Kisah Cinta

Kisah Cinta
PROGRAM PERUBAHAN


__ADS_3

EMPAT HARI KEMUDIAN


Rabu, Kamis, jumat,, aku tidak masuk sekolah karena Bunda dan Rein melarangku sekolah.. Kemarin Adit sempat menjengukku, tapi dia sepertinya dia kesini hanya ingin melihat Rein,, aku sempat menanyakan keadaan Ressa padanya, katanya Ressa baik² saja.. syukurlah. Adit kemarin kesini membawa susu kemasan untukku, katanya sudah 2 hari ada di bawah mejaku… di kemasan itu tidak ada catatan seperti yang aku harapkan sebelumnya, melainkan sebuah gambar 2 lingkaran bersebelahan.. lebih terlihat seperti gambar sebuah kacamata, tapi aku tidak paham maksudnya.


Dan selama 3 hari juga Rein tiap malam tidur dikamarku, disebelahku… kami berdua hanya terpisahkan sebuah guling.. beberapa kali waktu dia tidur duluan.


Eh yang lagi diomongin nongol,, Tiba² Rein masuk ke dalam kamarku..


“Loh.. Kirain tadi keluar sama Tony”


“aku suruh dia pergi.. lagi gak mood keluar, mending nemenin kamu” ucap Rein


“oohh,, gak enak² ke puncak dong?”


“eh..? Hahahaha.. Pertanyaanmu kok gitu sih Dek.. Wkwk,,, aku lagi halangan…” bisik Rein pelan padaku.


Halangan datang bulan? Hahhhh? Masa’ sih beneran yg dimaksud Rein enak² itu adalah itu???.. wah wah perlu ditanyakan ke Adit nih,, dia expert kalau masalah beginian.


“udaa jangan dibayangin macem²..” ucap Rein mengagetkanku…


“he he.. . kagak”


“Oke saatnya serius.. sini!” tegas Rein


Eh ada apa.. aku disuruh duduk didepannya.


“mulai besok, kita akan memulai program perubahan yg kamu inginkan.. Pertama tama yg harus dirubah adalah penampilanmu…” jelas Rein


Aku menganguk² mendengarkan penjelasannya.


“kita fokus dulu merubah fisikmu,, mulai dari,,, ehm,, kamu harus punya tubuh yang bagus,, so pertama yang harus dilakukan adalah penggemukan badan, tiap hari harus makan 5 kali, sambil tetap olahraga,, tiap pagi kamu harus olahraga apapapun olahraganya,, yang penting badanmu terbentuk. Teruss,, jangan lupa perhatikan kebersihan badan, rawat tubuhmu…………………………………………………………..”


Sepanjang malam Rein menjelaskan metode metode yang akan aku gunakan untuk merubahku, aku sampai mengantuk mendengarnya,,, mending langsung praktek daripada teori yang terlalu panjang, tapi apapun motode yang dikatakan oleh Rein aku berkomitmen untuk melakukannya,, aku tidak akan ragu melakukannya. Ini tekadku…


HAMPIR SETAHUN KEMUDIAN


Hampir setahun sudah program “perubahan” yang aku lakukan dengan bantuan dari Rein berjalan dan hasilnya sukses besar. Penampilanku yang sekarang sudah jauh berbeda dari setahun yang lalu,, tentunya program yang kujalani ini tidak segampang yang ditulis disini. Apalagi dua bulan terakhir ini yang memasuki masa libur kenaikan kelas, aku digembleng habis habisan sama Rein karena berat tubuhku yang terlalu berlebihan. Sebulan ini juga Rein sering mengajakku ke salon kecantikan langganannya,,, buset malu banget sama semua orang di salon itu.


Apa yang terjadi selama setahun ini ? secara garis besar tidak ada kejadian yang mengejutkan sih,, beberapa kejadian penting yang terjadi di rumah adalah, sekitar enam bulan lalu ayahku atau papanya Rein pulang, dan sebulan yang lalu ayah harus pergi lagi ke Jepang, dan kali ini beliau ngajak Bunda. Jadi sudah sebulan ini aku dan Rein hidup tanpa orang tua..


