
Akhirnya tiba hari di mana Klan Luo menyerang kediaman agung Klan Qing.
Di atas benteng kediaman agung Klan Qing, kedua mata patriak Qing Qong terbuka lebar, melihat keberadaan prajurit Klan Luo yang udah muncul tidak jauh dari gerbang kediaman agung Klan Qing. Jumlah prajurit Klan Luo memang hanya seperempat jumlah keseluruhan prajurit yang dimiliki Klan Qing, tapi dalam kekuatan, prajurit Klan Luo sedikit lebih unggulunggul dibandingkan kekuatan prajurit Klan Qing.
Sementara itu, di sisi prajurit Klan Luo, Luo Feng yang berdiri dengan gagahnya di sebelah ayahnya, ia menikmati ekspresi keterkejutan dari setiap anggota Klan Qing. Ia yakin jika mereka terkejut melihat kekuatan prajurit Klan Luo, yang ternyata lebih kuat dari keseluruhan prajurit Klan Qing.
Dalam jumlah, prajurit Klan Luo memang kalah jauh, tapi dalam hal kekuatan, prajurit Klan Luo tidak akan kalah dari prajurit Klan Qing. Apalagi, banyak kultivator ranah Supreme God Emperor, yang berada di sisi Klan Luo.
Genderang perang sudah ditabuh, prajurit Klan Luo bersiap menyerang, sedangkan di sisi prajurit Klan Qing, banyak dari mereka yang terlihat tidak siap menghadapi peperangan di pagi ini. Kebanyakan dari mereka masih dalam setengah sadar, dikarenakan semalam mereka menghabiskan waktu dengan minum-minum, dan bersenang-senang dengan wanita penghibur.
Bahkan masih ada prajurit yang keluar dari tenda tempat mereka istirahat, tanpa menggunakan zirah pelindung, dan di dalam tenda mereka masih ada wanitt tanpa pakaian, yang dalam keadaan tertidur lelap.
Meliht banyaknya prajurit Klan Qing yang dalam keadaan tidak siap melakukan peperangan, Luo Feng tiba-tiba terkekeh pelan. ‘Ternyata wanita dan minuman yang aku kirim benar-benar membuat mereka menikmati pesta, dan mengabaikan perang yang sewaktu-waktu bisa terjadi,’ ucap Luo Feng dalam hati.
Minuman dan para wanita yang semalam dinikmati prajurit Klan Qing, semua itu dikirim oleh Luo Feng, dan dalam setiap minuman yang diminum prajurit Klan Qing, di minuman itu terdapat racun pelumpuh kekuatan.
Barang siapapun yang meminum minuman, yang sudah tercampur dengan racun pelumpuh kekuatan, ia akan merasa tubuhnya dalam keadaan baik-baik saja. Akan tetapi, selama sepuluh hari ke depan, mereka tidak akan bisa menggunakan kekuatan, dan mereka hanya akan menjadi manusia biasa.
“Sialan, kenapa aku tidak bisa menggunakan kekuatanku? Tidak ada yang salah dengan tubuhku, tapi kenapa aku tidak bisa menggunakan kekuatanku!” ucap salah satu prajurit Klan Qing, yang semalam cukup banyak menghabiskan minuman yang membuatnya mabuk.
Mendengar apa yang diucapkan salah satu dari mereka, prajurit lain mencoba mengedarkan aura kekuatann, tapi tidak satupun dari mereka mampu mengeluarkan aura kekuatan, seolah mereka tidak pernah memiliki kekuatan, yang selama ini mereka miliki.
Bukan hanya puluhan atau ratusan orang yang tidak bisa menggunakan kekuatan mereka, melainkan ada ratusan ribu prajurit Klan Qing, yang saat ini tidak bisa menggunakan kekuatannya, membuat mereka hanya bisa mengandalkan kekuatan fisik untuk melawan musuh.
Luo Xue yang membantu menyempurnakan rencana Luo Feng, ia senang karena rencana itu berjalan lancar, dan bisa dikatakan berhasil. “Gege, banyak prajurit musuh yang menantikan kematiannya, kenapa kita tidak langsung mendatangkan kematian pada mereka? Lihatlah mereka, mereka benar-benar menginginkan kematian!” ucap Luo Xue, sambil melihat prajurit Klan Qing yang tidak bisa menggunakan kekuatannya.
