KISAH WARIA BERTAUBAT

KISAH WARIA BERTAUBAT
Episode 88


__ADS_3

"Enggak mau enggak mau,sayang aku mau kamu disini terus" Balas Melati malah merangkul tubuh Mario dengan posessif.


"Sebentar aja ya,kamu ngertikan aku masih jam kerja,katanya sayang sama aku tapi kok kek enggak ngerti gitu". Kata Mario dengan memijat dahi saat dirangkul Melati.


"Ya udah,jangan lama ya" Kata Melati langsung melepaskan kedua tangannya yang tadi melingkar dipinggul Mario saat posisi duduk.


Mario langsung pergi meninggalkan Melati sendirian dimeja itu,Melati menggerutu kesal langsung mengambil gelas dan minum lagi membuatnya semakin lupa dan sadar sehingga mabuknya tidak terkontrol.


Disisi lain Mario sudah berdua'an dengan Kartika didalam ruangan VIP,kini mereka bercanda gurau sembari menikmati minuman keras tersebut.


"Mario kamu buat aku terhibur selama ini,aku mau joged sama kamu" Kata Kartika yang sudah berdiri mengajak Mario berdisko didalam ruangan tersebut.


"Tik,kamu enggak malu dekat sama pemuda miskin kek aku" Kata Mario yang sudah memeluk posesif tubuh Kartika.


"Kok kamu ngomong gitu sih,kalau malu ngapai aku bawa kamu kerumahku kemarin,ada ada aja" Balas Kartika dengan tangan mencet hidung mario.


"Mario aku datang wa wa..." Suara Melati sudah didepan pintu dengan mabuk berat,Melati membuka pintu ruangan VIP tanpa izin untuk mememui Mario,seketika kemesraan Kartika dan Mario buyar.


"Mario sayang kamu kok gitu sih ninggalin aku dimeja itu,kamu kebangetan tau" ngoceh Melati dia mulai tidak terkontrol karena efek minuman keras.


"Siapa tante ini,kok kalian pelukan sih,jangan pegang Marioku Tan" Dengus Melati menampik lengan Kartika saat memegang jemari Mario.


"Mati aku,ngapai sih Melati datang kesini,gawat" Batin Mario dengan jantung berdegup kencang,Mario menenggak salivanya melihat wajah tegang Kartika.


"Mario inikan gadis tempo hari dikafe,dia disini" Kata Kartika dengan wajah santai dan duduk melipat kaki.


"Mel kamu keluar sana,ini ruangan orang lain,ayo ayo" Kata Mario menarik langsung lengan Melati untuk keluar dari ruangan.


"Enggak mau,aku mau tau tante itu siapa,jangan usir aku dong huh.." Melati merengek manja dengan bibir mengerucut bertahan berdiri didekat daun pintu ruangan.


"Mario biarkan saja dia gabung sama kita" Kata Kartika dengan melontarkan senyuman manis buat Melati.


"Nah tuh tante itu aja mau aku disini,tante nama tante siapa kok peluk peluk pacar aku sih" Kata Melati dengan suara manja karena iya sangat mabuk.

__ADS_1


"Mati aku,arggg....Melati kau merusak moodku saja" Batin Mario mematung didekat daun pintu.


"Tante kok diam,tante cantik banget udah kek artis,namaku Melati tan,tante siapa namanya?".Tanya Melati mengkedipkan mata dan duduk disamping Kartika.


"Oh kamu pacar Mario,namaku Kartika,kamu juga cantik,aku tadi sama Mario cuma berdansa,aku tamu langganan disini,Melati mau minum lagi?" Kata Kartika dengan tenang padahal hatinya bergemuruh panas,Kartika menahan amarah sebagai wanita berkelas iya tidak mau menunjukkan emosinya tersebut.


"Ow jadi cuma joged,ok ok enggak apa,ayo kita joged lagi hihihi" Mabuk Melati sembari berdiri dari duduknya.


Kartika diam saja dan melirik Mario yang mematung berdiri sedari tadi,sedangkan Melati mulai tidak kontrol iya menaiki meja yang berisi minumam sembari joged,Kartika membelalakan mata melihat tingkah Melati naik begitu saja diatas meja terlihat tidak sopan.


"Aku terbang,terbang tinggi,ahahahah,kalian kok diam aja ayo joged dong" Melati terkekeh sembari menggoyang goyang seperti bebek,goyangnya mirip penyanyi dangdut Saskia gotik,kepala Kartika menggeleng dan tercengang melihat tontonan yang dibuat Melati.