Waktu mereka akan berangkat, mereka berpesan kepadaku agar menjaga Rein,, padahal kenyataannnya sebaliknya, Rein yang selalu menjagaku. Kalau diibaratkan nih, Rein itu seperti Mikasa di serial Shingeki No Kyojin, dan aku Eren nya,, haha.


Dan sebulan ini Rein lebih sering mengajak Tony ke rumah,, 3 kali malam minggu ini dia sudah tidak lagi enak² di luar,,, tapi enak² dirumah ini, dikamarnya Rein,,, jadi mulai jam 5 sore Tony sudah disini,, sejam kemudian mereka masuk kamar dan baru keluar kamar jam 1 malam. Aku pernah bertanya kepada Rein apa yang mereka lakukan di dalam kamar,, Rein malah menyuruhku masuk ke dalam kamar kalau pengen tau apa yang mereka lakukan,, meskpun tidak pernah kulakukan perintahnya,, tapi aku tau apa yang mereka lakukan. Sepertinya Rein benar benar bercinta di dalam kamarnya.


Dan karena program perubahan itu,, setahun ini aku begitu dekat dengan Rein,, meskipun kami jarang ketemu di sekolah,, kalau di rumah kami selalu dekat,, sangat sering dia tidur di kamarku secara sengaja,, atau tiba² dia malam malam menyelinap di kamarku. Untungnya tidak pernah diketahui orang tua kami,, meskipun kami tidak ngapa²in,, aku dan dia benar benar seperti saudara kandung,, atau lebih dari saudara?


Kalau kejadian di sekolah selama setahun,,,,pertama, Ressa benar benar menghindariku selama setahun ini.. padahal aku ingin meminta maaf kepadanya, tidak ada kesempatan sekalipun aku ngobrol dengannya,, sahabatanku dengan Adit juga semakin sohib, lalu sebelum libur kenaikan kelas, siswa sekolah dihebohkan dengan gosip putusnya Alexa dan Galih,,oiya,, dan aku masih belum ketemu dengan siapa yang memberikan susu kemasan setahun yang lalu,, karena dia sudah berhenti melakukannya jadi aku hentikan penyelidikanku mencarinya.

__ADS_1


Cukup sering dalam setahun ini aku kena Bully oleh gengnya Galih, mereka tidak henti hentinya menggangguku,,, tapi aku tidak mempedulikan mereka,,, aku tidak mau mencari masalah dengan mereka,, pernah mereka sampai akan membully secara fisik, tapi aku selalu bisa berhasil kabur, seperti yang diminta Rein.


Tapi…


bukan hanya aku yang berubah secara fisik,, wanita cantik yang sedang berbaring di kamarku sekarang ini juga fisik tubuhnya berubah dari setahun yang lalu,, ya,, tubuh Rein tumbuh semakin sempurna, dia tau betul menjaga bentuk tubuh langsingnya. Hehehe,


Rein : “ihh,, malah senyum senyum sendiri,, liat apa’an sih Dek?” sepertinya aku terlalu lama melihat tubuh indah Rein..


“Eh,, enggak Rein,,” bantahku


“Bohong,, kamu dari tadi liat ini kan..?” ucap Rein sambil membuka belahan baju terusannya malah membuat bagian atas terlihat jelass,,,


“ennggaakak,,,” jawabku dengan gugup karena diperlihatkan pemandangan yang sangat indah itu.


“dasarrrr,,, mau dibukain? Haah?” tanya Rein


GLEKKK,,,


“.. yuk kekamarku Dek,,” ajak Rein


“ngapain..?” tanyaku


“mau dibukain Gak,,?” bisik Rein


Haaahh ? serius nih,,,?


CKLEK..


CKLEK


CKLEK CKLEK CKLEK


Loh kok malah dikunci ? tuh kan dia mengerjaiku….


“sebentar,, gak sabaran amat..” suara Rein dari dalam kamar,,


Apa yang dia lakukan ? apa mungkin dia langsung membukanya untukku,,,, hehehehe


CKLEK,, pintunya terbuka


“masukk,,,” perintah Rein


Bajunya masih lengkap kayak tadi,, tidak ada perubahan. Dia mengunci pintu kamarnya saat aku sudah masuk ke dalam kamar yang sangat girly ini.


“sini duduk,,,” Rein mengajak aku duduk di dahadapannya di atas tempat tidur..,, diatas tempat tidur sudah ada setumpuk kartu remi.


