
Jam 7 malam setelah selesai makan malam Leoni bersama dengan keluarganya, dia kembali ke kamar dan mulai mempersiapkan surat-surat yang dia butuhkan untuk registrasi di Yayasan Gonzaga yang menerima dia sebagai salah satu pelatih/guru renang di sekolahnya. Sesuai dengan info dari email yang dia terima, maka dia harus segera melapor dan menyampaikan kesediaannya untuk ditempatkan di tempat tugasnya dalam waktu 1x24 jam setelah menerima email tersebut. Untuk itu Leoni segera mempersiapkan segala sesuatunya malam itu juga. Serta mempersiapkan beberapa barang yang dia butuhkan untuk dibawah ke tempat kerjanya yang baru seperti beberapa pakaian dan kebutuhan wanita lainnya.
Ting
Ting
(tiba-tiba Hp Leoni bunyi. Pesan suara masuk)
Ada pesan masuk ke wa nya, dan ternyata itu adalah pesan suara dari Glen.
“Aku ke rumah mu sekarang Ny.” Pesan suara dari Glen.
“Ngapain ke sini? Aku lagi sibuk. Ada pekerjaan yang harus aku kerjakan.” Balas Leoni dengan pesan suara.
Pesan yang dikirimkan Leoni tidak dibaca apalagi dibalas oleh Glen, yang ternyata sudah dalam perjalanan ke rumahnya Leoni.
“Ny, ada tamu mau ketemu kamu.” Teriak Kevin dari luar.
“Iyaaa..” Balas Leoni dari dalam kamar yang kemudian langsung membuka pintu dan keluar dari kamar.
“Siapa sih?” Leoni basa basi ke Kevin yang padahal dia sudah tahu kalau itu Glen.
“Biasa, cowok ganteng kesayanganmu...” Sindir Kevin.
“Kesayangan apa? dasar!!!” Bentak Leoni sambil menghentakkan kaki.
“Temuin ajaa, kasian tuh kalau kelamaan menunggu!!” Kata Kevin yang kemudian masuk ke dalam kamarnya.
“Hai...” Leoni menjumpai Glen yang sedang duduk di teras rumahnya.
“Ny...” Balas Glen.
“Aku lagi ada kerjaan nih. Tidak bisa keluar dulu.” Leoni seolah langsung tahu apa tujuan Glen datang ke rumahnya yang mau mengajak dia untuk keluar.
“Kalo gitu aku temanin kamu kerja dirumah aja, bisa tidak?” Patok Glen.
“Ada apa sih? Kok kamu aneh banget??” Tanya Leoni.
__ADS_1
“Tidak mau jauh dari kamu.” Glen tertawa buat kayak bercandaan supaya Leoni tidak curiga, padahal itu sebenarnya adalah ungkapan hatinya.
“Apaan sih...” Leoni memukul lengan Glen dengan malu-malu yang kemudian ditangkap oleh Glen dan digenggam erat-erat.
“Ny, nyaman banget kalau genggam tanganmu kayak gini.” kata Glen lagi sambil masi cengingisan.
“Ahh yang benar saja? bercandaaan melulu.” Leoni menarik tangannya dari genggaman Glen. “Yah sudah, kamu mau ngapain? Mau keluar ke mana?” Tanya Leoni.
“Yakin kamu mau aku jawab pertanyaanmu?” Glen balik tanya.
“Heemmm...” Leoni menarik nafas dalam-dalam dan menghempaskan dengan kasar.
“Kita makan di luar yuksss!” Ajak Glen.
“Aku sudah makan tadi.” Jawab Leoni ketus.
“Kalo gitu temani aku kerja aja. Ada sedikit pekerjaan yang harus aku kerjakan di caffe Nyiur.” Kata Glen santai. “Ganti pakaian sana! biar kelihatan sedikit rapih.” Kata Glen lagi. “Tapi casual aja yah!” tekan Glen.
“Iyaaaa...” Leoni masuk ke dalam kamar mengganti pakaiannya. Leoni sepertinya tidak bisa menolak ajakan Glen, karena kalaupun dia menolak ikut, pasti Glen akan terus ada dirumahnya dan tidak bisa di usir.
