
takkk……………
minho menarik tangannya dari nam gi .
"Sa…sayang ??"
"Kenapa ? kenapa kau menampar ji ray , padahal yang salah itu aku".
"Sayang , kamu terlalu baik tau nggak , ji ray itu licik , kamu belum terlalu mengenalnya , dia bisa saja menggodamu".
"Walaupun kembar , mereka tetaplah orang yang berbeda"
terlintas kembali ucapan hyun ji dalam pikiran minho .
"Berbeda !! itu kata hyun ji" .
Guman minho .
"Tapi tetap saja gi" .
"Alahhh sudalah sayang , kamu mau sampai kapan terus membelanya??" . ucap Nam Gi dengan kesal .
Tut…tutt………hp minho berdering .
"Sebentar" . ia mengambil hpnya.
"Hallo Ma"
"Nak dimana kau ?? Mama ingin membicarakan sesuatu denganmu".
" Ehh ?? malam-malam gini ma ?"
" Iya , jadi bisakah kamu datang kerumah sekarang ?" .
"Baik ma" . Minho mematikan hpnya .
"Maaf gi , aku harus kembali sekarang" .
"Lohh kita kan belum ngapa-ngapain sayang"
"Aku harus bertemu ibuku , maaf ya" . Minho pamit dan pergi .
Nam gi terlihat sangat geram dan kesal .
"Pakkk…paakkk…paakkk…Ji ray sialan buka pintunya" . nam gi menggedor kamar ji ray , namun ji ray tak menghiraukannya , ia menutup dirinya dengan selimut berharap keributan yang di buat nam gi cepat selesai .
"Non , ini sudah malam , non ji pasti sudah tidur " . Cegah bi yeri .
"Alahh bi , bibi nggak usah ikut campur deh" . nam gi kesal dan berjalan ke kamarnya .
"Ji ray sialan , awas aja kamu , aku aduin kamu ke ibu"
Sisi lain rumah minho
__ADS_1
"Ma , aku datang" . ucap minho pada ibunya sambil memberi salam hormat .
" Minho , bisakah kamu menuruti satu permintaan Mama ?".
"Katakanlah Ma" .
Mama kelihatan sangat serius , kira-kira apa yang ingin mama sampaikan ya .
"Mama ingin kamu menikah" .
"Jdeeerrrrrrrrr………………" . seperti tersambar petir , minho sangat terkejut .
"Apa maksud mama , aku masih kelas dua SMA ma , aku masih 17 tahun" .
"Tidak apa-apa , kau tidak akan menikah sekarang , ada seorang gadis yang sangat mama sukai , dan mama ingin dia menjadi menantu mama" .
"Maa , ini bukan jaman dimana anak-anak saling dijodohkan , lagipula aku punya pacar ma" . ucap minho dengan suara tinggi .
"Pacarmu yang kamu bawa ke toko kristal tadi ? hah apa tidak salah gadis jelek itu menjadi nyonya di rumah ini" . ejek ibunya .
"Mama" . minho menjadi tambah kesel .
"Pokoknya sampai mama menemukannya , kau tidak boleh melakukan sesuatu dan menunggunya" . ibunya minho keluar dan menutup pintu ruang belajarnya yang masih tersisa minho di dalamnya .
Minho mengepal tangannya .
Siall… sebenarnya apa yang mama rencanakan sih*!!
Tunggu!! Mama bilang sampai dia Menemukannya ? Berarti Menemukan Wanita itu?? Siapa Wanita Itu ??! guman minho*
Ji ray bangun lebih awal dan berangkat kesekolah lebih dulu.
"Non tidak sarapan dulu ?".
"Tidak perlu bi".
Bi yeri menatap ji ray sekilas dan memberikan sebuah kotak padanya .
"Apa ini bi ?".
"Itu kotak bekal non , nona bisa sarapan di sekolah" .
ji ray menyimpan kotak bekal itu dalam tasnya .
"Terimakasih bi , aku berangkat dulu" .
bi yeri mengangguk.
"Ji ray sialan , beraninya dia berangkat lebih dulu , hah apakah dia menghindariku ? lihat saja nanti" . Gerutu nam gi . Lalu ia pun bergegas ke sekolah .
Gerbang depan SMA GOMBIN.
"Heyy" . sapa seorang pria ketika nam gi turun dari mobil , dia berbalik menatap pria itu dengan kesal .
__ADS_1
"Siapa Sih ?".
"Wahh wahh …kau masih saja dingin seperti biasa ya" .
siapa sih pria tampan ini ???
guman nam gi .
"Hoo , nama saya lee taemin , lawanmu saat debat ! walaupun tidak ingat nama saya, setidaknya kau meningat wajah saya kan ,? kau benar-benar tidak punya hati ya" . Ucap taemin sambil menggoda .
"Ahhh iya iya …… ma…maaf , Saya benar-benar lupa" . balas nam gi sambil tersenyum dan gugup .
Tampannya…
"Beda !! gadiis yang saat itu berbeda , dia tidak pernah tersenyum , atmosfernya juga berbeda , dan juga bau parfumnya berbeda ! aku jadi penasaran"
Guman taemin*
"Sangat sulit untuk menemuimu , jadi saya datang mencarimu kesini" .
"Ahh begitu ya , hehe kenapa kita tidak bertukar nomor telfon saja" .
"Boleh , tapi kau sangat berbeda ya , saat itu jangankan menyapa kau bahkan tak pernah tersenyum padahal saya sampai mengejar kamu loh " .
"Ahhh , hhhaha maaff…maaf , saat itu , saya sedang sangat tegang karena perlombaan akan di mulai" .
"Bohong …saat itu kau terlihat santai tanpa beban sedikitpun , beda…jelas-jelas kalian orang yang berbeda, lalu dimana si cantikku yang mengabaikanku itu ? aku harus mencari si cantik itu"
"Ahh , bagaimana kalau sebagai gantinya kamu temani saya makan malam nanti?" ajak taemin .
"Wahh boleh-boleh , saya bersedia" . jawab nam gi sambil tersenyum senang .
"kesempatan seperti ini mana bisa di abaikan" . nam gi tersenyum licik .
"Baiklah , saya akan menghubungi anda nanti" . jawab taemin .
"Ehh anda ? padahal dari tadi kita berbicara santai , mengapa tiba-tiba sekarang Formal ?" . tanya nam gi heran .
"Ahh saya hanya merasa kurang sopan saja , karena kita baru bertemu sekali , jadi saya rasa saya harus memanggil anda dengan sopan , atau anda mungkin akan mengabaikan saya" .
"Hehehehe" seulgi tersenyum licik , sambil merapikan poninya ." baiklah , panggilkan saja saya senyaman anda" . balasnya .
taemin tersenyum
"Menarik"
"kalau begitu saya pamit dulu" . ucap taemin sambil berbalik pergi.
"Sampai jumpa nanti malam" . teriak nam gi .
Disisi lain ruang osis
"Minho ku dengar kamu akan pergi ke SMA YUNGSEON ,, Aku ikut ya" . Bujuk Lee an
__ADS_1
"Next"