Kisah Cinta

Kisah Cinta
MIMPI BURUK


__ADS_3

DI TEMPAT LAIN JAUH DARI RUMAH SAKIT, JAUH DI KOTA SEBELAH


...–POV REGA—...


Hari ini dimulai seperti hari kemarin , juga seperti dua hari sebelumnya, serta seperti hari hari dalam sebulan terakhir ini aku dirumah, semua yang kulakukan sama setiap harinya, aku hanya mengulangi kegiatanku kemarin, kemarinnya lagi, kemarinnya lagi dan lagi. Selama sebulan ini Setiap pagi hari setelah bangun aku langsung mandi, sarapan pagi lalu tiduran lagi dikamar sampai siang,, kemudian makan siang dilanjutkan dengan tidur siang sebentar lalu nonton TV atau main PS sampai malam hari. Malam harinya kegiatanku hanya makan malam, lalu berdiam diri di kamar membaca buku sampai malam dan tidur.


Yappp,,, seperti itulah rutinitasku sehari hari selama sebulan ini seperti yang biasa orang normal lakukan,, Menurut kalian normalkah hidup seperti itu ? Hassh…. bullshit dengan apa yang sedang kalian pikirkan tentangku. Yang penting aku sangat menikmati hari hariku yang hanya mengulangi kegiatanku setiap hari. Dengan hidup seperti ini aku merasa bebas, menikmati hidup, melepaskan semua beban pikiran sehingga tidak ada yang mebuatku tidur terlalu malam,,, bahkan aku sudah melupakan semua masalahku. Dan aku tidak perlu repot² mencukur rambut yang ada di wajahku.. aku biarkan tumbuh begitu saja..


Bagaimana dengan Rein ? Setiap hari Rein sibuk dengan pekerjaannya,, dia bekerja di sebuah perusahaan besar di kota ini sebagai sales manager, dia juga disibukkan dengan bisnisnya, dengan bantuan modal bari papa, Rein berhasil mengembangkan bisnis pakaian hingga memiliki beberapa gerai di beberapa mall di kota ini. Kalian tau pakaian apa yang dia jual ? Pakaian dalam atau lingerie,, dia pernah berkata padaku kalau bisnis pakaian dalamnya itu suatu saat nanti akan membuat Victoria’s Secret kabur dari Negara Ini. Percayalah padaku dia mengatakan itu dengan penuh keyakinan dan mata yang berapi api,,


Dengan semua kesibukannya itu nyaris sebulan ini aku dan dia tidak pernah punya waktu untuk bertemu, dia selalu pulang larut,, , sebenarnya aku memang sedang menghindarinya,, sebab sekalinya ada waktu berdua, dia selalu bertanya padaku tentang apa yang terjadi di kota sebelah.. padahal aku sudah tidak mau memikirkan apa yang terjadi di kota sebelah, aku ingin melupakannya dan berhasil selama sebulan ini. Oh Shitt,,,,, gara gara bercerita pada kalian aku jadi teringat lagi apa yang terjadi di kota sebelah.


Siang ini aku seperti biasa setelah makan siang aku berada di kamar, diatas tempat tidurku. Tak butuh waktu lama aku langsung tertidur.


Hmmmm ?


Dimana ini ?


“hahahahaha……”


Suara siapa itu ?


Aku seperti sedang berada di sebuah ruangan yang begitu gelap. Aku tidak sendirian,selain suara orang yang sedang tertawa tadi,,, ada juga suara wanita yang sedang menangis,, tapi aku tidak bisa melihatnya,,, kemudian tiba² dari atas ada sebuah sorot cahaya yang sangat terang seperti cahaya lampu, sedang menyoroti wanita berambut panjang sedang duduk menangis memeluk kakinya sendiri membelakangiku. Jika kalian pernah menonton serial Mr. Bean, pasti tau serial itu dimulai dengan adegan yang sangat terkenal yaitu sorot lampu menerangi jalanan dan tiba² Mr. Bean jatuh dari atas. Seperti itu kira² sorot lampu yang sedang menyorot wanita yang ada didepanku. Kupegang pundaknya, dan dia menoleh kepadaku,,,,,


“Linda?…”


“Dias kecewa dengan kita berdua….” Ucap Linda kepadaku sambil menangis,,


“hahahahaha……” terdengar suara itu lagi,,,, suara seorang pria agak berat, suaranya menggema di seluruh ruangan ini, tapi aku tidak bisa melihat siapa orang itu.. aku seperti pernah mendengar suaranya, tapi aku lupa siapa orang yang sedang tertawa itu.


