Kisah Cinta

Kisah Cinta
HILANG DALAM KEGELAPAN


__ADS_3

” hai adik²…. kalian sudah melakukannya…? ” tanya Kak Neta


Kak Neta yang membuka kamar dan langsung bertanya seperti itu kepada kami… aku dan Ressa seketika saling melihat karena ucapan Kak Neta Itu…


Kulihat Ressa tertunduk malu…


” belumm.. Ehm… tidakk….. ” ucapku pada Kak Neta… aku bingung mau bilang apa sama dia… kulihat Ressa lagi… dia semakin menunduk antara malu dan ketakutan… Lagipula kenapa sih Kak Neta pakai acara kesini pagi² gini…


” hmm. ? Bukannya kemarin di Kantin Pak Dirga sudah bilang… semua peserta pagi ini harus packing dan siap².. Kalian sudah melakukannya? ” ucap Kak Neta menjelaskan


Eh….? Jadi itu maksudnya….. Kulihat kepala Ressa langsung tegak kembali…


” oiya….. belum Kak… Hihi… ” ucap Ressa


Fiuhh… Tapi tidak mungkin Kak Neta kesini hanya tanya tentang itu… kemudian dia melihatku dan tersenyum seakan dia tau sesuatu…. sesuatu yang sangat jelas terlihat… Hadeehh…. aku jadi salah tingkah dia melihatku seperti itu…


”kamu? Sudah kan…? “Kak Neta bertanya padaku sambil tersenyum..


” ehh.. iya… Eh belumm.. ”


” baiklah.. aku keliling dulu… Mumpung masih ada waktu….. Lakukan dengan cepat.. ” ucap Kak Neta


Kemudian dia menutup pintu kamarku dan pergi….


” ngomong apa’an sih dia tadi….? ” tanya Ressa


” tau’… Bodo amat… ” aku segera beranjak dari tempat tidur dan memulai mengepak kembali pakaian dan barang²ku ke dalam tas…


Setelah selesai.. kulihat Ressa masih sibuk merapikan pakaiannya…


” Lohhhhh.. pantiesku kok kurang satu… Kamu ambil ya?” Ressa menuduhku mengambil pantiesnya….


” hahhh? Enggak… ngapain juga ngambil pantiesmu….. ”


” hmmm…? Uda jujur aja…. gpp kok.. kamu punya kelainan mengoleksi cd cewek² kan..?.. Ngaku…..!” ucap Resaa


” woi… Woi… sembarangan… yang kamu pake sekarang uda dihitung? ”


” ehh…? Oiya…. hahahaha… ” ledek Ressa


Langsung aku keluar kamar ini.. didepan sudah banyak anak² yang saling bergerombol… entah apa yang mereka bicarakan.. ada yang asik²an kejar²an… Ada yang sembunyi² membawa rokok ditangannya dan pergi ke suatu tempat…


Kalau aku sedang menuju kamarnya Adit.. Eh malah ketemu dia sedang jalan dengan Dio menuju ke arahku.


” uda siap²..?” tanya Adit


” uda… Kalian mau kemana..? ”


” jalan.. Jalan aja.. lihat adik² kelas yang unyu²… ya gak bro..? ” Dio tanya ke Adit…


” yoiii Bro….. Ayo ikut… ” Adit langsung menarikku.. kami bertiga menuju halaman depan penginapan ini.. disana kami ngobrol banyak tentang adik kelas… .


Tak terasa ngobrol sampai waktunya makan siang tiba… kami bertiga langsung menuju kantin…


Di kantin kami juga duduk semeja… aku mencari keberadaan Ressa..


Nah itu dia….


Dengan pakaiannya seperti itu, beberapa kali Ressa digoda adik kelasnya…


Ressa sedang duduk semeja dengan Amel..


sempat juga kulihat Kak Neta dengan guru PPL yang lain, Kak Fanny…. Kak Neta sempat melirikku bentar lalu melanjutkan ngobrol lagi…. siang ini adalah makan siang terakhir di tempat ini… karena sekitar 4 jam lagi kita akan pulang…. Pak Dirga sempat memberikan sambutan pada semua peserta dan guru²… Seperti adegan di film Harry Potter ketika Albus Dumbeldore memberikan sambutan pada selurus siswa hogwarts,, kami semua mendengarkan sambutan Pak Dirga yang me-review kegiatan selama disini sambil menikmati makan siang… dia bilang kalau acara ini cukup sukses.. dan semua siswa akan mendapatkan nilai bagus.. Tak ayal ucapan Pak Dirga langsung disambut meriah para peserta… bahkan buat aku yg gak ikutan kegiatan sama sekali.. hihihi


.


