Legenda Sang Dewa

Legenda Sang Dewa
Penyesalan Su Jing


__ADS_3

Su Jing sebenarnya masih memiliki pil regenerasi lainnya, tapi kualitas pil regenerasi yang tersisa jauh lebih buruk dari yang telah terjatuh di tanah.


Su Jing menatap marah Luo Feng yang terlihat begitu tenang, setelah apa yang dilakukannya pada Guang Wu. Rasanya dia begitu ingin melenyapkan keberadaan Luo Feng bersama mereka semua yang memiliki hubungan dengannya.


Akhirnya Su Jing memberikan pil regenerasi kualitas terburuk pada Guang Wu, dan setelahnya dia begitu tajam menatap keberadaan Luo Feng.


“Aku tidak akan memberi maaf padamu, dan kau harus mati di tanganku!” teriak Su Jing.


“Maju dan buktikan jika kau memang bisa membuatku mati di tanganmu!” ucap Luo Feng begitu tenang, dan dengan menggerakkan jari telunjuknya, dia memanggil kembali pedang elemen, yang sebelumnya masih tertancap di tubuh Guang Wu.


Niat membunuh Su Jing seketika meluap keluar setelah mendengar semua itu, bersamaan dengan di sekelilingnya muncul puluhan jarum kegelapan, yang merupakan senjata terkuat milik Su Jing.


“Dengan ini kau pasti mati!”


Su Jing segera menggerakkan jari-jari tangannya, dan puluhan jarum kegelapan melesat cepat menyerang Luo Feng.


Memcoba menahan jarum kegelapan menggunakan kedua pedangnya, dia melihat kejadian yang luar biasa saat jarum kegelapan seolah menembus kedua pedangnya, dan terus melesat cepat ke arahnya.


“Ternyata hal bisa tidak bisa menghentikannya!”


Dikarenakan belum bisa dihentikan, akhinya Luo Feng memilih menggerakkan tubuhnya, menghindari setiap serangan jarum kegelapan.


Mudah baginya menghindari serangan jarum kegelapan, tapi dia sadar, jika tidak selamanya dia harus melakukan hal yang sama.


Memanggil kembali kedua pedangnya, Luo Feng memaksimalkan kekuatan yang dimiliki kedua pedangnya.


Seketika itu juga pedang cahaya memancarkan aura kuat kekuatan elemen cahaya, sedangkan pedang elemen, dari pedang itu terpancar aura kuat seluruh kekuatan elemen yang telah diciptakan oleh Sang Pencipta.


“Kali ini aku akan menghentikan seranganmu!?”


Mengayunkan dua pedang yang kini berada di tangannya, kali ini jarum kegelapan tidak bisa menembus kedua pedang Luo Feng, melainkan satu-persatu jarum kegelapan mulai hancur begitu berbenturan dengan pedang Luo Feng.


Tubuh Su Jing gemetaran setelah melihat serangannya berhasil dihentikan, padahal selama ini belum ada yang pernah berhasil menghentikannya.


“Istriku, cepat pergi dari tempat ini!” ucap pelan Guang Wu yang sudah bisa kembali bangkit, tapi keadaannya masih sangat lemah.

__ADS_1


Su Jing akhirnya menuruti keinginan suaminya, tapi semua benar-benar sudah terlambat.


Tidak ada jalan untuk mereka pergi melarikan diri karena formasi sangkar keabadian yang dibuat Luo Feng telah mengurung mereka semua.


Jika ingin pergi persyaratannya cuma satu, yaitu mereka harus membunuh Luo Feng. Jika tidak bisa melakukannya, artinya mereka selamanya akan terjebak di tempat yang sama, atau mereka memilih mati di tangan Luo Feng!


Su Jing yang sadar jika dia tidak bisa melarikan diri, dia menggelengkan kepalanya pelan saat Guang Wu mengarahkan pandangan ke arahnya.


“Kita sudah terkurung di tempat ini, dan kita tidak bisa pergi kemana-mana, jika terlebih dahulu tidak membunuhnya! Sedangkan untuk membunuhnya, jelas itu tidak bisa kita lakukan,” ucap Su Jing dengan putus asa.


