
” ya ampun…. sudah jam segini masih belum siap²..”
Rein tiba² masuk ke kamarku dan ngomel² melihatku masih memasukkan pakaian² ke dalam tas.. Lalu dia ikut membantuku..
” kok nggak disiapin dari semalem sih? ” tanya Rein
Semalam aku kan ada didalam kamarnya.. main sampai pagi. sampai kami bangun kesiangan dan hampir telat kesekolah…
” Hmmm… Lupa semalem kita ngapain..? ”
” iya yah.. Xixi… Gak pengen secelup dulu nih sebelum berangkat? ” rayu Rein
GLEK
” gak mau… ”
” yakin gak mau? 3 hari loh kamu gak akan melakukannya… ” ucap Rein
” nanti keterusan Rein… bisa
ketinggalan nanti.. ”
”kita bisa lakukan dengan cepat… ” rayu Rein
Wah gawat nih…. Masih sempet sih.. tapi aku harus ke tempat yang lain sebelum berangkat menuju sekolah.
” aku bisa menahannya selama 3 hari… Setelah aku pulang, kita lakukan seharian penuh… Gimana? ”
” baiklah..janji yah? . ” ucap Rein sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman
Aku mengangguk..Yessss.. aku berhasil menolaknya tanpa membuatnya marah…
” yuk aku anter…. ” ucap Rein
Eh?
” jangan.. Jangan…. kamu kan belum jago nyetirnya… ”
” hehe… yauda sama Pak Supir.. Tapi aku ikut nganterin… ” tawar Rein
Waduuhhhh..
” jangan.. Jangan…. ”
” haduh kenapa sih Dek…? ” lirih Rein
” kamu kan harus belajar buat besok… Lagipula aku mau naik sepeda kok”
” Huh… yauda… cium lagi kalau gitu.. ” ucap Rein
CUP
”ati² yah disana…. jangan lupa makan, jaga kesehatan,jangan nakal, jangan main jauh², jangan banyak tingkah… ” ucap Rein yang menasehati ku
” iya²… Uda kayak Bunda aja sih… ”
” xixixi…. Aku kan harus memastikan kamu baik² aja selama Bunda gak ada.. ” hawab Rein
Dok Dok. dua ketukan di pintu….
” Maaf Mbak Manda.. Mas Rega… ”
” loh.. Mbak Tina kapan balik?.. ”
” tadi pagi Mas.. anu.. Ada Telepon untuk Mbak Manda dari Ibu…. ” ucap Mbk Tina
“Bunda…? Yeeeeeee…. ” Rein langsung berlari keluar kamar…
eh.. Kok bukan buat aku sih…. ? Curang nih Bunda…..
Aku ikutan keluar, dan turun ke lantai bawah… aku harus menunggu 10 menit sampai akhirnya Rein menutup telepon dari Bunda..
__ADS_1
” loh… Bunda gak pengen ngomong sama aku…? ”
” enggak tuh… Hahahaha..” ledek Rein
.
.
Hari ini pun tiba, hari dimana para siswa kelas 10 dan 11 di sekolahku akan pergi berwisata. Hampir semua sekolah di negara ini atau bahkan di dunia memiliki agenda wisata sambil belajar setiap tahunnya atau yang biasa disebut study tour. Mungkin salah satu tujuan diadakan acara study tour adalah untuk mengatasi kejenuhan para siswa yang harus tiap hari menjalankan proses belajar mengajar disekolah. Tiap hari bertemu dengan materi, rumus, dan berbagai soal soal memang menjenuhkan apalagi kalau gurunya killer… huekkk. yup kami para siswa membutuhkan kegiatan ini agar otak kami fresh dari problematika disekolah.
