Kisah Unik Seorang Gadis

Kisah Unik Seorang Gadis
Bab 43 Sombong dan angkuh


__ADS_3

Tiara sedang berada di ruang tamu, lalu Sarah menghampirinya.


"Apakah kamu memerlukan sesuatu?." tanya Tiara.


"Koperku belum di bereskan, kamu bantu aku merapihkannya!."


"Kaki nyonya belum pulih sepenuhnya jika terkena dingin dia akan merasa sakit, aku akan pergi untuk memijatnya."


"Nayla pasti akan pergi untuk memijatnya. Kamu, cukup bantu aku membereskan Koperku!."


Sarah bicara dengan membelakangi Tiara dengan begitu angkuh dan sombong.


"Aku akan menyuruh orang lain untuk membantumu, silahkan menunggu."


"Tiara! Beraninya kamu menolak perintahku!."


"Tanah di bawah kakimu ini adalah kediaman nyonya Reyna bukan rumahmu. Disini semuanya harus mengutamakan permintaan nyonya pemilik rumah ini."


Plakkkkk!


Sarah menampar Tiara dengan penuh emosi.


"Aku adalah majikan dan kamu hanyalah pelayan!! Aku harus membuatmu menyadari hari ini. Apa yang di sebut peraturan dan apa yang di sebut sopan santun."


Lalu Sarah hendak menampar Tiara lagi, tapi Tiara segera menangkis dan menampar balik Sarah hingga dia jatuh terjungkal ke belakang.


" Kamu sudah gila!! Beraninya menamparku!!! "


Sarah teriak memarahi Tiara.

__ADS_1


" Kamu mau pamer kehebatan? Kembali ke rumahmu!! Ini adalah kediaman nyonya Reyna. Jika aku berbuat salah hanya nyonya yang bisa menghukumku!."


"Kalian!! Cepat bantu aku!!."


Para art melihat semua kejadian yang heboh itu, tapi tidak ada yang berani membela ataupun menolong. Karena mereka mengetahui mana yang salah dan mana yang benar.


"Tiara! Apa kamu tidak takut aku akan melaporkan mu kepada nyonya?."


"Kamu ingat Sarah, ketika nyonya sedang sangat membutuhkanmu kamu tidak sedikitpun ragu untuk meninggalkannya. Berjalan pergi tanpa menoleh ke belakang. Coba sekarang kamu pikirkan, sekarang nyonya akan percaya pada siapa?."


Sarah sangat marah dan emosi.


"Ada apa ini ribut - ribut?."


Arga baru pulang dari kantor dan melihat kejadian yang ada di depannya. Sarah buru - buru berdiri dan mengadu bahwa dia ditindas oleh Tiara.


"Apa yang kamu lakukan Tiara? Kamu mempermalukan tamu di rumah ini?."


"Tiara!."


Arga berpikir bahwa Tiara melakukannya karna cemburu bahwa Sarah yang di nikahi Reyhan. Meskipun dia tau Tiara tidak akan berbuat seperti itu, tapi karena prasangka Arga pun menjadikan Tiara sebagai orang yang bersalah.


"Kamu akan terus berlutut di halaman sana sampai matahari terbenam. Mengerti!."


Arga memberi hukuman kepada Tiara. Dan Sarah pun tersenyum.


Tiara melaksanakan hukuman yang di berikan Arga untuknya. Walaupun Reyna telah memohon untuk mengampuni Tiara, tapi Arga tidak memperdulikan nya.


Hari sudah sore dan matahari pun sudah terbenam. Nayla membantu Tiara untuk berdiri dan masuk rumah untuk beristirahat.

__ADS_1


Sarah duduk di depan cermin dan melihat pipinya yang merah bekas tamparan Tiara.


"Tiara... aku akan mengingat perlakuanmu hari ini. Aku tidak akan pernah memaafkanmu!. Para pelayan itu... mereka tidak mengingat bagaimana dulu aku memperlakukan mereka dengan sangat baik, semua ini gara gara Tiara! Dia menguasai semuanya! Akh!."


Sarah berteriak marah dan terus mengutuk Tiara.


"Reyhan... tiara... kalian sudah membuat hidupku berubah menjadi tidak bahagia. Aku akan membalas kalian semua!."


Batin Sarah sambil mengepalkan tangannya.


Tiara sedang menyusun bunga - bunga di pot di temani Reyna.


"Nyonya... setelah nyonya pulih sepenuhnya, apa ada sesuatu yang nyonya inginkan?."


"Sebenarnya aku ingin pergi berwisata menikmati angin laut dan pesisir di pantai." Reyna tersenyum penuh harap.


"Sesimple itu nyonya?."


"Aku ini jarang sekali keluar, karena sering sakit sakitan. Oleh karena itu Arga melarangku sering beraktifitas di luar rumah."


Tiara berpikir sejenak.


"Nyonya... tempo lalu aku melihat nyonya sering menggigil kedinginan, kenapa?."


"Semenjak aku keguguran kondisi badanku menjadi lemah dan rentan sakit. Tapi sekarang dokter mengatakan aku baik-baik saja."


"Syukurlah...."


*****

__ADS_1


Jangan lupa kasih like, vote, pavorit dan komen nya ya kak... Terima kasih atas dukungannya 🙏


__ADS_2