KISAH WARIA BERTAUBAT

KISAH WARIA BERTAUBAT
Episode 31


__ADS_3

Maryam masih dirumah Andy kini wajahnya masih merah padam karena emosi yang masih tidak terkontrol,apalagi Andy tidak mengakui kalau janin yang dikandung Mawar adalah anaknya.


"Seenaknya kau bilang itu bukan darahmu!,jangan sampai Aku menuntutmu Andy,kau pikir karena aku miskin aku tidak bisa memperkarakan ini hah !!" Ketus Maryam dengan tatapan membunuh.


"Alah tante jangan sok main hukumlah, saya bisa membelinya biar tante tau,kalian tidak tau diri selama ini sudah berapa puluh juta uangku habis,bahkan setau Aku tante yang memakan uang pemberianku" Sambung Andy dengan wajah santai.


"Aku tidak minta kepadamu kau yang memberikannya,Aku mau minta pertanggung jawaban kau sekarang !!" Sahut Maryam dengan suara meninggi.


Suara Maryam hampir terdengar keluar rumahnya,itu membuat Andy kalang kabut takut didengar tetangga lain dan wanita yang didalam kamar Andy kini berdiri sembari mengintip dicelah pintu kamar.


"Cckkck"


Andy kecap mulut malas ribut dengan Maryam apalagi dia seorang wanita pasti akan kalah kalau beradu mulut,Andy berdiri dari duduk dan mengambil sebuah cek dan menulis angka rupiah yang sangat besar. Maryam diam dan melihat Andy yang sibuk diatas meja dengan pena dan secarik kertas tersebut.


"Tante mau uang banyakkan?,saya akan berikan" Tukas Andy sembari menaruh kertas itu diatas meja.


"Kau mau menyuapku?, Anakku lebih berharga dari uang yang kau berikan dan Aku tidak mau !" Tolak Maryam sembari melihat Angkat rupiah didalam cek tersebut.


Maryam mengkedipkan mata saat melihat kertas cek itu bernilai puluhan juta,uang itu bisa dipakai selama dua tahun bahkan lebih,Maryam jadi ragu dan mulai berfikir kembali.


"Aku melakukan itu dengan anak Tante suka sama suka jadi tidak ada paksaan,kalau tante tidak mau terima uang ini ya sudah, kita bertemu dipengadilan !" Ketus Andy dengan kerut dahi sembari tersenyum licik.


"Urusan kita selesai dan aku tidak mau lagi berurusan dengan kamu" Sambung Maryam sembari mengambil cek berisikan uang tersebut dan menyimpannya disaku celana.


"Biarlah tidak dapat menantu kaya,ini juga cukup melanjutkan hidup dengan Anakku" Gumam Maryam dengan riang sekali.


Maryam buta karena uang kini dia mengurungkan niatnya untuk menuntut Andy,Maryam berjalan keluar rumah dengan tersenyum lebar karena bisa menambah modal dagangannya serta membayar kontrakan rumah.


"Dasar tua bangka matre,tadi ribut ribut setelah lihat uang banyak malah diam,saya sudah tau karakter wanita seperti itu" Dengus Andy saat melihat Maryam berjalan melewati pagar rumahnya.

__ADS_1


Andy berjalan masuk kedalam kamar dan melihat wanita bayarannya tersenyum licik, Andy menarik wanita tersebut keatas ranjang yang menjadi saksi bisu setiap perbuatan mesum Andy kepada wanitanya.


"Kamu memang buaya Andy, bisa bisanya kamu menghamili seorang gadis" Tukas Wanita tersebut saat berbaring melihat wajah Andy yang tampan.


"Kamu cemburu ya?" Tanya Andy dengan tersenyum genit sembari mengkecup leher jenjang wanita itu yang kini tubuhnya dibawah tubuh Andy.


"Gila kamu ngapai aku cemburu,Aku kesini karena kamu bayar jadi bukan urusanku" Jawab wanita cantik berambut pirang sebahu dengan tersenyum manis.


Andy memang lelaki buaya yang tidak puas dengan satu wanita,kini iya mulai beraksi untuk memuaskan hasrat nafsunya kepada wanita bayaran tersebut.


********Skip


Kembali bersama Mario yang sudah ditempat kerja,iya mulai membersihkan sebuah kamar dengan rapi dan bersih sembari menunggu jam makan siang.


"Mario kau dipanggil Ibu Sarah" Ucap Dana yang sudah didepan pintu kamar.