Kegiatan study tour biasanya dilakukan dengan mengunjungi tempat tempat yang memiliki nilai edukasi yang cocok bagi siswa, selain bermanfaat untuk sarana edukasi, pastinya juga menyenangkan karena bisa jalan jalan sambil belajar bareng teman teman di luar sekolah. Lebih menyenangkan lagi jika bisa belajar sambil jalan jalan bersama dengan kekasih hati.. ya kan? Sayangnya kekasih hatiku tidak bisa ikut acara ini karena para siswa kelas 12 harus fokus Ujian, bahkan 3 hari ini akan ada try out untuk mereka. Tapi percuma juga sih meskipun Alexa bisa ikut, kami tidak akan bebas memadu kasih. huhuhu..
Bakalan gimana yah kegiatan trip ini tanpa Alexa, tanpa Rein dan tanpa Galih plus gengnya. sepertinya bakalan datar datar saja tanpa kehadiran mereka atau malah bakalan menjadi trip yang gila?
” maaf ya lama…'” Alexa menghampiriku, aku dari tadi sedang menunggunya di gang sempit sebelah kedai tempatnya bekerja.
“nggak kok…” aku tersenyum padanya,,,
Sore ini sebelum berangkat ke sekolah aku sempetin mampir ke tempatnya bekerja karena jadwal keberangkatan rombongan wisata dilaksanakan pada malam hari. Aku ingin ketemu Alexa dulu sebelum pergi ngetrip. tadi Rein bersikeras mengantarku kesekolah, tapi aku juga tak kalah bersikeras menolak tawarannya. hehhe. kalau tadi diantar Rein, aku gak bakalan bisa nyempetin kesini… untungnya aku berhasil membujuknya untuk tetap dirumah agar bisa belajar buat try out besok.
“so…. bakalan ditinggal nih ceritanya..” posisi kami sama seperti dulu saat dia cerita tentang masa lalunya dengan Rein. kami saling berhadapan bersandar pada masing² tembok gang sempit ini.
“cuman 3 hari.. tidak akan lama…”
“hmm 3 hari bagiku seperti 3 tahun… ” ucap Al sambil tersenyum…
Waduuuhhh… meskipun rada alay tapi ucapannya berhasil membuatku tersipu.
” hehehe.. kamu nih bisa bangettt… ”
” tapi meskipun 3 tahun tidak ketemu, aku akan selalu menunggumu…. ” lirih Al
” ehh…? Kamu masih setia menungguku meski gak ketemu selama itu? ”
” setia itu bukan harus selalu ketemu dan saling mengabari… tapi setia itu tau hatinya milik siapa… ” jelas Al
Astaga…. hatiku langsung meleleh mendengar ucapannya… Eh.tapi.? Itu tadi dia mengingatkanku kali ya?
AL :” jangan….! ” ucap Al dengan tiba²…
” eh..? Kenapa aku gak boleh kangen? tanyaku penasaran
“menahan kangen itu berat banget.. Kamu nggak bakalan kuat… biar aku aja yg ngerasain beratnya.. kamu jangan..” ucap Al
Hadeehh..
“tolong pegangin aku….!”
“kenapa?” tanya Al
“sepertinya aku akan terbang melayang kena rayuanmu daritadi…”
“wkwkwkwk… alayyyyy”
Perasaan daritadi yang alay itu dia deh.
“ehmmm… susulin kesana kalau beneran kangen..”
“ihh tega.. aku gak ikutan try out dong. kalau aku gagal di ujian gimana? ..” ucap Al
“ya kamu gak lulus… xixixi..”
“heh amit².. Mulutnya minta diapain ya?” rengek Al
” wkwk.. di cium boleh…”
CUP
Permintaanku benar² dituruti… , Tiba² dia mengecup bibirku sekali… lalu dia tersenyum.
“kalau kamu gak lulus nanti ngulang lagi aja setahun… biar bisa sekelas denganku..”
__ADS_1
Emang bisa ya kayak gitu? Wkwk
“hahaha.. kamu seneng, aku yang malu.. Lagipula kamu kan IPS mana bisa sekelas denganku…” ucap Al
Oiya… dia kan anak IPA.
“hehe.. iya juga sih. ..” aku lihat jam tanganku.. sepertinya sudah waktunya berangkat..
