Kisah Cinta

Kisah Cinta
BERTEMU ALEXA DI DIMENSI LAIN


__ADS_3

...—POV REGA—...


Begitu mataku terbuka, aku sudah berada disebuah ruangan yang begitu terang, ruangan yang dominan dengan warna putih. Dinding ruangan, langit langit, lantai, segala perabotan, meja rias, tirai dan sebuah pintu di salah satu sisi dinding yang semuanya berwarna putih,, aku sedang terlentang di atas tempat tidur dengan sprei dan selimut yang juga berwarna putih. Aku juga hanya mengenakan kaos pendek dan celana panjang berwarna putih juga.


Dimana aku..?


Diatas tempat tidur yang sama tepat disebelahku terdapat seorang wanita yang tidur membelakangiku hanya mengenakan kemeja tipis tanpa bawahan yang juga berwarna putih, tak kalah putih dengan putih kulit tubuhnya.


Siapa wanita ini? Dan bagaimana aku bisa berada di tempat ini bersamanya? Mengapa Aku tidak bisa mengingat apapun?


Disaat aku masih kebingungan dengan apa yang terjadi, tiba tiba wajahnya Rein terlintas dipikiranku, Rein terlihat sangat panik, kenapa dengannya? Perlahan ingatanku berangsur pulih dan yang kuingat selanjutnya adalah..


BANGGG!!


Aku mengingat suara tembakan itu dan rasa sakit yang luar biasa menjalar diseluruh tubuhku, aku panik dan reflek terbangun dari tempat tidur ini,, Adrenalinku langsung meninggi.


Aku ingat terkena tembakan,, apakah ini artinya aku sudah mati?


“Aku sudah…. mati?”


Bagaimana dengan Rein? Meta dan Dias?


Aku begitu cemas dan ketakutan mengetahui kenyataan kalau aku sudah mati, pikiranku rasanya campur aduk menjadi satu dalam sebuah kebingungan. Tubuhku dengan cepat merespon ketakutanku yang ditandai dengan kedua tanganku yang bergetar hebat,,,,


Ditengah tengah ketakutanku aku merasakan seseorang memegang lenganku dari belakang,,,


“Hei,, hei,,, jangan takut,, ada aku disini…”


Hah? Suara ini ? Aku langsung menoleh ke belakang,,,,


Tubuhku semakin gemetar hebat mengetahui siapa wanita yang ada dibelakangku, dia sedang memandangiku dengan wajahnya yang cantik masih sama seperti dulu,,


“Alexa ?”


“IYa,, ini aku sayang… kamu sudah pulang? Kenapa kamu tidak membangunkanku?” tanya Al


Pulang?


Langsung kupeluk tubuhnya begitu erat,, air mataku menetes dan aku menangis dipelukannya, air mataku sampai menetes di pundaknya,,, aku masih tidak percaya bisa bertemu dengannya dan bisa memeluknya lagi,, bahkan tubuhku masih bergetar saat memeluk tubuhnya. Alexa menyambut pelukanku, dia mengusap punggungku dengan lembut.


“Aku,, aku sangat ingin bertemu denganmu AL,,,,” ucapku sambil terisak dipelukannya yang begitu hangat,,


“aku tau.. aku tau…” ucap Al lirih


Kemudian pelukan kami terlepas, tangannya yang lembut menyentuh wajahku, mengusap air mataku yang masih menetes.


“kamu masih sama seperti dulu,, cengeng,!!” ucap Al lalu tersenyum.


“Padahal sudah kuminta untuk tidak bersedih menangisiku… kamu terlalu berlebihan” ucap Al


“Aku berlebihan? Ya aku memang berlebihan tapi Mau bagaimana lagi,,,? Kamu pergi !!”


“Aku tidak bermaksud begitu,,,” ucap Al menyelahku


“Kamu tidak akan tau betapa sulitnya bagiku menerima itu… kamu memintaku untuk tidak pernah meninggalkanmu,, tapi malah kamu yang pergi meninggalkanku.. dan tidak pernah kembali lagi.”


“Maaf..” Al menyelahku lagi..


“Mungkin Dunia tanpa kehadiranmu akan terasa biasa biasa saja,, tapi tidak dengan Duniaku AL.. Duniaku tanpa kehadiranmu itu sepi dan sangat menyakitkan,, setiap hari meratapi kepergianmu, setiap hari hanya berteman dengan bayanganmu yang tidak pernah sedikitpun bisa kusentuh, setiap aku duduk termenung diatas tempat tidurku bayanganmu tiba tiba muncul lalu bersandar dibahuku, kemudian bayanganmu hilang begitu saja, ribuan bahkan jutaan kali namamu kusebut disetiap malam hanya untuk mengharapkan bisa bertemu denganmu di dalam mimpi,, apa kamu tau rasanya jika menjadi aku?”


