Kisah Cinta

Kisah Cinta
KECANDUAN


__ADS_3

Jam di tangan menunjukkan hampir jam 10 malam saat rombongan bus berhenti di luar halaman sekolah..


” rame banget…… ” Ucap Ressa saat dia melihat keluar jendela…


Memang di luar halaman sekolah sudah berderetan mobil para orang tua siswa yang akan menjemput anaknya… tapi entah kenapa bisa rame gini yah yang dateng.. padahal kemaren waktu berangkat tidak seramai ini.. atau jangan jangan keluarga para siswa ini begitu khawatir dengan keadaan anaknya karena jadwal kepulangan wisata ini mundur sehari.. apakah mereka mendapatkan kabar kalau ada siswa yang sempat hilang dan tersesat di hutan saat acara Wisata berlangsung?


Sepertinya sih begitu,, tidak mungkin sekolah menutup nutupi kepada orang tua siswa tentang apa yang sebenarnya terjadi hingga membuat jadwal kepulangan anak² mereka terlambat.


Dan jika memang para orang tua tau apa yang terjadi, mereka pasti sangat khawatir dengan anaknya…..


Saat aku turun dari bus, aku lihat beberapa siswa disambut haru oleh keluarga mereka..


” kamu tidak kenapa²..?”


” syukurlah kamu baik² saja..”


” apa yang terjadi…? ”


” siapa yg hilang.? ”


Kalimat² seperti itu yang kudengar saat aku melewati keluarga² yang sudah bertemu dengan siswa…


” ini pasti karena kita ya culuunn,, jadi rame kayak gini… Jadi semakin merasa bersalah….. ” ucap Ressa khawatir..


”sudah lupakan… yang penting kita semua sudah kembali dengan selamat… ”


Aku dan Ressa akan masuk ke halaman sekolah,,, tiba² ada yang berteriak memanggilku…


” Regaaaa….. ”


Eh.. Suara ini?


Reflek aku dan Ressa menoleh ke sebelah kiri… yang tadi memanggilku langaung berlari ke arahku dan memelukku…


” kamu kok kesini…?”


Kemudian dia melepaskan pelukannya…


” aku sudah dengar apa yang terjadi… semua keluarga para siswa juga sudah mendengarnya… bahkan dari kemarin sekolah ini banyak didatengin keluarga para siswa…. ” ucap Rein


Tuh kan… mereka tau apa yang terjadi… tidak kusangka efek yang ditimbulkan kejadian kemarin bisa sedahsyat ini… Rein juga pasti sangat khawatir denganku..


” dan….. aku juga sudah mendengar kalau yang hilang itu salah satunya kamu…. ” sambung Rein


” hehehe….. ADUH…. ADUHHH… REINNN.. AMPUNNNN…..AMPUNNN. ”


Tiba² Rein menjewer telingaku dengan kuat…


” DIBILANGIN JANGAN BANYAK TINGKAH, JANGAN MAIN JAUH JAUH…. ” Rein kelihatan sangat marah kepadaku… kulihat juga Ressa yang ada disebelahku tertunduk… Dia pasti semakin merasa bersalah..


” iya.. Iya… Maaf…. ”


Rein masih melihatku, tiba² air matanya menetes….. eh…? Kenapa…?


Langsung kupeluk tubuhnya….


” maafin aku Rein…. ”


” seneng banget sih bikin aku khawatir.. Kalau kamu gak ketemu gimana? . siapa yang akan nemenin aku dirumah..? Dan apa yang harus kukatakan ke Bunda..? ” tanya Rein bertubi tubi


Mendengar ucapannya semakin kupeluk erat tubuhnya… meskipun dia hanya kakak tiriku,, tapi dia sangat menyayangiku seperti adik kandungnya… Huftt… Lagi² aku membuat dia bersedih.


” maaf Kak…. ”


Setelah beberapa saat, pelukan kami terlepas…


” jangan diulangin lagi….. ” ucap Rein


Aku tersenyum padanya…


Kemudian kulihat dia sedang melihat Ressa yang ada disebelahku….


”.. kenalin ini namanya…… ”


” aku sudah tau siapa dia…… ” kalimatku dipotong oleh Rein.. Ucapannya terdengar datar terkesan jutek..


Membuat Ressa semakin tertunduk, padahal dia tadi sudah tersenyum manis ke Rein….


” next time.. main²lah kerumah… ” ucap Rein kepada Ressa.. Kali ini nada bicaranya santai.. dan Rein tersenyum kepada Ressa…


Loh. ..?


