
Kediaman utama Klan Luo terlihat semakin megah setelah beberapa hari di tinggal oleh Luo Feng, yang merupakan Patriak Klan Luo. Bukan hanya keadaan kediaman utama Klan Luo yang mengalami perubahan ke titik yang lebih baik, tetapi kekuatan yang dimiliki Klan Luo juga mengalami peningkatan pesat. Kedua orangtua Luo Feng, Tetua Agung Luo Ang, mereka sudah berhasil menerobos ranah Immortal God tingkat 4, sedangkan seluruh Tetua Klan Luo, mereka telah berhasil menerobos tingkat 2 ranah Immortal God.
Klan Luo saat ini juga telah memiliki setidaknya dua puluh ribu prajurit elite, yang mana kekuatan mereka sudah berada di ranah Supreme God Emperor tingkat 4 sampai dengan tingkat 7. Untuk anggota Klan Luo yang masih berada di bawah tingkat 4 ranah Supreme God Emperor, mereka masih belum bisa menjadi prajurit elite, dikarenakan kekuatan mereka yang belum terlalu mumpuni.
Prajurit elite juga tidak selamanya bisa menjadi prajurit elite, dikarenakan jika kekuatan mereka tidak berkembang, sewaktu-waktu mereka bisa saja kehilangan posisi dan digantikan prajurit lainnya, yang berhasil mengungguli kekuatan mereka.
Peraturan itu sudah diputuskan secara langsung oleh Luo Feng, dan tidak ada yang berani membantah keputusannya. Peraturan itu bersifat mutlak, dan semua anggota Klan Luo wajib mematuhinya.
Nantinya akan ada seratus ribu prajurit elite yang dimiliki Klan Luo, dan mereka akan menjadi kekuatan utama Klan Luo saat menghadapi peperangan besar. Oleh karena itu, prajurit elite haruslah keberadaan anggota terkuat, yang dimiliki oleh Klan Luo. Di luar kekuatan prajurit elite, Luo Feng juga membangun kekuatan prajurit utama, prajurit bala bantuan, dan yang terakhir adalah prajurit cadangan.
Prajurit utama adalah kekuatan terbesar yang dimiliki Klan Luo dengan keunggulan jumlah mereka. Untuk prajurit bala bantuan, mereka baru muncul saat prajurit utama mulai kewalahan. Sedangkan prajurit cadangan, mereka akan menjadi kekuatan terakhir Klan Luo, seandainya kekuatan yang lainnya telah berhasil dikalahkan musuh.
Setelah menempuh perjalanan selama beberapa waktu, akhirnya Luo Feng, Luo Xue, serta yang lainnya, akhirnya mereka sampai di kediaman utama Klan Luo. Luo Long dan Luo Niu, keduanya tetap mengikuti Luo Feng dan Luo Xue yang segera pergi ke kediaman Patriak Klan Luo. Sedangkan Shen Huang dan empat orang lainnya, mereka menempati kediaman khusus yang berada tepat di sebelah kediaman Patriak Klan Luo.
Kedua orangtua Luo Feng saat ini mereka sedang berkultivasi, jadi hanya Tetua Agung Luo Ang dan beber Tetua Klan yang datang menyambut kedatangan keduanya. Senang mendapatkan sambutan dari mereka semua, Luo Feng menghadiahi mereka banyak sumberdaya, yang bisa membantu mereka segera menerobos tingkat yang lebih tinggi.
“Ayah, apa selama kepergian kami ada sesuatu yang terjadi dan membahayakan kediaman ini?” tanya Luo Feng. Tetua Agung yang mendengarnya, cepat dia menggelengkan kepala karena memang selama beberapa hari ini tidak ada sesuatu yang membahayakan kediaman utama Klan Luo.
“Bahaya yang mengancam kediaman ini memang tidak ada, tapi akhir-akhir ini banyak sosok asing yang sembunyi-sembunyi mengawasi kediaman ini!” ucap Tetua Agung Luo Ang.
“Aku tidak tahu siapa mereka dan apa tujuan mereka secara diam-diam terus mengawasi kediaman ini, tapi aku tahu jika mereka senantiasa mengawasi kediaman ini secara sembunyi-sembunyi baik itu siang ataupun malam,” lanjutnya, dan dia merasa jika saat ini banyak sosok yang diam-diam sedang mengawasi kediaman utama Klan Luo.
__ADS_1
Luo Feng tentu saja tahu jika ada beberapa orang yang terus mengawasi kediaman utama Klan nya secara sembunyi-sembunyi, dan dia dapat merasakan aura mereka mirip aura dua sosok yang waktu itu mengawasi jalannya pertarungan Klan Luo dan Klan Qing.
Dia masih belum tahu apa tujuan mereka yang secara sembunyi-sembunyi mengawasi keadaan kediaman utama Klan nya, dan kali ini dia tidak hanya akan tinggal diam, melainkan dia akan pergi mencari tahu apa tujuan mereka, yang secara sembunyi-sembunyi terus mengawasi kediaman utama Klan Luo.
Jika mereka tidak memiliki tujuan buruk pada Klan Luo, dia akan mengabaikan keberadaan mereka. Akan tetapi, jika mereka memiliki tujuan buruk pada Klan Luo, tentu dia tidak akan membiarkan mereka selamat dari kematian yang ditetapkan olehnya.