Aku luapkan semua apa yang ingin kukatakan kepada Alexa, tentang penderitaanku ditinggal olehnya, tentang rinduku, aku mengadukan semua yang kurasakan saat dia tidak bersamaku lagi,,, kemudian Alexa memelukku lagi..


“tidak ada yang bisa kukatakan selain kata maaf karena telah meninggalkanmu disaat kamu masih mencintaiku,,,” ucap Al sambil memelukku,


“Maaf telah memberikan penderitaan yang sangat berat dihidupmu, maaf aku tak bersamamu saat kamu bersedih dan menangis karena aku, maaf aku tidak berada disampingmu disaat kamu merindukan pelukanku,, asal kamu tau, disini aku juga terluka melihatmu seperti itu, seharusnya aku ada disana, aku sangat ingin menghentikan air mata itu tapi aku tidak bisa,, maafkan aku,, aku benar benar minta maaf…” Alexa semakin memelukku erat,,


“Kamu tidak perlu meminta maaf,, kamu tidak salah,, memang aku kecewa karena kamu kamu pergi,,, tapi kamu mengorbankan nyawamu demi Rein,, aku belum pernah mengatakan ini, terimakasih telah menyelamatkan kakakku, meskipun harga yang harus kamu bayar sangat mahal…”


Alexa mepelaskan pelukannya.


“Aku tidak pernah menyesali itu, Amanda salah satu orang yang sangat kusayangi setelah kamu,,, dia juga sangat berarti bagimu..” ucap Al


“Kalian berdua begitu berarti bagiku,,,,”


Dia tersenyum manis… Kemudian Alexa mengusap dadaku,,

__ADS_1


“Lihatlah, Kamu tumbuh menjadi pria yang tampan dan gagah,,” ucap Al sambil menatapku.


“sedangkan aku tidak berubah sedikitpun, masih seperti cewek SMA,,,”lanjut Al, kali ini dia sedikit cemberut,,


“Kamu masih terlihat cantik seperti dulu,,pernah mencintai wanita secantik kamu adalah salah satu kado terindah untukku” balasku memuji wajah cantiknya… dia tersipu malu sambil mengusap ujung rambutnya yang panjang.


“pernah? Jadi sekarang gak cinta lagi?” tanya Al sambil mendekatkan wajahnya ke wajahku,,,


“eh,, maksudku bukan seperti itu,..”


“Hahahaha,,, kamu sudah pintar merayu,,tapi tetap aja polos seperti dulu,,, Apa kamu selalu berkata seperti itu kepada semua wanita yang dekat denganmu..?” tanya Al


“Boleh aku menciummu,,?” Alexa tertawa geli mendengar pertanyaanku,, dia menganggukk,,


“ya,,, Sebaiknya kamu menciumku,, aku merindukan ciuman pertama kita,,!!” balas Al


Kudekatkan wajahku ke wajahnya, sempat kulirik matanya yang indah terpejam menyambut ciumanku. Sampai akhirnya bibirku menyentuh bibirnya yang lembut, rasanya manis. Kubelai rambut panjangnya dan satu tanganku yang lain memegang erat tangannya,, kami berciuman, berpagutan bibir selama beberapa saat,, kami berdua seperti haus akan gairah yang telah sekian lama kami lewatkan.


“Aku kangen kamu,,,” ucapku padanya saat kami selesai berciuman,,,


“Boleh aku menciummu lagi…?” tanyaku padanya,,


Dia menjawab pertanyaanku dengan mencium bibirku,,.


“Lakukan apapun yang tak bisa kamu lakukan saat kamu sedang merindukanku, kamu boleh memelukku, menciumku, ataupun yang lain,,,, Selagi waktunya belum habis..” ucap Al


Hah?


“Waktu,,,? Maksudnya?” tanyaku heran,,,


“Kamu harus segera kembali, sebelum pintu itu benar benar tertutup dan kamu tidak akan pernah bisa kembali ke duniamu…” ucap Al menunjuk sebuah pintu didalam ruangan ini yang sedikit terbuka, aku bisa melihat cahaya yang begitu terang melalui celah pintu yang terbuka itu.


Kembali keduniaku?


