KISAH WARIA BERTAUBAT

KISAH WARIA BERTAUBAT
Episode 40


__ADS_3

Mario memegang lagi pipinya yang serasa panas,luka bibir sehabis kepalan tangan Desy belum kering malah kini pipi kirinya menepak merah karena cap tangan Rena.


"Jadi laki laki tegas dikit, kau bodoh mau mau nya berjanji sama wanita tua licik itu, apa kau mau menikahi anaknya yang seperti wanita penggoda itu hah !, kau tidak memikirkan perasaan Desy hah !!" Rena ngedumel dengan api amarah yang membara.


"Seharusnya kita bongkar saja siapa kau dulu,apa itumu bisa berdiri saat melihat wanita tanpa busana hah !, itu bisa jadi alasanmu kalau pak RT datang kerumah ini,biar saja kau malu karena disebut mantan waria,dari pada harus menikahi anak Maryam itu !!" Ketus Rena dengan wajah dipenuhi emosi.


"Mbak tidak mengerti perasaanku,apa mbak tau betapa menderitanya aku sekarang,aku bisa saja membongkar Aibku dulu,kejiwaanku yang masih trauma karena pelecehan itu !,tapi apa mbak enggak mikir tentang diri mbak sendiri !" Tandas Mario dengan gemetar.


Rena melihat mata Mario yang mulai mengembun dan membendung air mata,untuk sekelak Rena terdiam dan berfikir tentang perkataan Mario.


"Mario sadar mbak,Mario numpang disini,Mario datang kesini supaya bisa hidup normal dapat istri karena almarhum Ibu yang meminta,tapi mungkin ini jalannya mbak mungkin Allah kasih ini kepada Mario !" Airmata pemuda ini tidak terbendung lagi dan terduduk lemas kembali diatas lantai.


"Jangan bicara tentang Ibu kamu Aku jadi sedih,jadi kau sekarang pasrah dengan hal ini kau mengikuti saja alur ini,Oh Mario demi Allah aku tidak setuju !" Lirih Rena dengan mata yang mengembun sembari berdiri lemas.


"Tidak ada cara lain mbak,memang harus pasrah,Mario juga enggak ingin mbak malu dikomplek ini sudah cukup istri Jimmy kemarin melabrak mbak dan jangan menambah lagi,karena mbaklah Mario merasakan hidup normal,Mario sayang sama mbak" Sahut Mario dengan menundukan kepala,lalu buliran air mata terus mengalir dengan kepiluan hati dimata Mario.


"Oh Ya Allah masih saja kau memikirkan tentang Aku dalam keadaan genting gini,Mario mbak kesal karena kepolosanmu ini banyak orang jahat akan menfaati kamu adikku" Rena merasakan penderitaan Mario dan berjongkok mengambil lengan Mario dan memeluk tubuh Mario.


Rena memeluk Mario dengan kasih sayang supaya penderitaan Mario berkurang,wanita kuat ini jarang menangis kini dia jadi ikutan menangis dipelukan Mario.


"Mario ingin sendiri mbak,mbak mengertikan" Suara gemetar Mario setelah melepas pelukan Rena.


Rena berdiri dari jongkok dan mengerti kata Mario barusan,dengan jalan perlahan Rena masuk kedalam kamar dan mengunci pintu kamar dengan rasa sesak iya meyandarkan tubuhnya ditembok kamar.


"Oh Jimmy seandainya kau ada pasti masalah ini selesai " Gumam Rena dengan bersedih dan membayangkan wajah tampan Jimmy.

__ADS_1


Kembali bersamaku Mario yang berjalan kebelakang tidak tentu arah mau kedapur atau kekamar,sungguh sangat kacau hati ini serasa ada batu yang menghimpit pernafasanku terasa sesak sekali.


"Ya Allah apa aku harus menentang kodrat Aku lagi sebagai seorang Pria?,kenapa aku mau bertobat malah kau berikan cobaan ini,kenapa Ya Allah,Mario salah apa Hiks Ibu"


Mario yang berurai air mata menyendiri dikamar sepi bisu ini,seperti ada penyesalan tersirat kenapa bisa begini?,dulu sewaktu Mario jadi wanita jadi jadian dia tidak pernah mendapatkan masalah sebesar ini,kenapa saat ingin hidup baru kenapa malah seperti ini !!!,sungguh Mario tidak kuat.


