
Tiara dan Reyhan sedang asyik berbincang-bincang ketika tiba-tiba saja Arga muncul di hadapan mereka. Tiara terkejut melihat Arga yang datang dengan tiba-tiba, Tiara merasa canggung karena mereka berdua belum bertemu lagi sejak beberapa bulan setelah pertemuan terakhir.
"Sudah lama tidak bertemu, Tiara. Apa kabar?," tanya Arga sambil tersenyum.
"Aku baik-baik saja, Mas."
Arga kemudian memperhatikan perut Tiara yang terlihat membesar dan bertanya, "Tiara, apakah kamu sedang hamil?."
Tiara terkejut mendengar pertanyaan Arga dan merasa sedikit tidak nyaman, lalu mencoba menutupi perutnya dengan tangan dan menjawab,
"Aku hanya terlihat gemuk belakangan ini."
Namun, Arga tidak terkecoh dan merasa curiga dengan jawaban Tiara. Dia melihat ke arah perut Tiara dan berkata,
"Tiara, aku tahu kamu terlalu baik untuk berbohong. Apakah kamu benar-benar hamil?."
Lalu Arga melihat ke arah Reyhan dan berpikir sejenak lalu bertanya lagi,
"Apakah ini anak Reyhan?."
Tiara menatap tidak percaya atas apa yang di katakan Arga. Tiara berpendapat jika Arga sudah menilainya berselingkuh dan mempunyai anak dari laki-laki lain.
__ADS_1
Melihat ketegangan antara dua orang yang masih berstatus suami istri itu, akhirnya Reyhan ingin mengatakan sesuatu tapi di cegah oleh Tiara dan berkata,
"Mas, jika itu dugaaanmu, aku tidak perlu menjelaskan apa-apa lagi." Tiara tersenyum getir.
Arga merasa tidak puas atas jawaban Tiara lalu meraih tangannya dan meminta jawaban dengan jelas. Setelah hening beberapa saat, akhirnya Tiara mengakui bahwa dia sedang hamil dan anak dalam kandungannya adalah anak dari Arga, bukan anak Reyhan seperti dugaannya.
Arga merasa senang bukan kepalang saat mengetahui kebenaran kehamilan Tiara dan kebenaran bahwa anak yang Tiara kandung adalah darah dagingnya. Lalu Arga bersorak meneriaki keberhasilannya menjadi seorang ayah, tapi seketika terhenti saat Tiara akhiri dengan sebuah kalimat yang membuat Arga terpojok.
"Walau begitu, kita akan bercerai setelah anak ini lahir."
Deg!
Seketika raut wajah Arga berubah menjadi pucat pasi, dia mencoba mencerna perkataan Tiara barusan.
Tiara menganggukkan kepalanya dan segera pergi bersama Reyhan dari hadapan Arga. Arga terdiam sejenak melihat istrinya itu berlalu dari hadapannya.
Entah mengapa tiba-tiba saja dunia terasa kosong. Arga melihat orang berlalu lalang di keramaian tapi dia merasa kesepian.
Saat Arga tersadar kembali, dia segera menyusul Tiara yang hendak masuk ke dalam mobil lalu meraih tangan Tiara. Reyhan yang berada di samping Tiara meraih tangan Arga dan mencegahnya menyentuh Tiara, tapi Arga menatap Reyhan dengan tajam dan berkata,
"Ini bukan urusanmu!," kata Arga sambil melepaskan tangan Reyhan dari tangannya. Lalu kembali melihat Tiara.
__ADS_1
"Tiara, aku tidak akan pernah menceraikanmu. Walau bagaimanapun kamu akan tetap menjadi istriku."
Tiara melepaskan pegangan Arga lalu berbalik membelakangi Arga tanpa berkata apa-apa, lalu terhenti saat Arga memanggil namanya dengan lirih,
"Tiara...."
Lalu Tiara menghadap Arga kembali dan berkata,
"Aku sudah berusaha untuk menjaga pernikahan ini. Tapi Mas lebih dulu memutuskan dan pergi meninggalkan aku. Mas Arga sudah melepaskan pegangan tanganku dengan tidak ragu dan tidak melihat ke arah ku lagi. Saat itu aku berharap, paling tidak Mas akan kembali walau hanya untuk melihatku sekilas. Tapi semua itu sia-sia, bahkan sampai di saat aku hampir kehilangan nyawaku, orang lainlah yang menyelamatkanku."
Arga terpaku mendengar setiap kata-kata yang Tiara ucapkan yang membuatnya sangat sakit dan menyadari kesalahan yang dia perbuat. Air mata yang menetes dari matanya tidak membuat Tiara tergoyah, lalu Tiara masuk ke dalam mobil meninggalkan Arga tanpa menoleh kembali.
" Ayo Rey, kita pulang."
Reyhan pun melajukan mobilnya meninggalkan taman menuju apartemen. Tiara melihat dari kaca spion mobil dan melihat ke arah Arga yang masih mematung dan tidak beranjak dari tempat itu.
"Apakah kamu baik-baik saja, Tiara?."
"Ya, aku baik."
Reyhan menatap Tiara yang memandang lurus ke depan tanpa ekspresi, dia mengerti dengan situasi ini. Dan Reyhan pun menyadari saat dulu dia meninggalkan Tiara dan menikah dengan wanita lain, beginilah respon Tiara, begitu dingin tapi hatinya sangat terluka. Lalu Reyhan berjanji pada dirinya sendiri, bahwa dia tidak akan mengulangi hal yang sama.
__ADS_1
Bersambung...