” iya Kak..hehe… ” Ressa terlihat senang dengan keramahan Rein..


” kamu pulang naik apa..? Bareng kita aja ya… ” ajak Rein


” ehmm.. Makasih Kak.. Tapi aku nebeng Adit kok, . rumah kami searah… Kemarin juga waktu berangkat, Adit menjemputku kerumah… ” ucap Ressa


Loh…? Aku malah gak tau…


” yauda aku duluan ya Cul.. eh.. Ga dan Kak Manda…. Adit pasti sudah menungguku…. Bye”


Ressa pun meninggalkan kami…


” yuk pulang….. ” ajak Rein


” aku kan bawa sepeda…. ”


” uda ditinggal aja disini.. atau kalau perlu buang aja sekalian…. ” ucap Rein

__ADS_1


Buset… Padahal itu sepeda kesayangan papanya.


” ngapain dia disini…? ” tanya Rein


Eh.. Siapa…? Aku ikut melihat ke arah pandangan Rein….


DEG


Aku terkejut dengan siapa yang kulihat…


AL ?


Alexa sedang berdiri di dekat pagar sekolah, pandangannya tertuju pada kami… padaku..


Melihat Alexa aku jadi teringat dengan dugaan Ressa tentang dia yang hanya main² denganku…


Benarkah seperti itu AL ?


Astaga.. apa yang sedang kupikirkan.. belum tentu juga semua dugaan Ressa itu benar.. seperti Rein… Alexa pasti kesini juga karena khawatir denganku.. tapi dia tidak bisa menemuiku sekarang karena Rein sedang ada didekatku… mungkin dengan melihatku baik baik saja seenggaknya bisa membuatnya lega.. aku juga seneng bisa melihat AL…


” eneg aku ngelihatnya… ayo pergi dari sini….. ”


Rein menggandengku pergi menjauh menuju mobil rumah yang sudah terparkir di depan sekolah…. Sebelum masuk ke dalam mobil, aku sempatkan melihat AL sekali lagi… dia masih melihatku…. sebenarnya aku begitu merindukannya… Tapi dibalik semua rinduku.. , ada rasa bersalah sangat besar kepadanya.


“maafkan Aku AL…. ”


.


.


Hari minggu pagi,, kemarin seharian aku hanya dirumah, tepatnya berada di kamarnya Rein…. dan kalian pasti tau apa yang kami lakukan seharian disana…


tepat sekali.. kami bercinta seharian penuh… Rein menagih janjiku sebelum berangkat berwisata yaitu akan bercinta seharian penuh saat aku sudah pulang.. terpaksa deh aku harus menepati janjiku. Dia sangat sangat ingin bercinta karena dia sempat curhat tertekan dengan try out yang sulit selama tiga hari… Dia stress dan merasa hasil try out nya akan jelek.. dia butuh pelampiasan.


Kami melakukannya sambil aku bercerita semua yang terjadi selama kegiatan wisata. Mulai dari awal mula di bus dengan Ressa, lalu keesokan, pertemuanku dengan Mira dan Winry, dipantai dengan Kak Neta, disungai dengan Ressa dan melakukan, sampai dengan apa yang terjadi ketika kami tersesat di hutan.


Semuanya kuceritakan secara detail ke dia, sesuai janjiku untuk menceritakan kepadanya saat aku tidur dengan cewek lain,, tentunya tidak kuceritakan tentang hubunganku dengan Alexa. Dia begitu terkejut mengetahui aku bisa bercinta dengan guru PPL,,, Dia hanya berkomentar…


“kamu sudah jadi cowok sejati….. ”


Hihihi… Tapi dia menuduhku melakukannya dengan Winry juga.. katanya kelihatan banget aku tertarik dengan Winry… iyasih sedikit,, tapi aku membantah tidur juga dengan Winry…


Rein juga memintaku menceritakan detail aktivitas bercinta ku dengan Kak Neta dan Ressa.. yang mana malah membuat dia semakin bergairah. .. aku sampai kewalahan melayani Hasratnya Rein kemarin. Tapi aku selalu menyukai bercinta dengan Rein…. Pokoknya gak akan pernah bosan deh bercinta dengan kakakku yang cantik itu.. hihihi, dengan Kak Neta juga asik Sih, apalagi dia begitu pengalaman,, dengan Ressa juga oke,,, aku menyukai bercinta dengan mereka semua…


Atau aku sudah ketagihan bercinta?