Mendar itu, Luo Feng menunjukkan senyuman di wajahnya, lalu berkata, “Mereka akan menjadi lawan prajurit Klan Luo, sedangkan kita akan melawan kekuatan utama Klan Qingo, yang saat ini berada di benteng pertahanan Klan Qing!” Luo Feng memberi kode pada belasan ribu prajurit Klan Luo untuk langsung saja maju menyerang ratusan ribu prajurit Klan Qing yang tidak bisa menggunakan kekuatannya.
Belasan ribu prajurit Klan Luo yang dipimpin oleh Patriak Shui Zen dan beberapa Tetua Klan Shui, mereka langsung saja menyerang ratusan ribu prajurit Klan Qing, yang jelas mudah dikalahkan setelah tidak bisa menggunakan kekuatannya. Jumlah mereka memang hanya belasan ribu, tapi melawan ratusan ribu prajurit Klan Qing yang tidak bisa menggunakan kekuatannya, jelas mereka tidak akan kesulitan membunuh ratusan ribu prajurit Klan Qing.
Saat belasan ribu prajurit Klan Luo menyera ratusan ribu prajurit Klan Qing, Luo Feng, Luo Yuxuan, serta Tetua Agung Luo Ang, mereka bergerak mendekati gerbang benteng kediaman agung Klan Qing, dan dari tempat mereka, terlihr jelas keberadaan sosok Patriak Qing Qong, yang berdiri di atas benteng pertahanan kediaman agung Klan Qing. Terlihat Patriak Qing Qong didampingi para Tetua Klan Qing, dan para Patriak Klan yang tunduk pada Klan Qing.
“Qing Qong, aku lihat banyak prajuritmu yang tidak siap menghadapi peperangan ini, entah itu karena mereka meremehkan kami, atau karena mereka lebih dulu berpesta meski belum memenangkan peperangan. Akan tetapi, dikarenakan mereka tidak siap berperang, mereka akan menjadi mangsa empuk prajurit Klan Luo!” ucap Luo Yuxuan, dengan sorot mata sinis menatap keberadaan Patriak Qing Qong.
Sebagai balasan dari ucapan Luo Yuxuan padanya, Patriak Qing Qong langsung saja melesat maju menyerang Luo Yuxuan. Kekuatan Patriak Qing Qong saat ini berada di ranah Supreme God Emperor tingkat 4, dan ia bisa lebih kuat dengan menelan pil terlarang pemberian tuannya. Sedangkan Luo Yuxuan yang kekuata berada di ranah Supreme God Emperor tingkat 7, ia sama sekali tidak ketakutan menghadap kekuatan lawannya.
Luo Yuxuan yang memang diberi tanggungjawab menghadapi Patriak Qing Qong, ia langsung bergerak maju menyambut datangnya serangan lawan.
__ADS_1
“Perbedaan kekuatan mereka sangat kentara, selama Patriak Qing Qong tidak berbuat curang dan orang itu tidak ikut campur pertarungan mereka, aku yakin ayah akan memenangkan pertarungan!” ucap Luo Feng.
Bergerak seorang diri maju menyerang Luo Yuxuan yang dimasa lalu bukanlah lawan sepadan untukku, Patriak Qing Qong melesatkan serangan tunggal kuat ke arah Luo Yuxuan.
“Di masa lalu aku menyesal karena tidak langsung membunuhmu, istrimu, dan juga putramu, tapi aku pastikan sekarang aku akan mengakhiri hidupmu!” teriak Patriak Qing Qong, lalu ia mengayunkan tinju yang telah terlapisi kekuatan elemen petir.
Luo Yuxuan yang jelas melihat serangan Patriak Qing Qong tertuju padanya, ia hanya sedikit menggeser posisi tubuhnya, lalu dengan sangat mudah ia menghalau serangan Patriak Qing Qong. Gerakan Luo Yuxuan sangat cepat, membuat Patriak Qing Qong tidak bisa mengikuti seberapa cepat kecepatan gerak Luo Yuxuan.
Satu serangan gagal, tidak menyurutkan niat Patriak Qing Qong yang sangat ingin mengakhiri hidup Luo Yuxuan. Ia kembali menyerang Luo Yuxuan, dan kali ini serangannya jauh lebih kuat dan jauh lebih kuat dari sebelumnya.