.


Setelah selesai makan siang, aku, Adit dan Dio masih ngobrol di depan kantin… tiba² ada yang mendatangi kami…


” hai.. Kak Rega…. kak Adit… dan Kak…..” panggil Mira


” aku Dio…. ketua kelas… ” Dio memotong ucapan Mira yang terhenti


” ohhh… Hai Kak Dio Ketua Kelas… ” jawab Mira


Ternyata Mira yang menyapa kami, tak lupa juga Winry ada di belakang Mira… Winry hanya tersenyum kepada kami bertiga..


” foto dong Kak. . buat kenang²an…” pinta Mira


” Ehh..? Boleh…. ”


” yesss.. ehmm.. Kak Adit tolong fotoin kita Yah..? ” Mira lalu melepas kamera yang daritadi dikalungkan di lehernya, dan memberikannya pada Adit..


” harus aku nih yang fotoin…? ” ucap Adit kecewa..


” Uda Broo fotoinn….” dengan lemas Adit akhirnya mau fotoin kami…


Secara berurutan sedang berpose membelakangi tulisan “CANTEEN” yaitu Dio, Winry, Mira dan Aku… beberapa pose kami peragakan…. lalu datang Ressa dan Amel..


” loh.. kok gak ajak² sih….. ikuuutt” Ressa langsung lari menuju kami tak lupa menggandeng Amel…


Ressa memposisikan Amel berdiri disebelahku.. Amel yang sedang minum susu sempat kaget ditarik Ressa ke sebelahku….


Ressa pasti sengaja melakukan itu..


” Tapi Ress… ehm… ” Amel bicara sambil menunduk, dia tidak berani melihatku…


” uda kamu disini aja… ” lalu Ressa berpindah ke sebelahnya Dio…


” agak deket lagi Mel… jangan jauh²…..” perintah Adit


Iya juga sih.. Amel terlalu jauh berdirinya disebelahku… Ada kali 1 meteran… Tapi Amel tidak bergerak sedikitpun meskipun sudah diperingatkan Adit… dia hanya cemberut… Tambah kelihatan menggemaskan..


semuanya sedang ngelihatin Amel yang masih tidak bergerak…


Reflek kutarik tangan Amel agar dia mendekatiku….


” aaaaaaccccccchhhh……. ” aku sangat terkejut mendengar Amel melenguh saat Kupegang tangannya…. Bukan hanya aku, semua yg ada disini juga terkejut mendengar lenguhan seksi yang keluar dari mulut Amel, Terutama Adit & Dio..


” Aaa..apaa itu tadi…? Pegang lagi bro…. ”


Buset,, Adit malah menyuruhku memegang Amel lagi…. aku masih melihat Amel yang ngos²an setelah melenguh tadi…. Nafasnya terlihat begitu cepat


” maa.. Maaaf Mel….. ” ucapku padanya….


” ii.. Iyaa… ” jawab Amel


CKREK


CKREK


CKREK


Beberapa kali foto diambil oleh Adit… lalu bergantian dengan Dio yang mengambil foto… Mira sempat ingin foto berdua denganku, sambil memeluk lenganku…. Ressa & Amel melihatku,, aku hanya tersenyum pada mereka…


Setelah sesi foto foto selesai… Ressa dan Amel pamitan….


” mau Kemana….? ”

__ADS_1


” saya Ke Hutan… ” jawab Ressa


Eh..?


” Saya ke jalur atas.. ” sambung Adit


” Saya ke jalur tengah.. ” sambung Dio


” saya ke jalur bawah.. ” sambung Mira


” saya butuh Tank… Upss.. ” Amel langsung menutup mulutnya…


Whatt?


Woi…obrolan macam apa ini…?


” ngomong apa’an sih kita tadi..? ” tanya Adit


”tau aneh…. aku sama Amel mau ke Hutan.. Ada yang mau ikut…? ” ajak Ressa


” ngapain..? Bentar lagi kan balik… ”


” bentaran doang.. … ” ucap Ressa


” aku boleh ikut Kak…?” tanya Mira pada Ressa..


” boleh dong.. nanti kita foto² disana… ” ucap Ressa


” yeee.. yuk Win ikutan…. ” tanya Mira ke Winry… Winry hanya mengangguk.


