Kisah Cinta

Kisah Cinta
BANYAK GODAAN


__ADS_3

Malam ini aku ada di kamarnya Rein, hari ini hari minggu… aku barusan sampai rumah setelah seharian pergi kencan dengan Alexa, langsung dipanggil Rein ke kamarnya.. .. seminggu telah berlalu sejak aku berpacaran dengan Alexa.. menjalani hubungan dengannya tidak semulus yg kupikirkan. wkwk.. Kami tidak bisa bebas seperti pasangan-pasangan yang lain… kami menjalani hubungan ini secara diam diam atau backstreet dari Rein dan juga dari semua teman² sekolah kecuali Adit. disekolah kami tidak pernah bertemu atau ngobrol, bahkan sekedar say hello pun kami tidak berani. Tetapi seminggu ini aku tidak pernah absen mengunjungi kedai kopi tempat dia bekerja… Disana aku hanya bisa memandanginya bekerja dari meja pelanggan.. tapi aku sangat senang melakukannya, aku ingin terus²an memandangi wajah kekasihku yang cantik itu walaupun cuma sejam. Karena terus terusan datang kesana, kini aku mulai menyukai kopi . . Hehehe


KEESOKAN PAGINYA


” Dekkkk.. Bangunn… ” ucap Rein kepadaku yg masih ngantuk


Aku langsung terbangun karena Rein menggoyang goyang tubuhku…


” hoammmmm…… ” bisa kuhirup aroma sabun mandi dihidungku… kuambil kacamataku, bisa kulihat Rein sedang berdiri di depan lemarinya.. sepertinya dia barusan selesai mandi dan keramas, rambutnya masih keliatan basah…. Dia masih menggunakan baju mandinya..


GLEK, pagi² disuguhi pemandangan seperti ini membuat ku jadi hilang dari rasa kantuk


” kenapa? Mau quickie dulu …?” tanya Rein


busett…. Dia mengajakku melakukannya sebelum berangkat sekolah.. mau sih.. Tapi… aaaaaaaa aku harus menahan godaannya demi Alexa.


” tidak.. aku mau mandi aja.. ” ucapku datar padanya…


” oh.. bilang aja uda gak mau lagi melakukannya denganku…. ” ucap Rein sambil memalingkan tubuhnya lagi ke lemari pakaiannya…


Gawat… aku memang gak pernah bisa berbohong kepadanya.. dia selalu bisa membacaku.. Apa yang harus aku lakukan..?


Kudekati tubuhnya, kupegang pinggulnya dari belakang… Lalu kurangkulkan tanganku di perutnya.. kucium bagian belakang lehernya, segar sekali aroma tubuh Rein yang barusan selesai mandi. Bagian pinggulku menyentuh bagian bokongnya yang sexy..


” Reeiinn……”


” uda sana mandi.. keburu telat.. ” ucap Rein kali ini sangat datar..


Dia sangat kecewa karena aku menolaknya 2 kali… aku hanya berharap dia tidak mulai curiga denganku.


“sekali lagi maafkan aku Rein.. ”


Segera aku keluar dari kamarnya untuk menuju kamarku.


.


.


BEBERAPA JAM KEMUDIAN DI SEKOLAH


TTTTTRRRRRIIIIIIIINGGGGGGGGG… Jam istirahat pertama berbunyi,,


” yuk Kantin…. ” tanya Adit padaku dan Ressa..


” traktir ya Dit…. Hehehe” ucap Ressa


” ahh kebiasaan kamu ini,, bukan aku yang harus mentraktirmu…. . Yang baru jadian harusnya traktir kita.. ” tegas Adit


Woi.. Woi… kutendang kakinya Adit..


” oh yah? Siiapa… Siapa ? Culuun.. kamu jadian? sama siapa? ” tanya Ressa penasaran


” eh.. bukan.. Bukan… Kirain kamu yang jadian.. ”


” engga tuh… males pacaran.. Siapa sih Dit yang jadian? “tanya Ressa penasaran kepada Adit


” ehm… siapa yah…?” Adit kebingungan menjawab pertanyaan Ressa.. dia melihat sekeliling kelas yang masih ramai para siswa..


” Heii. Amelll.. kamu jadian yah? ” Amel yang duduk di sebelah mejanya Adit yang dari tadi ngelihatin kita bertiga terlihat kebingungan ditanya sama Adit.


Tiba² Amel menatapku…


Wajahnya memerah, lalu dia berdiri dan berlari keluar kelas.


” kenapa sih tu cewek.?..selalu deh” tanya Ressa


“ckckck.. benar² ada yang salah sama Amel.. ” ucap Adit


Iya juga sih. kenapa Amel selalu terihat ketakutan saat melihatku.. emang wajahku nyeremin Mel ?


