
Meski sudah dalam keadaan tersudut dan kematian sewaktu-waktu bisa mendatangi mereka, dua orang yang mendapatkan pertanyaan dari Luo Feng, mereka masih saja tidak ingin menjawab apa yang ditanyakan Luo Feng. Mulut mereka tertutup rapat, dan mereka begitu terlihat tidak takut akan kematian.
“Kalau tidak ingin menjawab, aku bisa mencari sendiri jawaban yang aku inginkan,” ucap Luo Feng.
Wajah kedua orang yang sedang diancam Luo Feng tiba-tiba menegang, dan dikarenakan tidak ingin musuh mendapatkan sedikitpun informasi berharga dari diri mereka, keduanya berusaha untuk segera mengakhiri hidupnya. Akan tetapi, sebelum mereka berhasil bunuh diri, Luo Feng lebih dulu mendapatkan jawaban dari pertanyaannya, dan lagi dia mendapatkan banyak informasi penting dengan melihat kenangan dua orang yang kini sudah mati.
“Pulau Besar Jin Dao, mereka berasal di tempat itu, dan di tempat itu berkumpul kekuatan yang sangat mengerikan!” gumam Luo Feng yang jelas terdengar oleh Luo Xue yang berada di sebelahnya.
Luo Xue yang penasaran dengan Pulau Besar Jin Dao, dan informasi apa saja yang didapatkan oleh Luo Feng, buru-buru dia bertanya daripada terus saja penasaran. “Gege, apa saja infomrmasi yang Gege dapatkan dari mereka, dan apa informasi itu berkaitan erat dengan keadaan Pulau Besar Jin Dao? Jujur saja aku pernah sekali mendengar nama Pulau Besar Jin Dao, tapi aku tidak tahu dimana keberadaan pulau itu.”
“Pulau Besar Jin Dao berada cukup jauh dari tempat ini, dan tidak ada penghubung secara langsung dari tempat ini ke Pulau Besar Jin Dao. Lalu infomrmasi yang aku dapatkan dari mereka, Pulau Besar Jin Dao memiliki kekuatan besar dan kuat, haduh lebih kuat dan besar dari apa yang dimiliki Klan Luo! Dan kabar buruknya, mereka sedang bersiap melakukan serangan pada Klan Luo, dikarenakan penguasa Pulau Besar Jin Dao ingin menjadi penguasa Alam Semesta!” ucap Luo Feng.
“Gege, sekuat apa kekuatan yang dimiliki Pulau Besar Jin Dao?” kembali Luo Xue bertanya karena dia sangatlah penasaran dengan kekuatan yang dimiliki Pulau Besar Jin Dao.
“Mereka memiliki banyak prajurit di ranah Supreme God Emperor, bahkan prajurit mereka yang berjumlah lebih dari lima ratus ribu orang, mereka semua memiliki kekuatan di ranah Immortal God!”
Luo Feng menjawab apa yang ditanyakan Luo Xue, dan jawaban itu cukup mengejutkan Luo Xue dan dua orang lainnya, yang kebetulan sudah berada di dekat Luo Xue.
Jelas kekuatan yang dimiliki Pulau Besar Jin Dao jauh lebih kuat dari apa yang dimiliki Klan Luo, tapi Luo Feng tidak ingin berputus asa begitu tahu orang-orang Pulau Besar Jin Dao ingin menyerang Klan Luo, sebagai langkah awal mereka yang ingin menguasai Alam Semesta.
__ADS_1
Mereka menjadikan Klan Luo sebagai pijakan awal dikarenakan mereka yakin, begitu berhasil mengalahkan Klan Luo, langkah mereka yang ingin menguasai Alam Semesta akan jauh lebih mudah.
Setelah Klan Luo berhasil mengalahkan dan memusnahkan keberadaan Klan Qing dan para pengkhianat Klan Luo, mereka menganggap Klan Luo adalah kekuatan terkuat yang harus segera dimusnahkan.
“Sekarang kekuatan Klan Luo memang tidak mungkin dapat mengimbangi kekuatan mereka, tapi aku percaya dalam beberapa hari ke depan, dengan semua sumberdaya yang aku miliki, Klan Luo bisa saja memiliki kekuatan yang setara dengan kekuatan orang-orang Pulau Besar Jin Dao!” ucap Luo Feng sangat percaya diri, dan dia yakin dapat membuat nyata ucapannya.
Mendengar itu, Luo Xue segera menganggukkan kepala pelan, dan dia percaya kalau Luo Feng dapat mewujudkan apa yang diucapkannya. “Aku percaya Gege dapat melakukan semua itu, dan apapun nantinya yang terjadi di masa depan, aku akan senantiasa berada di sisi Gege, berjuang bersama Gege!”
Luo Xue sangat bersungguh-sungguh dengan apa yang diucapkannya, dan dia tidak akan ingkar dengan apa yang sudah diucapkannya.
Luo Feng yang sudah tahu sekuat apa orang-orang dari Pulau Besar Jin Dao, dia tidak terlalu khawatir ada dari mereka yang dapat melukai Luo Xue, kecuali sosok penguasa Pulau Besar Jin Dao. Jadi, dia tidak perlu mencegah Luo Xue, seandainya istrinya itu berkeinginan pergi ke garis depan peperangan, seandainya terjadi peperangan antara Klan Luo dan orang-orang dari Pulau Besar Jin Dao.