“Aku kecewa denganmu….” Aku kaget mendengar suara Dias,Tiba² Dias ada di belakangku… sebuah sorot lampu dari atas menerangi tubuh Dias. Dia menatapku dengan wajah yang terlihat sangat kecewa…


“Dee….. Maaf,,.” ucapku padanya….


Dias tidak mempedulikanku dia berbalik dan berjalan menghampiri Linda yang masih menangis.. sorot lampu itu mengikuti kemanapun Dias berjalan…


“Tega kamu Lin kepadaku,,,, kamu tau kan aku mencintainya…? ” ucap Dias kepada Linda,,,


“Dee,, aku tidak bermaksud seperti itu..” Linda membela dirinya,,,


“Aku tidak mencintainya lagi,, dia milikmu sekarang, lakukan apapun yang kalian suka… aku jijik dengan kalian berdua…” ucap Dias lalu berjalan meninggalkan Linda.


“jangan tinggalin aku Dee,,, Dee,!!” Teriak Linda kepada Dias.. Dias tetap pergi menjauhi kami berdua.. tiba² seorang pria muncul ditengah kegelapan,, siapa dia ? aku tidak bisa melihat wajahnya,,, kedua matanya berwarna merah menyala.. dan Dias sedang berjalan menuju pria itu..


Apakah dia yang daritadi sedang tertawa ?


“hahahahaha……”


Bukan… suara orang tertawa itu terdengar dari arah lain.. aku melihat Dias berjalan menuju pria itu sambil melepaskan satu persatu pakaiannya, dan dibiarkannya jatuh begitu saja dilantai,, dengan sekejap Dias sudah telanjang,, aku hanya bisa melihat bagian belakang tubuhnya dengan rambut panjang yang terurai menutupi punggungnya,,,


“Dee…..?”


Pria mesterius tadi memeluk tubuh telajang Dias, aku melihat tangan pria itu yang sedang merangkul tubuh telanjang Dias dengan membawa,,


Astaga,,, itu pisau…?

__ADS_1


Ya, aku melihat tangan orang itu dibelakang tubuhnya Dias sedang membawa pisau yang penuh dengan darah dan darah itu menetes di lantai,,,


Darah siapa itu ?


Padahal Dia sama sekali belum menghunuskan pisau itu pada siapapun, itu juga bukan darahnya Dias. Kemudian sambil memeluk Dias,, pria itu tersenyum kepadaku dengan senyumnya yang menyeramkan…lalu Sorot lampu yang menyinari Dias dan Pria itu hilang didalam kegelapan, begitu juga dengan Linda…


“Dee,,,? Linda….?” Tiba² saja mereka hilang begitu saja….


“hahahahaha……” Suara tawa itu terdengar lagi.. kali ini lebih keras….


“Aaaaaaaaaaaaaahh,,,,,,,,”


Suara ini….?


“Res,,,? Resty…..?”


Aku mendengar suara Resty menjerit seperti sedang kesakitan,,, tapi aku tidak mengetahui keberadaannya,,,


“hahahahaha……”


“Kamu dimana Res…?” teriakku di kegelapan ini…


Tiba² sebuah cahaya vertikal putih yang sangat terang terlihat didepanku,, kemudian cahaya yang awalnya hanya sebesar garis tipis itu kini melebar, seperti sebuah pintu geser yang sedang terbuka, tapi tidak begitu lebar, hanya selebar kurang lebih 30 cm,,, aku melihat ke dalam cahaya itu…


Ini kan kamar apartemennya Resty ?


Ternyata dibalik cahaya itu adalah kamarnya apartemennya Resty, dan aku bisa melihat dengan jelas Resty dengan tubuh telanjangnya sedang disetubuhi oleh 2 orang tua diatas tempat tidur…


“Hentikaaaaannnnn,,,, sakiiitttttt…..” lirih Resty


“Stoppp…jangan diteruskan…..” ucapku pada mereka


Resty melihatku,,,,


“Ega tolong aku,,,,, aaaaaaaaaaaaaaahhhh,,,,,” teriak Resty..


“hahahahaha……” Orang itu juga melihatku,,,


“bangsat,,, Hentikannn…” Ucapku pada orang itu, sambil mencoba memperlebar celah sempit ini agar aku bisa melaluinya.. tapi tidak bisa.