"Sholatlah nak jika hatimu tidak tenang,supaya kamu tenang"


Suara Ibu Mario terngiang didalam otak kecilnya,Pemuda ini menarik nafas panjang berkali kali dengan hati yang mengganjal kacau dan kakinya mulai masuk kedalam kamar mandi mengikuti nalurinya saat membayangkan wajah Ibunya yang tersenyum sewaktu masih hidup dulu.


Dulu Mario tidak pernah menurut perkataan Ibunya kenapa pada saat begini iya sekarang mengambil air wudhu. Pemuda ini berjalan menuju kamar dan mengambil sajadah didalam lemari.


Mario melepaskan handuk yang sedari tadi melingkar dan menggantikannya dengan sarung,lalu memakai baju kaos oblong dan meletakkan sajadah kearah kiblat.


Pemuda ini ingin mengadu kepada sang pencipta dengan keluh kesahnya supaya beban yang iya pikul berkurang sedikit,itu sangat manusiawi terjadi didunia ini.


***************Skip


Tetapi berbeda apa yang dilakukan gadis yang satu ini karena kecerobohan Mario.Ya gadis yang telah patah hati didalam mobilnya sedang merenungi nasib disertai kedukaan dan emosi kepada Mario,dia Desy yang memarkirkan mobilnya begitu saja dijalanan yang sepi.


"Buuk buuk buuk"


"Pengkhianat dua kali aku dikhianati laki laki,dua kali juga aku patah hati !!!" Desy berteriak kesal sembari memukul setir mobil hingga penyok,julukan sitangan besi memang cocok buat gadis ini karena berhasil membuat setir mobil penyok sedikit.


"Bruuum brrumm"

__ADS_1


Dengan kacau pikiran dan rasa frustasi desy menghidupkan mobil dan melajukan mobil dengan kencang sekali,Desy menekan pedal gas mobil sangat dalam sehingga kilometer kecepatan mobil habis bergerak kebawah.


Gadis ini sangat frustasi membawa balap mobilnya saja menyalurkan kekesalannya dengan balapan.


"Ckiiitt"


Mobil Desy berhenti tiba tiba saat rem mendadak iya injak dan membuat mobilnya berbalik arah didepan sebuah diskotik.Beberapa orang melihat mobil desy dengan rasa kagum seperti melakukan atraksi saja.


Desy mengganti mini dress yang iya pakai dengan gaya yang biasa iya kenakan,gaya seperti Pria dengan topi yang sudah melekat diatas kepalanya,Lalu gadis ini memakai sepatu olah raga tetapi sudah modern sembari menahan luka licet karena tidak biasa memakai sepatu hak tinggi.


"Gara gara pengkhianat itu kakiku jadi licet begini,menyesal aku jadi feminim" Dumel Desy sembari membuka pintu mobil karena sudah selesai memakai sepatunya.


Desy berjalan seperti Pria sejati dengan mengepal tangan menuju pintu diskotik dan membiarkan mobilnya terparkir begitu saja didepan diskotik tersebut.


"Mbak Desy sudah lama enggak kesini" Tanya Security terheran saat berhadapan dengan Desy didepan pintu diskotik tersebut.


"Ambil ini,seperti biasa !" Kata Desy dengan wajah datar melempar kunci mobil kepada security berbadan besar itu.


Security tersebut menurut dan sepertinya iya sudah biasa bertemu Desy,lelaki itu kini masuk kedalam mobil Desy dan melajukan mobil itu ketempat parkiran mobil.


"Woi Raja dugem,baru sekarang batang hidungmu muncul ?!!" Suara lelaki dari belakang tubuh Desy.


"Oh kau Yuda,iya iya aku baru sekarang muncul" Sambung Desy memutar mata dengan malas.


Yuda adalah teman lama Desy kalau lagi nongkrong ditempat hiburan ini,Desy tidak mempunyai teman wanita karena iya tidak suka,baginya teman wanita mengumpul melakukan hal yang tidak berguna seperti berhias,belanja pakaian itu membuat Desy enggan berteman dengan kaum hawa.

__ADS_1


Berbeda dengan Pria yang melakukan hal extrim,seperti Adu tinju siapa yang lebih kuat atau membalap dipinggir jalan,nongkrong bareng melakukan hal hal extrim lainnya itu kesukaan Desy.


Bersambung*


__ADS_2