"Ckcck, untuk apa dia memanggilku?" Jawab dan tanya Mario kembali dengan kecap mulut karena iya tidak suka kalau Sarah yang memanggil.


"Ya sudahlah,aku kesana" Balas Mario dengan rasa malas dan berjalan keluar kamar.


Lalu Mario masuk kedalam lift khusus karyawan dan turun menuju lantai bawah,rasanya berat sekali keruangan wanita yang selalu menggodanya,sungguh janda ini tidak pernah menyerah untuk menganggu ketenangan Mario.


"Tok tok tok"


Tangan Mario mengetuk pintu ruangan kantor Sarah dengan rasa malas dan sesak didada, "Masuk" Suara Sarah dari dalam ruangan tersebut.


Tangan Mario menekan kenop pintu dan berjalan masuk kedalam ruangan itu,mata Mario melihat Sarah sudah duduk dengan baju sexynya, "Fiuh" Mario hembus nafas panjang melihat wanita itu dengan tatapan menggoda.


"Kamu seperti tidak senang aku panggil?, duduklah Mario jangan berdiri gitu disitu" Kata Sarah dengan tersenyum penuh arti.

__ADS_1


"Tante ada perlu apa tan?,saya masih banyak kerjaan" Sambungnya dengan rasa frustasi,lalu mengambil duduk diatas sofa berhadapan dengan Sarah.


"Mario apa aku ini jelek?, kenapa kau seperti menolakku Mario, kamu ganteng lho Aku naksir sama kamu" Kata Sarah dengan terang terangan membuat Mario merasa jijik dan buang muka.


"Jadi Tante memanggilku hanya untuk bilang itu?, tante saya kesini untuk bekerja bukan cari wanita" Balas Mario dengan memutar mata serasa malas dan sesak diruangan ini.


"Jual mahal banget kamu Mario,Tidak ada lelaki yang bisa menolakku" Sahut Sarah dengan nada suara kesal dan berdiri dari duduk.


Sarah tidak seperti biasanya menggoda Mario secara halus, kini iya berani terang terangan bicara tanpa malu sedikitpun,lalu tubuh Sarah sudah mendekati tempat duduk dimana Mario berada.


"Mario ayo dong pacaran denganku" Suara Manja Sarah seakan akan dibuat, wanita ini mulai membuka kancing baju kemejanya satu persatu dihadapan Mario.


"Apa yang mau tante buat ?" Tanya Mario dengan heran dan berdiri dari duduk.


"Buat yang enak enak sayang" Sambung Sarah juga berdiri langsung memeluk tubuh Mario dengan erat. Baju Sarah terbuka sedikit dibagian atas dada membuat kedua tonjolan itu terhimpit menonjol didada bidang Mario.


"Lepaskan tante, Aku tidak suka diperlakukan begini !" Ucapnya dengan kesal dan mendorong pelan tubuh bohay Sarah,lalu Mario bergeser kebelakang menjaga jarak dengan wanita gila ini.


"Jangan menolakku lagi sayang, ayolah Mario aku menunggu lama waktu ini,Aku tidak tahan lagi ingin digoyang olehmu" Tutur Sarah berusaha memeluk tubuh Mario kembali.


"Awas jangan dekat saya,saya mau keluar !!" Ketus Mario sembari brjalan kearah daun pintu ruangan Sarah.


Kacau sekali dunia ini sekarang,dulu biasanya pria yang buaya merayu wanita dan sekarang ada juga wanita yang seperti buaya betina haus akan sentuhan seorang pemuda contohnya seperti Sarah.


Sarah berlari cepat dan berdiri didaun pintu menghalangi langkah Mario untuk keluar dari ruangan kantornya,Mario ingin berbuat kasar tapi tidak mungkin karena yang dihadapannya sekarang adalah seoarang wanita.


"Mario ayolah" Kata Sarah dengan tatapan genit dan menjulurkan lidah, lalu pandangan mata wanita ini mengarah kebawah celana Mario,membuatku iya jadi merinding geli.


"Saya tidak mau tan,saya tidak nafsu tolong biarkan saya keluar dari sini !" Ketus Mario lagi membuat wajah putihnya jadi merah padam karena mulai emosi.

__ADS_1


"Kalau kamu tidak mau menuruti kemauanku sekarang,jangan salahkan aku kalau kamu kehilangan pekerjaan !!" Ketus lagi wanita ini dengan kesal karena sudah capek merayu Mario yang terang terangan menolak kemauannya.


Bersambung*


__ADS_2