Legenda Sang Dewa

Legenda Sang Dewa
Akhir Dari Gelombang Serangan Binatang Buas


__ADS_3

Dibawah kekuatan besar yang dimiliki Luo Feng, tiga binatang buas dengan kekuatan ranah Heavenly Emperor sama sekali tidak berdaya saat harus berhadapan dengannya, yang jelas dalam kekuatan jauh lebih kuat dibandingkan mereka.


Dalam dua serangan yang dilakukan secara beruntun, Luo Feng berhasil membunuh salah satu musuhnya dan sekarang hanya tersisa dua binatang buas yang menjadi lawannya. Untuk binatang buas lainnya, mereka memilih menjauh karena tahu kekuatan mereka jauh lebih lemah darinya.


Luo Feng sendiri tidak memfokuskan perhatiannya pada dua binatang buas yang saat ini menjadi lawannya, tapi ia juga fokus pada binatang buas lain yang sewaktu-waktu bisa saja melakukan serangan tiba-tiba padanya. Oleh karena itu, sesekali ia juga menyerang binatang buas lain yang mencoba melakukan serangan tiba-tiba.


Sementara itu, di gerbang Kota Yuan, mereka yang berada di tempat itu dibuat tidak percaya dengan apa yang dilakukan Luo Feng. Mereka sama sekali tidak mengira jika ada sosok yang begitu kuat di dalam Klan Yuan, yang dengan mudahnya mengalahkan binatang buas dengan kekuatan ranah Heavenly Emperor.


“Kekuatan orang itu sangatlah luar biasa. Binatang buas yang auranya saja sudah membuatku kesulitan bernapas, dengan mudah ia mengalahkannya, dan lagi itu bukan hanya satu! Aku penasaran, siapa dia sebenarnya, dan berada di ranah apa kekuatannya?”


“Aku tidak tahu secara pasti siapa ia, tapi melihatnya memiliki hubungan yang begitu baik dengan Patriak Klan Yuan, aku merasa ia bagian dari Klan Yuan, atau mungkin bagian dari Klan yang sangat dihormati Klan Yuan!”


“Rasanya ia bukan bagian dari Klan Yuan, tapi jika ia bagian dari Klan yang sangat dihormati Klan Yuan, mungkinkah ia berasal dari Klan itu?”


Prajurit Kota Yuan sedang membicarakan Luo Feng, dan mereka sangat yakin jika Luo Feng adalah bagian dari Klan Luo. Keyakinan mereka tidak salah, tapi mereka berpikir bagaimana ada anggota Klan Luo di kediaman Klan Yuan, padahal selama ini mereka tahunya Klan Luo telah dimusnahkan Klan Qing?


Di saat mereka bingung, pertarungan masih terus berlanjut. Luo Feng masih dengan lawan dua binatang buas dengan kekuatan ranah Heavenly Emperor, dan sesekali menyerang binatang buas lainnya. Sedangkan di sisi lain, Patriak Yuan Yuji dan seluruh Tetua Klan Yuan terus membunuh binatang buas yang menjadi lawan mereka.


Jumlah binatang buas terus berkurang seiring waktu yang terus berjalan. Kini hanya tersisa puluhan ribu dari sebelumnya dimana jumlah mereka telah melebihi angka satu juta. Meski tersisa lebih sedikit, tapi yang tersisa adalah mereka yang kuat.


Jika sebelumnya sangat mudah mengalahkan binatang buas yang datang menyerang Kota Yuan, sekarang Patriak Yuan Yuji dan para Tetua Klan Yuan mulai sedikit kesulitan menghadapi mereka. Berbeda dengan Luo Feng yang sama sekali tidak merasakan kesulitan berhadapan dengan lawan-lawannya.