” kalian bertiga ikut juga yah…. ” ucap Ressa padaku, Adit dan Dio….


” apa kalian tega lihat bidadari² cantik seperti kami berkeliaran di hutan tanpa pengawalan… Hihihi… ” lirih Ressa


” Dit.. Ga.. kalian aja ya yang ikutan… aku mau keliling dulu mau absenin siswa yang lain…. Bye… ” Dio langsung pergi meninggalkan kami..


Huftt.. terpaksa deh.. aku dan Adit mengawal cewek² ini…. Kami berenam pun berjalan menuju bagian samping komplek penginapan ini… Menuju hutan yang letaknya di bagian samping berlawanan dengan arah menuju sungai kemarin… lebih tepatnya sih ke arah pantai….


” yakin nih? …kita kan belum pernah masuk ke Hutan yang sebelah sini…! ”


” makanya itu perlu kita jelajahi…. penakut banget sih jadi cowok.. uda sana kembali kekamar kalau takut…. ” jawab Ressa kesal


” iya Bro… santai aja. kita puasin nikmati alam sekitar sebelum balik.. masih ada waktu 4 jam,,” ucap Adit mendukung perkataan Ressa


Yasudahlah ngikut aja….


Beberapa menit kami berjalan masuk ke dalam Hutan… Mencoba menyusuri hutan ini melalui jalan yang mudah untuk dilalui.. tiap ada halangan seperti semak² dan Pohon yang jatuh.. kami berbelok arah, Seperti itu terus… Pokoknya kita lalui jalan yang aman²… Sampai kami lupa tidak menghitung atau mengingat berapa kali belokan yang kami laluii….suasana di dalam hutan masih terlihat cerah, sinar matahari masih bisa masuk melalui rindangnya dedaunan pohon pohon yang tinggi ini… Entah sudah seberapa jauh kami berjalan,, saat ini kami sedang berhenti…. .


beberapa kali Mira mengabadikan momen kami di dalam Hutan… sedangkan Adit tidak henti²nya menggoda Amel daritadi… sepertinya Adit suka dengan Amel… Apalagi setelah mendengar lebguhan Amel yang begitu menggoda telinga…. Tapi Amel dari tadi selalu menghindari Adit dengan berlindung di badannya Ressa… hihi lucu juga mereka..


CKREK


cKREk


Mira mengabadikan momen Adit Ressa dan Amel…


” hai Senior…..!” panggil Winry kepadaku


Eh.. Winry..? Dia tiba² ada berdiri disebelahku dan meyapaku..


” Kak Amel lucu ya…? ” tanya Winry


” iya… ”


” Kak Ressa juga lucu… sama² cantik… ” ucap Winry


” Adit. pergi sana… Huss. Hus…. ” usir Amel


” hahahaha, kamu kayak kecoa Dit, diusir Amel kayak gitu …. ” ucap Ressa


Mereka masih asik bercanda… sedangkan Mira juga terlihat tertawa melihat kelakuan Adit dan Amel…


” kalau aku…? ” tanyaku ke Winry..


” ehmm.. kamu mesum.. Hihihi… ” ucap Winry, kemudian menunjukkan 2 jarinya dihadapanku.. tanda damai…


” hehehe….. ” hasyemmm… dia pasti langsung menghakimiku sebagai cowok mesum saat kapan hari dia melihatku nabrak² payudara Kak Neta…


” Winry,, Kak Rega…..! ” dari kejauhan Mira memanggilku dan Winry… dia berniat memotret kebersamaan kami…


Reflek Winry mendekat ke tubuhku.. dia tidak ragu menempelkan lengannya di tubuhku dan tersenyum menghadap Mira.. .. aku sih fine fine saja… tapi agak baper… hihihi


CKREK


CKREK


” senior… kamu ngerasain sesuatu nggak…? ” tanya Winry


” ehh.. Apa..? ” jangan bilang dia tau aku lagi baper sama dia…


” nggak tau juga sih.. kayak ada yang aneh sama Hutan ini… tempat ini terasa sakral…” ucap Winry


Selepas Winry mengatakannya, tiba² angin yang sangat kencang berhembus menabrak tubuh kami berenam.. daun2 dan ranting bergerak tak beraturan terkena hembusan angin yang sangat kencang ini…. Sekitar 10 detik hembusan angin menerpa sekitar tempat kami berdiri.. walaupun sebentar tapi efeknya sangat kuat sampai kamera yang dipegang Mira terjatuh.. semua sontak melihat sekeliling,… aku dan Winry langsung saling melihat…


Benar yang dikatakan Winry, ada yang aneh dengan Hutan ini… Dan Sakral?