Jika ditarik mundur, sangat sering aku bercinta seminggu belakangan ini.. Bahkan kemarin saat seharusnya aku istirahat setelah kecapek’an pulang dari wisata, aku malah bercinta dengan Rein seharian..seolah aku ingin melakukannya lagi dan lagi dan tidak bisa berhenti… Aku benar² ketagihan bercinta dan gak bisa menahan diriku untuk melakukannya..


Atau jangan² aku sudah termasuk golongan hyper…?


Sepertinya bukan, aku pernah membaca di majalah dewasa dulu waktu SMP yang sering dibawa Dika kesekolah… kalau Hyper itu agresif dan tidak pernah merasa puas, jika tidak ada partner, dia akan mencari siapapun atau pekerja ****.. dan jika kepuasan belum tercapai dan tidak bisa terpenuhi akan berujung pada kecemasan dan depresi.. Widihh.. kak Neta banget tuh…


Rasanya sama seperti kecanduan zat² adiktif seperti alkohol, rokok atau drugs.. Sekali puas, akan mencari dan mengulangi kepuasan yang sama.. Atau bisa juga disebut ketagihan.


Tapi yang namanya ketagihan itu seringnya dinotasikan tidak baik karena walaupun menyenangkan, tidak baik dilakukan secara berlebihan… Pasti ada dampak atau efek karena melakukannya secara berlebihan… aku belum tau apa yang akan terjadi pada diriku jika terus²an tiap hari bercinta seharian penuh… pastinya tidak baik bagi kesehatanku.


Jadi aku putuskan hari minggu ini aku akan istirahat seharian penuh… tadi subuh aku keluar dari kamarnya Rein menuju kamarku… belum tidur sama sekali… tapi sesampainya dikamarku aku malah gak bisa tidur.. banyak sekali yang aku pikirkan… terutama soal AL dan Ressa…. aku masih kepikiran ucapan Ressa tentang cintanya Alexa yang hanya kedok untuk menghancurkan Rein… gara² ucapannya itu, seharusnya semalam aku mendatangi kedai tempat Alexa bekerja.. tapi tidak kulakukan karena keraguanku padanya… Dan juga pikiranku bertambah untuk segera mencari uang buat menebus obatnya Ressa… hadeeeeh… Banyak banget yang harus kupikirkan…. sampai aku benar² tidak bisa tidur.. karena saat ini sudah jam 8 pagi.. dari tadi aku hanya guling² di tempat tidur…


Sejam kemudian Rein masuk ke dalam kamarku.


” loh uda bangun dek..? ” tanya Rein


” udaa….. ” dia pasti langsung ngomel kalau aku bilang belum tidur… kadang cerewetnya padaku ngalahin bunda…


” hmm.. kirain belum bangun, makanya aku bawa boneka kesini biar aku ada temannya main sambil nungguin kamu bangun… hehhehe.” ucap Rein kepadaku


Dia langsung tiduran di tempat tidur dan rebahan disebelahku..


Tok tok


Hadeeeeh.. ganggu ajasih….


” Mas Rega… ada tamu… ” panggil Mbk Tina


Tamu? Aku dan Rein langsung saling berpandangan..


” siapa Mbak..? Adit…? Bilang aja aku lagi pergi mbak… ”


” bukan Mas. tamunya cewek.. ” ucap Mbk Tina


What..? Cewekk..?


” Siapa…? ditemuin dulu sana…! ” ucap Rein


AAAAAAAAAAAA… Ganggu banget…


.


.


Setelah ke kamar mandi cuci muka sebentar, langsung aku turun ke bawah… sebelum aku sampai di lantai bawah.. tamu itu sudah bisa melihatku dari ruang tamu dan memanggilku dengan suaranya yang cempreng…


” Culuuuunnnnn……. ”


Oh sial.. kenapa Ressa pagi² kesini……


” ngapain kesini…? ” aku masih bingung kenapa dia pagi² kesini..” Aku ikut duduk di sofa.


” Kak Amanda kan nyuruh main kesini.. hehe… rumahmu gede banget culuun.. Itu dibelakang kolam renang yah..? Kereeeeen…. Nih yah, luas ruang tamu ini bahkan dua kali lipat dari luas rumahku… ” kagum Ressa

__ADS_1


” ini rumahnya Rein,, bukan rumahku…. ”


” hmm sama aja.. kan kamu tinggal disini… ” ucap Ressa


Kemudian Mbak Tina datang membawa minuman untuk Ressa.


