Kisah Unik Seorang Gadis

Kisah Unik Seorang Gadis
Bab 103 - Anak tiri


__ADS_3

Tiara dan Arga sampai di rumah sakit dan melihat Reyhan sedang duduk di depan ruang ICU tempat Sandra dirawat. Reyhan menyambut mereka dengan senyum dan memberikan kabar bahwa Sandra sudah mulai membaik dan dokter sudah memperbolehkan mereka untuk melihat balita tersebut.


Sebelumnya, Reyhan mengatakan jika Sandra mengidap satu penyakit yang memerlukan donor dari orang tua aslinya. Dia mengatakan bahwa Sarah sebagai ibunya kini sudah tiada dan harapan satu-satunya adalah dari ayah biologisnya.


Arga menoleh ke arah Tiara dan merasa bingung sendiri. Arga mengerti maksud Reyhan memanggilnya, karena Reyhan meyakini kalau ayah biologis Sandra adalah dirinya.


Arga tidak menyangka jika selama ini Reyhan juga sudah mengetahui hal perselingkuhannya dengan Sarah. Tapi Arga heran karena kenapa selama ini Reyhan tidak berbuat sesuatu padahal dia mengetahuinya semuanya.


Seakan mengerti semuanya, Tiara langsungkannya duduk di kursi dan menyerahkan segala urusan Arga agar bisa terselesaikan.

__ADS_1


Kemudian Arga memutuskan untuk melakukan tes DNA untuk mengetahui apakah dia merupakan orangtua kandung Sandra atau bukan. Setelah hasil tes keluar dan dikonfirmasi oleh dokter, ternyata Arga memang merupakan orangtua kandung dari Sandra.


Arga kemudian menyumbangkan darah dan sumsum tulang belakangnya untuk menyelamatkan nyawa Sandra. Setelah proses transplantasi selesai, Sandra mulai membaik dan semakin pulih dari penyakitnya.


Setelah mengetahui bahwa Sandra adalah anak biologisnya, Arga merasa bertanggung jawab untuk membesarkan putrinya itu. Dia memutuskan untuk membawa Sandra tinggal bersama mereka di rumah Tiara dan menjadi anak tiri Tiara.


Awalnya Tiara merasa keberatan untuk menerima Sandra tinggal bersama mereka karena Sandra adalah anak biologis dari Arga dengan Sarah, yang telah meninggal.


"Tiara, aku paham kekhawatiranmu. Tapi Sandra tetaplah anakku, dan dia membutuhkan keluarga. Aku yakin kita bisa melewatinya bersama-sama." kata Arga.

__ADS_1


"Baiklah, aku akan mencoba sebaik mungkin. Kita akan membantu Sandra dengan cara kita sendiri dan memastikan bahwa dia merasa dicintai dan diterima sebagai bagian dari keluarga kita."


Namun, setelah berdiskusi dengan Arga dan merenungkan kembali, Tiara akhirnya memutuskan untuk menerima Sandra sebagai anak tiri mengingat dia juga mempunyai seorang putri dan membayangkan jilat putrinya harus tinggal sendirian dan terpisah darinya sebagai orang tua.


Sandra sendiri awalnya kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungan baru dan merasa sedih karena ditinggalkan oleh Reyhan sebagai ayah asuhnya. Namun, Arga berusaha untuk memberikan perhatian dan kasih sayang kepada Sandra sehingga dia mulai merasa nyaman tinggal bersama mereka.


Satu malam, Tiara sedang duduk di balkon kamarnya dan merenung. Tiara merasa terpukul dan teringat akan kejahatan yang telah dilakukan Sarah sebagai ibu kandung Sandra. Tiara merasa sulit untuk menerima Sandra sebagai anak tiri dan seringkali terbawa perasaan ketika melihat wajah Sandra yang menyerupai Sarah.


Tiara memutuskan untuk membiarkan Sandra diasuh oleh baby sitter karena ia lebih fokus untuk merawat putrinya sendiri yang masih bayi. Meskipun begitu, Tiara tidak melupakan kewajibannya sebagai ibu tiri dan selalu memperhatikan kebutuhan dan kesehatan Sandra.

__ADS_1


Ia juga berusaha untuk membangun hubungan yang baik dengan Sandra meskipun masih terasa canggung karena masa lalu yang kelam. Tiara seringkali mengabaikan Sandra dan membiarkan suster untuk mengurusnya.


Hingga suatu hari, Tiara pernah merasa kalau dia tidak ingin melanjutkan ketidak ikhlasannya menjadi ibu tiri karena dengan sikapnya itu hanya akan menyakiti gadis kecil yang tidak berdosa itu.


__ADS_2