” Sakral bisa juga berarti keramat,, dan kalau hutan ini benar benar keramat.. tidak seharusnya kita menginjakkan kaki dan bercanda disini…. ”


” aku setuju denganmu senior… ” kami berdua melihat keempat teman kami yang lain.. yang masih melanjutkan bercanda dan tertawa selepas hembusan angin tadi…


” hmmm.. untung kameraku baik² aja… ” ucap Mira langsung mengkalungkan kembali Kameranya di lehernya..


” guys… sepertinya sudah cukup… sebaiknya kita kembali…. ” ucapku agak keras pada mereka…


” yaelah baru sebentar… ” sanggah Ressa


” iya bro.. aku masih belum sukses nih deketin Amel… Hahaha. ” Amel terlihat cemberut mendengar ucapan Adit…


” aku pengen ketemu kelinci putih yang imut dan lucu…. ” ucap Ressa


Aku dan Winry mendekat ke mereka…


” mana ada binatang seperti itu di hutan seperti ini.. ”


” hmmm kamu gak tau sih.. liat aja pasti ada… ” jawab Ressa


Gak mungkin….


” ayo jalan lagi…..! ” Ressa langsung menggandeng Amel jalan terlebih dahulu… Diikuti Mira yang berjalan dibelakang mereka..


” Woi.. Ress ini sudah terlalu jauh… ”


” bodo… Aku mau nyari kelinci… ” ucap Ressa


Hadeeeh….


” Dit.. Kita harus kembali… ”


” kenapa sih Bro..? ” ucap Adit padaku..

__ADS_1


” kamu gak ngerasain…? Suasanya uda gak enak…. ”


Winry mengangguk ngangguk disebelahku…


” ngerasain Apaan..? Uda tenang aja… jangan parno… ” ucap Adit


Tiba² dari arah depan Ressa berteriak….


” yeeeeeeee.. kelinci…… ” teriak Ressa kegirangan


What…? Serius…..?


Aku Adit dan Winry langsung menyusulnya, dan ternyata benar ada Kelinci di hutan ini, jumlahnya ada 5 ekor… … dan lebih gilanya,, sesuai dengan yang dikatakan Ressa.. kelinci itu warnanya putih imut dan lucu… Buset.


” nih lihat… ada kan…? Gak percayaan sih…. ” Ressa memegang kelinci itu dan menggendongnya di lengannya..


Amel, Mira dan Winry langsung mengerubungi kelima ekor kelici itu… wanita memang suka hal² yang berbau lucu dan imut…. Bener nggak?


Kulihat jam tangan sudah menunjukkan pukul setengah 2 siang…


Kemudian kami berenam melanjutkan berjalan masuk lagi ke dalam Hutan.. Pikirku, mungkin tidak masalah setengah jam lagi berjalan.. pokoknya jam 2 pas harus kembali.. dan mereka semua menyetujuinya….


Ressa yang dari tadi berjalan paling depan berhenti… dia menungguku yang berjalan paling belakang… Dia membawa satu kelici yang masih digendong di lengannya…


” kamu itu kenapa sih…? Bete mulu dari tadi….!” ucap Ressa padaku saat aku sudah didekatnya… dia kini berjalan disebelahku…


” gpp…. ” ucapku datar padanya…


” hmmm..?….”


CUP


Ressa tiba² mencium pipiku…. untung tidak ada yang melihat…


” woi… banyak orang tau’… ”


” hihihi.. biar gak bete… Senyum dong…. ” bisik Ressa


Hadehh…. Aku tersenyum padanya…


” naahh gitu kan cakepp… Ya kan Kelinci…? ” Ressa ngomong sama kelinci…


” aduuuuhhh….. Aaaaaaa…. ” aku kaget tiba² mendengar Ressa berteriak… sontak semua berhenti dan melihat Ressa… kelinci yang daritadi dipegangnya langsung berlari…


” kenapa Ress…? ”


” digigit kelinci… perihhh… ” kulihat jari telunjuk Ressa berdarah..


