
Aku sudah sampai rumah, Mobilnya Rein juga sudah terparkir di garasi.. aku langsung masuk ke dalam kamarku dan menghempaskan begitu saja tubuhku diatas tempat tidur.. tak lama Rein masuk kedalam kamarku..
“mau tidur Dek,,? Yauda istirahatlah,,,,” ucap Rein
Melihat Rein hanya memakai singlet seperti itu.. aku langsung bangkit dan menghampirinya saat dia akan keluar kamarku..
“Rein,, oke kalau kamu tidak mau membantuku di kota sebelah,, tapi kamu mau membantuku untuk urusan yang lain …?” ucapku sambil memegang pinggungnya, sambil meraba raba dikit..
Rein sedikit kebingungan dengan ucapanku,, tapi tidak lama dia paham maksudku…
“Nooooo… aku mau mandii…” ucap Rein lalu keluar dari kamarku,,,
“yaaahh….”
“Mau ikut…?” teriak Rein dari luar kamarku,,,
Eh…?
Hhihihi,,,, akhirnya setelah sekian lama,,,, menurutku dia sebenarnya juga menginginkannya.. tapi dia malu mengatakannnya kepadaku.. dia pasti tadi kesini berpakaian seperti itu juga sengaja untuk menggodaku.. aku langsung menuju kamarnya,, tapi dia tidak ada di dalam kamarnya,,, aku mendengar suara shower yang menyala di dalam kamar mandi di kamarnya Rein.. berarti dia sudah didalam kamar mandi..
Dan benar saja,, setelah aku masuk kamar mandi ruangannya,,, Rein sudah ada di dalam box shower,,,
.
.
Kami melakukannya lagi di tempat tidurnya Rein setelah melakukan di box shower,,, Bahkan dua kali lagi,,, sampai lemass… Malam ini bener² kami melampiaskan rindu kami masing² setelah sekian lama tidak melakukannya bersama.
“Jadi kapan kamu akan kembali kesana…?” tanya Rein padaku
“ehmm,,, aku sudah mempunyai rencana,, tapi aku butuh waktu,, aku akan mencari bantuan terlebih dahulu…”
“siapa..?” tanya Rein
“bukan urusanmu….” Dia langsung mencubit perutku,,,,
“isshh,,, teman Lama Rein,,, kamu tau kok siapa dia,,,”
“Rein,,, kalau misalnya aku sudah memperbaiki keadaan dikota sebelah,, kamu mau menikah denganku…?”
__ADS_1
“hmm…? Setelah keadaan membaik…Kamu tidak mau berusaha menjalin cinta dengan salah satu dari mereka ? Dias,,? Resty ? Atau Meta ?… kamu juga mencintai mereka kan Deek..?” ucap Rein
“entahlah,, aku tidak yakin bisa bersama salah satu dari mereka,, Dias sudah dijodohkan,, bahkan mungkin saat ini dia sudah menikah.. Meta sudah lama pergi, siapa tau dia sudah mendapatkan pria lain… yang tersisa tinggal Resty,, aku memang sempat mencintainya,, tapi apa menurutmu aku tidak akan menyakiti perasaan Meta jika aku bersama dengan Resty ? begitu juga sebaliknya,, jika aku bersama dengan Meta,, aku takut membuat Resty sedih, karena mereka sahabatan,,, … menurutku lebih baik jika aku tidak bersama salah satu dari mereka,,, makanya aku ingin kamu yang akan mendampingi hidupku selamanya… ”balasku lalu Rein mendorong tubuhku dan memegang wajahku…
