Kisah Cinta

Kisah Cinta
Ep. 3


__ADS_3

"Aku tidak ikut" . jawab ji ray memotong pembicaraan minho .


" Ehh ?? Apa?"" minho cukup terkejut dengan jawaban ji ray . "dia benar benar ratu es" . guman minho


Hyun ji yang sedari tadi menatap mereka berdua mulai berjalan mendekat .


"Kau sudah dengar ?? karena ji ray tidak ikut , maka silahkan pergilah" .


"Tidak…tidak bisa , kegiatan ini sangat penting , ayo kita kerja sama dan lakukan bersama !!" desak minho .


Ji ray menghela nafas .


"Jika kau sangat menginginkan kegiatan itu maka tunggulah ketua osis sembuh" .


" Tidak , Tidak bisa Ji ray , Aku membutuhkan persetuan kalian hari ini".


"Tapi aku tidak Tertarik!!"


"Tapi ji Ray…"


"apakah kau masih tidak mengerti ?"


sela hyun ji dengan ekspresi datar yang terlihat menyeramkan .


"i…itu, sa…saya hanya" minho mulai berbicara terbata bata .


"a…aku akan datang lagi besok ! tolong pikirkan hal ini sekali lagi ji ray…kalau begitu permisi" . minho pergi meninggalkan mereka berdua .


Fuuuuuuuhhhhhhhh…… ji ray menghela nafas .


"Apa kau baik-baik saja ?" .


Ji ray tersenyum dan mengangguk .


"Aku tidak apa-apa !" jawabnya singkat .


"Apakah kamu bertemu dengan ji ray ? bagaimana tanggapannya ?" Tanya kepsek dengan nada tak sabar .


"Aku bertemu dengannya . tapi katanya dia tidak ingin bekerjasama pak" jelas minho .


"hah……sudah ku duga , dia memang keras kepala" .


"Tidak bisakah bapak sendiri yang membujuknya ?" tanya minho lagi .


Jreenngg…………………………


Kepala sekolah dan Sekretarisnya yang berada di ruangan itu tampak terkejut dengan perkataan minho itu .…


"Sa…saya ??" .

__ADS_1


"iya pak , bapak kan kepala sekolah pasti bisa membujuknyakan ?""


"Anu…ehemm…ehem , jadi begini nak minho , walaupun saya ini kepala sekolah tapi tidak semua hal bisa saya lakukan! dan salah satunya adalah membujuk kim ji ray .


"Loh !! Kenapa pak ??" tanya minho dengan ekspresi heran .


"Ji ray itu , walaupun dia sangat pintar dan cerdas tapi dia juga sangat dingin sedingin bongkahan es . jika dia sudah menjawab "TIDAK" maka akan tetap tidak!!" .


"apa ??? jadi jika begitu apakah bapak akan membiarkan seperti itu saja??"


"Maaf nak minho , walaupun kegiatan itu sangat penting tapi bapak tidak mampu membujuk ji ray , dia saja tidak pernah datang ke ruangan ini walaupun harus di panggil berulang kali , dia tidak sama seperti ketua osis yang lembut" .


"Lalu bagaimana pak ? bagaimana dengan kerjasama dan kegiatannya ??"


"Saya akan mengunjungi ketua osis besok , jadi kalian tidak perlu khawatir !!" jelas kepala sekolah .


"Baiklah kalau begitu pak ! kami akan datang lagi besok". jawab minho dan lee an , mereka memberi hormat dan pergi .


"Bagaimana ini minho , jika kita tidak bisa bekerjasama dengan mereka kegiatan ini tidak akan berjalan" .


"Tenang saja lee an , aku akan mencari cara … Ahhh aku teringat satu hal" .


" Apa itu?" tanya lee an penasaran .


"nanti saja ku beritahu" jawab minho sambil tersenyum senang seperti telah menemukan satu cara yang sempurna .


_Beberapa jam kemudian_


"Ohh sayang!"


Minho datang menghampiri nam gi .


" Ada apa ? mengapa kau ingin bertemu disini?" tanya nam gi penasaran .


"Maaf yah memanggilmu kesini , aku ada sesuatu yang ingin ku lakukan . bisakah kau membantuku "??


"Apa itu ? katakan saja Aku akan membantumu" . jawab nam gi .





malam hari rumah Ji Ray


Plaakkkkk………………


Suara tamparan Terdengar keras !!

__ADS_1


I…ibu !!! Rintih ji ray sambil memegang pipinya .


"Beraninya kau menolak kerjasama dari sekolahnya nam gi…kau pikir kau sehebat apa ha????" bentak ibunya .


"bu…bukan seperti itu bu…ini…"


"jai , tidak perlu mengelak , memangnya kau siapa harus membuat pacarku memohon padamu ??" .


Ji ray tertunduk tanpa bicara sepatah katapun .


"Ibu nggak mau tau ! Besok pacarnya nam gi akan datang ke sekolahmu untuk minta tanda tangan jadi lakukanlah dengan benar ! Mengerti ??" Ucap dengan nada kasar .


"Sebaiknya kau ingat apa yang di katakan ibu" . sambung nam gi lalu pergi mengikuti ibunya .


"Huuuuuufffffffffffffff" . ji Ray menghela nafas panjang .


keesokan harinya…


"Selamat pagi pak , kami datag lagi hari ini. " sapa minho .


Kali ini ia datang sendirian ke sekolah itu .


"Silahkan duduk nak ! Bapak hendak mau mengunjungi ketua osis tapi kau sudah datang lebih awal" .


"ah tidak apa-apa pak , kita tidak usah pake ketua osis yang lagi sakit . hari ini kim ji ray akan menandatangi surat kersamanya" . jelas minho sambil tersenyum .


"Benarkah ? apa kamu yakin ?" .


"saya sangat yakin pak , karena dia yang menyuruh saya datang kemari" .


"Wahh nak minho kau hebat" .


"kalau begitu saya akan menemui ji ray lebih dulu pak"


"iya iya , tentu saja" .


minho keluar untuk bertemu ji ray , dia menuju ke atap , kelihatan ji ray sudah menunggunya !


"Haii , aku tidak yakin bahwa kau akan menyetujuinya" . sapa minho .


"Berikan suratnya" . ji ray meminta surat itu tanpa basa basi dan langsung menandatanganinya .


"kau tidak membaca dulu?" tanya minho .


"tidak perlu , jika sudah selesai pergilah" .


"Ehh??" . minho menatap ji ray dengan kebingungan . namun dia tak ingin bertanya lagi dan hendak keluar membawa dokumen surat itu .


Sreekkkk………

__ADS_1


dia membuka pintu dan berpapasan dengan hyun ji . namun tanpa acuh hyun ji melewatinya . minho terlihat tampak bingung namun biasa saja .


"Heiii…apa kau sudah puas!! setelah ini apa lagi yang akan kau adukan pada nam gi" . tanya hyun ji degan nada suara santai.


__ADS_2