.


.


Kami bertiga sudah duduk disalah satu meja kantin sedang menunggu mie ayam yang sudah kami pesan…


” suit… Suit…lihat mereka bro.. Bokong everywhere… ”


Adit menunjuk ke kerumunan siswi yang sedang ngobrol.. Melihat aset² para siswi SMA memang menyenangkan..ya kan ?


” hadehhh dasar cowok… ” ucap Ressa lirih


Saat mataku masih mengamati kerumunan cewek tadi, tiba² lewat seseorang yang sedang menuju ke arah kantin ini…


DEG


Alexa Kekasihku… Dia bersama 2 teman ceweknya langsung duduk di salah satu meja tepat dihadapanku. Dia terlihat mengamati keadaan sekitar kantin dan menemukanku sedang menatapnya..sama sekali tidak ada ekpressi dari dirinya.. Cuek dan sangat datar. bahkan tidak ada senyuman untukku…


” jago banget aktingnya… Huft” ucapku dalam hati.. Apa dia tidak tau kalau aku sangat merindukannya. ingin disampingnya setiap waktu.. Aku masih memandangi wajah cantiknya… ingin rasanya aku menunjukkan pada dunia kalau cewek cantik itu adalah pacarku.


”apa kamu akan mengatakan padanya?” ucap Ressa yang ada disebelahku.


” heehh? Mengatakan apa?”


” ohh please… Dari tadi kamu ngeliatin kakak kelas itu kan? Yang pernah menciummu.. Dan Kamu suka padanya” jelas Ressa


Aku terpegok Ressa memandangi Alexa. Bukan aku yang menyukainya.. tapi kami saling menyukai.


” hehe tidak… Sama sekali tidak. ”


” Dia takut dimarahin Amanda….. hahaha… Aduh” ledek Adit


Sialan Adit… Langsung kutendang kakinya.


” dasar Culun.. Meskipun kamu mengatakan suka padanya.. dia pasti menolakmu…. Xixixi.. Kamu gak pantes jadi pacarnya…. ” jujur banget si Ressa..

__ADS_1


Woi… Dia sudah jadi pacarku… apa aku harus memberitahu Ressa juga? Tapi… benar juga kata Ressa.. apa benar Alexa mencintaiku? Aku masih tidak percaya dia mencintaiku,, Rasanya kok aku gak pantes yah jadi pacarnya….


” iyaa.. aku gak layak mendapatkan cintanya… ” ucapku pelan..


” hah? Ngomong apa’an sih? Cinta. Cinta…. Jangan ngimpi… Hahaha” ledek Ressa


Tiba-tiba pesanan mie ayam kami datang.. Kali ini Ibu kantin sendiri yang memberikannya pada kami… Tumben? Biasanya yang nganterin itu pelayannya… dengan gerakan cepat tanpa sepengetahuan Adit dan Ressa, ibu kantin menaruh sesuatu di genggaman tanganku…


Eh?


Setelah itu ibu kantin kembali ke dagangannya…


Sebuah kertas yang dikepal saat ini kugenggam.. apa ini? Kubuka pelan².. Kuihat Ada tulisan disana…


“LOVE You.. . AL”


Ternyata Sebuah pesan dari AL untukku yang dititipkan ke Ibu Kantin.. . astaga aku senang sekali mendapatkan pesan romantis ini… romantis sekali pacarku. aaaaaaaaa aku jadi terharu….


Aku tersenyum memandanginya… dia sempat melirikku sebentar.. Kali ini dia tersenyum… hmmmm lega sekali melihat senyumannya hari ini..


“Love you too AL. ” ucapku dalam hati… Aku merasa bersalah tadi meragukan cintanya… aku harus yakin cintanya kepadaku itu tulus dan apa adanya.


” malah senyum² sendiri… uda gila yah karena kakak kelas itu…? ” ucap Ressa kepadaku


Yap.. kali ini kamu benar Ress.. aku gila karena cintanya Alexa padaku… Hahaha Aku langsung bersemangat..


” itadakimasssu. . ” ucapku dengan suara lantang lalu menyantap mie ayam ini.. Adit, Ressa dan para siswa yang ada di kantin termasuk Alexa sempat kaget mendengar suaraku yang keras..


” gelo…. ” teriak Ressa


.


.


Setelah menghabiskan semangkok mie ayam, kami bertiga kembali ke kelas. dalam perjalanan menuju kelas, pandangan kami dan beberapa siswa yang lain tertuju pada bus mini yang masuk di halaman sekolah… sebenarnya bus nya biasa saja, tapi yang membuat kami melihatnya adalah sticker yang melapisi Bus tersebut.. Pada sticker bus terdapat logo dan tulisan salah satu universitas besar dari kota sebelah, kota masa kecilku… .