Langsung kupegang tangannya dan kuhisap jari telunjuknya yang berdarah… menurut buku yang pernah kubaca di perpustakaan.. Di dalam air ludah kita itu terdapat bakteri yang bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka.. Itulah mengapa biasanya orang² reflek menghisap jari mereka ketika jarinya terluka seperti terkena sayatan pisau…


Setelah beberapa saat, kulepaskan jarinya dari mulutku…


” yuk lanjut…… ” ajak Ressa


Dan kami pun melanjutkan perjalanan kami…


” kelici tadi marah sama aku saat aku bilang kamu cakep…. dia gak setuju denganku… hahaha” ucap Ressa


” hmmm.. Kelinci tadi berontak karena gak bisa nafas daritadi kamu bekepin terus…. ”


” oh yah..? Iya kali ya… hahaha..” tawa Ressa lepas


Beberapa menit kami berjalan, kali ini Mira dan Winry yang ada di depan… dan akhirnya Amel dan Adit bisa akur dengan berjalan beriringan.. meskipun tidak ada obrolan diantara mereka.. dibelakang mereka ada aku dan Ressa…


” Kak Adit..? ” panggil Mira


Mira dan Winry berhenti berjalan dan mengadap ke belakang.. .. mereka berhenti karena jalan mereka terhalang pohon besar dan tanah yang meninggi…


Adit kemudian noleh kebelakang kearahku..


” gimana Bro..? ” tanya Adit Kepadaku


” mau gimana lagi…? Uda gak bisa diterusin… sebaiknya kita kembali.. uda hampir jam 2 juga… ”


” istirahat dulu ya.. capek nih…. ” ucap Ressa


Kulihat jam tangan sudah menunjukkan pukul jam 2 kurang 7 menit…


” yauda istirahat dulu…… ”


Kami berenam akhirnya beristirahat ditempat ini… di sebelah kanan kami ada sebuah pohon yang roboh.. dan kami duduk disekitar situ… aku dan Ressa duduk dibawah bersandar di pohon itu… sedangkan Adit dan Amel duduk diatas pohonnya… Mira dan Winry masih berdiri sambil memotret secara bergantian…


” culuunn… ” panggil Ressa


” Apa…? ”


” kebelet pipis…. ” bisik Ressa


” yauda sana… ”


” ihh.. anterin… takut sendirian… ” ucap Ressa


Dia langsung menarikku…


” bentar ya Dit…. ”


” Oke.. ” jawab Adit


Ressa menarikku agak jauh ke deretan pepohonan besar…


” culun.. pernah nggak kamu kepikiran kalau AL itu cuma main² sama kamu….? ” tanya Ressa sambil berjalan ke arah pepohonan besar


” haah…? ”


” iya… dia sengaja pacaran denganmu hanya untuk membuat kakakmu marah dan sedih… mereka kan tidak pernah kelihatan akur… ” ucap Ressa


Itu memang dugaanku pada awalnya, aku sempat meragukan cinta Alexa kepadaku karena hal tersebut… Tapi..


“dia serius kok denganku, dia sangat tulus mencintaiku…..”


” bisa aja kan dia cuma akting,, dia sengaja bikin kamu nyaman dengan ungkapan cinta dan sayang yang selalu dia ucapkan kepadamu…. ” ucap Ressa


Ehh…?


” tapi dibalik kenyamanan yang dia berikan kepadamu, ternyata dia hanya memanfaatkanmu untuk balas dendam ke Kakakmu… dia ingin kakakmu hancur melihatmu berpacaran dengan dia… Pasti menang besar tu AL ngelihat kakakmu hancur… ” jelas Ressa


Astaga… benarkah seperti itu…?


” tapi… Aku dan dia sudah….. ”


” apa? sudah tidur bersama…,? Cewek akan rela melakukan apa saja karena dendam… karena dendam antar cewek itu lebih kejam… kamu harus tau itu… ” ucap Ressa


Benarkah yang dikatakan Ressa? Ahhhhh.. sial… ucapan Ressa membuat keraguanku terhadap Alexa muncul lagi…Benarkah cintanya Alexa kepadaku hanya kedok untuk menghancurkan Rein… Aku emosi memikirkan Ucapan Ressa. karena ucapannya ada benarnya…


Saat kami sedang asyik saling mengobrol sambil menunggu Ressa yang sudah selesai pipis Tiba² ada seseorang yang datang dan memanggil kami…


” Senior dan Kak Ressa.. Mira hilang!!.” teriak Winry.


Hah .....HILANG! !

__ADS_1


__ADS_2