“kamu pernah melihat tubuh telanjang wanita?” tanya Rein

__ADS_1


Eh,, kenapa pertanyaannya seperti itu,,,


“Pernah…”


“ohyah? siapa? Siapa?” tanya Rein penasaran


“kamu,,,”


“hah kapan? Kamu pernah mengintipku? Ckck parahh”


“tunggu dulu,, aku kan sering lihat kamu renang…”


“yaelaaah., itu sih masih pake daleman,,, maksudku benar² telanjang ?” tanaya Rein


“ohhh.. tidak pernah sih kalau secara langsung,,, seringnya liat di pilm biru..hehehe”


“dasar cowok,,,, dengerin yah,, dengan penampilanmu yang sekarang ini, akan banyak wanita yang akan tergila-gila padamu,, besok satu sekolah pasti heboh melihatmu” ucap Rein


“hehehe,, ini semua berkat bantuanmu..” aku tersanjung mendengar pujiannya,, hari ini memang hari terakhir libur sekolah,,


“sekarang Kamu akan dengan mudah mendapatkan seorang pasangan, ,masalahnya,, apakah kamu siap jika pasanganmu nanti akan membuka bajunya untukmu?” tanya Rein


“lah ngapain harus buka baju ?,, aku tidak akan menyuruhnya membuka baju,,, ”


“lah terus? Masa’ nunggu nikah?” tanya Rein lagi


“kan memang harus gitu,,,”


“hahahaha,, bullshit tau gak sih,,, itu pemikiran anak TK.. dengerin yah,, jika kamu nanti sudah mendapat pacar nih, akan ada saat dimana kalian mendapatkan dorongan untuk berbuat lebih jauh, ingin mencoba sesuatu berdua,, dan akhirnya berakhir di ranjang”


GLEKKK,


Masa’ sih? Aku masih belum kepikiran sampai ke arah situ,,, atau karena sangking culunnya aku yah. Iya juga sih,, kalau misalnya nanti pasanganku ingin melakukannya denganku gimana? masa’ iya melakukannya sebelum nikah, kalau dia hamil gimana??,, bisa dimarahin Bunda aku nanti. WAAAAAAAAA DUARRRRRRRR kepalaku pecah memikirkan itu semua.


“dengerin ya dek,, pikirin mateng² sebelum kamu melakukannya untuk pertama kali, jangan sampai kamu menyesal,, atau jangan sampai kamu membuat pasanganmu menyesal,, belum tentu dia yang akan menjadi istrimu,,, apalagi jika partnermu nanti juga pertama kali melakukannya,, kamu gak kasihan sama dia kalo misalnya kesuciannya kamu renggut tapi kamu tidak jadi menikah dengannya? Karena virgin hanya satu kali,, sekali lepas maka akan pergi selamanya. Dan jangan sampai menghamili pasanganmu sebelum menikah,,pikirin masa depanmu, keluargamu,, pikirin masa depannya dan keluarganya juga,,, oiya satu lagi,, sekali kamu melakukannya kamu akan ketagihan,,, jadi siapin mental…”


Disaat seperti ini, Rein terlihat begitu dewasa, aku kagum dengannya,,, Bunda atau kebanyakan ibu² yang lain tidak mungkin bisa menerangkan seperti yang dikatakan Rein tadi kepada anaknya.


“iya,, makasih uda diingetin,,”


aku langsung tersadar mendengar ucapan Rein,, atau sebaiknya aku melakukannya saat aku menikah saja yah,,


“saranku sih,, berhubung kamu masih belum pernah melakukannya,, carilah pasangan yang masih virgin,, lakukan dengannya, hanya dengannya, jaga dia sampai kalian menikah,, karena cewek yang masih menjaga kesuciannya itu patut diperjuangkan,,,,,, tidak seperti aku” ucap Rein


Akhirnya Rein mengatakannya, dia mengakui sudah pernah melakukannya, rein sudah melepas kesuciannya,, tiba² kurasakan ada tetesan air di dadaku..


Rein Menangis ? kenapa dia menangis ? apakah semua yang dikatakannya kepadaku tadi adalah cerminan penyesalannya.,, spontan aku elus punggungnya.

__ADS_1


__ADS_2