Luo Yuxuan yang tahu jika serangan Patriak Qing Qong jauh lebih kuat dan lebih cepat dari sebelumnya, jika sebelumnya ia hanya menggunakan salah satu tangannya untuk menghalau serangan lawan, sekarang ia akan menggunakan kedua tangan serta kekuatan fisiknya, untuk menghalau serangan lawan.
Luo Feng yang merasa jika pertarungan ayahnya dan Patriak Qing Qong bisa membahayakan orang-orang disekitaran mereka, menggunakan kekuatan energi spiritualnya, Luo Feng membuat formasi pelindung, untuk melindungi semua orang.
Sementara itu, Patriak Qing Qong yang melihat kalau Luo Yuxuan tidak melakukan banyak persiapan untuk menyambut dagangannya serangan dirinya, ia mengerutkan keningnya, lalu ia berkata pelan, “Apa mungkin setelah sekian lama tidak bertemu, ia sekarang sudah jauh lebih kuat dari sebelumnya?”
Meski merasa jika kekuatan Luo Yuxuan lebih kuat darinya, Patriak Qing Qong tidak mengurungkan niatnya menyerang Luo Yuxuan. Ia tetap menyerang, dan benturan dia kekuatan akhirnya terjadi.
Bugh... Bugh... Boom... Boom...
Tinju Patriak Qing Qong dibalas tinju oleh Luo Yuxuan. Meski hanya menggunakan kekuatan fisik, nyatanya tinju Luo Yuxuan mampu mengimbangi tinju Patriak Qing Qong, yang mana tinjunya telah dilapisi dan diperkuat oleh kekuatan elemen petir miliknya. Dari sini terlihat jelas jika Luo Yuxuan jauh lebih kuat dari Patriak Qing Qong, dan apa yang terlihat tentu saja mengejutkan orang-orang dari Klan Qing maupun dari Klan Luo.
Namun, jalannya pertarungan berlum berakhir, dan siapapun masih bisa keluar menjadi pemenang, atau munah karena kalah. Semua orang hanya bisa menanti hasil dari pertarungan keduanya, sedangkan mereka yang bertarung, mereka sama sekali tidak peduli dengan orang-orang yang menantikan hasil akhir pertarungan mereka.
Booomm...
Pukulan Luo Yuxuan dan Patriak Qing Qong yang saling beradu menghasilkan suara ledakan, dan keduanya sama-sama terdorong mundur, setelah mengadu kekuatan pukulan mereka.
Setelah beradu pukulan, Patriak Qing Qong terlihat terdorong mundur sejauh puluhan langkah, sedangkan Luo Yuxuan, ia hanya terdorong mundur tidak lebih dari lima langkah, tepatnya empat langkah. Lagi dan lagi terlihat jelas sejauh mana perbedaan kekuatan keduanya, dan semua bukti yang terlihat menunjukkan jika Luo Yuxuan jauh lebih kuat dibandingkan Patriak Qing Qong. Tidak ada yang bisa membantah semua itu, dikarenakan semua itu adalah fakta.
Namun, keunggulan Luo Yuxuan tidak bertahan lama setelah Patriak Qing Qong menelan pil pemberian tuannya. “Sebelumnya kau memang jauh lebih unggul dariku, tapi setelah ini aku akan menunjukkan padamu, sebesar apa perbedaan diantara kita!”
Usai Patriak Qing Qong berkata, semua orang bisa merasakan jika kekuatan orang itu secara perlahan meningkat. Kekuatannya terus meningkat, dan peningkatan baru terhenti saat kekuatan Patriak Qing Qong berada di ranah Supreme God Emperor tingkat 8, satu tingkat lebih kuat dibandingkan Luo Yuxuan.
Mengetahui kekuatan lawan yang sekarang sedikit lebih kuat darinya, Luo Yuxuan sama sekali tidak gentar menghadapi Patriak Qing Qong. Meski ia masih di tingkat 7 ranah Supreme God Emperor, nyatanya ia bisa mengimbangi kekuatan kultivator yang dua tingkat lebih tinggi darinya.
Melawan Patriak Qing Qong yang hanya satu tingkat lebih kuat darinya, Luo Yuxuan sama sekali tidak gentar berhadapan dengannya, dan ia memiliki keyakinan yang begitu besar dapat mengalahkan Patriak Qing Qong dalam pertarungan satu lawan satu.
__ADS_1
Luo Yuxuan mengepalkan tangannya, dan sekarang ia menyelimuti tinjunya dengan kekuatan elemen api dan angin yang dimilikinya. Menggabungkan kekuatan kedua elemennya, membuat daya hancur serangan Luo Yuxuan menjadi berkali-kali lebih kuat dari sebelumnya.
