
Saat Rein sedang mengantar Melly ke depan rumah, aku menunggu Rein di dalam kamarnya… Beberapa saat kemudian dia masuk ke dalam kamarnya.
” ngapain kamu disini..? Aku mau tidur…. ” ucap Rein masih berdiri didepan pintu..
” yauda tidur aja…. ” diatas tempat tidur aku menggeser tubuhku agak kepinggir agar memberikan ruang untuknya.
Dengan wajah yang agak sebel dia akhirnya tiduran disebelahku…akhir² ini dia selalu kelihatan sebel jika dihadapanku,,Rein langsung menarik selimut dan menutupi tubuhnya lalu tidur miring membelakangiku..
” uda gitu doang…? ”
” mau apa lagi..? Kan aku bilang mau tidur.. “ucap Rein masih membelakangiku..
” gak ada penjelasan apa gitu tentang kado darimu tadi…? ”
” emangnya lagi ujian, harus dijelasin segala… ” jawab Rein
Buset jutek amat…
” Reiiinn… ” kutarik tubuhnya agar dia menghadapku….
” apa sih Dekk..? Kamu pengen penjelasan gimana..? Yang penting kamu seneng kan,, ” ucap Rein
Seneng sih.. hihhihi..
”kamu tega banget… kalau aku kena penyakit gimana..?…. ”
” uhmm.., pake pengaman kan..? Meme uda aku ingetin kok tadi… jangan² dia tidak memberimu…? ” Rein kelihatan kebingungan..
Aku menggelengkan kepalaku..
”bener² gak bisa dipercaya tu anak… , tenang aja dek.. Dia Sering periksa ke Dokter kok…. ” ucap Rein
” lalu kenapa kamu ngasih kado seperti itu..? ”
” supaya kamu seneng aja.. uda jangan bawel ya.. aku uda bayar mahal ke Meme.. ” ucap Rein
” tidak seharusnya kamu melakukan itu…aku tidak memerlukannya, aku kan uda punya kekasih.. ”
Mendengar ucapanku, dia langsung membalikkan tubuhnya membelakangiku lagi.. sial.. aku salah ngomong lagi…
” maaf…. akhir² ini aku tidak bisa berpikiran jernih… ” ucap Rein pelan..
Hmmm..tumben banget, Ada apa sebenarnya dengan dia?
Kupeluk tubuhnya dari belakang, kupegang tangannya.. kulihat matanya terpejam..
” makasih ya kadonya… Selamat tidur.. ”
Tidak ada tanggapan darinya, setidaknya dia membiarkanku memeluk tubuhnya… Sebenarnya aku juga ngantuk banget.. sambil tetap memeluk tubuhnya dari belakang.. aku pejamkan mataku. Dan beberapa saat kemudian aku tertidur….
.
.
...POV REIN...
” Deeek,,,?” ucapku pelan pada adikku..
Sepertinya Rega sudah tertidur, dia tidur masih memeluk tubuhku dari belakang.. bisa kudengar dengkuran lirih dari mulutnya… sepertinya dia kecapek’an. Pelan pelan kubalikkan tubuhku menghadapnya… Lucu banget Rega kalau lagi tidur.. wajahnya kelihatan tenang dan damai. Coba kalau bangun.. wajahnya selalu terlihat mesum dan nyebelin… masih kupandangi wajahnya..
Deek.. kamu apain kakakmu ini? Kenapa aku jadi seperti ini?
Akhir² ini jantungku berdebar lebih kencang saat kamu ada didekatku,
Aku tidak berani lagi terlalu lama memandangmu, sulit melihat indahnya matamu lagi…
Tidak seperti dulu, sekarang aku selalu gugup saat didekatmu,,
Deek.. apa kamu tau? .. Aku jatuh cinta kepadamu…
Rasa itu datang begitu saja dan aku tidak bisa menahannya merasuki diriku.