Dia sudah tahu sekuat apa kekuatan yang dimiliki penguasa Pulau Besar Jin Dao. Dirinya hanya sekedar mengetahuinya, tapi tidak tahu secara pasti kekuatan yang dimiliki orang itu. Bagaimanapun juga, untuk memastikan kekuatan orang itu, dirinya harus bertemu langsung dengannya, tapi sepertinya itu belum bisa dilakukan dalam waktu dekat, dan kemungkinan itu baru bisa dilakukan saat orang itu memimpin orang-orang dari Pulau Besar Jin Dao menyerang Klan Luo.
Berhasil mendapatkan informasi yang didapatkannya, Luo Feng membawa Luo Xue dan dua orang lainnya kembali ke tempat dimana Tetua Agung Luo Ang sedang menunggu kedatangan mereka. Begitu Luo Feng dan yang lainnya datang, Tetua Agung Luo Ang yang memang menunggu kedatangan mereka, segera saja dia pergi menghampiri Luo Feng dan yang lainnya.
“Apa Patriak berhasil mendapatkan informasi dari mereka yang secara sembunyi-sembunyi terus mengawasi kediaman ini? Apa mereka musuh, atau justru kawan jauh?” tanya Tetua Agung Luo Ang berturut-turut, begitu dia berada di hadapan Luo Feng dan yang lainnya.
Dikarenakan saat ini sedang membahas permasalahan Klan, Tetua Agung Luo Ang harus memanggil Luo Feng Patriak, dan sebaliknya, Luo Feng harus memanggil Tetua Agung pada ayah mertuanya itu. “Tetua Agung, aku mendapatkan banyak informasi penting dari mereka, dan sayangnya mereka bukanlah kawan, tapi mereka adalah musuh yang sedang mengawasi kekuatan Klan Luo!” ucap Luo Feng.
__ADS_1
“Mereka musuh? Patriak, siapa sebenarnya mereka dan darimana mereka berasal?” kembali Tetua Agung Luo Ang memberi pertanyaan pada Luo Feng.
“Tetua aagung, mereka adalah mata-mata yang dikirim oleh seorang penguasa, dan mereka berasal dari Pulau Besar Jin Dao. Penguasa Pulau Besar Jin Dao ingin menjadi penguasa Alam Semesta, dan dia berencana memusnahkan Klan Luo sebelum menyerang dan memusnahkan kekuatan lain yang jauh lebih lemah dari Klan Luo!” jawab Luo Feng, membuat Tetua Agung Luo Ang menganggukkan pelan kepalanya.
“Apa Patriak mengetahui informasi tentang kekuatan yang dimiliki orang-orang dari Pulau Besar Jin Dao?” tanya Tetua Pertama Klan Luo, yang mana sendiri tadi dia menemani Tetua Agung Luo Ang menanti kedatangan Luo Feng dan yang lainnya.
“Mereka kuat, jauh lebih kuat dari kekuatan yang dimiliki oleh Klan Luo. Akan tetapi, dengan seluruh sumberdaya yang aku dapatkan dari tanah makam para Dewa, aku yakin dalam waktu singkat kekuatan Klan Luo dan kekuatan Klan sekutu mampu mengimbangi kekuatan orang-orang Pulau Besar Jin Dao, atau bahkan kita bisa melampaui kekuatan mereka!” jawab Luo Feng percaya diri.
Bukan hanya akan meningkat kekuatan yang dimiliki oleh Klan Luo, tapi Luo Feng juga akan meningkat kekuatan Klan sekutu, yang memiliki kesetiaan mutlak pada Klan Luo. Dengan dirinya juga meningkat kekuatan Klan sekutu, Luo Feng yakin Klan Luo tidak akan kesulitan mengimbangi kekuatan orang-orang dari Pulau Besar Jin Dao.
“Secepatnya kalian semua harus kembali melakukan kultivasi tertutup untuk kembali meningkatkan kekuatan! Selama kalian melakukan kultivasi tertutup, aku yang akan mengurus seluruh urusan Klan, termasuk mengawasi pelatihan yang kalian lakukan!” ungkap Luo Feng.
Tetua Agung Luo Ang dan para Tetua Klan Luo menganggukkan kepala mereka. Meski mereka sudah berhasil menerobos ranah Immortal God, mengetahui kekuatan musuh yang kemungkinan tidak lama lagi sadar, mereka sadar jika saat ini masih terlalu lemah dan secepatnya harus segera meningkatkan kekuatan.
Luo Feng membagi banyak sumberdaya berharga pada mereka, dan untuk memenuhi sumberdaya anggota Klan Luo, dia akan meletakkan sumberdaya berharga di gudang penyimpanan Klan, dan dia mempercayakan pembagian sumberdaya pada Tetua Pertama dan Tetua Kedua.
Untuk Klan sekutu, Luo Feng akan memberi tugas pada Shen Huang dan yang lainnya, untuk mengantarkan sumberdaya berharga pada setiap Klan sekutu.
‘Jika semua berjalan lancar, aku yakin kekuatan Klan Luo bisa mengimbangi kekuatan orang-orang Pulau Besar Jin Dao,’ batin Luo Feng, dan dia tersenyum.
__ADS_1
......................
Bersambung.