***
“Woww keren banget yahh...” Leoni berlari ke tepi pantai dan diikuti oleh Glen.
“Iya yah, sejuk banget, rasanya tenang banget.” Glen menghirup udara segar sambil memainkan kakinya dipasir.
“Glen, kamu kerja aja. Aku mau menghirup udara segar disni sebentar aja. Nanti aku menyusul kamu ke dalam.” Kata Leoni.
“Tidak. Aku juga pingin disini sebentar. Aku juga pingin menikmati pantai.” Glen menolak.
Mereka berdua menikmati sejuknya angin laut di malam hari. Serasa adem dan sangat menyejukkan.
“Kak mau pesan apa?” Tiba-tiba seorang pelayan caffe datang menghampiri mereka berdua.
“Ny kamu mau makan apa?” Tanya Glen.
“Ada apa saja?” Leoni melirik ke daftar menu yang diserahkan oleh pelayan caffe. “Aku mau makanan yang ringan-ringan saja.” Kata
__ADS_1
Leoni lagi sambil melihat daftar menu di tangannya.
“Hehehe.” Pelayan caffe agak sedikit tersenyum.
“Apa?” Bisik Glen ke telinga Leoni yang membuat dia kaget.
“Stik pisang goreng 1 porsi, sama jus sirsak.” Kata Leoni. “Minta dengan sambal yang pedas, banyakin yah kak! Itu saja.” Tambah Leoni yang membuat Glen menatapnya heran. "Kalau kamu apa?" Tanya Leoni ke Glen.
“Pisang gorengnya sama kopi hitam manis semanis nona cantik yang ada dihadapanku.” Kata Glen kepada pelayan caffe.
"Baik kak. Jadi pesanannya 2 porsi pisang goreng, 1 jus sirsak sama 1 kopi hitam yah?" Pelayan caffe menanyakan lagi pesanan mereka berdua.
"Oke." Glen dan Leoni kompak menjawab pertanyaan dari pelayan caffe itu.
"Baik. Mohon di tunggu yah kak, akan segera aku antarkan." Pelayan itu meninggalkan mereka menuju ke dapur.
“Gomball yah...” Setelah pelayan itu pergi, secara spontan Leoni mencubit pinggang Glen ketika mendengar gombalannya kepada pelayan caffe. "Rasakan ini!" Leoni menambah kekuatan pada jari-jarinya untuk memperdalam cubitannya.
“Aduh.. aduh.. sakit Ny...” Glen berusaha melepaskan diri dari cubitan Leoni tapi Leoni tidak melepaskan jemarinya yang melekat di tubuh Glen, malah semakin Glen menarik tubuhnya, semakin terasa sakit karena cubitan Leoni. Wajah Glen menjadi merah menahan sakit.
"Makanya jangan gombal dengan sembarang orang!" Leoni berbisik ke telinga Glen dengan ekspresi marah kemudian melepaskan jari-jari mungilnya itu dari pinggang Glen yang dia cubit.
"Iya maaf." Kata Glen singkat sambil mengelus pinggangnya yang sakit, dalam hatinya senang melihat Leoni yang cemburu.
Perlakuan mereka berdua membuat pelayan caffe tadi tertawa kemudian meninggalkan mereka berdua.
“Makanya jangan gombal sama anak orang! Itu yang membuat banyak cewek-cewek ngejar-ngejar kamu dan dibuat PHP.” Bentak Leoni lagi.
“Cemburu yahhh...” Bisik Glen ke telinga Leoni sambil senyum menyindir Leoni.
“Ihh siapa yang cemburu??” Kata Leoni malu-malu. Dia mengingat kalau dia dan Glen yang tidak jelas hubungannya sebagai apa, sekedar teman atau pacar? yang dia sendiri menilai sepertinya mereka berdua seperti orang yang pacaran. “Aku kan bukan pacarmu, ngapain aku cemburu?!” Kata Leoni berbisik didepan wajah Glen kemudian berlari meninggalkan Glen yang masi terdiam mendengar perkataan Leoni tadi. Leoni salting, dia sadar dengan perbatannya tadi.
**
Bantu like, comment, vote, hadiah yah....
supaya penulis semangat dalam melanjutkan penulisannya...
__ADS_1
makacieee