” terimakasih mbak cantik…. ” ucap Ressa


Mbak Tina tersenyum mendengar pujian Ressa… tak lama Rein turun dari atas…


” ohh ternyata kamu tamunya…. ”


” hai Kak….. ” sapa Ressa


Rein gabung duduk dengan kami, dan kami ngobrol banyak…. gilanya Rein masih hanya memakai Panties dan korset kesayangannya….


Setelah beberapa waktu ngobrol ini itu,,,


” kamu pengen tau kamarnya Rega..? ” ucap Rein pada Ressa…


” mau… Mau…. ” jawab Ressa antusias


” kamu naik ke atas.. lalu jalan ke kiri… disitu kamarnya Rega.. ” Rein menunjuk kamarku


Woi.. Woi…..


” boleh….? ” tanya Ressa


” boleh dong… kalian main aja disana.. Aku mau renang dulu… ” ucap Rein kepada Ressa


” assikkkk…. ” mendengar ucapan Rein Ressa langsung naik ke atas….


” ngapain sih nyuruh dia ke kamarku..? ”


Rein langsung berpindah duduk naik ke pangkuanku, menghadapku dan merangkulkan lengannya dileherku.. .. Kupegang pinggulnya agar dia tidak jatuh kebelakang…


” bukannya kamu tadi lagi pengen yah…? Tuh sama dia aja… hahahaha” ledek Rein


Buset.. kakakku sudah gila….


” nanti malem aja sama aku.. ” ucap Rein pelan…


” gimana kalau kamu ikutan…? ” aku menggodanya…


” hmm? Main bertiga…? Menang banyak dong kamu…… ” tolak Rein


” hehehehe… yuk…? ”


” aku maunya sama dua cowok, ajak Adit kesini, kita main bertiga.. …” Rein tersenyum…


” haahhh? Gak boleh.. Gak boleh… Enak aja….. ”


” hahahaha… makanya jangan nantang² main bertiga.. karena gak semuanya rela melihat orang yang paling disayanginya main dengan orang lain..” ucap Rein


Hadeeeh. Ternyata dia balik menggodaku… Rein memang paling pintar membalikkan kata²ku… Dan yang diucapkannya ada benarnya… aku gak akan rela melihat langsung Rein disetubuhi cowok lain.. Karena aku sangat sayang kepadanya.. Berarti dia juga sayang padaku dong…? Hihihi… dia memang kakak terhebat.. Seandainya dia bukan Kakakku,, aku ingin dia jadi istriku nanti… Hahaha


Kemudian dia pergi kebelakang rumah untuk berenang..


Aku langsung naik ke atas dan masuk ke dalam kamar… Ressa sudah melepas cardigannya.. menyisahkan terusan hitam yang menutupi tubuhnya.


Resaa sedang bermain dengan bonekanya Rein yang masih ada dikamarku…


” aku tau kamu culuun.. tapi tidak kusangka kamu juga koleksi boneka…. ” ledek Ressa


” hmm..? Itu bonekanya Rein…. ”


” oh yah..? Kok ada disini…? Apa dia sering tidur disini ? ” tanya Ressa sedikit curiga….


”eh.. Egak.. kebetulan aja dia tadi pagi kesini bawa boneka² itu…. ”


” ouww.. kak Amanda seksi banget ya.. Aku jadi ngiri.. dia tiap hari tidak pakai baju gitu kalau dirumah…? ” ucap Ressa


Aku :” eh..? Ii.. Iya… ”


Ressa :” dan kamu gak tergoda ngelihat dia seperti itu…? ”


” udah ya.. yuk turun.. terus kamu pulang… ”


” hmm diusir nih? Baru aja dateng… kenapa sih? Hari ini Kamu ada acara kencan dengan AL? ”


Mendengar ucapan Ressa langsung kubekap mulutnya….


” woi.. Jangan keras²…jangan nyebut namanya disini.. ” jangan sampai Rein mendengar ucapan Ressa…


” hihihi maaf.. Maaf.. lupa… ” bisik Ressa


”aku Mau tidur…ngantuk… kamu pulang aja yah..atau kamu ikutan renang sana sama Rein.. . ”


” hmm masih pagi uda mau tidur aja… aku pengen main.. males dirumah… Dan aku tidak bisa berenang… Heehehe” ucap Ressa


Hadeeh.. aku langsung tiduran di tempat tidur…


” bisa nggak biarin aku tidur sebentar aja… ” ucapku dalam hati..


Ressa malah ikutan tiduran disebelah ku,,


” aku kesini juga pengen bercinta denganmu…. hihihi… ”


Whatt. ?

__ADS_1


__ADS_2