Kenapa mereka disini?


Ressa yang ada didepanku tiba-tiba tersandung sesuatu dan membuatnya terjatuh,,, Aku pun menghentikan langkahku…


” aduh… ”


Astaga… karena terjatuh rok seragamnya tersingkap ke atas… menampakkan bokong besar milik Ressa dengan panties warna putih yang menutupi area pribadinya… Meskipun aku pernah melihatnya waktu di hotel… tetep aja aku masih kagum dengan bokongnya Ressa.


“semok bener nih cewek…. ” bokongnya lebih besar dari punya Rein…


Adit yang berjalan dibelakangku masih melihat beberapa Bus universitas itu masuk ke halaman sekolah, dia tidak menyadari kalau Ressa terjatuh dan aku berhenti melangkah didepannya.. Akibatnya dia menabrak tubuhku dari belakang,. Aku yang tidak memesang kuda kuda dengan kuat membuat tubuhku tidak seimbang dan aku ikut terjatuh ke depan….


” aduhhh… ”


” aaaaaaawwwwwwwww…” teriak Ressa


Kalian tau kenapa Ressa berteriak? Karena aku terjatuh dengan kepalaku berada tepat di bokong Ressa yang masih tertutupi Panties.. dengan kedua tanganku memegang bongkahan bokongnya….


”loh ngapain kalian..?” bisik Adit


” upsss… sorry.. Sorryy… ”


Ressa membalikkan tubuhnya dan tampak bete…


” bukan dibantuin, malah nyari kesempatan… Untungnya kamu yang megang, kalau yang lain pasti aku suruh bayar… ” ucap Ressa bete


” hehe.. Maaf… Adit tuh yang mendorongku… ”


” kok aku…? ” ucap Adit


Kulihat lututnya Ressa agak lecet dan berdarah.. kuambil sapu tangan di celanaku… Kubasahi dengan air mineral yang dibawa Adit.. lalu kuusapkan kotoran dari lukanya…


” sshhh.. Pelan.. ” rengek Ressa Padaku…


” kamu gpp? uda bersih kok.. nanti tinggal dikasih plester luka.. ”


” uda gpp kok.. makasih ya culunn… Sweet banget sih kamu..” Ressa tersenyumm.


Aku membantunya berdiri, aku gandeng dia sampai masuk ke kelas..


.


.


”Hei Rega.. Untuk wisata besok kamu mau sekamar sama siapa? Adit?”


Dio ketua kelas kami bertanya padaku, saat kami barusan sampai kelas dan duduk di kursi..


” ehmm….. ”


” kalau cowok cewek boleh nggak? Aku mau sekamar sama dia… ” Ressa nyeletuk, dia ingin sekamar denganku..


Buset…


” ya gak boleh lah cowok cewek… tapi kalian atur sendiri aja disananya gimana.. pokoknya aku tulis kamu sama Adit ya? ” ucap Dio


” okeee… ” lah.. malah Ressa yang ngejawab… Dio pun berlalu menanyai anak² lain…


” nanti aku sekamar sama kamu ya culun.. Asiikk.. ” ajak Ressa


” hoi.. Hoi.. Lalu aku tidur sama siapa..?. ” Adit yang duduk didepan kami langsung protes..


” tidur diluar… wkwk” ledek Ressa


” hehehe boleh tu… Xixi”


” ahh kalian gak asik… ” ucap adit


TTTRRIINNINGGG

__ADS_1


Suara bel tanda istirahat usai… sebentar lagi pelajaran matematika akan dimulai. Aku masih heran kenapa di Kelas IPS masih harus ketemu matematika lagi.. hadeeh.. aku paling lemah dalam pelajaran matematika.


Beberapa menit kemudian guru matematika tidak kunjung muncul juga.


” gurunya mati kali yah…? ” ucap Ressa


” mulutnya loh ”


” xixixi… Ngantukk” tiba² Ressa menyandarkan kepalanya di pundakku…


Beberapa saat kemudian guru matematika itu datang, beliau tidak sendiri.. dia ditemani dengan cewek cantik lebih tua dariku.. Adit yang pada dasarnya mata keranjang langsung menoleh kebelakang ke arahku..


” Buset bro… seksi banget tuh cewekk… ”ucap Adit


Iyasih… cewek itu terlihat sangat seksi dengan setelan kemeja putih dan rok span warna senada.


” bruhhhh.. bokongnya.. lihatt bokongnya… ” uvap Adit


Eh…kenapa bokongnya..? Astaga… Gede banget.


