Kisah Cinta

Kisah Cinta
SUSU KEMASAN TERBONGKAR


__ADS_3

Apa yang Terjadi ?


Saat kubuka mataku, aku melihat semuanya sedang melihatku,, duduk disebelah tubuhku yang terbaring ada Rein sedang mengusap usap keningku.. lalu berdiri dekat ranjang ada Ressa dan Mira,. Lalu dibelakangnya ada Adit sedang bersandar di tembok. Dan….


“Amel.. Sini masuk…” panggil Ressa


Kulihat Amel berdiri dibalik pintu ruangan ini.. Dengan malu² akhirnya dia masuk ke dalam.


Kupaksakan tubuhku untuk duduk, kulihat kancing seragamku sudah terlepas semua.. sabuk celanaku juga lebih longgar. Kulihat sekeliling, dan baru kusadari kalau aku terbaring di ruangan UKS.


“apa yang terjadi?” tanyaku pada Rein…


“kamu tadi pingsan Dek..” jawab Rein


Mendengar ucapan Rein aku langsung mengingat saat ada di lapangan upacara. sial… ternyata akhirnya tubuhku tumbang.


“kata perawat tadi kamu dehidrasi dan kurang tidur… Apa yang kamu lakukan semalaman? .” tanya Rein sangat serius..


Aku langsung mengingat Tadi malam saat bersama Alexa dikamarku..


Oiya Alexa mana? Semua siswa yang kukenal sedang berkumpul di ruangan ini.. Kecuali Alexa.. tapi… tidak mungkin dia disini karena ada Rein.. dia pasti melihatku pingsan.. Dan dia pasti sangat khawatir juga denganku.


“ke Rumah Sakit aja ya?” bujuk Rein


“hmm..? Gak perlu….Aku tidak butuh dokter, aku hanya perlu tidur..”


Tiba² seseorang masuk ke dalam ruang UKS.


“kenapa kalian semua disini..? ini kan masih jam pelajaran..?”


Ucap Kak Neta pada semuanya.. emang jam berapa sih sekarang? Berapa lama aku pingsan…?


“Adik².. Kembali ke kelas masing² yah.. biarkan Rega istirahat…” usir Kak Neta halus


Semuanya akhirnya keluar dari dari ruangan ini.. kecuali…


“kamu juga…..” ucap Kak Neta pada Rein…


“aku tetap disini…..” ucap Rein datar tanpa melihat Kak Neta.


”kamu harus belajar dulu., masih jam pelajaran.. kamu bisa kembali lagi nanti waktu istirahat..” ucap Kak Neta dengan Ramah kepada Rein.. tapi…


“aku tetap disini, karena dia adikku… Jadi anda jangan mengusirku dari sini..anda yang harusnya pergi dari sini.” ucap Rein dengan membentak…


Waduhh.. Kak Neta sempat kaget melihat Rein membentaknya…


“Ohhh… . Jadi kamu kakaknya Rega? Kakak yang tidak becus menjaga adiknya, sampai adiknya seperti ini….!” ucap Kak Neta pelan tapi sangat menusuk… Aku terkejut kak Neta berkata sepertu itu….


Aku lihat Rein… Dia kelihatan sangat marah mendengar ucapannya kak Neta… Dia lalu berdiri mendatangi kak Neta.. Dan berhenti tepat dihadapannya..


“harusnya anda ngaca,, apakah kelakuan anda sudah mencerminkan seorang guru? Guru seperti apa yang memberikan pelajaran di ranjang pada muridnya….?”


Astaga… Aku tidak percaya Rein berkata seperti itu pada Kak Neta…


“Rein……”


Kak Neta tidak bereaksi mendengar ucapan Rein.. mereka masih saling berpandangan..


Beberapa saat kemudian Kak Neta meninggalkan ruangan ini tanpa berkata apa²… Rein kembali duduk di atas tempat tidur…


“Rein…..”


“kenapa? Mau marahin aku….? mood ku lagi gak enak….” Rein membentakku…


Buset Rein galak bener… dengan Kak Neta aja dia berani kayak gitu.. bagaimana nanti kalau dia tau hubunganku dengan Alexa.. seremm…


.


.


Dan akhirnya sebelum jam sekolah usai aku diijinkan pulang, begitu juga Rein yang ikutan cabut dari sekolah…


Di rumah aku hanya istirahat di dalam kamar seharian.. Rein hanya sesekali masuk ke dalam kamarku untuk mengek kondisiku. , dia tidak lama² berada di dalam kamarku.


.


.


Keesokan Harinya..