Tidak terasa pertempuran di depan gerbang Kota Yuan sudah berlangsung selama satu hari satu malam, dan ini merupakan pertarungan terlama yang pernah dilakukan Luo Feng. Meski sudah memakan waktu lama, pertarungan belum berakhir karena gelombang kedua serangan binatang buas baru saja terjadi. Sebelumnya seluruh binatang buas yang menyerang di gelombang pertama telah mati, termasuk dua binatang buas yang memiliki kekuatan di ranah Heavenly Emperor.


Mengira bisa sejenak beristirahat, gelombang kedua serangan binatang buas datang. Jumlah mereka memang tidak sebanyak sebelumnya, tapi kekuatan mereka lebih kuat dari yang sebelumnya, bahkan ada puluhan binatang buas dengan kekuatan di ranah Heavenly Emperor.


Kali ini ada sekitar lima ratusan ribu binatang buas yang datang, jumlah yang tidak sebanyak sebelumnya tapi juga tidak sedikit. Melihat banyaknya musuh yang datang dan melihat kelelahan yang dialami Patriak Yuan Yuji dan para Tetua Klan Yuan, Luo Feng memutuskan menggunakan artefak dari cincin ruang miliknya.


Artefak yang ia gunakan adalah artefak boneka prajurit perang, yang mana masing-masing artefak bineka prajurit perang memiliki kekuatan setara kultivator ranah Heavenly Emperor tingkat 7.


Sebenarnya ia memiliki puluhan ribu artefak boneka prajurit perang dengan kekuatan setara kultivator ranah Heavenly Emperor, tapi kali ini ia hanya menggunakan seratus artefak boneka prajurit perang, dan ia yakin dengan seratus prajurit perang, ia bisa memenangkan peperangan.


Mereka seratus prajurit perang hanya akan fokus pada binatang buas yang kekuatannya berada di bawah ranah Heavenly Emperor, sedangkan untuk binatang buas dengan kekuatan di ranah Heavenly Emperor, mereka akan menjadi lawannya.


Luo Feng yang memimpin seratus prajurit perang, ia langsung saja melesat maju menyerang musuhnya. Untuk mengaktifkan seratus boneka prajurit perang Luo Feng harus kehilangan satu persen energi spiritual miliknya. Jumlah yang sangat sedikit, untuk hasil yang sangat luar biasa.


“Dengan seratus prajurit perang aku yakin kekuatan mereka lebih dari cukup untuk memusnahkan seluruh binatang buas yang menyerang Kota Yuan!” ucapnya, dan dengan pedang di tangannya ia langsung menyerang binatang buas yang ia pilih sebagai lawan.


Tidak ada rasa lelah yang dirasakan Luo Feng saat ia harus melakukan pertarungan secara terus-menerus, yang ada ia justru merasa senang karena berhasil membunuh banyak binatang buas, dan menyelamatkan banyak kehidupan orang-orang yang bersembunyi di balik kokohnya benteng Kota Yuan.

__ADS_1


“Setelah pertarungan ini berakhir, sepertinya aku perlu istirahat untuk beberapa hari kedepan!” gumamnya.


...----------------...


Di atas gerbang Kota Yuan, Patriak Yuan Yuji dan para Tetua Klan Yuan melihat jalannya pertarungan sengit tidak begitu jauh dari tempat mereka. “Artefak boneka prajurit perang? Aku benar-benar tidak menyantka jika Tuan Muda memiliki artefak itu, bahkan artefak itu berada di tingkat yang selama ini tidak pernah aku bayangkan!” ucap Patriak Yuan Yuji.


Di masa lalu ia pernah melihat artefak boneka prajurit perang milik Patriak Klan Luo, tapi boneka prajurit perang yang muncul dari artefak itu hanya memiliki kekuatan di ranah Martial God, berbeda jauh dari kekuatan boneka prajurit perang yang dikeluarkan dari artefak milik Luo Feng. Bukannya memiliki kekuatan di ranah Martial God, tapi memiliki kekuatan di ranah Heavenly Emperor.


