
"Tapi mengapa ji ray disini ?? Bukankah Nam gi mengatakan bahwa dia pergi menyarakan ulang tahun bersama teman-temannya ?? Bibi itu membawakan kue untuknya" . minho menatap sekejap gudang itu dan berfikir untuk melihatnya sebentar . Minho melihatnya melalui celah cendela yang kecil .
"Ruangan ini ? terlihat cukup rapi dan bersih , dari pada di sebut sebagai gudang ini lebih tepat di sebut sebagai tempat persembunyian" . guman minho pelang .
"Fuuuuhhhhhhh" Ji ray meniup lilinnya .
"Ahh ulang tahun ya" Gumannya pelan . "Kue ini cukup enak" . Gumannya sambil memakan kue itu .
"Dia ! Terlihat menyedihkan !!." . Guman minho dengan wajah lesu .
"Nam gi , apa yang tadi kau bicarakan dengan minho ? aku sekilas mendengar dia menanyakan tentang saudaranmu?" .
Jreeennnggggggggg……………
Nam gi cukup terkejut dengan pertanyaatan itu .
"Ohok…ohok…ahh Yuna apa maksudmu , saudara apa sih kamu salah dengar kali!" ucap nam gi sambil tersenyum
"Benarkah mungkin aku salah dengar" .
"Heheheheheh , iya mungkin seperti itu" .
"Sudah sudah , di banding itu bagaimana kalau kita Shoping besok ?" Sela Hana .
"Wahh ide yang bagus , aku setuju" . jawab nam gi sambil bersorak .
"Baiklah baiklah , kalau begitu ayo kita bertemu di tempat biasa besok" .
Mereka bertiga menyetujuinya dan tertawa bersama .
"Aneh , jelas-jelas nam gi mengatakan kalau ji ray pergi bersama teman-temannya ! teman-teman apanya ? jelas-jelas dia berada di gudang !! apakah dia hanya membohongi nam gi ?? tapi…………ahh sudalah aku tidak boleh berpikir macam-macam" . guman minho pelan dan pergi menemui kekasihnya itu .
Jam sudah menunjukkan dini hari , minho dan yang lainnya berpamitan untuk kembali ke rumah .
*Kring…kring…kring…* alarm di kamar minho berbunyi dan menunjukkan pukul 9 pagi.
"Tuan , apakah anda sudah bangun ? saya harap anda tidak lupa bahwa hari ini anda harus bertemu dengan nyonya" . Ucap kepala pelayan .
"Ahh benar , karena ini akhir pekan mama meminta bertemu denganku . huufff Apa aku ajak nam gi juga ya ? sekalian dia bisa ketemu sama mama" . Guman minho lalu ia mengambil heandphonenya dan menelfon nam gi .
"Tut…tut…tut" .
__ADS_1
"Halo sayang ?"
"Nam gi apa kamu sibuk hari ini ? aku ingin mengajakmu ke suatu tempat" .
"Ahh maafkan aku sayang , tidak bisakah kita pergi besok ? hari ini aku sedang berbelanja bersama Hana dan yuna" .
"Ohh begitu ya , ya sudah ya , kalau begitu selamat bersenang-senang" .
"Ahh iya sayang , tapi … lohh ?? hallo ?? sayang ?? lohh kok sudah di matiin sih?" . Nam gi kesal .
"Kenapa gi ? kok wajahmu kesel gitu ?" tanya yuna.
"ahh minho nelfon habis tiba-tiba di matiin" .
"hahahaha sudalah tidak perlu di pikirkan lagi , ayo kita belanja saja" ajak hana sambil tersenyum senang .
Di tempat lain…
"Mama" . panggil minho dengan lembut .
"Anakku , akhirnya kau mengunjungiku . mengapa kau tak pulang ke rumah saja?" Ucap wanita paruh baya itu .
"Sudah ku bilang kan ma , aku ingin tinggal sendiri" .
mereka duduk dan makan siang bersama .
"Ada yang ingin mama katakan padamu" .
"apa itu" .
Wanita itu menatap minho dengan serius .
"Mama akan menjodohkanmu dengan seseoarang" . sontak minho terkejut dengan pernyataan itu .
"A…apa?? mama bercanda ?"
"tidak !! mama serius".
"nggak bisa ma , aku nggak bisa ngikutin semua kemauan mama dan juga aku punya pacar ma!!"
"Putuskan!".
__ADS_1
"Apaaa??"
"Mama akan segera membawa anak itu kemari dan kau harus bertunangan dengannya" .
"Aku nggak bisa ma , aku nggak bisa nurutin permintaan mama!! aku sudah kenyang" . minho beranjak berdiri dan pergi .
"Minho… dasar anak itu" .
"Saat ini dimana kau nak" . guman ibunya minho dengan wajah sedih .
"Mama selalu seenaknya saja…padahal aku juga ingin bahagia" . Minho merebahkan tubuhnya ke kasur dan terdiam menatap langit-langit kamar itu .
"Rumah khusus"
"Kau telat" . goda sungjae pada ji ray yang baru datang .
"Hmmm" ji ray berguman .
"kebiasaanmu tidak berubah" . ucap sungjae .
"Kau merayakan ulang tahun sendiri lagi??" tanya hyun ji sambil meletakan cemilan di hadapan ji ray .
ji ray hanya mengangguk .
"padahal aku menunggumu di luar , ku pikir kau akan keluar dan meyarakannya bersamaku dan hyun ji"
ji ray tersenyum kecil .
"itu tidak boleh" .
"apa kau akan tetap seperti itu?" tanya sungjae lagi .
"entalah" . jawab ji ray singkat .
Tok…tok………
"Ehh siapa ? jai apa kau memesan makanan?" tanya hyun ji panik .
"Nggak!" .
"Tidak perlu panik , lagi pula inikan rumahku" . jawab sungjae santai .
__ADS_1
>Next<