Apa dia masih berusaha menyembunyikan hubungan kami disekolah? Satu satunya alasan kita backstreet itukan karena Rein.. . Dan Rein sudah tau semuanya.. Aku rasa kita tidak perlu sembunyi² lagi… aku berjalan lebih cepat untuk mengejarnya.. menerebos kerumunan siswa yang sedang berdiri…


Saat sudah dekat dengan Alexa.. kupegang tangannya dari belakang…


“AL….”


Dia langsung berbalik menghadapku..


“kamu gpp..?”


Dia mentapku dan dengan cepat melepaskan tanganku dari tangannya..


“mulai sekarang kamu tidak perlu menemuiku lagi…” Ucap Al langsung berjalan lagi meninggalkanku…


Deg. Deg.. .. Apa maksudnya ? Kenapa dia bicara seperti itu?


Saat semua siswa menepi untuk berteduh karena rintik gerimis mulai jatuh lebjh banyak, kulihat Alexa melintasi lapangan basket untuk menuju gedung kelas 12. Segera aku menyusulnya….


Kuhentikan langkahnya tepat ditengah lapangan… , kupegang lagi tangannya….


“Apa sih ..? Masih kurang Jelas….? JANGAN MENEMUIKU LAGI….” Alexa membentakku dengan keras… semua siswa pasti mendengar teriakannya…


“Apa maksudmu bicara seperti itu… kenapa kamu tiba² seperti ini….? Karena semalam..?. ” kami saling berpandangan..


Ini benar² diluar dugaanku… semalam dia kelihatan sangat ingin bertahan denganku.. kenapa tiba² dengan mudahnya melepasku begitu saja…?


” Aku masih mencintaimu AL… Kumohon jangan menyerah.. kita pasti bisa melalui semua ini, kita perjuangkan cinta kita bersama sama…aku janji tidak akan menyia nyiakanmu lagi…. . ”


“Lupakan aku., lupakan semua yang terjadi diantara kita…. .. Masih banyak cinta lain didunia yang bisa kamu perjuangkan….” bentak Al


Deg


Kupegang tangannya… Aku berlutut dihadapannya…. aku yakin semua siswa sedang melihatku….


“please.. Jangan lakukan ini kepadaku….”


“apa apaan sih ..?” Alexa sedikit kaget melihatku berlutut didepannya… dia melihat ke sekeliling… semua siswa yang sedang berteduh melihat kami….


Rein ?


Rein sedang melihat kami Dari jarak yang cukup dekat.air hujan mulai jatuh lebih deras…


“kalau kamu bener² ingin tau……KARENA AKU SUDAH TIDAK MEMBUTUHKANMU LAGI…..Dan asal kamu tau…dari awal…AKU TIDAK PERNAH MENCINTAIMU…. ”


Deg


Aku shock mendengar ucapannya…


Aku tidak bisa berkata apa² lagi… Alexa meninggalkanku di tengah² lapangan… Air hujan yang deras membasahiku….


jadi cinta dan sayang yang selalu diucapkannya kepadaku adalah sebuah kepalsuan….? Selama ini dia hanya memanfaatkanku untuk…


Kulihat Rein… dia masih melihatku.. Kemudian dia pergi tidak peduli denganku…..


Aku memandang langit, air hujan menyamarkan air mataku… Aku hanya manusia biasa, wajar kan jika aku menangis dan merasa terluka menerima kenyataan ini. Aku menangis melihat diriku sendiri yang begitu mudah selama ini dibodohi Alexa… aku hancur mengetahui cintanya yang selama ini kuanggap tulus dan apa adanya hanyalah sebuah modus.


“astaga. … Sakit sekali rasanya menerima kenyataan kalau selama ini aku mencintai orang yang tidak pernah mencintaiku….”


“araaaarrrggggggghh……”


Kurasakan seseorang memegangku….


“culuunnn….” Ressa kelihatan sedih melihatku seperti ini…


Ressa mengangkatku untuk berdiri….. aku ingat Ressa pernah memperingatkanku tentang cintanya Alexa…


“seharusnya aku mendengarkanmu Ress….”


Ressa memandangiku kemudian menarikku agar tidak kehujanan lagi…..


.


.


Dan akhirnya semuanya berakhir, Alexa memutuskan untuk mengakhiri semuanya dengan kenyataan pahit yang begitu menyakitkan.. seharusnya aku tau dari awal kalau pantai yang aku tuju dan kuperjuangkan selama ini penuh dengan karang yang begitu tajam dan menyakitkan… . tapi semua karang itu tidak terlihat karena teralihkan oleh pesona pantai yang begitu indah…Alexa menutupi permainannya dengan semua ucapan dan janji² manis yang seketika menghapus segala keraguanku padanya.


Tujuannya selama ini mencintaiku hanyalah untuk membuat Rein hancur, dan dia sukses melakukannya..


