
Bulan ini musim penghujan... di kedai koffe tempat Tiara bekerja sangat banyak pengunjung yang datang. Tiara sampai hampir kewalahan melayani banyaknya pelanggan yang berkunjung.
"Huft...! akhirnya... aku bisa beristirahat juga perutku sudah keroncongan, nyam... nyam... nyamm."
Tiara memakan makan siangnya dan setelah selesai dia mulai bekerja lagi.
"Tiara... tolong layani pelanggan di meja VIP itu ya sebelah sana, aku masih agak sibuk." pinta teman kerjanya.
"Siap."
"Tuan... nona... silahkan mau pesan apa?."
Tiara menghampiri pelanggan VIP tadi dan menawarkan pelayanan tanpa melihat wajah calon pelanggannya itu.
Jeng jeng jeng!
Tiara dan tamu di meja itu sama-sama terperanjat kaget saat berhadapan, ternyata pelanggan itu adalah suami istri yang baru saja menikah, yaitu Reyhan dan Sarah.
Tak terasa air mata Tiara hampir menetes lalu dia menyekanya dan segera bersikap profesional.
"Tiara... kamu bekerja disini?," tanya Sarah.
"Benar, apa ada sesuatu yang ingin anda pesan?."
"Tiara, kami senang bertemu denganmu. Ka~...."
"Jika tidak ada yang mau di pesan saya permisi." Tiara memotong ucapan Sarah.
Reyhan menatap Tiara dengan sangat sedih. Dia melihat orang yang di cintainya sekarang berada di depan matanya. Ingin rasanya dia berhamburan memeluk Tiara, tapi tidak bisa.
Tiara pergi dan berjalan dengan tatapan kosong sehingga dia menabrak meja yang ada di depannya sehingga dia terjatuh.
__ADS_1
"Tiara!" seru Reyhan hawatir.
Reyhan ingin menghampiri dan menolongnya, tapi tangannya di tarik dan di cegah oleh Sarah.
"Reyhan... bukankah kamu sudah berjanji padaku akan melupakan dia? Jika kamu pergi padanya itu artinya kamu sudah mengingkari janjimu."
Reyhan teringat dengan janjinya dan dia hanya bisa melihat Tiara dengan perasaan marah pada dirinya sendiri.
Tiara berusaha berdiri sendiri dengan berpegangan pada meja dan berlalu dari sana kemudian dia bergegas menuju toilet dan menangis. Akhirnya luka itu Terbuka kembali.
"Reyhan... sejak saat kamu memutuskan hal itu, aku sudah menjadikanmu orang asing. Aku tidak akan melihat ke belakang sekarang kita jalan masing-masing."
Tiara bicara pada dirinya sendiri dalam hati
Di kediaman Arga.
"Istriku... semenjak Reyhan menikah dia belum pernah lagi mengunjungimu. Mungkin dia sibuk karna menjadi pengantin baru."
" Kalau kamu masih kecewa dengan pernikahan Reyhan, berarti kamu sudah tidak mengnggapku. Kamu ingin selamanya berada dalam kesedihan? Baiklah... silahkan lakukan."
Emosi Arga lalu pergi. Tapi Reyna tidak menghiraukan nya.
"Nyonya... anda jangan seperti itu. Saya khawatir tuan Arga marah pada nyonya."
Nasihat Nayla.
"Nayla... Aku bicara pun tidak akan berarti untuknya. Apapun yang dia katakan aku hanya harus menurutinya."
Tak di sangka Arga masih mendengar semua yang di katakan Reyna. Lalu beranjak pergi.
Arga mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi dengan banyak pikiran dalam hatinya, sehingga...
__ADS_1
Cekitt....!!
Arga tiba-tiba menghentikan mobilnya dan rem mendadak. Hampir saja Arga menabrak orang, lalu dia turun dari mobil hendak menolong orang yang terjatuh karna terkejut dan dia ternyata Tiara.
Setelah sekian lama akhirnya Arga di pertemukan lagi dengan Tiara.
"Kamu?."
Arga melihat kondisi Tiara yang memprihatinkan dengan memakai celemek dan seragam karyawan kedai kofee sambil menjinjing kantong sampah, karena memang Tiara sedang menyebrang dan ingin membuang sampah. Tiara segera berdiri di bantu Arga.
"Kamu sedang apa disini?." tanya Arga.
"Aku sedang bekerja." tegas Tiara
Arga menghela nafas dan merasa bingung harus berbuat apa. Lalu Tiara hendak pergi.
"Reyna sudah siuman, tapi dia belum bisa berjalan karena terlalu lama koma kakinya tidak bisa di gerakan. Jika kamu ingin berada di sampingnya lagi, kembalilah ke rumah. Temani dia lagi. "
Tiara langsung berbalik dan menghadap Arga, dia senang mendengar kabar itu lalu berkata,
" Benarkah? aku boleh menjaga nyonya lagi?."
" Ya. "
Matanya berbinar karna memang Tiara sangat merindukan majikannya itu yang sudah dia anggap sebagai kakak.
" Tapi dengan satu syarat,"
Syarat apa yang di berikan Arga ya,,,,?
Lanjut yuk di episode berikutnya... 😊
__ADS_1