KISAH WARIA BERTAUBAT

KISAH WARIA BERTAUBAT
Episode 23


__ADS_3

Desy sedari tadi diam membisu sejak Mario membeli Cincin emas dan Tas warna hitam elegan buat Tiny, Kini mereka berdua didalam mobil tanpa kata sedikitpun.Mario jadi heran kenapa Desy tak seperti biasanya yang tersenyum manis.


Mata Mario melirik lagi tas hitam pilihannya sendiri, lalu iya mengamati dengan tersenyum sendiri,Desy melihat itu mulutnya sudah berdecis kesal seakan tidak suka dengan tingkah Mario sekarang.


"Tiny pasti senang Tas ini" Ucap Mario tanpa sadar karena melihat barang Tas dan Cincin emas dengan rasa terkagum.


Telinga Desy mendengar ucapan Mario,iya semakin kesal dan memperlihatkan wajah masam kepada Mario,lalu tangan kiri Desy membuka laci mobil dan mengambil sebungkus rokok. Hati Mario terkejut saat mulut Desy sudah meenghisap asap nikotin tersebut dengan biasa tampaknya dia sudah terbiasa.


Mario jadi diam,kini matanya melirik Desy yang sudah menikmati asap rokok tersebut sembari fokus menyetir,Mario sudah biasa melihat wanita merokok saat mangkal dulu ditaman bunga,tetapi melihat Desy merokok kenapa Mario kesal.


"Enggak baik cewek merokok" Larang Mario dengan suara datar dan membuka omongan lebih dulu untuk Desy


"Biarin,Aku lagi stres" Langsung dijawab Desy dengan wajah datar.


"Huft"


Mario hembus nafas panjang saat mendegar jawaban dari Desy,sungguh Mario tidak mengerti kenapa Desy tiba tiba jadi beda dan berwajah datar.


"Kalau tau gini Aku enggak mau ketemu kau Mario,enak saja kau beli barang untuk pacarmu dihadapanku !" Gerutu Desy didalam hati sembari menghisap rokok dengan terburu buru tampaknya Desy frustasi.


"Des"


Panggil Mario karena sejak jawaban tadi Desy tidak mau berbicara lagi,Desy sepertinya dengar tapi tidak menyahut panggilannya malah dia seperti menikmati rokok tersebut sembari fokus menyetir.


"Des,kenapa sih kamu beda hari ini?" Tanya Mario karena sudah tidak tahan didiamkan gadis ini apalagi melihat dia berwajah masam.


"Urus saja barangmu barangmu untuk wanita itu !!" Ketus Desy dengan wajah datar.


"Hah"


Mario berfikir sejenak dengan jawaban Desy barusan dan Mario sangat terkejut baru menyambung kenapa Desy berubah,Lalu Mario melontarkan senyum lebar sambil melirik Desy yang masih menyetir.

__ADS_1


"Kenapa kau tersenyum gitu?,kau senang ya?" Tanya Desy saat melihat bibir Mario tersenyum sendiri.


"Kamu cemburu ya?, Hahahah Tiny kamu cemburuin Hahahaha" Balas Mario dengan tertawa lepas dan geli sendiri.


"Enggak, siapa yang cemburu !!,ow ketawalah kau terus,nanti kuretakkan ginjalmu itu !" Sungut Desy dengan mulut mengerucut.


"Habisnya lucu sih kamu,sahabatku Tiny kamu cemburuin Hahahaha" sambungnya lagi dengan rasa geli yang tidak terbendung.


"Diam kau !, Aku tak cemburu huh !" Sangkal Desy dengan wajah kesal dan membuang puntung rokok didekat daun pintu.


Tangan Mario mengeluarkan Handphone didalam saku dan membuka media sosial,selama ini iya berkomunikasi dengan Tiny dari media sosial karena handphone Tiny rusak jadi tidak bisa vidio call dari whatsup.


Lalu Mario membuka Album Foto dari media sosial Tiny,setelah itu Mario menunjukkan foto foto Tiny kepada Desy supaya gadis ini tau siapa Tiny sebenarnya.


"Waria gitu kau tunjukkan sama aku, untuk apa kau tunjukkan?, siapa dia ?" Tanya Desy dengan wajah serius.


"Dia Tiny sahabatku" Kata Mario dengan tersenyum lebar kepada Desy.


"Apa !"


Sebenarnya Mario tidak mau memberi tau dulu tentang Tiny kepada Desy,tetapi karena Desy terus kesal dan kesal terpaksa iya menjelaskan siapa Tiny sebenarnya.