Bahkan kekuatan prajurit perang yang sekarang sedang melawan ratusan ribu binatang buas, mereka jauh lebih kuat dibandingkan dirinya. Ia yakin, dirinya tidak akan bertahan dalam dua jurus jika bertarung dengan salam satu prajurit perang. Itu memang kabar buruk untuknya, dikarenakan ia nyatanya masih sangat lemah untuk dapat melindungi Tuan Mudanya.


“Kedepannya aku harus lebih giat berlatih supaya bisa tumbuh lebih kuat dibandingkan saat ini! Dengan tumbuh semakin kuat, aku yakin dapat melindungi Tuan Muda dari musuh yang kapan saja bisa menyerang Tuan Muda. Dengan aku tumbuh lebih kuat, aku juga bisa memberi keamanan Klan Yuan dari ancaman musuh!” gumam Patriak Yuan Yuji.


Sementara itu, disaat orang-orang di atas gerbang Kota Yuan dibuat kagum oleh besarnya kekuatan prajurit perang yang dipimpin Luo Feng, di tengah-tengah medan pertempuran Luo Feng bisa merasakan sosok binatang buas yang kekuatannya telah melampaui ranah Heavenly Emperor.


Ia meyakini binatang buas yang kekuatannya begitu besar adalah binatang buas terkuat, dan bisa jadi ia adalah pemimpin dari serangkaian gelombang serangan binatang buas yang sudah berlangsung selama dua hari. Binatang buas itu kuat, dengan kekuatan berada di ranah God Emperor tingkat 2.


Jika binatang buas ranah Heavenly Emperor saja sudah membuat banyak orang ketakutan, lalu apa yang akan terjadi pada mereka, begitu tahu ada binatang buas dengan kekuatan ranah God Emperor? Bukan hanya ketakutan, tapi mungkin mereka akan putus asa, seolah tidak ada hari esok untuk mereka.


Luo Feng yang telah selesai membunuh puluhan binatang buas dengan kekuatan ranah Heavenly Emperor, ia tidak tertarik melawan binatang buas yang lebih lemah, dan membiarkan mereka semua mati di tangan prajurit perang. Ia sekarang melayang diam di ketinggian, menunggu binatang buas yang bergerak cepat menuju tempatnya berdiri.


Matanya fokus menatap ke arah depan, arah dimana ia merasakan kekuatan besar, yang bergerak ke arahnya. Dengan kekuatan yang begitu besar, ia yakin kedatangan binatang buas itu akan membuat gemetaran semua orang di Kota Yuan, bahkan orang-orang di kediaman Klan Yuan.


Luo Feng terlihat berpikir bagaimana membuat orang-orang di Kota Yuan maupun di kediaman Klan Yuan tidak merasakan ketakutan saat kedatangan binatang buas dengan kekuatan yang sangat besar. “Sebaiknya aku langsung saja datang menyerangnya daripada menunggunya datang ke tempat ini!” Ia sudah mengambil keputusan, dan langsung saja ia bergerak menuju binatang buas yang jaraknya masih cukup jauh.


“Ternyata dia binatang buas berwujud naga dengan lima kepala, dan dari aura kegelapan yang menyelimuti tubuhnya, sepertinya ia binatang buas yang kekuatan sudah tercemari kekuatan iblis gelap!” ucap Luo Feng begitu ia semakin jelas merasakan kekuatan binatang buas, yang sosoknya sudah terlihat olehnya, meski jarak diantara mereka masih sangat jauh.


Iblis sendiri, menurut sepengetahuan Luo Feng, kekuatan iblis terbagi menjadi dua. Iblis murni yang merupakan iblis dengan sifat baik, dan iblis kegelapan, yang memiliki sifat perusak.


Dikarenakan memiliki sifat yang saling bertentangan, kedua kubu iblis memilih memisahkan diri. Meski tidak pernah terjadi peperangan diantara kedua kubu, tapi mereka juga tidak menjalin hubungan baik.


