Legenda Sang Dewa

Legenda Sang Dewa
Hukuman Untuk Penguasa Kota


__ADS_3

Luo Feng menatap prajurit yang sesaat yang lalu ingin menangkapnya. Prajurit itu terdiam di tempatnya setelah mendengar teriakan salah satu anggota Klan Luo. Bukan hanya prajurit itu yang diam di tempat, tapi prajurit lainnya juga terdiam di tempat, dan terlihat raut ketakutan di wajah mereka.


Prajurit yang bertugas melindungi kota, mereka tidak pernah berharap bertemu Patriak Klan Luo, meski mereka begitu ingin bertemu sosok Patriak Klan Luo. Akan tetapi, saat mereka dipertemukan dengan sosok itu, mereka justru menyinggungnya, bahkan terang-terangan mereka ingin memberi hukuman mati pada Patriak Klan Luo. Bukannya mereka yang memberi hukuman mati, tapi setelah ini ada kemungkinan mereka yang akan mati karena salah menyinggung orang.


Mereka yang sadar akan kesalahan, segera saja mereka berlutut di hadapan Luo Feng. Melihat apa yang mereka lakukan, Luo Feng menatap acuh pada mereka. Sedangkan orang-orang dari Klan Luo yang juga melihat semuanya, mereka menganggap prajurit kota sangatlah bodoh, dikarenakan mereka melakukan sesuatu yang tidak disukai oleh Patriak Klan Luo.


“Tuan, maafkan kami karena kami tidak bisa mengenali keberadaan sosok yang begitu agung!” ucap salah satu prajurit kota, dan dari suaranya terdengar jelas jika dia sangatlah menyesal dengan apa yang baru saja terjadi.


“Kalian minta maaf padaku, tapi kalian justru membuat kesalahan dengan berlutut di hadapanku, apa kalian tidak tahu jika aku sangat tidak menyukai orang yang berlutut di hadapanku?” tanya Luo Feng dengan sorot mata tajam menatap mereka yang masih saja berlutut di hadapannya.


Mereka yang berlutut saling pandang, tapi belum juga mereka bangkit dan kembali mengulangi permintaan maaf pada Luo Feng, mereka mendengar suara yang tidak asing, “Apa yang sedang kalian lakukan? Kenapa kalian berlutut dihadapan orang yang tidak memiliki posisi apapun di kota ini?”


Semua orang mendengar suara itu termasuk Luo Feng, dan dengan sedikit mendongakkan kepalanya, dia dapat melihat keberadaan pria berjubah kuning keemasan yang melayang di langit. Pria itu terlihat begitu arogan, dan menatap remeh orang-orang yang berada di bawah kakinya, bahkan dia tidak terlalu memusingkan keberadaan anggota Klan Luo, seolah dia tidak takut pada Klan Luo.


“Penguasa kota!” kata prajurit kota bersamaan, saat sosok yang sebelumnya melayang di ketinggian langit, perlahan sosok itu turun dan menapakkan kedua kalinya di atas permukaan tanah. Mendengar kata prajurit kota, Luo Feng sekarang tahu jika pria arogan itu adalah penguasa kota.


Luo Feng tidak terlalu mempedulikan keberadaan penguasa kota, tapi saat mengetahui kemana arah pandangan penguasa kota, Luo Feng tidak lagi mengabaikan keberadaan pria yang begitu berani secara terang-terangan memandang istrinya.


“Hati-hati dengan apa yang kau pandang, dikarenakan mungkin apa yang kau pandang saat ini bisa menjadi sumber mala petaka untukmu dan semua orang yang ada di sisimu!” ucap Luo Feng dingin dan datar, dan mereka yang mengenalnya, mereka tahu jika dirinya dalam suasana hati yang tidak baik. Mereka yakin jika penguasa kota bakal tertimpa hal buruk jika membuat suasana hati Luo Feng semakin buruk.

__ADS_1


Sosok penguasa kota menggertakkan gigi marah setelah mendengar apa yang dikatakan Luo Feng, dia tidak terima ada yang berani mengancamnya, sedangkan selama ini tidak ada sosok yang ditakutinya, kecuali mereka para petinggi Klan Luo, terutama sosok Patriak Klan Luo.


Penguasa kota yang sudah sangat marah pada sosok Luo Feng, tidak peduli dengan identitas yang dimiliki Luo Feng, langsung saja dia melesat maju menyerang sosok yang telah membuatnya marah.


Penguasa kota memiliki kekuatan di ranah God Emperor tingkat 8, dan dia yakin dengan kekuatannya itu, dia dapat membunuh pria yang telah membuatnya marah.


Di sisi orang-orang dari Klan Luo yang jelas saja mereka sedikit lebih kuat dari penguasa kota, jelas saja mereka tidak membiarkan orang yang begitu lemah, berhadapan dengan sosok Patriak Klan Luo yang teramat mereka hormati.


Mereka yang berjumlah lima orang, dua dari mereka maju menyambut serangan penguasa kota. Terkejut karena secara tiba-tiba dua orang dari Klan Luo maju menyambut serangannya, penguasa kota menghentikan serangannya dan memilih melompat mundur karena dia sadar jika kekuatan dua orang dari Klan Luo bukanlah sesuatu yang dapat dilawan dengan kekuatannya.