******************


Kita kembali lagi bersama Mawar yang mencari Andy entah dimana, Saat dikantor kemarin Mawar tidak menemukan jejak Andy,kini Mawar mendapat informasi bahwa Andy tinggal disebuah perumahan mewah ditengah kota.


"Tok tok tok "


Mawar mengetuk pintu rumah besar tersebut dengan hati yang tidak karuan dilemanya.Siapa yang tidak dilema kalau lelaki yang menghamilinya tidak nampak rimbanya sama sekali.


"Siapa ?" Suara lelaki dari dalam rumah dan Mawar mengenal suara khas itu kepunyaan Andy

__ADS_1


"Tok tok tok !"


Mawar tidak bersuara takut Andy kabur lagi kalau dia menyahut dengan suaranya,hanya tangannya yang berbicara mengetuk daun pintu kuat sekali membuat pemuda didalam jadi kesal.


"Siapa sih ini ?!" Sungut pemuda itu dan membuka pintu melihat tamu mana yang datang tanpa diundang.


Andy terkejut saat melihat Mawar dengan wajah masam dan tatapan killer,Andy cepat cepat menutup pintu rumah takut kalau Mawar masuk kedalam rumah tetapi lengan kanan Mawar lebih dulu menahan pintu dan kakinya juga sudah setengah masuk kedalam menahan pintu.


"Buka, kalau kau tidak mau aku akan teriak !" Kata Mawar dengan nada mengancam dan berusaha mendorong daun pintu. Andy terpaksa mengalah mendengar ancaman Mawar.


"Untuk apa kau datang kemari ?" Tanya Andy dengan ketus setelah membuka pintu rumah lebar lebar,lalu pemuda berhidung mancung ini menarik lengan Mawar dengan kasar untuk masuk kedalam ruang tamu supaya orang lain tidak mendengar pembicaraan mereka.


"Kemana saja kamu Andy?,Aku capek mencari kamu tapi kamu seperti mengelak dengan kabar yang aku berikan semalam,apa kau mau lari dari tanggung jawab hah ?" Kata Mawar Dengan suara gemetar dan mata yang mulai mengembun.


"Itu bukan anakku !, aku bukan ayahnya !,sama siapa saja kau tidur tanyakan saja pada dirimu" Sangkal Andy dengan mengepal tangan dan melihat Mawar dengan tatatan benci.


"Tega kau Andy !! , kau bilang ini bukan anakmu hah,Laki laki kurang ajar kau !, bahkan perawanku aku serahkan sama kamu,tega sekali kau bilang ini bukan anakmu hah !!" Balas Mawar dengan suara tinggi dan mengeluarkan bulir air mata yang sedari tadi iya bendung.


Andy diam membisu dan buang muka,pemuda ini memang tidak ada niat baik untuk bertanggung jawab tampak kalau dia hanya mempermainkan Mawar.


"Jawab Andy !, sumpah demi apapun ini anakmu yang kita buat setiap hari kemarin dan aku tidak pernah tidur sama siapapun kecuali kamu !!,tolong Andy jangan buang badan !!" Kata Mawar dengan suara tinggi.


Andy tidak berkata kata lagi dan berjalan mengambil sebuah cek didalam laci lemari dan menulis sejumlah angka yang tinggi didalam cek tersebut.


"Ini jumlahnya banyak bisa untuk makan kalian setahun bahkan mengugurkan anak yang ada didalam kandunganmu itu !" Ketus Andy melempar cek berisi uang diwajah cantik Mawar.


Hati Mawar terasa dihiris sembilu bagai tertusuk belati tajam saat lelaki yang iya cintai melemparkan kertas berisi uang diwajahnya begitu saja,harga diri Mawar tidak ada lagi dibuat pemuda berbadan gagah itu bahkan dengan seenaknya melempar kertas berisi uang kewajah Mawar.


"Selama ini Aku salah menilai kamu hiks.." Mawar menangis tersedu sedu serasa kejadian ini mimpi belaka,ingin sekali Mawar membunuh Andy saat ini karena sangat kecewa dengan ucapan dan tingkah laku Andy tetapi iya tidak berdaya,iya hanyalah gadis lemah yang sedang hamil tiga minggu.


"Sekarang sudah tidak ada lagi kita berurusan,sana keluar dari rumahku ini !!,Jijik melihat wanita yang ngaku hamil padahal cuma mau minta duit saja !!" Ketus Andy mendorong tubuh lemah Mawar keluar dari daun pintu utama rumah.

__ADS_1


Mawar tidak sanggup lagi berkata kata hanya menangis seunggukkan,hanya satu permintaan Mawar supaya Andy bertanggung jawab tapi apa yang didapat Mawar hanya kepahitan diberikan lelaki yang berulang kali telah menidurinya itu.


Bersambung*


__ADS_2