” coba bayangin… apa yang ada dibalik roknya bro… pasti dia gak pakai daleman.. ” ucap Adit


Hah..? Bayangin..? Aku yang memang hobi ngelamun langsung menerawang kira² bagaimana bentuk bokongnya..


Yupp.. Pasti gede banget bokongnya. Lebih besar dari bokongnya Ressa..


” hadeeehhh.. obrolan cowok… ” ucap Ressa sambil menundukkan kepalanya di meja mendengarkan obrolanku dengan Adit. Mungkin dia malu punya teman cowok seperti aku dan Adit. wkwk


” anak. Anak.. mulai sekarang sampai dengan akhir semester.. pelajaran matematika akan diajar oleh kakak cantik ini.. ” ucap Guru kami


Seketika ruangan kelas menjadi gaduh.


“horeeeeeee…… ”


“yaayyyyyyyyy…… ”


Semua tampak kegirangan, Terutama siswa cowok….


” kakak ini adalah mahasiswi dari universitas di kota sebelah.. dia dan beberapa mahasiwa yang lain akan menjalani program PPL (Program Pengalaman Lapangan) di sekolah ini..” tegas Guru


Owwww.. jadi bus mini tadi membawa rombongan mahasiswa PPL.


Guru kami langsung keluar kelas.


” selamat pagi adik adik..masih semangat ?”


“masihhhhh… ” ucap seluruh siswa Sangat kerass


”wow luar biasa semangat kalian.. ”


” perkenalkan, namaku Naredta… Biasanya aku dipanggil Neta, kalian boleh memanggilku ibu Neta, atak kakak Neta.. bebas.. ”


Naredta? Neta ? Kayak familiar dengan nama itu…. siapa yah ?


” kalau panggil sayang boleh nggak? ” Ucap Adit ceplas ceplos.. ucapan Adit langsung disambut tawa seluruh kelas.


Membuat Neta kebingungan mencari asal suara yang tadi tidak sopan kepadanya.


” siapa tadi yang bilang? ” ucap Neta dengan tegas… Suasana kelas jadi hening..


“Mampus kamu Dit…” ucapku dalam hati.


Tiba² Adit berdiri…


” Dia Kak… ” ucap Adit sambil menunjuk ke arahku…


whatttt? Sialan Adit mengkambing hitamkan perbuatannya kepadaku… Neta langsung berjalan mendekati mejaku… Suara sepatu hak tingginya terdengar begitu nyaring dikeheningan kelas


Tap tap tap tap tap


Membuatku jantungku berdebar.. kira² diapakan aku sama dia.. melaporkanku ke BP? Atau paling gampang sih menamparku…


” jadi kamu yang ingin memanggilku sayang?” ucap Neta


GLEK.


Aku tidak bisa berkata apa².. Semua mata siswa di kelas tertuju kepadaku.. Kemudian wajahnya Neta mendekatiku… Bisa kuhirup aroma segar parfumnya.


Deg deg deg


” biasanya yang memanggilku seperti itu akan berakhir ditempat tidur denganku…. ” bisik Neta pelan padaku…


GLEK


Kemudian dia kembali ke depan kelas.


Sedangkan aku? Aku shock mendengar ucapannya…. Aku melongo dengan mulut terbuka mencoba mencerna kata²nya..


BERAKHIR DI TEMPAT TIDUR DENGANKU


DI TEMPAT TIDUR DENGANKU


DENGANKU


.


.


BEBERAPA JAM KEMUDIAN


Aku sedang mengayuh sepedaku menuju rumah,, gila, hari ini sungguh gila… Hari ini aku terlalu banyak memandangi bokong cewek… tadi pagi disuguhi pemandangan bokongnya Rein..lalu tadi disekolah memegang bokongnya Ressa dan belum lagi bayangan bokongnya guru PPL tadi ditmbah dengan ucapan binalnya padaku.


Godaan ini terlalu berat, aku sudah menahan tidak bercinta selama seminggu ini,dan aku tidak bisa menahannya lebih lama lagi.. Aku ingin segera melakukannya lagi.. dengan Alexa? tidak mungkin.. . Dia sedang bekerja,, lagipula kami masih terkendala tempat untuk melakukannya lagi, tidak mungkin dihotel… aku gak berani booking hotel untuk kami berdua lagipula kami masih belum cukup umur untuk booking sebuah kamar,, studionya Adit lagi? Tidak mungkin melakukannya disana lagi..gak enak sama orang tuanya Adit.. Intinya aku masih belum bisa melakukannya lagi dengan Alexa.. hanya ada satu cara bagiku untuk menyalurkan hasratku ini…


“maafkan aku AL.. Aku akan melakukannya dengan Rein… ” ucapku dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2