
Entah apa yang harus dilakukannya sekarang. Apakah dia harus terus bertahan dalam pernikahannya yang tidak bahagia? Membiarkan istrinya mengintimidasinya untuk memberikan anak tetapi tidak mau melibatkan tenaga medis untuk menolong mereka? Membiarkan istrinya melontarkan tuduhan yang membuatnya merasa tidak berguna dan tidak berharga? Bila hal itu terus berlangsung, sampai kapan dia akan bertahan?
Mengadu kepada keluarga istrinya bukanlah pilihan bijak. Mereka lebih memilih percaya kepadanya. Wajar saja. Dia adalah bagian dari keluarga mereka. Miles hanyalah suami dari anak dan saudara perempuan mereka. Sebagai seorang wanita, Angelica termasuk kaum yang dianggap lebih lemah dan mudah menjadi korban dalam rumah tangga mereka, daripada percaya kepada Miles yang lebih kuat dan berpotensi besar melakukan kekerasan.
Melewati satu tahun pertama sejak mereka memutuskan untuk memusatkan perhatian pada program membuat anak, Miles meminta bantuan mertuanya untuk memberi pengertian kepada istrinya. Bahwa memiliki anak kadang membutuhkan proses panjang dan tidak instan. Yang dia dapat bukan dukungan melainkan tudingan mereka yang menyebutnya sebagai suami tidak becus. Sebelas tahun menikahi anak perempuan mereka tetapi tidak sanggup memberinya anak yang diidam-idamkannya.
Sehari setelah pertemuan itu, keempat kakak laki-laki istrinya meneleponnya. Mereka mengancam akan membuat perhitungan dengannya bila berani menyakiti adik perempuan mereka. Dia tidak pernah takut pada ancaman mereka. Dia bisa melindungi dirinya sendiri. Tubuhnya lebih tinggi dan besar dari keempat kakak iparnya itu. Kalaupun mereka bersatu untuk melawannya, dia bisa menjatuhkan mereka berempat dengan mudah. Mereka tahu itu. Tetapi itu tidak pernah menghentikan usaha mereka untuk terus mengintimidasinya.
Dia ingin mempertahankan pernikahan mereka yang saat itu sudah berusia sebelas tahun. Dia mencintai istrinya dan mau berjuang bersama untuk mendapatkan anak. Tentu saja dengan kesabaran dan usaha keras, bukan dengan menuduh suaminya mandul dan tidak becus setiap kali usaha mereka gagal. Di mana letak ucapannya yang salah sehingga kedua mertuanya salah paham, dia tidak mengerti. Di mana letak sikapnya yang membuat keempat kakak iparnya menganggap dia sebagai penyebab adik mereka menderita, juga tidak bisa dia pahami.
Tahun kedua tidak ada hasil, dia mulai mengajak istrinya menemui dokter spesialis. Saran itu ditolaknya mentah-mentah. Dia menganggap hasil pemeriksaannya bisa saja merusak pernikahan mereka. Seolah-olah pertengkaran mereka selama dua tahun itu tidak cukup menjadi bom waktu yang siap meledak kapan saja sampai salah satu dari mereka mengajukan cerai.
__ADS_1
Untuk meyakinkan istrinya, dia sampai berjanji akan menceraikannya agar dia bisa menemukan pria lain yang bisa memberinya anak, andai dia yang mandul. Wanita itu begitu ingin memiliki anak yang dilahirkannya sendiri. Tetapi menikah dengan Miles tidak akan memberinya solusi apa pun. Sebaliknya, mereka akan mengadopsi anak dan tetap hidup bersama, andai istrinya yang mandul.
Keinginan terbesarnya dalam sebuah pernikahan bukanlah anak, tetapi hidup hingga tua bersama dengan istri yang dicintainya. Bila anak akan membuat kebahagiaan Angelica menjadi sempurna, dia akan memberikannya, termasuk dengan mengadopsi seorang anak. Dia tidak keberatan membesarkan anak yang tidak dilahirkan oleh istrinya. Dia akan mencintainya seperti anaknya sendiri.