Aku tau ini salah, aku tidak seharusnya seperti itu kepadamu…
Tes,
Tuh kan, bahkan kamu tertidur pun kamu bisa membuatku meneteskan air mata.
Tapi Aku tidak akan mengungkapnya kepadamu, lagipula aku tidak punya keberanian mengatakannya kepadamu.
Tes
Aku hanya bisa menahan perasaan ini
Meskipun kamu tidak mencintaiku
Meskipun kamu hanya menganggapku kakakmu
Meskipun aku hanya bisa memandangimu
Tes
Maaf jika akhir² ini aku bertingkah aneh dan bodoh, bahkan aku sempat sangat sangat cemburu kepada Amel kekasihmu
Aku hanya takut kamu menjauhiku
Jangan pernah meninggalkanku ya Deek.
Aku sangat takut kehilanganmu
aku takut sedirian tanpamu
Tes
Tes
Tes
.
.
...POV REGA...
KEESOKAN PAGINYA DISEKOLAH
” kamu sudah melihatnya…? ” Tanya Adit padaku saat aku baru memasuki kelas.
” uhmm.. Lihat apa.? ”
” ikut aku…. ” ajak Adit
__ADS_1
Aku menaruh tas di meja, dan berjalan bersama Adit keluar kelas…
” lihat apa sih Dit…? ” tanyaku penasaran..
” hasil try out anak kelas 12 sudah ditempel di papan.. Kamu pasti penasaran ingin melihat hasilnya Amanda dan AL… ” ucap Adit
” oh yah..? Kamu sudah melihatnya…? ”
” sudah…. ” jawab Adit
” siapa yg dapet nilai lebih baik..? ”
”ehm.. mending kamu melihatnya sendiri… ” ucap Adit saat aku dan dia sudah sampai di depan papan pengumuman..di depan papan itu dipenuhi kerumunan para siswa yang juga penasaran ingin melihat hasilnya.
Saat aku akan menerobos kerumunan itu, aku melihat Rein keluar dari kerumunan itu..
” hei Rein… ” aku menyapanya..
Dia melihatku tapi tidak mempedulikanku, dia langsung pergi meninggalkan tempat itu, sempat kulihat wajahnya kelihatan emosi…
” kenapa dia seperti itu? Hasil try out nya sejelek itukah…,?”
” wajar dia kelihatan marah setelah melihat hasilnya…. ” ucap Adit
Hmm..? Aku semakin penasaran… Langsung kuterobos kerumunan itu mencari nama Rein.. Dan langsung Ketemu,, namanya ada dideretan teratas siswa dengan nilai hasil try out terbaik.
Astaga. pantesan dia kelihatan marah… meskipun nilainya bagus tapi bukan yg paling bagus.
Peringkat Hasil Try Out UTS
1. Alexa Kyla Valerie
2. Amanda Rein
3.
4.
Melihat hasil itu aku senang sekaligus sedih secara bersamaan. Aku senang mengetahui Pacarku Alexa mendapatkan nilai tertinggi, tapi juga sedih karena Nilai Kakakku Rein kalah dengan Alexa yang merupakan rivalnya..
Jadi bingung mana yang harus aku datengin duluan,, mengucapkan selamat ke Alexa atau menghibur Rein. . Hadeeehh..
” kamu ditunggu AL di ruang ekskul musik…. ” ucao Adit
” eh..? Serius…? Bukannya ini mau bel masuk… ”
” kata AL tadi hari ini bakalan gak ada pelajaran, guru² pada rapat.. mungkin sebentar lagi akan diumumkan…. ” ucap Adit
” okeee.. Aku kesana dulu Dit… kamu mau nyamperin Mira? ”
” ohh iya dong.. kekasihkuu aku datang…. ” ucap Adit sambil berlari menuju gedung anak kelas 10… Haha percaya deh yang sedang kasmaran..
Baiklah, kalau gitu menemui Alexa terlebih dulu…
.
.