“Jadi aku belum benar benar mati,,?” tanyaku,,


“Semua itu tergantung kamu, aku tidak akan memaksamu….” ucap Al


Kupegang tangannya, aku menatap wajahnya,,,


“hmmm? Kamu tidak mendengarnya..?” seru Al,,


“Dengar apa,,?” tanyaku,


“Fokuskan pendengaranmu,, dengarkan baik baik,,,” perintah Al,,


Sebenarnya Apa yang ingin dia tunjukkan? Aku masih tidak mendengar apa apa, kulakukan sesuai apa yang dia perintahkan untuk memfokuskan pendengaranku,, suasana masih sepi dan sunyi, aku dan Alexa hanya saling berpandangan diatas tempat tidur ini. hinga akhirnya aku mendengarnya,,,, dan aku terkejut dengan suara suara yang kudengar,,,, sampai sampai aku melihat beberap kali ke langit langit mencari asal suara itu..


“kamu tidak akan menyerah kan Bee..? Jangan Pergi Bee,,, kumohon tetaplah bersama kami,,”


“Bee.. Kumohon jangan pergi,,,,, Jangan pergi,,,”


“Bangun Bee!!”


Itu suara Meta ?


“Ya Tuhan kumohon selamatkan Ega…”


“Ega..jangan tinggalkan aku,,!!”


Dan suara Dias ? Mereka berdua sedang bersedih menangisiku ? jadi mereka baik baik saja,,,?


“Kamu sudah mendengarnya ? mereka memintamu untuk segera kembali,, siapa mereka?” Alexa tiba tiba bertanya..


Aku menggelengkan kepalaku,,


“Kamu menyembunyikan sesuatu lagi..” ucap Al


“Lagi,,?”


“Aku sangat mengenalmu Rega, selalu ada hal hal yang tak kamu katakan,,, bahkan saat dulu kita masih bersama..” ucap Al


Sial,, aku yakin maksudnya adalah saat aku tega berhubungan dengan wanita lain saat masih berpacaran dengannya,,,


“Dias dan Meta,,, kembaliah kepada mereka..!!” pinta Al

__ADS_1


Hahh? Alexa tau siapa mereka berdua,,,?


“Bagaimana kamu bisa tau..?”


“Aku selalu dekat denganmu sayang, disini,, aku tau semuanya tentangmu, cintamu, tentang perasaanmu kepada mereka,,” ucap Al, sambil tangannya menyentuh dadaku.


“Aku tetap disini, aku tak akan kemana mana,, aku akan menemanimu disini siang dan malam,, dan kita akan bersama sama selamanya…” ucapku sambil memegang kedua tangannya,,,


Alexa menatapku,,


“Apa itu hanya alasanmu untuk lari dari masalahmu,,?” tanya Al


Pertanyaanya sukses membuatku terdiam selama beberapa saat,, Alexa benar benar tau segalanya tentangku.


“Mereka berdua akan baik baik saja tanpaku..” ucapku lirih sambil tertunduk, .


“tidak hanya mereka berdua,, Rasanya seperti apapun yang telah aku lakukan, baik atau buruk… aku terus terusan mengecewakan orang yang peduli dan menyayangiku.. seakan selama ini aku menggenggam kebahagiaan hanya untuk menghancurkannya,,, aku pikir orang orang akan baik baik saja tanpa kehadiranku,, “


“Rein bilang kalau aku terlalu mudah jatuh cinta kepada wanita,,”


“Kamu tidak perlu mengkhawatirkan hal itu, justru itu tandanya kamu bisa melihat keindahan dari orang lain dan menghargai mereka apa adanya,, itu yang kurasakan pertama kali saat mengenalmu.. Semua orang yang peduli denganmu ada dibalik pintu itu,, kembalilah kepada mereka..” ucap Al


“tapi Satu satunya orang yang yang bisa membuatku bahagia ada disini, Kebahagiaanku ada disini, kamu adalah kebahagiaanku AL, diluar sana aku tidak menemukan kebahagiaanku…”


Alexa tersenyum manis mendengar ucapanku, lalu dia mengecup bibirku sekali..


Aku akan sangat senang sekali jika kamu menemaniku disini, coba pejamkan matamu…..” perintah Al


Kulakukan perintahnya untuk memejamkan mataku,,,


“kamu bisa melihatnya?” tanya Al


Melihat apa..? aku tidak melihat apa apa,, hanya kegelapan.. namun kegelapan itu perlahan menghilang dan aku melihat


“Rein..?”