Aku sudah siap berseragam rapi, dan turun untuk sarapan… Di meja makan sudah ada Rein,, dia terkejut melihatku…


“loh kamu uda sehat…? Kenapa gak bolos ajasih….” tanya Rein


“uda sehat kok… hehe.. kan uda aku bilang aku cuman butuh tidurr.. ”


“yauda.. makan yang banyak.. ” ajak Rein


“iya²……”


Sambil makan…


“Rein.. Soal kemariiiinnnn…” dia melihatku.


“aku akan meminta maaf padanya.. tapi.. kamu jangan deket² dia lagi…..” ucap Rein pelan


Ehh…?


"kenapa?? Kamu ada rencana melakukan dengan dia lagi….?” ucap Rein tajam padaku…. Dengan garpu dan pisau di tangannya membuat Rein kelihatan seperti pembunuh berdarah dingin…. Nyeremin..


“enggak kok. .. Enggak…”


Lalu dia melanjutkan makan… buset… Rein Galak abisss… Tapi aku memang berencana bertemu Kak Neta lagi.. bukan karena hutangku 2 hari padanya.. tapi aku ingin bertemu dengan Kak Neta karena Ressa…. AAAAAAA.. jadi kacau semua gini yah…


“oiya.. kemarin Papa telepon.. papa gak jadi pulang… katanya proyek di kota sebelah cancel…” ucap Rein


Eh…? Gak jadi yah…


“aku menceritakan keadaanmu kemarin kepadanya.. mereka akan pulang secepatnya, paling lambat bulan depan,..” jelas Rein


Hadeeh… bunda pasti marah² nih …

__ADS_1


.


.


Sesampainya di sekolah..


“Bro… uda sehat?” Adit langsung merangkul pundakku ketika aku barusan keluar dari mobil.. Dia juga baru datang…


“Pagi Kak Amanda…..” Amanda menyapa Rein yang ada di belakangku.. tapi Rein tidak mempedulikannya dan langsung berjalan duluan…


“buseet.. . kakakmu makin hari makin cantik bro.. Buat aku dong…” ucap Adit


“enak aja… ”


Kami ngobrol sambil berjalan menuju kelas…


“… janji deh bakalan aku bahagian kakakmu,, nanti kita jadi saudara ipar.. Gimana? Seru kan…?” ledek Adit


“ogah jadi adik iparmu……”


“hahahaha… bilang aja kamu iri denganku kalau aku pacaran dengannya. …. Udahlah, kamu kan uda punya AL yang cantiknya kayak bidadari…. Biar kakakmu sama aku.. hihihi…” ucap Adit makin mengejekku.


Oiya AL…? Aku sama sekali belum melihatnya..


Saat Aku dan Adit masuk ke dalam kelas.. aku mendengar gaduh² di mejaku…. Disana sudah ada Ressa dan Amel…


“Resssaa lepasin…..”lengannya Amel dipegangin Ressa


“tunggu dulu.. ini maksudnya apa..?” tanya Ressa


“lepasiiiinnn…..” rengek Amel


“iya ini jelasin dulu apa maksudnya…? Kenapa kamu tidak meberikan ke anaknya langsung…?” tatap Ressa tajam kepada amel


“ada apa’an sih ribut² ?” tanya Adit saat aku dan dia sudah mendekati Amel dan Ressa..


“nah..nah…. anaknya dateng… ini tadi aku ngelihat Amel naruh ini disini….” ucap Ressa


Amel langsung menoleh kebelakang melihatku.. dia kelihatan sangat panik


“Ressa jangannn…. jangan.. .” lirih Amel


Eh…? Aku lihat Ressa sedang memegang lengannya Amel dan tangan satunya memegang susu kemasan…


Aku begitu terkejut melihatnya,


, jadi…..


dulu yang naruh susu kemasan di mejaku adalah Amel…


“loh loh Mel….” air mata Amel keluar.. dia menangis… Ressa langsung melepas tangannya .. Dan Amel pergi keluar kelas.. Melewatiku yang sedang terkejut..


“Amel…..? Kok Malah nangis sih..? ” tanya Ressa


“waduhh…. Aku nggak ikut²…… Ress.. sana kejar Amel.. malah diem.. ” sindir Adit kepada Ressa


Ressa langsung berlari keluar kelas mengejar Amel…. Sedangkan aku duduk lemas di kursi memegangi susu kemasan ini..


“Tapi kenapa…? Dan kenapa baru sekarang dia memberiku lagi setelah sekian lama….?? Jika ditarik kebelakang, tiga kali dia memberiku susu kemasan ini…. pertama saat aku kembali dari UKS ketika pertama kali aku bertemu dengan Ressa.. waktu itu aku habis berkelahi dengan gengnya Galih….”