Dok dok dok
Aku mengetuk ruangan ekskul musik yang tertutup.. Alexa langsung membukakan pintu untukku. Dia tersenyum manis melihatku.. dan langsung menarikku ke dalam ruangan…
Alexa meregangkan tangannya, isyarat agar aku memeluk tubuhnya… gak perlu pakai lama aku langsung memeluknya..
”loh kamu tau tanggal ulang tahunku…? ”
” tau dong, emangnya kamu…. kamu gak tau tanggal ulang tahunku kan..? . ” ucap Al
Oiya, aku belum tau tanggal lahirnya pacarku ini. hadehh.. pacar macam apa aku ini.
” hehehe.. uda kelewat ya? ”
” enggak kok, ultahku masih lama… nanti aku kasih tau tanggalnya biar gak terlewat…. ” Alexa memang pengertian banget…
” .. sebenernya aku kesini juga bermaksud memberi selamat padamu.. nilai try out mu bagus…. Pinter banget sih pacarku… ”
Aku salut dengannya, meskipun dia bekerja tiap malam.. dia tetap bisa mendapatkan nilai bagus di sekolah.
” Makasihhh… tapi.. Amanda pasti semakin membenciku…. ” jawab Al
Yapp.. dia pasti semakin membenci Alexa..
” btw, dapet kado apa dari Amanda.. pasti dapet yang enak² yah…? ” tanya Al
Ehh…? Aku langsung mengingat kado hidup yang kunikmati semalam… aku terbayang saat Dewi Aphrodite menyiksaku.
” he he he… Maaf… ” aku tidak bisa jujur ke Alexa kalau semalam aku dapat kado bercinta dengan Temannya Rein dan Alexa juga..
” iya Gpp.. aku sudah menebaknya, Amanda pasti memeberikan kado enak² untuk adik kesayangannya……. ini kado dariku… ” ucap Al
Dia meberiku kantong tas..
” apa ini ? ”
AL :” buka aja… ” pinta Al
Aku pun membuka dan mengambil apa yang ada di dalam kantong tas itu.. ternyata isinya adalah sebuah kaos warna putih. kaosnya sih oke.. Tapi….
” Hello kitty…..? ” tanyaku heran padanya
Alexa tak bisa menahan tertawanya melihat raut wajahku yang ilfill melihat kaos itu bergambar kepala Hello Kitty besar di bagian depannya.
” hahahahaha….. Lucu kan? Dipakai ya.. biar kamu kelihatan tambah lucu….. ” ucap Al
” gak janji…… ” Alexa cemberut mendengar ucapanku,..
” iya² Besok besok aku pakai…. Makasih banget kadonya… ” dan dia tersenyum lagi..
.
.
Sisa waktu satu jam sebelum jam 10 kami habiskan diruangan ini dengan menbobrol dan bercanda.. kami duduk bersila di lantai saling berhadapan
” aku bawa baju ganti… cabut yukk…. ” ucap Al padaku..
” hahh.? Tumben…? ”
” percuma juga kan disekolah tapi gak ngapa²in.. Bentar lagi juga pasti semua siswa dipulangin.. Ayo kita cabut dari sini dan bersenang senang ke suatu tempat…. ” ajak Al
” kamu kenapa sih hari ini? Aneh banget… ucapku heran padanya..
__ADS_1
“hari ini aku bahagiaaaaa banget… aku pengen senang² samu kamu sampai malem… tapi kalau kamu gak mau yauda aku pergi sendiri…” lirih Al
“iya.. Iyaa.. ayo cabut…”
“yeeeeehhhhh… mau kemana kita? Nonton yuk…. Kamu suka Harry Potter?” tanya Al
Ehh…? Aku langsung mengingat panasnya saat nonton Harry Potter minggu lalu dengan Rein..
“uhmm.. boleh…”
.
.
Dengan sedikit bersandiwara kepada Satpam sekolah, aku dan Alexa bisa keluar dari sekolah tanpa dicurigai.. Kami berdua langsung menuju salah satu mall di kota ini dan kami menonton di jam pertama..