“Akhirnya ia datang, dan aura kegelapan yang menyelimuti tubuhnya benar-benar membuatku jijik!” Bagi mereka yang tidak menyukai aura kegelapan milik iblis kegelapan, mereka akan merasa jijik, dan merasa ingin memuntahkan seluruh isi perut.


Hal itulah yang saat ini di alami Luo Feng, yang sedang berharap dengan aura kegelapan iblis kegelapan milik binatang buas yang bergerak mendekatinya. “Aku harus segera membunuhnya supaya bisa terbebas dari aura yang sangat menjijikkan!” ucapnya dan ia segera bersiap menyerang lawan terkuatnya.


Melihat musuh mendekat dan bersiap menyerangnya, Luo Feng tidak tinggal diam. Ia bergerak maju dengan kecepatan tinggi, dan ia langsung saja mengayunkan pedang di tangannya, menyerang lebih dulu lawannya.


Hingga akhirnya dua serangan kuat saling bertubrukan. Luo Feng menyerang menggunakan pedang, sedangkan lawannya menggunakan kuku-kukunya. Namun, kuatnya pedang di tangan Luo Feng, membuat kuku-kuku yang bersentuhan dengan pedangnya langsung saja patah, dan pedang Luo Feng sukses menebas salah satu tangan naga berkepala lima. Akan tetapi, tangan yang terpotong kembali tumbuh hanya dalam satu tarikan napas.


“Ternyata ia bisa melakukan regenerasi anggota tubuh yang terpotong dengan sangat cepat!” gumam Luo Feng dan secepat kilat ia menghindar dari semburan bola api kegelapan, yang dilakukan ke-lima kepala naga.

__ADS_1


Boom... Boom... Boom... Boom...


Empat bola api kegelapan meledak menghancurkan apapun yang ada di permukaan tanah setelah gagal mengenai Luo Feng, sedangkan satu bola api kegelapan ditendang Luo Feng. Ia menendang bola api kegelapan ke arah salah satu kepala naga, dan ledakan terjadi.


Booomm...


Satu kepala naga hancur terkena serangan yang dikembalikan Luo Feng, tapi tidak lama kemudian kepala naga kembali utuh seperti sebelumnya, seolah tidak ada yang pernah terjadi.


Melihat itu, Luo Feng merasa dirinya akan sedikit kesulitan menghadapi lawannya kali ini, dikarenakan lawan yang ia hadapi memiliki teknik regenerasi yang sangat cepat. “Sebaiknya aku langsung saja menebaa seluruh kepalanya, dan memotong-motong anggota tubuhnya menjadi potongan sekecil dadu!” ucapnya lalu ia kembali bergerak menyerang lawan, yang dari pergerakan jauh lebih lambat darinya. Meski lambat bergerak, Luo Feng akui pertahanan lawannya tidak lemah.


Setangan Luo Feng kali ini menargetkan sepasang sayang milik naga berkepala lima, tapi saat ia ingin memotong sepasang sayang itu, tubuhnya hampir saja terkena serangan ekor naga yang ditumbuhi banyak duri-duri tajam. “Hampir saja! Kalau sampai serangan itu mengenaiku, aku pasti sudah menjadi potongan daging!” gumamnya setelah berhasil menghindari serangan ekor naga.


Jika sebelumnya menargetkan sepasang sayap naga, sekarang ia terlebih dahulu menargetkan ekor naga yang ternyata bisa bergerak lincah melindungi sisi belakang tubuh naga berkepala lima. Namun, Luo Feng tidak mengalami untuk memotong ekor naga, meski ekor yang telah terpotong kembali tumbuh dengan begitu cepat, bahkan tidak sampai menghabiskan waktu satu kedipan mata.