“segitu pengennya kamu mau menikah denganku… ? Dekk,, asal kamu tau ya,, sudah lama aku menganggapmu sebagai suamiku,,,, sejak lama, Di dalam pikiranku aku menganggap kita sudah menikah, kita adalah pasangan suami istri,, pernikahan itu kan pria dan wanita tinggal serumah, bercinta, kadang liburan bersama,,, bukankah itu yang sering kita lakukan..? apa perlu kamu menghamiliku agar kamu percaya kalau aku ini adalah istrimu,,?? tapi bagaimana nanti anak kita Deek,, ? apa yang akan dipikirkannya jika tau kalau orang tuanya adalah saudara,, dan hanya punya satu pasangan kakek nenek,,, bagaimana dia bisa menghadapi dunia dengan kenyataan seperti itu ? kalau kamu pengen punya anak dariku,, hamili akuu, aku akan dengan senang hati mengandung anak kita,,,,, tapi, aku tidak akan memberitahunya kalau kamu adalah orang tuanya,, aku akan pergi sejauh mungkin darimu membawa anak kita agar kamu tidak bisa bertemu dengan kami,,,, kamu mau anak kita hidup tanpa Ayah ? kamu sudah tau kan rasanya bagaimana hidup tanpa seorang ayah?” ucap Rein
Sialll,, aku tidak berpikir sejauh itu,,,
“maaf,, aku tidak pernah berpikir sejauh itu,,, “
“Cobalah merasakannya, tanamkan dalam pikiranmu kalau kita sudah menikah,,, meskipun nanti kita punya pasangan masing², kita tetap pasangan suami istri asalkan kita masih bisa saling bertemu… bedanya kita tidak bisa bercinta lagi, karena kita punya pasangan masing²… yang penting kita selalu bersama, aku akan bahagia jika selamanya kita bisa selalu bersamaa, aku sempat berpikir meskipun nanti kita punya pasangan masing²,,bagaimana kalau kita tetap tinggal serumah,,, pasti seru,,,” Ucap Rein lalu tersenyum padaku… kubalas senyumnya…
“aku menyayangimu Rein,,,, “
“aku mencintaimu suamiku,,,hihihi,,” balas Rein
“Kejar cintamu diantara mereka bertiga,, hanya kamu yang paling tau siapa diantara mereka yang akan membuatmu bahagia,,, kalaupun misalnya kamu benar² tidak bisa bersama mereka bertiga ataupun dengan wanita manapun didunia ini.. akan aku pertimbangkan rencanaku untuk pergi dari sini…”
“Deal…?”
Kucium bibirnya sebagai tanda persetujuanku,,,,,,,
“gak tau,,,,”
“ahh,, iya aku tau,, pasti Dias, meskipun dia dijodohkan,, tapi dia adalah cinta pertamamu saat SMP, dan dia juga mencintaimu,,,,,,” ucap Rein
“gak tauuuuu….”
“ehmm Meta…? Kalian kan saling mencintai,,, “ ucap Rein
“gak tau Rein,,, gak tau,,,,,,”
“berarti Resty,, ternyata kamu suka tipe² kayak Resty yang selallu menggodamu,,, hahahahaha” ledek Resty
Hadeeeh,, Rein masih berusaha memancingku siapa diantara mereka bertiga yang paling aku cintai,,, aku segera bangkit dari tempat tidur ini dan keluar dari kamarnya Rein,,,,
“loh kemana Dek,,?” teriak Rein
“Tidur,,,,”
__ADS_1
“kamu tega membiarkan isitrimu ini tidur sendirian,, suami macam apa kamu ini..?” ledek Rein
“bodo’…….”
.
.
Are there choices around me,
(apakah ada pilihan disekitarku?)
Or am I stuck on a one-way road?
(atau aku hanya terjebak di jalan satu arah?)
These questions need answers.
(semua pertanyaan itu butuh jawaban)
Di dalam kamarku, aku mencari buku catatanku di rak buku,,, untung masih ada,,,, kubuka lembar demi lembar buku catetan ini,, dan ketemu,,, langsung kuambil portable phone yang ada di mejaku dan kupencet nomor sesuai dengan yang tertulis di buku catatanku…
Nyambung..
……. Halo…
Suara wanita yang sangat kukenal,,,,,
Aku : hei,,, ini aku…
……. : astaga,,,,
Aku : besok ada waktu ?
…… : Kamu ada dikota ini ?
Aku : iya…
…… : hmm? apakah ini undangan bercinta?
__ADS_1
…… : Seperti yang dulu sering kita lakukan dirumah kita ?