“Kalian orang-orang dari Klan Luo, kenapa kalian tiba-tiba menyerangku, padahal aku tidak pernah mencari masalah dengan Klan Luo?” tanya penguasa kota.


Tidak ada anggota Klan Luo yang menjawab pertanyaan penguasa kota, yang ada justru dua anggota Klan Luo maju menyerang penguasa kota. Kekuatan keduanya berada di ranah God Emperor tingkat 9 dan tingkat 10, dari segi kekuatan jelas saja mereka lebih kuat dari penguasa kota. Berhadapan dengan mereka, hanya kematian yang bakal didapatkan penguasa kota.


Penguasa kota sekuat tenaga menghindari serangan dua anggota Klan Luo yang terang-terangan menginginkan kematiannya. Sambil menghindari serangan dua anggota Klan Luo, penguasa kota berkata, “Ka-kalian, kenapa tiba-tiba kalian menyerangku?” tanya penguasa kota sambil terus menghindari serangan dua anggota Klan Luo.


Kedua anggota Klan Luo masih saja terus menyerang penguasa kota, tapi tidak lama salah satu dari mereka memberi jawaban, “Sebelumnya kami tidak masalah denganmu yang tidak menganggap Klan Luo sebagai penguasa Benua Besar Luo Dao, tapi karena kau secara terang-terangan berani mengusik Patriak Klan Luo, kami tentu saja tidak tinggal diam!”


“Pa-Pa-Patriak Klan Luo? Kapan aku mengusik Patriak Klan Luo? Bukannya aku hanya ingin memberi pelajaran pada pria itu!” ujarnya, dan tiba-tiba penguasa kota meliht keberadaan pria yang dikelilingi anggota Klan Luo. Pria itu adalah pria yang sebelumnya ingin dia beri pelajaran, tapi melihat semakin banyak anggota Klan Luo yang datang seolah mereka sedang melindungi pria itu, ditambah dia mengetahui fakta jika Patriak baru Klan Luo merupakan sosok yang masih sangat muda, rasanya saat ini dia ingin memutar waktu dan tidak mencari masalah dengan pria itu.

__ADS_1


Namun, sayangnya waktu tidak bisa diputar kembali, dan fakta dia telah menyinggung orang yang salah tidak bisa terbantahkan. Dia telah salah menyinggung orang, dan kini dia harus menerima akibatnya. Menghadap kekuatan Klan Luo tentu saja mustahil dilakukannya, sekalipun dia mengerahkan seluruh kekuatan kota di bawah kepemimpinannya.


Dia memang tidak mengakui Klan Luo sebagai penguasa Pulau Besar Luo Dao, tapi dia juga tidak ingin mencari masalah dengan Klan Luo. Namun nasi sudah menjadi bubur, dan dia harus menerima konsekuensi karena telah melakukan kesalahan besar.


Saat anggota Klan Luo ingin kembali menyerang penguasa kota, Luo Feng menghentikan apa yang ingin mereka lakukan, dan dengan suara tegas dia berkata, “Bawa dia ke penjara bawah tanah di kediaman utama Klan Luo, dan biarkan dia menghabiskan sisa hidupnya di tempat itu! Untuk kota ini, aku akan menempatkan salah satu Tetua Klan Luo untuk mengurus kota ini!”


Seluruh anggota Klan Luo menganggukkan kepala mengerti, lalu Luo Feng segera mengarahkan pandangannya pada prajurit pelindung kota, yang mana mereka semua adalah orang-orang yang datang bersama sosok, yang sebelumnya menjadi penguasa kota.


Melihat keberadaan mereka, Luo Feng kembali berkata dengan tegas, “Jika kalian ingin mengikuti orang yang sebelumnya menjadi penguasa kota ini, silahkan kalian ikut dengannya, dan kalian akan menghabiskan waktu bersamanya di penjara kediaman utama Klan Luo!”


Mendengar semua itu, jelas saja mereka tidak ingin ikut dengan penguasa kota sebelumnya, sekalipun mereka adalah orang-orang yang datang ke Pulau Besar Luo Dao, dengan mengikuti orang yang baru saja kehilangan posisinya sebagai penguasa kota.


Mereka pada akhirnya memutuskan tetap menjadi prajurit penjaga kota, dan akan mengabdikan diri pada penguasa kota selanjutnya.


“Kalian mengambil pilihan yang tepat, tapi aku jamin kalian akan mendapatkan hukuman paling berat jika berani mengkhianati penguasa kota baru, yang mana dia adapt salah satu Tetua Klan Luo. Peraturan kota yang sebelumnya mulai hari ini tidak lagi berlaku, dan peraturan kota yang baru akan diumumkan bersama dengan kedatangan penguasa kota yang baru!” ucap Luo Feng, dan setelahnya dia begitu saja pergi. Tentu dia pergi bersama Luo Xue dan semua orang yang datang ke kota bersamanya. Untuk masalah kota, sementara waktu anggota Klan Luo akan membantu mrngurus kota.


......................


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2