Tidak seperti kemarin waktu nonton dengan Rein yang penuh dengan gairah, aku dan Alexa nonton film selayaknya orang lagi nonton bioskop tanpa aktivitas panas menyertai. Kami berdua nonton hanya sambil bergandengan tangan… Tak henti hentinya aku memandangi wajahnya Alexa yang tegang, senang, dan saat dia sedih ketika menyaksikan salah satu kakaknya Ron Wisley meninggal.. Alexa sampai meneteskan air mata melihat adegan itu.. hihihi.. meskipun dia tomboy, ternyata dia juga bisa menangis hanya karena adegan film. Kuambil sapu tanganku dan kuserahkan ke dia…
Selepas menonton bioskop, kami berdua makan siang di mall itu juga.. sambil bercanda kami makan sambil saling menyuapi satu sama lain. hihihi.. pokoknya seru dan tidak akan terlupakan. aku sangat senang sekali bisa mendapatkan momen ini dengan pacarku.. Alexa benar² bisa membuatku bahagia….
“masih sore.. kemana lagi kita…?” tanya Al
“terserah.. pokoknya sama kamu…” dia tersenyum mendengar ucapanku.
“hmmm.. ke taman? Gimana?” ajak Al
“yuukk…”
.
.
Kami berdua menuju dan sudah sampai di salah satu taman di kota ini, taman ini cukup luas dengan jalan setapak selebar 1 meteran yang melingkari luasnya taman yang biasanya digunakan untuk jogging di pagi hari.. suasana sangat sejuk karena taman ini ditumbuhi pohon² yang daunnya sangat rindang…. Aku dan Alexa duduk di bawah salah satu pohon tersebut,, kami tidak ragu duduk diatas rumput yang hijau. aku melihat sekeliling, ada beberapa pasangan juga seperti kami yang sedang memadu kasih…
“ehh.. lihat mereka..!” Alexa menunjukkanku salah satu pasangan.. buset.. mereka sedang ciuman… Berani²nya seperti itu di tempat seperti ini.
“kamu mau…?”
“hahaha.. Malu dilihat orang…..” ucap Al
“bukannya ciuman pertama kita dulu juga dilihat orang banyak…?”
“hehehe.. Iya juga yah.. sumpah dulu aku juga gak tau kenapa bisa nekat seperti itu. Sangking sebelnya sama kakakmu….” ucap Al
“tapi karena ciuman itu kita bisa ada disini sekarang….” dia tersenyum..
“ahh kamu… Aku cium loh ya.. .” ucap Al
“cium aja kalau berani.. ” aku pura² memejamkan mataku…
Cup
Aku kaget, ternyata dia berani menciumku ditempat ini…
“eh.. apa itu tadi? Kok gak kerasa yah… Lagi dong…” aku menggodanya…
Alexa mencubit perutku pelan, lalu dia bersandar di pohon dan merentangkan kakinya kedepan… matanya terpejam dan dia mengambil nafas dalam dalam. dia memandangi rindangnya pepohonan di taman ini. rambut panjangnya Alexa terkena Angin lirih
“sejuk banget…..” ucap Al
Langsung aku tidurkan kepalaku di pahanya.. dia tidak menolakku, malah dia mengusap usap rambutku..
“Umurmu semakin bertambah.. … 16 tahun ya?” tanya Al
“yapp.. kamu 17 tahun ya .? Kamu sudah dewasa duluan.. ..”
“menurutmu aku sudah dewasa?..” ucap Al
Hmmm? Alexa melanjutkan kalimatnya dengan melihat ke arah depan…
” usia kita memang sudah bertambah tua, tapi kita masih tidak bisa hidup sendiri.. aku belum sepenuhnya dewasa karena ada hal hal yang masih tidak bisa kulakuan sendiri…” ucap Al
Benar juga kata Alexa, dia yang sudah bisa bekerja dan cari uang sendiri masih merasa seperti itu.. apalagi aku? Aku masih bergantung pada Bunda, Rein… huftt….