“yahhhhhhh uda waktunya yah? Huft… yauda sana berangkat…” dia seperti beraaaaaat banget ngelepasku.. aku jadi gak pengen meninggalkannya.. huhuhu
Kudekati tubuhnya dan kupeluk seerat mungkin, sangattt lama kami pelukaannn… berpelukan dengan kekasih memang sungguh menyejukkan… nyaman sekali rasanya. Ditengah tengah pelukannya, dia mengatakan sesuatu..
“makasih ya mau nyempetin menemuiku,aku senengggggg banget.” ucap Al
”iya aku juga seneng bisa ketemu kamu dulu…. hmmm.. boleh gak ya misalnya aku gak ikutan ngetrip… aku ingin menemanimu disini”.
” gak bolehh.. ntar kehadiranmu malah bikin susah fokus belajar…. xixi,,sudah… bersenang senanglah sama temen²mu… Tahun depan kamu gak bakalan bisa bebas seneng².” ucap Al
” hufttt… Aku masih ingin memelukmu… ” semakin kupererat pelukanku…
” besok kalau sudah pulang… Kamu bisa memelukku seharian…!” ucap Al
” janji…? ”
” iya janji…. gak boleh nakal disana..!” ucap Al
“iya.. Iya…” kemudian pelukan kami terlepas..
“boleh minta cium lagi?”
“gak mau.. kamu yang cium aku…” tawar Al
CUP
Sekali kecupan di bibirnya, tapi tidak cukup.. kami berciuman saling beradu bibir kami selama beberap menit.
“love you…”
“aku tau…..” hawab Al
“hhmmm.. gitu doang..?”
“hahaha… apa?” tanya Al
“tau’… ahhh..”
“ciee ngambekk…" ledek Al
” pelit amat…padahal gak sampai 3 detik mengatakannya… ” aku masih bete karena dia tidak membalas ucapanku tadi…
” hahaha. .. Apalah arti tiga detik jika tidak membuktikan apa²… Akan kuberikan waktu seumur hidupku untuk membuktikan cintaku padamu…. ” ucap Al tersenyum sangat manis.
Sumpah aku terharu banget… apakah seperti ini rasanya pacaran itu? Aku tidak pernah merasa sebahagia ini dalam hidupku. mataku jadi berkaca kaca..
” loh kamu kenapa..? Aku berlebihan ya..? ” tanya Al
Aku menggelengkan kepalaku lalu kepeluk tubuhnya lagi… kali ini semakin erat..
” aku bahagia…. aku bahagia dimiliki kamu”
” bukan cuma kamu.. aku juga bahagia dicintai kamu… seumur hidupku aku selalu ditinggal orang² yang mencintaiku, kedua orang tuaku, mamanya Amanda, Amanda pun juga membenciku..Pernah ada waktu dimana aku sangat membenci Tuhan karena memisahkanku dengan orang² yang begitu tulus mencintaiku… tapi ternyata Tuhan masih baik kepadaku…. dia mempertemukanku denganmu sebagai pengganti mereka.. aku berharap kamu tidak akan pernah meninggalkanku.. Aku gak mau sendiri lagi… ” ucap Al menangis
Kulepas pelukanku…
” aku tidak akan pernah meninggalkanmu… ” dia pun tersenyum…
” uda cepet berangkat… Ntar ketinggalan bus… ” ucap Al
“yauda aku berangkat ya.. jangan lupa belajar…”
” hufttt,,,,. Iya sayang…” ucap Al
__ADS_1
Segera aku mengayuh sepedaku lagi menuju sekolah.. sambil tetap melihat Alexa dengan senyumnya yang juga sedang melihatku pergi dari tempat itu.. Rambut panjangnya terkibas angin… . Hmm.. aku begitu mencintainya, aku cinta wajah cantiknya, aku cinta caranya menatapku, senyumnya untukku, aku cinta setiap godaan godaannya untukku, aku cinta caranya mencintaiku.. pokoknya aku cinta semua yang ada pada dirinya atau apapun yg dia lakukan untukku… Aku hanya berharap pada Tuhan kalau dia adalah jodohku dan suatu saat nanti aku akan menikah dengannya.