Kisah Cinta

Kisah Cinta
MENEMANI KAK NETA


__ADS_3

Tiga hari nemenin Kak Neta? Gilaaa.. nemenin seperti apa nih maksudnya? Kok agak serem yah kak Neta bilang ingin aku nemenin dia, kenapa harus aku? berbagai macam skenario saat ini ada dikepalaku, seolah semua skenario itu saling berebutan mengutarakan argumen yang paling benar akan terjadi.


Dengan sangat terpaksa aku harus menuruti perintah Kak Neta yang sadis ini, daripada aku dilaporkan ke BK. Karena dari semua hukuman yang ada disekolah, dikeluarkan dari sekolah itu merupakan hukuman yang paling berat,, berat karena harus berhenti sekolah, berat karena harus berpisah dari teman².. Dari Alexa… huhuhuhu.. berat rasa malunya juga… hadeeehh


” malah bengong…. ayo ikut aku… ” ucap Kak Neta membuyarkan lamunanku… dia berjalan keluar dari ruangan ini.


Hufttt


” iya… Misi Pak.. ” aku pamit kepada Pak Dirga yang masih ada di dalam ruangan..


Saat aku keluar ruangan,dari arah sebelah kiri aku melihat seseorang yang ada di dekat ruangan ini… eh itu kan?


Winry ?


Ngapain dia diluar? Padahal di dalem Hall acara sudah dimulai… terdengar dari luar riuh keramaian suara para siswa, suaranya menggema diseluruh gedung…


Ehh? Tiba² Winry melihatku… Dia melihatku saat sedang melihatnya… tatapannya padaku Membuatku salah tingkah hingga aku tidak menyadari kalau Kak Neta yang berjalan didepanku berhenti berjalan.


BLUG


Ehh? Wajahku menabrak sesuatu yang Kenyal banget..rasanya hangat. . apa’an ini ya?


” belum juga nyampek kamar, uda pengen nyusu aja.. ” bisik Kak Neta


” waaaaaaaaaa… sory sory sory sory… Gak ngeliat.. ” ucapku pada Kak Neta… ternyata aku menabrak dadanya, pantesan kenyel banget… hihihi


” Segede gini kamu gak liat…?” ucap Kak Neta


Glek


“sabar dong. .. nanti kamu bisa memegangnya sepuasmu… Mau? “bisik Kak Neta padaku dengan bicaranya yang dibuat mendesah..


Aaaaaaa., emang wanita satu ini lebih agresif dari Rein…. .aku jadi pengen langsung menariknya ke kamarnya, Hehehe


Eh eh, tidakkk.. aku harus kuat iman demi Alexa…


” .gak deh.. makasih.. . ” itu tadi pasti akal akalannya lagi agar aku semakin terjebak dalam permainannya..


” hmm..bilang gak mau, tapi nabrak²..dasar bocah. . ” sindir Kak Neta


Hadeeehh.. gara² dilihatin Winry aku jadi salah tingkahh sampai menabrak Kak Neta, lagi pula kenapa sih dia pake berhenti segala… Kulirik Winry lagi.. dia masih melihatku tanpa ekspresi sama sekali… ehmm.. kuakui aku sedikit tertarik dengan adik kelas itu…. aaaaaaa kenapa sih aku lemah sekali dengan cewek cantik. padahal pacarku cantiknya gak ketulungan….

__ADS_1


”kayaknya kita ke loby dulu dehh.. yuk… ” ucap Kak Neta


Owww..


Kami berdua berjalan menuju Lobby penginapan yang letaknya tidak jauh dari Hall tadi.. kak Neta sedang mengobrol dengan mas² resepsionis… entah apa yang mereka obrolkan, aku hanya duduk manis di sofa yang ada di dalanm loby, menyilangkan lengan kayak bocah SD polos yang duduk di meja paling depan..


.


.


Dan akhirnya kami sampai di depan kamar terkutuk ini, aku masih menyesal kenapa coba tadi pakai langsung mengiyakan permintaan nya…


” ayo masuk… ” ucap Kak Neta saat sudah membuka pintu kamarnya..


” ehmm.. Ngapain di dalam kak?”


”mau ganti baju,, kamu gak mau nunggu di dalem…?” ucap Kak Neta


Mau…. Hehehe.. emang mau ngapain pake ganti baju segala..?


” aku tunggu disini aja ya Kak.. ”


” hmmm knp sih? Malu? Aku yang ganti baju, malah kamu yang malu…." tegas Kak Neta


” yauda Kalau Gak mau… bentar yah.. Awas jangn kabur..! “ucap Kak Neta lalu masuk ke dalam kamarnya..