“hahahaha… Aktingmu bagus sekali AL….” aku tertawa miris mengingat hari² saat bersamanya.. dia bahkan rela memberikan tubuhnya untukku untuk lebih meyakinkanku…


Karena dia Rein hancur dan terluka… Karena dia hubunganku dengan Rein renggang.. dan karena dia semalam aku dan Rein hampir celaka…


Kenapa ada wanita sejahat itu…?


“baiklah AL… aku akan melupakanmu…terimakasih atas rasa sakit yang kamu berikan padaku dan pada kakakku…terimakasih atas pelajaran yang sangat berharga ini….”

__ADS_1


Malam ini aku sedang menunggu waktu untuk segera menuju kosannya Kak Neta… daritadi aku sembunyi di dalam kamar… sembunyi dari Rein.. aku malu berhadapan dengannya.. aku tidak berani menemuniya…, bahkan aku tidak berani untuk mengucapkan maaf kepadanya….


.


.


Tepat jam 7 malam aku sudah berada di depan rumah kost yang tidak jauh dari sekolah… suasana terasa begitu dingin.. air hujan tidak henti²nya berhenti berjatuhan dari langit sampai malam hari meskipun hanya sebatas tetes tetes kecil.. .. membuat suasana hati yang sedang galau menjadi semakin sendu..


Kamar kost kak Neta ada di paling ujung rumah ini… .. selama menjalankan program PPL disekolahku, ternyata kak Neta tinggal di balik pintu kamar kost no. 17 ini…


Tok tok tok.


Tidak perlu menunggu terlalu lama, pintu langsung dibuka dari dalam….


“Hai… akhirnya kamu datang juga….. Kami sudah menunggumu…..”


Eh…?


Bukan Kak Neta yang membukakan pintu.. tapi salah satu guru PPL lain…. . namanya Fanny., memang disekolah kak Fanny sering terlihat bersama Kak Neta… … Adit selalu membanding bandingkan kemolekan tubuh Kak Fanny yang tidak kalah dengan Kak Neta…


Kenapa kak Fanny ada didalam kamarnya Kak Neta…?


.


.


DISAAT YANG SAMA DITEMPAT YANG LAIN


...-POV ADIT-...


Seharusnya malam ini aku ada janji kencan dengan Mira, tetapi aku batalkan untuk mencari tau apa yang sedang terjadi…


“Kenapa kamu seperti itu kepadanya…?” ucapku pada Alexa…


Saat ini aku dan Alexa saling berhadapan di sebuah gang disebelah kedai tempat Alexa bekerja tiap malam.


Pagi tadi semua siswa disekolah dihebohkan dengan live drama percintaan seperti yang sering mereka saksikan di televisi. Aku lihat sendiri Rega berlutut dihadapan Alexa… Rega terlihat begitu hancur ketika Alexa mengatakan tidak pernah mencintainya. Aku juga kaget Alexa berkata seperti itu kepadanya… padahal dari dulu Alexa bilang sangat mencintai Rega, mereka berdua serasi dan saling melengkapi satu sama lain… Aku juga selalu meyakinkan Rega kalau cinta Alexa kepadanya itu tulus…


Drama ? Benarkah cinta Alexa kepada Rega selama ini hanyalah sebuah drama fatamorgana.. apakah selama ini Alexa hanya memainkan sebuah peran dipanggungnya sendiri? Untuk apa dia capek capek melakukan itu semua? Itu yang sedang kucari jawabannya sekarang ini.. ..


Aku tidak tau apa yang terjadi antara dia dan Amanda.. tapi aku yakin Alexa bukan orang jahat… aku tidak percaya kalau dia melakukan ini semua hanya karena masalahnya dengan Amanda.


“kamu pernah bilang padaku kalau kamu sangat mencintainya… Dan dia sangat mencintaimu….”


Alexa masih diam memandang ke arah lain..


” gak usah ikut campur Dit…. Bukan urusanmu..” ucap Al datar kepadaku…


“Rega itu sahabat baikku, dan kamu telah menyakiti hati dan perasaannya.. Tega kamu mempermalukannya seperti itu di hadapan anak² lain.. Kamu membuatnya terluka…”


Mendengar ucapanku Alexa langsung memandangku, dia kelihatan emosi……


“kamu pikir aku aku gak sakit dan terluka berkata seperti itu kepada cowok yang sangat aku cintai….?” ucap Al


Hah…?


“sampai detik inipun aku masih mencintai Rega… aku sungguh² mencintainya… Dan Sampai kapanpun aku akan selalu mencintainya…” air mata Alexa menetes dipipinya…


Apa ini maksudnya? Kegilaan seperti apa yang dia telah lakukan…?


“Hanya dengan cara seperti itu yang akan membuat Rega melupakanku…” jelas Al


“Apa maksudnya…? Kenapa…?”