Kartika menutup wajahnya dengan tangan sesekali memijat dahinya,karena mabuknya hilang melihat tingkah gila Melati. "Buuuk"


"Krompyang" Seketika kaki Melati terpeleset lalu jatuh keatas lantai seperti cicak jatuhnya,disambut botol minuman dan dua gelas jatuh juga diatas lantai."pfft" Kartika menahan tawa juga Mario yang ikutan menahan tawa.


"Aduhkan jatuh,maekkkk" Kata Melati terduduk diatas lantai. Mario langsung mendekati Melati ingin menolong berdiri sembari melirik wajah Kartika yang menahan tawanya.


"Mario lebih baik kamu urus saja dia dulu" Kata Kartika dengan wajah tenang dan tersenyum.


"Aku enggak apa Mario,dia udah mabuk banget kasihankan kamu biarin gitu,kamu antar dia pulang" Balas Kartika dengan senyuman.


"Ya udah aku urus dia dulu,biar aku panggil waitres untuk bersihkan ruangan ini ya" Kata Mario sembari tangannya memapah Melati keluar ruangan. Kartika anggukan kepala dan tersenyum.


Lalu Mario pergi membawa Melati yang sudah mabuk berat,Kartika Langsung berdiri dari duduk dan memungut gelas lalu melemparkan gelas ketembok."Taarrr" Gelas langsung pecah berserakan diatas lantai.


"Gadis itu mabuk enggak pakai etika,bisa bisanya dia mabuk membuka pintu ruangan VIP Ini,aku bisa saja komplin tapi Mario akan dimarahi kalau aku komplin dengan manejer tempat ini". Kartika meluapkan emosinya sendiri yang dari tadi iya tahan.


"Hah syukur saja dia mabuk,lagian aku tidak pantas meladeni anak kecil,biarkanlah" Kata Kartika lagi dengan menarik nafas panjang berkali kali.


Disisi lain Mario memapah melati keluar diskotik dibantu Jerry yang sudah tau kalau Melati mabuk berat.


"Men maaf ya karena Melati mabuk kerjaan kamu terganggu,aku akan bawa pulang dia" Kata Jerry merasa tidak enak hati.

__ADS_1


"Yaudah enggak apa,aku ngerti dia mabuk,Mel kamu pulang ya sama Jerry aku masih kerja" Kata Mario melepaskan genggaman tangan Melati.


"Enggak mau,aku mau sama Mario" Bantah Melati langsung terjongkok.


"Entar Mario datang kerumah kita,ayo pulang,Mario masih kerja Mel" Sambung Jerry.


"Men bilang aja kamu mau datang temui dia nanti,biar kami cepat pulang,anak ini keras kepala" Bisik Jerry dikuping Mario.


"Mel nanti aku sepulang kerja temui kamu,kamu pulang dulu ya" Bujuk Mario sembari mengacak rambut Melati.


"Awas ya kalau bohong huh" Sungut Melati langsung berdiri sempoyongan dan berjalan tertatih tatih.


"Syukur aja Melati mabuk jadi enggak terlalu memikirkan Kartika yang memeluk aku tadi" Batin Mario lolos dari ketakutannya.


"Mel mobil kita disana,bukan arah sini" Kata Jerry menarik lengan Melati,Jerry sibuk urus Melati sampai lupa pacarnya yang berdiri berhadapan dengan Mario.


"Mario aku pulang juga ya,kapan kapan kita ketemu lagi" Kata Oline menatap wajah tampan Mario dengan tersenyum penuh arti.


"Iya Ya sudah aku masuk dulu kembali kerja" Jawab Mario tidak ingin lama berduaan dengan Oline.


"Bye Mario hihi" Suara Oline dengan manja,lalu tangan nakalnya berani mengelus rahang tegas Mario,Mario jadi tercengang dengan sentuhan Oline yang terlihat agresif tersebut.


Mario kini kembali masuk kedalam ruangan Kartika,hati Mario tidak enak pada Kartika,kini kaki Mario sudah menapak didalam ruangan Kartika.


"Kartika kamu enggak marahkan?" Tanya Mario dengan wajah bersalah.


"Aku enggak marah tapi aku marah sama pembaca !!" Katus Kartika.


"Lho kok pembaca disalahin?" Heran Mario berdecak mulut kesal.


"Aku marah pembaca tidak mau like and komen novel kita ini,sedih aku Mario" Kartika jadi menangis.


"Iya juga ya betul itu,mangkannya pembaca like dong sama komen,biar novel ini dapat pendukung banyak eheheh" Kata Mario dengan cengengesan"

__ADS_1


Bersambung*


Kena deh .....Author author....


__ADS_2