“eitss.. Ralat… kamu nggak berkelahi dengan mereka.. tapi dihajar.. yang berkelahi itu Kakakmu…” ledek Adit


“iya²… yang kedua kalinya saat aku habis dihajar lagi habis²an sama Galih dan gengnya.. waktu itu kamu yang membawa susu itu kerumahku….”


“ohh.. Iya betul.. Betul…” Adit membenarkan ucapanku


“dan ini yang ketiga… dia memberiku setelah kemarin aku pingsan…”


“jadi dia hanya memberimu susu itu saat kamu sedang sakit…” jelas Adit


“yapp.. …ternyata diam² Amel begitu memperhatikanku, tapi kenapa dia tidak memberikannya langsung padaku.. ? Kenapa selama ini dia selalu kabur saat didekatku…?”


“jangan² dia suka denganmu bro.. Dia diam² selalu melihatmu atau bahkan mengikitimu..” ucap Adit


“hahhh?….”


“inget nggak saat pertama kali dan kedua kalinya dia memberikan susu itu.. ? Bagaimana dia bisa tau kamu sedang dihajar… kecuali dia melihatnya langsung….” jelas Adit


“astaga.. kamu benar Dit….”


Tiba² Ressa datang…


” gak ketemu,,, aku cari ke toilet dan kantin gak ada… .” ucap Ressa yang ngos²an


Aku langsung berdiri ..


“aku tau dia dimana……..”


Tettttttttttttttttttttt….


Bersamaan dengan tanda bel masuk, aku keluar dari kelas menuju ke suatu tempat.. Kalau memang Amel selalu mengikutiku, dia pasti ada disana….


Dan Ternyata benar… kalian ingat saat aku ditolak Alexa gabung ekskul musik..? Aku berlari menuju tempat ini,waktu itu Ressa menyusulku kesini, dan kejadian selanjutnya aku dihajar gengnya Galih karena menahan Ressa… semua itu terjadi di tempat ini…


Dan kulihat sekarang Amel ada di tempat ini, dia sedang duduk bersandar di tembok dengan kepala tertunduk di kaki yang dipeluknya sendiri, sambil terisaaak… jadi Amel waktu itu melihatku sedang dihajar oleh gengnya Galih…


Kudekati tubuh Amel,, langsung kupegang tangannya….


“Aaaaaaachhhhhhhhhh……..” whatt .? Lenguhan ini lagi…. kenapa Amel selalu melenguh begini sih saat kusentuh..? Sumpah aku jadi kagett


Dengan nafas ngos²an Amel Melihatku..


“Re..Rega…..?” lalu Amel seperti akan pergi. .


“Mel.. ..” saat akan kusentuh tangannya lagi dia menghindariku…


“jangan menyentuhku….” ucap Amel dengan terbata bata…


Hah..? Kenapa…?


“maaf… Oke aku tidak akan menyentuhmu, tapi jangan pergi…” dia menunduk .

__ADS_1


Aku ikutan duduk bersandar tembok di sebelahnya… Setelah itu beberapa saat hanya diam…


“ehmmm Mel… jadi selama ini kamu mengikutiku? Kamu melihat aku dihajar di tempat ini….?”


“ii..iyaa….aku… Aku selalu mengikutimu kemanapun kamu pergi. ..” jawab Amel


Hahh.. Kenapa…?


“aku juga tau kamu berpacaran dengan Kak Alexa…” sambung Amel


“hahhh…? Bagaimana kamu bisa…?”


“aku juga tau apa yang kamu lakukan saat wisata…….” sambung Amel lagi


“haah?? Apa yang kamu tau….?” kupegang lagi lengannya….


“AAAACCHHHHHHH……” amel Langsung melenguh saat kupegang lengannya… mukanya merah…


“eh..? Maaf.. Maaf….” Gila.. seksi banget lenguhan Amel…


“hah… Hah…. Jangan menyentuhku ….” ucap Amel dengan ngos²an…


“maa.. Maaf…. tapi apa yang kamu tau?”


“Aku tau kamu bermalam di kamarnya Kak Neta,,,,” ucap Amel


Oh sial…


“aku tau apa yang kamu lakukan dengan Ressa di sungai.. aku sempat khawatir saat lihat kamu terjatuh… tapi untungnya kamu bisa berdiri lagi..” jelas Amel


Buset.. melihatku terjatuh di jurang dia malah diem aja… eh.. Tapi..


“kamu melihat semuanya…?”