Senyuman sinis terlihat di wajah Patriak Qing Qong, begitu ia sekarang memiliki kekuatan dua tingkat di atas Luo Yuxuan. “Hahahaha... dengan kekuatanku saat ini, aku akan memastikan kau mati di tanganku!” ucapnya, dan langsung saja ia menyerang Luo Yuxuan menggunakan serangan bola-bola petir, yang sedikit menyerupai bola-bola petir seperti yang pernah dikeluarkan Luo Feng.
“Hanya bola-bola petir, yang seharusnya menjadi mainan anak kecil. Serangan yang begitu lemah tidak mungkin dapat melukaiku, apalagi membunuhku!” ucap Luo Yuxuan, dan dengan tinjunya ia mulai meninju dan menghancurkan setiap bola petir yang melesat ke arahnya.
Boom... Boom... Boom... Boom...
Ledakan terjadi menerus terjadi, saat Luo Yuxuan menghancurkan bola-bola petir yang terus saja dilewatkan Patriak Qing Qong ke arahnya.
Kedua tangan Luo Yuxuan lincah menghancurkan setiap bola-bola petir yang melesat ke arahnya, dan ia yang terus menghancurkan bola-bola petir sambil terus bergerak maju, tidak terasa ia sudah berada satu langkah di hadapan Patriak Qing Qong.
Melihat sosok Luo Yuxuan secara tiba-tiba sudah berada di hadapannya, Patriak Qing Qong mencoba pergi menjauhinya, tapi udahannya terlambat karena Luo Yuxuan lebih dulu mengarahkan tinju yang tepat menghantam dadanya.
Bugh... Booomm...
Tubuh Patriak Qing Qong meluncur bagaikan anak panah setelah terkena tinju Luo Yuxuan. Kerasnya tinju Luo Yuxuan, benar-benar membuat tubuh Patriak Qing Qong selayaknya kapas yang tertiup angin, ringan dan terhempas jauh.
Tubuh Patriak Qing Qong baru berhenti bergerak setelah menghantam didinding kokoh benteng pertahanan kediaman agung Klan Qing.
“Uhuk... Uhuk... Uhuk...” Patriak Qing Qong memuntahkan banyak darah dari mulutnya, dan terlihat darah mengalir keluar dari luka di kepalanya.
“Bukannya aku satu tingkat lebih kuat darinya, tapi kenapa aku merasa masih jauh lebih lemah darinya? Apa pil pemberian Tuan sama sekali tidak berguna?” keluar Patriak Qing Qong sambil mencoba bangkit, dan begitu kembali bangkit berdiri, ia segera mengarahkan pandangan pada sosok Luo Yuxuan di kejauhan.
Melihat Luo Yuxuan berdiri tenang di tempatnya bahkan masih bisa menunjukkan senyuman di bibirnya, Patriak Qing Qong merasa itu adalah sebuah penghinaan untuknya, dan ia merasa harus segera membunuh Luo Yuxuan untuk membalaskan penghinaan itu.
Namun, belum juga Patriak Qing Qong bergerak menyerang Luo Yuxuan yang ingin ia bunuh, sosok yang sangat ingin ia bunuh justru muncul tepat di hadapannya.
Luo Yuxuan mengepalkan tangannya tepat di depan wajah Patriak Qing Qong, dan begitu kepalan tangannya berubah menjadi tinju yang kokoh, Luo Yuxuan langsung saja menghantamkan tinju itu ke wajah Patriak Qing Qong.
Bugh... Bugh... Bugh...
Patriak Qing Qong merasa jika ada benda yang sangat keras sedang menghantam wajahnya. Itu sangat keras dan menyakitkan. Beruntung Luo Yuxuan hanya menggunakan kekuatan fisik jadi luka Patriak Qing Qong tidak terlampau parah.
‘Kalau saja putraku tidak ingin menggunakan nyawamu untuk memanggil orang itu, sudah sendiri tadi aku mengakhiri hidupmu,’ ucap Luo Yuxuan dalam hati.
Luo Feng memang ingin Luo Yuxuan menggunakan Patriak Qing Qong untuk memancing keluar pengkhianatan Klan Luo, yang juga merupakan Tuan dari Patriak Qing Qong.
__ADS_1
...----------------...
Bersambung.