“kamu kan sudah bekerja dan cari uang sendiri.. kamu sudah belajar menjadi dewasa.. Aku salut denganmu…” dia menoleh kebawah, memandangiku..
“hmm..? Mungkin karena umurku sudah 17 tahun.. semuanya jadi kelihatan berbeda dimataku.. . Aku harus segera menentukan dan memilih jalan kehidupanku kedepan… tidak untuk main² lagi…” jawab Al
Aku semakin salut dengan pacarku ini…
“tapii.. Aku tidak buru² kok jadi dewasa.. aku senang jadi anak-anak terus… hihihi.. aku masih ingin merasakan senangnya jadi remaja.. dan diusiaku yg ke 17 ini Lebih terasa menyenangkan karena aku bertemu denganmu… ” Al tersenyum padaku…
Hmmm.. senengnya mendengar ucapannya.. kubalas senyumnya..
“lalu apa yang kamu lakukan di masa depan nanti..? Jadi penyanyi…?”
“uhm.. menyanyi memang hobiku.. tapi itu bukan sesuatu yang ingin aku lakukan dikemudian hari untuk menyambung hidup.. lagipula.. aku ingin jadi seorang guru…” ucap Al
“seriusss…? Bener² tidak bisa diduga.. .”
“hahahaha.. aku gak pantes ya jadi seorang guru..? Aku ingin jadi guru TK.. aku suka sekali sama anak kecil yg lucu dan imut kayak kamu.. ” ucap Al sambil mencubit pipiku..
“uhmm.. cocok.. kamu kan penuh perhatian dan kasih sayang kepadaku, kamu pasti bisa jadi guru TK…”
“.. semoga saja…. Lalu. bagaimana denganmu? Kamu nanti dewasa ingin jadi apa..?” tanya Al
“ehmm.. aku… dewasa nanti pingin….. ehmm.. pengen jadi seorang suami dari guru TK…”
“hahh..? Hahahahahahha….. haduh.. kamu nih bisa aja…” ucap Al dan aku tersenyum melihat Al tertawa…
“udah,, jangan ngomongin yang belum terjadi… kita nikmatin saja hari ini….” ucap Al
“karena hari ini adalah hadiah kan?”
“menurutku, menikmati hari ini bersamamu adalah hadiah yang sesungguhnya untukku….” ucap Al
Hadeeeehhhh. .. Spechless.. terserah dia deh mau bilang apa.. Hihihi.. dia tersenyum memandangiku…
” ohyah.. di kedai kamu pernah ketemu anak² lain selain aku..?? ”
” maksudmu anak² disekolah kita…? Pernah.. ” jawab Al
” kamu gak malu sama mereka…? ”
” kenapa harus malu sih..? Aku bekerja bukan untuk mereka… aku bukan orang yang menjalani hidupku dengan mengikuti sudut pandang orang lain.. aku tidak peduli dengan apa yang mereka katakan padaku.. yang penting aku tidak merugikan mereka…. ” ucap Al
Hmm.. sama seperti yang dikatakan Kak Neta waktu dipantai,, walapun berbeda tapi maknanya sama.
” Atau jangan² kamu yang malu punya pacar yang sudah bekerja..? ” ucap Al
” ehh.. enggak.. aku malah kagum kamu bisa mencari uang sendiri dan secara bersamaan bisa pintar disekolah…. ”
__ADS_1
” cieeee……. sayang gantian dong.. capek nih pahaku… ” ucap Al
Eh.. Aku langsung menegakkan badanku, bergantian dia yang menidurkan kepalannya di pahaku.. kulihat Alexa memejamkan matanya, dia memegang tanganku dan ditaruhnya di atas perutnya.. kupandagi wajahnya yang tenang, cantik, dewasa, romantis, baik, mandiri, penuh kasih sayang… wanita idaman untuk dijadikan seorang istri.. Semoga ya AL.. semoga impian kita itu jadi kenyataan…..