“ya ,, itu Amanda,,, lihatlah !! dia begitu rapuh, hanya tertunduk diam tanpa suara.. bayangkan apa yang akan terjadi padanya jika kamu tidak kembali,,,” ucap Al


Rein terlihat sangat sedih…. Kubuka kembali mataku


“Kamu sudah pernah merasakan beratnya penderitaan setelah kepergianku, kamu ingin Amanda juga merasakan hal yang sama,,,? Setelah ditinggal mamanya, kemudian aku,, kini kamu satu satunya orang yang sangat dia sayangi juga berniat meninggalkannya,,,? Jika kamu tidak kembali, itu akan menghancurkan hatinya.. menghancurkan dunianya,, tangisannya akan cukup mengisi lautan di seluruh dunia.. Seumur hidupnya dia akan percaya jika dia yang paling bertanggung jawab atas kepergianmu… kamu ingin Amanda seperti itu?” ucap Al


“Tidak,, aku tidak mau Rein merasakan itu,, tapi AL,, aku tidak mau berpisah denganmu lagi,,,”


“Sayang,, aku tau betapa sulitnya ini bagimu, tapi kamu masih punya orang orang yang benar benar peduli denganmu,, yang sangat menyayangimu,” balas Al


Kini Alexa memegang wajahku… dia menatapku,,


“Masih ada kebahagiaan untukmu diluar sana, kamu akan menemukannya,, Masih ada cinta yang harus kamu selamatkan,, kamu akan bertemu dengan seseorang yang mencintaimu melebihi dirimu sendiri,, atau mungkin kamu sudah menemukannya,,? Kembalilah kepada mereka, tinggalkan semua keraguanmu,, aku akan selalu berada disini,,” Alexa memegang dadaku lagi,,,,


“karena Hatiku ini milikmu sejak pertama kali kamu menerima cintaku, maka selamanya aku akan mencintaimu,, ingat yang penah kukatakan padamu tentang pembuktian cintaku,,,?” ucap Al


Semua ucapannya berhasil membuat air mataku jatuh,, haruskan aku berpisah dengannya lagi..?


“Tuh kan nangis lagi,,,,,!!” ledek Al


Langsung kupeluk tubuhnya,,


“Sayang,, Meskipun kita tidak bersama lagi, kamu masih akan merasakan cintaku saat kamu memejamkan matamu,, karena… sesuatu yang indah biasanya tidak bisa dilihat, rasakan kehadiranku dihatimu ketika kamu sedang terpejam. Kamu akan menemukanku…” ucap Al.


Tangisanku semakin menjadi di pelukan Wanita yang sangat kucintai ini, aku masih ingin bersamanya.


“Bisakah aku bersamamu lebih lama lagi,,?” semakin kupeluk erat tubuhnya,,,,


“Sekarang atau tidak sama sekali. Waktunya hampir tiba,, Rega,, terima kasih telah memberikan momen terindah dalam hidupku, bagiku kenangan yang paling berharga selama aku hidup bukan hanya sekedar bersamamu, tapi karena kamu..denganmu aku merasakan cinta yang sebenarnya untuk pertama kali, merasakan kebahagiaan untuk pertama kali,,, terima kasih sayang,,, berjanjilah kepadaku , setelah ini kamu akan mengingatku dengan senyuman, jika kamu masih mengingatku dengan kesedihan dan air mata,, lebih baik jangan pernah mengingatku lagi….” ucap Al dipelukanku,,,


“Kenapa kamu selalu saja mengalah demi Rein,,,” ucapku sedikit kesal saat pelukan kami terlepas,, Alexa mendekatkan wajahnya kemudian mencium bibirku,, kami berciuman lagi untuk terakhir kalinya,,,


Setelah itu sambil bergandengan tangan Alexa menuntunku berjalan menuju pintu, pintu itu terbuka sendirinya saat kami mendekatinya,,,di balik pintu itu terlihat cahaya yang begitu terang dan menyilaukan,, saat aku akan melangkah menuju cahaya itu, aku menoleh Alexa,,, tangan kami masih bergandengan,, aku masih memegang tangannya begitu erat, seakan masih berat untuk berpisah dengannya lagi,,


“gapapa sayang,, kamu bisa pergi sekarang,,, cahaya itu akan menuntunmu pulang..” ucap Al


“Alexa.. terima kasih sudah mencintaiku, cintamu adalah salah satu yang terbaik yang pernah kumiliki.. akan selalu ada tempat untukmu dihatiku,, aku akan selalu mencintaimu,,,”


Dia tersenyum manis mendengar ucapanku,

__ADS_1


“Love You Too..” pegangan tangan kami berdua terpelas,,, dan akhirnya aku telah melewati pintu itu menuju cahaya yang akan membawaku pulang..


__ADS_2