Melenceng jauh dari dugaannya, ucapannya itu justru menjadi bumerang. Angelica berpikir dia punya selingkuhan sehingga menyarankan mereka bercerai. Ketika Miles berusaha menjelaskan, istrinya berteriak dan menangis tersedu-sedu sambil menyebutnya pengkhianat, tukang selingkuh, memelihara wanita simpanan. Semua label yang menurutnya artinya sama saja.
Setelah tiga tahun, keluarga istrinya datang menemuinya. Dia pulang kerja dan menemukan mereka duduk di ruang tengah bersama istrinya. Mereka memarahinya karena telah membuat Angelica menderita. Istrinya duduk di depannya, di antara kedua orang tuanya sambil menangis tersedu-sedu. Dia sama sekali tidak mengerti apa yang sedang terjadi.
Salah satu kakak iparnya mengikutinya menuju kamar. Dia terus mengucapkan kata-kata jahat untuk memprovokasi Miles. Tetapi dia hanya diam dan tidak membalas ucapannya. Dia hanya membuka kemejanya dan membiarkan pria itu melihat sendiri semua bekas gigitan dan cakaran yang baru didapatnya dua hari yang lalu. Pria itu hanya membulatkan mata dan tidak mengucapkan apa pun.
Miles tidak perlu menjelaskan kepadanya dari mana semua bekas luka itu didapatnya. Dia tahu bahwa Angelica tidak akan tetap tinggal di rumah ini bersama suaminya, jika luka pada tubuhnya itu dibuat oleh wanita lain. Sudah lama dia ingin menunjukkan itu kepada keluarga istrinya. Dia bersyukur pria itu mengikutinya ke kamar. Dia tidak melakukannya di ruang tengah karena dia tidak ingin membuat ibu mertuanya berhenti bernapas begitu melihat semua luka itu.
__ADS_1
Miles tidak peduli apakah kakak iparnya itu memberitahu keluarganya tentang apa yang baru dilihatnya atau bungkam. Karena mereka pasti memikirkan yang terburuk mengenai dia. Mungkin mereka malah lebih suka menganggap bahwa dia selingkuh dan luka itu didapatnya dari wanita lain. Bukan istrinya. Apa pun itu, dia tidak peduli. Rasa hormatnya kepada keluarga istrinya sudah lama hilang sejak mereka lebih memilih membela Angelica daripada mencoba menolong menyelamatkan pernikahan tersebut.
Tidak puas dengan hasil yang didapatnya setelah memfitnah suaminya di depan keluarganya, istrinya berusaha untuk menyebarkan gosip di kantornya. Miles beruntung memiliki pekerja yang setia kepadanya. Yang mengenalnya dengan baik sehingga tidak mudah termakan isu tidak benar mengenai kehidupan pribadinya.
Isu itu hanya sampai di telinga asistennya dan salah satu pegawai wanita di bagian resepsionis. Mereka melihat istrinya menangis tersedu-sedu sambil menuduhnya selingkuh di belakangnya. Tidak satu pun dari mereka yang mau menyebarluaskan tuduhan tersebut. Hanya Kemala yang datang kepadanya untuk memberitahunya bahwa istrinya datang dan menangis sambil bercerita mengenai atasannya yang selingkuh dengan wanita lain.
Kemala tidak bertanya lebih lanjut atau menatapnya dengan saksama untuk melihat apakah Miles benar-benar telah selingkuh dari istrinya. Dia hanya mengatakannya sambil lalu karena menganggap atasannya perlu mengetahui hal tersebut. Kemudian dia kembali ke mejanya setelah Miles mempersilakannya untuk kembali bekerja.
Bila dia tidak bisa meminta pertolongan siapa pun untuk menyelamatkan pernikahannya, apa yang bisa dia lakukan? Melibatkan kedua orang tuanya juga bukan hal yang bijak. Dia tidak mau membebani mereka dengan masalahnya. Istrinya tidak menyukai Amanda dan Shane, begitu juga sebaliknya. Baik mama atau papanya tidak akan bisa bicara dengan istrinya. Meminta bantuan sahabat baik Angelica juga bukan sebuah pilihan. Mereka pasti lebih berpihak kepada sahabat mereka sendiri.
Apakah itu artinya dia harus berjuang seorang diri lagi?
__ADS_1