Luo Feng semakin dibuat bingun bagaimana cara ia mengalahkan lawan, sedangkan memotong tubuh lawannya saja, apapun yang terpotong akan kembali tumbuh dalam waktu sangat singkat. Menyerang menggunakan kekuatan elemen, ia memang bisa melukai musuh, tapi sama seperti jika bagian tubuh terpotong, luka-luka itu dengan cepat sembuh, bahkan tidak meninggalkan bekas.


Meloncat menjaga jarak, Luo Feng berpikir bagaimana cara membunuh lawan, yang tubuhnya seolah menolak keberadaan luka, setelah cukup lama berpikir, ia teringat dengan teknik penjara api yang sekarang sedang mengurung orang-orang dari Klan Qing. Penjara api dapat menahan kekuatan lawannya saat ini, sekaligus penjara itu dapat menyerap kekuatan siapapun yang berada di dalam penjara api, dan siapapun yang berada di dalam penjara api, ia tidak bisa menyerap energi spiritual yang berada di luar penjara api.


“Tidak ada salahnya aku mencobanya, dan aku akan membuat penjara api ratusan kali lebih kuat dari yang sebelumnya aku gunakan untuk memenjarakan orang-orang yang berasal dari Klan Qing!” Segera saja ia membuat penjara api, dan apa yang dibuatnya kali ini benar-benar jauh lebih kuat dari yang ia buat sebelumnya.


Jika penjara api yang sebelumnya ia buat dengan kekuatan elemen api biasa, kali ini ia menggunakan elemen api neraka untuk membuat penjara, yang akan mengurung naga berkepala lima.


“Kalau penjara api belum cukup untuk mengalahkannya, aku akan memikirkan cara lain untuk mengalahkannya! Aku masih punya banyak cara yang bisa dicoba untuk mengalahkannya!” ucap Luo Feng sambil membuat segel tangan yang cukup rumit, dan setelahnya ia mengarahkan tangan ke arah naga berkepala lima.


Saat itu juga muncul kobaran api berwarna hitam keemasan yang menyelimuti tubuh naga berkepala lima, membuat sosok naga yang begitu mengerikan meraung-raung, seolah merasakan sakit.


Padahal sebelumnya ia sama sekali tidak meraung kesakitan saat Luo Feng memotong-motong anggota tubuhnya, tapi begitu ia tidak bisa menghindar dan terjebak di penjara api yang dibuat Luo Feng, barulah ia meraung kesakitan.


Melihat keadaan naga berkepala lima yang tidak berdaya di dalam kurungan penjara api, Luo Feng hanya menyaksikan semua itu dari tempatnya berdiri. “Sepertinya dengan penjara api aku sudah bisa mengalahkannya!” ucapnya dan ia tersenyum.


Seirin berjalannya waktu keadaan naga berkepala lima semakin melemah, dan ia tidak lagi dapat meregenerasi tubuhnya yang terluka akibat panasnya api yang mengurungnya


Hingga setengah hari kemudian Luo Feng melihat sosok naga berkepala lima berubah menjadi abu, yang menunjukkan sepenuhnya naga itu telah mati.


Menghilangkan penjara api yang ia gunakan untuk mengakhiri hidup naga berkepala lima, Luo Feng tidak lagi merasakan hawa keberadaan binatang buas di sekitarnya, dan sepertinya tidak ada gelombang ketiga serangan binatang buas.


“Sekarang aku benar-benar bisa beristirahat!” ucapnya yang sedikit lelah karena melakukan pertarungan hampir selama dua hari tanpa jeda untuk sekedar beristirahat.


Ia hanya merasakan sedikit kelelahan, dan sebenarnya tanpa istirahat sekalipun ia akan tetap baik-baik saja. Dengan kemampuannya saat ini, jangankan pertarungan selama dua hari tanpa berhenti, ia bisa melakukan pertarungan selama berbulan-bulan, tanpa istirahat dan tidak akan ada sesuatu yang buruk terjadi padanya.

__ADS_1


...----------------...


Bersambung.


__ADS_2