“Apa Gege ingin melihat secara langsung keberadaan mereka? Jika Gege ingin melakukan itu, aku akan ikut pergi bersama Gege!” ucap Luo Xue, yang mana dia tidak ingin membiarkan Luo Feng pergi seorang diri menemui sosok asing.
Mendengarnya Luo Feng menganggukkan kepalanya, lalu keduanya menghilang secara bersamaan, begitu juga dengan Luo Long dan Luo Niu. Jadilah di ruang pertemuan di kediaman Patriak Klan, saat ini hanya tersisa Tetua Agung Luo Ang, serta dua orang Tetua Klan. Mereka masih bertahan di tempat, dan menunggu hasil yang didapatkan Luo Feng.
Sementara itu, Luo Feng dan tiga orang yang mengikutinya, mereka secara tiba-tiba muncul di belakang empat sosok yang terus saja mengawasi keadaan kediaman utama Klan Luo secara sembunyi-sembunyi.
Luo Feng dan yang lainnya masih fokus melihat apa yang dilakukan empat orang di hadapan mereka. Keempatnya benar-benar terlalu fokus dengan apa yang mereka lihat, sampai-sampai tidak sadar dengan keberadaan Luo Feng dan yang lainnya.
Hingga akhirnya Luo Feng memutuskan membuka suara, “Siapa kalian dan apa yang kalian lakukan di tempat ini?” tanya Luo Feng, berhasil mengejutkan empat orang yang langsung saja membalikkan tubuh, dan mewaspadai empat sosok yang mereka lihat.
Dari raut wajah keempatnya, jelas mereka terkejut melihat keberadaan Luo Feng dan yang lainnya. Namun, tidak lama kemudian mereka kembali terlihat tenang.
“Siapa kami dan apa yang sedang kami lakukan, itu bukanlah urusan kalian! Sebaiknya kalian pergi, sebelum hal buruk terjadi pada kalian!” ucap salah satu dari empat orang di hadapan Luo Feng dan yang lainnya.
“Tentu saja semua itu urusanku karena yang sejak tadi kalian awasi adalah tempat tinggalku! Aku khawatir jika kalian tidak segera menjawab pertanyaanku, kalianlah yang akan bernasib buruk di tanganku!” ucap Luo Feng dengan sorot mata tajam, menatap empat orang yang berada di hadapannya.
__ADS_1
Empat orang yang mendengar itu, mereka menunjukkan senyuman sinis, meremehkan ucapan yang keluar dari mulut Luo Feng. “Cih, apa memang yang bisa dilakukan orang lemah sepertimu pada kami?” tanya salah satu dari mereka.
“Siapa yang kalian katakan sebagai orang lemah? Jika itu kami, jelas kalian salah karena menilai kami lemah! Kami sama sekali tidak lemah, bahkan salah satu dari kami tidak akan kesulitan mengalahkan kalian berempat, yang hanya memiliki kekuatan di ranah Immortal God tingkat 2 sampai tingkat 5,” ucap Luo Feng, dan langsung saja dia mengeluarkan tekanan kekuatan ranah Immortal God tingkat 10, yang mana jelas itu bukan kekuatan yang sesungguhnya.
Mereka yang merasakan kuatnya tekanan aura kekuatan Luo Feng, mereka tidak menyangka jika pria di hadapan mereka sangat kuat, jauh lebih kuat dari kekuatan yang mereka miliki. Kuatnya tekanan aura kekuatan yang mereka rasakan, bahkan membuat mereka kesulitan menggerakkan tubuh.
“Jawab yang sebelumnya aku tanyakan pada kalian, atau kalian benar-benar akan mengalami nasib yang sangat buruk!” ucap Luo Feng tegas.
Meski dalam situasi yang sama sekali tidak menguntungkan, empat orang di hadapan Luo Feng terkekeh pelan, setelah mereka mendengar apa yang ditanyakan Luo Feng pada mereka.
“Se-sekalipun kau membunuh kami, kami tidak akan mengatakan apapun pada kalian!” ucap salah satu dari keempatnya, tapi itu menjadi ucapan terakhir yang keluar dari mulutnya, sebelum secara tiba-tiba tubuhnya meledak.
“Ka-ka-kau berani membunuh salah satu rekan kami? Kau pasti akan menyesalinya, dan setelah ini Tuanku pasti datang untuk memusnahkan Klan yang begitu kau banggakan!” ucap orang lainnya, dan kembali itu menjadi ucapan terakhir yang keluar dari mulutnya, dikarenakan setelahnya tubuhnya meledak, sama persis seperti yang terjadi pada rekannya.
Kini hanya tersisa dua orang, dan mereka hanya berani menundukkan kepala, tidak berani mengarahkan pandangan pada sosok pria di hadapan mereka.
“Aku tidak peduli siapa Tuan kalian dan apa yang akan dia lakukan jika aku membunuh kalian! Namun, aku tahu pasti kalau kalian semua akan mati jika tidak menjawab pertanyaanku!” ucap Luo Feng tegas.
......................
Bersambung.
__ADS_1