“Egaaaa,, tolong,,, hikss,, sakitttt,,,,,” lirih Resty


“Fuck,,, Hentikannnn,,,,,hentikaaann…” aku berteriak kepada mereka…


“hahahahaha……”


“hahahahaha……”


Perlahan celah sempit ini semakin menyempit,, dan akan tertutup.. aku sekuat tenaga menahannya dengan kedua tanganku agar tidak tertutup.


“Ega,, selamatkan aku dan ………”


Sebelum Resty menyelesaikan kalimatnya, Garis vertikal ini akhirnya tertutup menimbulkan suara yang sangat keras… seperti sebuah dinding yang saling bertabrakan.


BLLEEMMMM

__ADS_1


“Ress…? Resty…”


“Fuck…. Fuck…Fuck…”


Aku tertunduk dan memukul mukul lantai dengan tanganku,, kenapa aku tidak bisa berbuat apa² ? kenapa aku begitu lemah ?


ditengah tengah kesedihanku meratapi ketidakberdayaanku,,, tiba² kurasakan seseorang memelukku dari belakang.. kedua tangannya langsung merangkul badanku yang saat ini sedang duduk beralas kedua kakiku sendiri,,, hangat sekali pelukannya… kemudian kurasakan kepala orang itu bersandar di pundakku…


“Bee….” panggil Meta


“hmm? Meta…?”


Meta tersenyum manis kepadaku… kami berdua berdiri saling berhadapan,, lalu kupegang kedua tangannya…


“aku pergi dulu Bee,,,” ucap Meta kepadaku,, sambil berjalan mundur.. bukan berjalan, tapi melayang…


“Kemana ? bantu aku menolong Resty,, jangan pergi …” ucapku kepadanya


Kulihat Meta semakin menjauh.. aku juga melihat satu tangannya mengarah kebelakang,, lalu aku tersadar jika ada sedang yang menarik tangannya… aku bisa melihat tangan orang itu…


Perlahan aku bisa melihat sosok yang sedang menarik Meta ,,


Deg Deg..


“AL….? ”


Ternyata yang menarik Meta adalah Alexa…


“Kenapa…?”


Kenapa Alexxa membawa Meta pergi,,,? kemudian mereka berdua pun hilang di dalam kegelapan.


“AL..” aku berteriak memanggilnya,,,


“AL…”


Aku berteriak memanggil nama Alexa sampai aku terbangun dari tidurku,,,


“hah,,hah,,,hah,,, mimpi …?”


Badanku berkeringat,,, tidak biasanya aku bermimpi di siang hari,, mungkin ini yang dinamakan mimpi di siang bolong dalam arti yang sesungguhnya…. aku langsung bangun dari tempat tidurku,, ke kamar mandi dan berpakaian lengkap,, lalu pergi dari rumah dengan menggunakan mobilku.


Hanya karena sebuah mimpi, berhasil membuat kacau urutan rutinitas yang biasa kulakukan setiap hari. Seharusnya sekarang aku dirumah sedang menonton TV atau main PS, tapi saat ini aku sedang mengendarai mobilku menyusuri jalanan kota, duduk diam dalam kesunyian dengan pikiran yang tidak tenang karena masih terngiang ngiang dengan mimpiku tadi. Sebuah mimpi yang memaksaku mengingat kembali tentang apa yang terjadi di kota sebelah yang harusnya berhasil kulupakan sebulan ini,


Kenapa aku bermimpi seperti itu ? Apa maksudnya ? Apakah hanya mimpi biasa yang tidak ada artinya?


Atau…


Apakah ini sebuah Firasat ?


****,,,


Aku tidak terlalu mengerti mengenai mimpi , cara kerjanya dan pengaruhnya bagi kehidupan,, Berkali kali aku memukul setir mobilku sendiri setiap mengingat gambaran gambaran dalam mimpiku tadi, Linda yang merasa bersalah kepada sahabatnya, Dias yang kecewa denganku dan seorang pria dengan senyum yang menyeramkan sedang memeluknya, Resty yang memohon pertolonganku, dan Meta yang pamitan akan pergi,,


****,, aku terlalu banyak berpikir,,

__ADS_1


Memikirkannya membuat kepalaku pusing,, Dia datang di dalam mimpiku, sudah lama aku tidak bertemu dengannya,,aku akan bertanya langsung kepadanya,,,


__ADS_2