Kulihat jam tangan sudah hampir jam 3 sore… cuaca sangat cerah dan sejuk, sesekali angin berhembus menabrak tubuhku.. suasana sekitar kamar ini begitu sunyi,, kucoba memejamkan mata, kurasakan suara dahan dan ranting pohon² saling bergesekan di sekitar penginapan ini.. terdengar juga suara burung² berkicauan, suaranya seperti sebuah irama yang menyejukkan pikiran… Ada untungnya juga sih gak ikutan kegiatan² study tour di tempat ini… . Hehehe.. Memang tempat ini benar² cocok untuk menikmati alam, melepas penat kehidupan di kota, tempat yang cocok untuk me refresh kembali pikiran pikiran yang lelah. kalau aku? Sementara ini tidak ada yang mengganggu pikiranku selain apa yang akan terjadi denganku 3 hari kedepan bersama dengan Kak Neta…..aku jadi semakin bisa menikmati suasana disini tanpa harus memikirkan masalah apapun… hidupku kurasakan sudah komplit sejak ketemu dengan Rein, berpacaran dengan Alexa….. aku begitu merindukan mereka..


DEG


Rein dan Alexa?


Siall… aku masih belum memikirkan bagaimana caranya membuat mereka berdamai.., huftttt aku tidak boleh terlalu nyaman dengan kondisi seperti ini… aku harus segera menemukan solusi untuk mereka.. aku ingin tetap berpacaran dengan Alexa tanpa harus menyakiti perasaan Rein… semoga 3 hari kedepan aku bisa menemukan jawabannya…


CKLEK… kudengar pintu terbuka.. Langsung aku menoleh ke arah pintu…


Kak Neta sudah berganti baju, kali ini dia memakai semacam terusan motif macan tutul tanpa lengan dimana bagian belakangnya dengan tidak tertutupi, tidak kulihat tali bra disana, dia pasti tidak memakai bra… bagian depannya sangat rendah, ..sedangkan rambut panjangnya diikat keatas.. membawa kamera DSLR di tangannya…


Penampilannya saat ini semakin memperjelas kesan sexy dan binal dalam dirinya, kesan seperti itu sudah kujatuhkan pada dirinya sejak pertama kali dia masuk ke kelasku. menurutku Kak Neta adalah wanita yang liar. bukannya penampilan dan kelakuan mencerminkan kepribadian seseorang.. Ya kan?


”nih.. bawa…! ” Kak Neta memberikan kamera itu kepadaku..

__ADS_1


Heehh?


” kamu nanti foto²in aku yah.. ” ucap Kak Neta


”ehm… aku gak bisa memakainya..! ”


Memang aku belun pernah memegang kamera seperti ini sebelumnya, aku tidak mengerti cara menyetting balance, iso, fokus dll bahkan aku gak tau tombol on nya dimana.. hehe


” tinggal di pencet ininya…. tuhhh.. ” Kak Neta memberikan contoh padaku menekan pada sembuah tombol yang terletak di bagian atas kamera ini…


” ohhh….. ”


” gampang kan? ” ucap Kak Neta


Aku mengangguk….


” emang kita mau kemana…? ”


”ke pantai…… Yuk…!” Kak Neta langsung menggandeng tanganku….


Ke pantai yah? Mungkinkah Private beach yang diceritakan Adit yang katanya sangat mahal itu…? Untuk sekelas Kak Neta mungkin enteng baginya membayar biaya menuju pantai itu untuk kami berdua.. dia aja punya Moge yang harganya miliaran…


.


.


Kami sudah sampai di bagian paling ujung penginapan ini yang merupakan area tertinggi dari perbukitan ini… Dari sini bisa kulihat ke arah bawah, hamparan laut selatan yang sangat biru membentang luas sepanjang mata memandang…. sugoi…. lah gimana caranya kita turun? Mau tracking…?


” bagusss bangettt kan? .. ” Kak Neta menarikku lagi ke sebelah kanan… disana ada sebuah bangunan dengan beberapa tali atau kabel yang memanjang ke arah bawah…


Tempat apa itu? Saat mendekati tempat itu barulah ketahuan kalau itu adalah sebuah stasiun kereta gantung.. Dengan sebuah kereta yang sudah siap mengantar ke arah ujung tali atau kabel..


Ohh.. jadi kita ke pantainya naik kereta gantung? Kereeeenn.. pasti mahal banget nih.


Kami berdua sudah berada di dalam kereta gantung ini.. Kata mas² tadi perjalanan membutuhkan waktu selama 15 menit untuk sampai ke bawah… aku tak henti² nya mengagumi pemandangan yang tersaji di hadapanku, dari bawah kereta gantung yang alasnya terbuat dari kaca transparan terlihat pohon pohon tinggi perbukitan, agak serem juga sih ngebayangin kalau tiba² alas kaca ini pecah,,, lalu dari arah depan terlihat hamparan laut yang sangat indah.. Semuanya menyatu bagaikan lukisan alam karya maestro yang sangat sempurna… lebih sempurna lagi karena dihadapanku duduk seorang wanita dewasa yang sangat cantik yang juga sedang memandangi alam sekitar. Xixixi sempurna banget wisata kali ini…. Kutarik nafas dalam²…. Ohhhh sejuk banget udaranya..


” gimana… Suka…? ” tanya Kak Neta


Aku mengangguk dan tersenyum padanya,


” next time aku pengen ngajak adikku kesini deh.. dia pasti juga menyukainya.. ” ucap Kak Neta

__ADS_1


Ohhh.. dia punya adik?


__ADS_2