“aku melihat saat kamu dan Ressa sedang… sedang….” ucap Amel pelan


“sudah stop jangan diteruskan…” intinya dia melihat semua kejadian di sungai….


Aku langsung mengingat kejadian² yang disebutkan Amel.. aku bayangin kalau semua yang pernah kulakukan ternyata ada Amel yang sedang melihatku dari belakang, dari samping atau dari depan.. Dari manapun sampai aku tidak menyadarinya…


“kenapa Mel? Kenapa kamu mengikutiku..?”


“aku…. Aku hanya suka melihatmu Rega…sejak pertama kali kamu masuk kelas.. Aku mengagumimu…tapi aku tidak berani melihatmu secara langsung… Aku takut kamu tau..” lirih Amel


Astaga.. aku kaget mendengarnya.. ternyata Amel? Amel begitu tulus bilang mengagumiku… Malahan dia kagum denganku sejak aku masih cupu…… Ini semua mengingatkanku saat aku SMP.. saat aku diam² selalu memperhatikan teman sekelasku yang cantik, Dias… aku juga takut dan salah tingkah sendiri saat Dias memergoki aku sedang melihatnya….


“maaf ya Mel jika selama ini tidak mengetahui keberadaanmu….”


Dia menggelengkan kepalanya…


“aku yg harusnya minta maaf karena selalu mengikutimu…. Aku tidak akan melakukannya lagi…” jawab Amel


“yap.. jangan lakukan lagi.. sebenernya itu menyeramkan.. hehehe.. tapi lain kali jangan ragu untuk mendatangiku atau menyapaku saat kamu melihatku.. Dan jangan kabur lagi saat aku melihatmu…..”


“iya….” Amel tersenyum…


“nanti malem kencanlah denganku….”


“haaaahh…? Tapi…” Amel, kelihatan bingung dengan ajakanku…


“jam 7 aku akan menjemputmu… Jangan menolaknya…”


Aku mengajak kencan Amel karena dia pasti menginginkannya juga… aku membayangkan jika kita menyukai atau mengagumi seseorang, pasti begitu senang jika orang itu mengajak kita jalan… sama seperti dulu saat aku SMP selalu membayangkan pergi berdua dengan Dias… Walaupun tidak pernah terjadi… seengaknya Amel tidak mengalami hal yang sama… itung² agar Amel terbiasa denganku..


“yuk balik….” reflek ku pegang tangannya untuk menariknya berdiri … tapi lagi²…….


“Acchhhhhhhhhhhhhhhhhh…..” lenguhan ini lagi….. Matanya terpejam.. dengan tangannya dikepal seperti menahan sesuatu…


“maaf… Maaf… Lupa….” buset…. Kenapa sih ni anak…


“kamu kenapa kok seperti itu saat kusentuh… ?”


“hah… Hah… aku malu mengatakannya,, tapi nanti malam akan aku kasih tau. ..” ucap Amel


“Hmm….? Oke…” berarti dia mau aku ajak kencan malam ini….


Kami berdua pun berjalan beriringan menuju kelas,,,


“Rega… aku mau ke toilet dulu.. Kamu duluan aja….” ucap Amel saat kami melewati toilet sekolah.


“baiklah… ”


saat aku melihat Amel masuk ke toilet, ada cewek yang keluar dari toilet…. Melihatku ada di luar toilet dia langsung menarikku menjauhi toilet.. menuju ke… aku sempat melihat tulisan yang ditempel di samping pintu ruangan ini. “Ekskul Musik”


“kirain kamu akan tidak masuk hari ini… Kamu uda sehat..?” tanya Al


Aku tersenyum pada kekasihku ini,


“uda…. Melihatmu,, aku jadi tambah sehat..”


“bukan waktunya romantis romantisan….” ucap Al kesal


” hehehehe…. ”


” seneng banget sih bikin aku khawatir…. ” lirih Al


“hmmm?.. Rein juga berkata seperti itu…”


” karena kami berdua menyayangi orang yang sama… ngeselin tapi ngangenin….. ” ledek Al


Hadeeh…. Dia langsung memelukku..


“maaf.. . karena aku kamu jadi pingsan kemarin…” ucap Al menyesal


“ehmm.. enggak kok…aku cuman kurang minum… Hihihi.. Nih lihat bibirku keringg.. . .” Aku senyum senyum padanya…


“dasar…….”


Cup


Dia tau maksudku… Alexa langsung mencium bibirku. Kami berciuman di dalam ruangan ini…. Cukup lama ciuman ini berlangsung.

__ADS_1


Dan kami melakukannya lagi dengan Al di ruangan EKSKUL MUSIK.


__ADS_2