“Semalam saat Amanda mendatangi kami… aku menyadari sesuatu…. Dia marah kepadaku bukan karena dendam lamanya kepadaku selama ini… tapi dia marah karena merasa aku merebut Rega darinya….” lirih Al


” lalu kenapa kamu begitu saja melepaskan cintamu hanya karena itu .? Hanya karena Amanda memergoki kalian..? Sudah sewajarnya kan Amanda marah melihatmu sedang berduaan dengan adiknya… ”


”karena Amanda mencintai Rega…. ” tegas Al


“hahhhh…? Maksudmu seperti jatuh cinta…?”


Gila… Gila….. ini semua benar² gila.. bagaimana bisa Amanda mencintai adiknya sendiri… Meskipun adik tiri…


“aku sadar posisiku.. Amanda yang bertemu pertama kali dengan Rega… aku tidak bisa begitu saja datang dikehidupan mereka dan merebut kebahagiaan Amanda… Aku yakin akan bisa bahagia bersama Rega. Tapi apa artinya kebahagiaan itu jika aku mendapatkannya dengan merebutnya dari orang lain. Jika bersamanya harus melukai orang lain.. Aku lebih memilih melepas kebahagiaan itu….. Bukan karena aku tidak memperjuangkan Rega, tapi aku tidak menginginkan hubungan yang berlandaskan dengan luka dan air mata orang lain..Kamu pikir Rega akan menerima begitu saja jika aku meninggalkannya dengan baik² ? Tidak mungkin…Aku tau Rega juga mencintaiku,,, hanya dengan cara seperti ini yang akan membuat Rega benar benar melepasku… ” ucap Al


“Rega akan membencimu…..”


AL : ” aku tau.. Dan aku sudah siap… aku rela jika dia akan membenciku seumur hidupnya… Aku akan ikhlas.. tapi sampai kapanpun aku akan selalu mencintainya.. aku juga tidak tau sampai kapan aku akan menjaga cintaku padanya.., tapi aku akan tetap mencintainya.. meskipun aku harus terluka mencintai orang yang tidak bisa kumiliki…Mulai sekarang aku hanya akan melihatnya dari jauh dan sembunyi².. Tapi aku akan senang melakukannya… ” ucap Al


Gila…. Alexa memang bukan Malaikat.. tapi hatinya melebihi hati malaikat.. dia rela mengkhianati perasaannya sendiri dengan ikhlas melepaskan orang yang sangat dicintainya.. Aku terharu dengan dan salut dengan wanita ini…


“kamu kenapa ikutan nangis Dit…?” tanya Al


“eh… Enggak.. Enggak… Ini kenak ujan….”


Alexa memelukku.. kusambut pelukannya…


“… kamu memang sahabat baiknya.. Dia memang sering terlihat labil dengan dirinya sendiri… jadi tolong jaga dia ya Dit.. …” pinta Al


” tapi… Rega berhak tau… Dia harus tau yang sebenarnya… aku tidak akan tinggal diam menyembunyikan ini semua…. ”


Mendengar ucapanku, Alexa langsung terlihat sangat panik….


” kumohon Dit.. jangan beritahu Rega.. Dia tidak boleh tau…. Berjanjilah padaku kamu tidak akan memberitahu ini semua kepadanya… ” ucap Al


Air mata Alexa mentes lagi….


” uhm.. kamu bisa mengatakannya saat aku sudah pergi dari sini…. ” ucap Al


” Maksudnya…?

__ADS_1


“sebenarnya semalam aku akan bilang ke Rega tentang rencanaku setelah lulus sekolah beberapa Bulan lagi.. tapi batal kukatakan padanya karena Amanda datang…. Orang tua angkatku jauh jauh hari sudah merencanakan agar aku kuliah di Amerika.. sekalian mencari keberadaan keluarga asliku disana… dan aku sudah menyetujuinya… seharusnya semalam aku mengatakan itu semua ke Rega dan berharap dia masih mau menungguku…. aku tidak pernah bercerita ke Rega karena aku takut dia akan sedih… tapi karena dia sudah membenciku… aku bisa tenang berangkat ke Amerika… Jika suatu saat nanti ketika aku kembali kesini keadaannya sudah berbeda dan dia masih mau menerimaku.. aku akan sangat bahagia bisa bersama sama dengannya lagi… . Tapi jika nanti aku kembali dia sudah bahagia dengan wanita lain.. aku akan tetap berbahagia untuknya…jadi kumohon berjanjilah untuk tidak mengatakan ini semua kepadanya… paling tidak untuk saat ini…..” ucap Al


Aku hanya bisa tersenyum kepada Alexa… Aku tidak bisa berjanji AL.. aku akan mengatakan ini semua kepada Rega disaat yang tepat.


__ADS_2