Guang Wu yang juga tahu jika dirinya tidak mungkin mengalahkan Luo Feng, dia menyesal, dikarenakan tidak sedari awal dia membawa istrinya pergi menjauhi sosok Luo Feng.


Sekarang semua benar-benar sudah terlambat, dan dia yakin hidupnya tidak akan berlangsung sampai datangnya malam.


“Istriku, kita harus melakukan itu jika salah satu dari kita ingin selamat dari tempat ini! Daripada kita semua mati, sebaiknya hanya salah satu dari kita yang mati!” ucap Guang Wu, yang mana dia dan Su Jing memiliki jurus rahasia, yang mana mereka akan menggunakan jurus itu saat berada dalam situasi yang benar-benar mendesak.


Saat ini mereka berasa dalam situasi mendesak, tapi sepertinya Su Jing ragu melakukan jurus itu. Sedangkan Guang Wu, dia sama sekali tidak ragu untuk melakukannya, dan dia rela berkorban nyawa demi keselamatan Su Jing.


“Suamiku, lakukan itu padaku supaya kamu bisa selamat!” ucap Su Jing yang ingin berkorban demi keselamatan suaminya.


Jurus rahasia mereka adalah jurus menyerap kekuatt pasangan. Mereka yang menyerap kekuatan pasangannya akan mendapatkan peningkatan kekuatan, sedangkan mereka yang kekuatannya diserap, saat itu juga dia bakalan mati.


Su Jing ingin suaminya yang tetap hidup, tapi melihat keadaan suaminya, kecil kemungkinan suaminya bertahan hidup sekalipun sudah menerima tambahan kekuatt darinya.


“Ini medan peperangan, bukan tempat diskusi! Jika ingin berdiskusi, laluk saja itu setelah kalian berada di alam kematian!”


Luo Feng tiba-tiba muncul di hadapan keduanya, dan dengan kedua pedang yang dimilikinya, dia langsung saja menyerang Su Jing dan Guang Wu.


Slash... Slash... Slash...


Tiga tebasan dilakukan Luo Feng, dua tebasan menyerang Guang Wu, sementara satu tebasan lainnya menyerang Su Jing.


Aaaaaaargh...


Guang Wu berteriak kesakitan, saat serangan Luo Feng membuatnya harus kehilangan salah satu tangan, dan salah satu kakinya.

__ADS_1


Sedangkan Su Jing, dia terpental jauh dengan luka tebasan pedang di dadanya. Luka itu memanjang di dadanya dan cukup dalam.


“Istriku, aku serahkan seluruh kekuatanku padamu!” Guang Wu bertelepati dengan Su Jing, dan itu adalah kata-kata terakhirnya. Guang Wu telah mati, tapi sebelum mati dia terlebih dahulu menyerahkan seluruh kekuatannya pada Su Jing.


Namun, sebelum kekuatan itu sampai pada Su Jing, Luo Feng datang, dan dengan kedua pedangnya dia memotong secara paksa benang-benang spiritual yang menghubungkan kekuatan Guang Wu dengan Su Jing.


“Kau tidak membutuhkan kekuatan, dikarenakan sebentar lagi kau pasti mati di tanganku!” ucap Luo Feng, dan dia akhirnya berhasil memotong seluruh benang spiritual, membuat kekuatan Guang Wu tidak pernah sampai pada diri Su Jing.


Booomm...


Ledakan besar terjadi dan dapat didengar makhluk hidup dalam radius belasan kilometer. Ledakan itu bersumber dari inti kekuatan Guang Wu yang dihancurkan oleh Luo Feng, dikarenakan dia tidak ingin kekuatan itu menjadi milik Su Jing.


“TIDAK!” Su Jing berteriak sangat keras, saat dia melihat bagaimana Luo Feng menghancurkan inti kekuatan suaminya, yang seharusnya menjadi bagian dari dirinya.


Seketika Su Jing terlihat tidak berdaya detekt melihat hancurnya inti kekuatan milik suaminya. Kali ini dia benar-benar menyesali keputusannya mencari masalah dengan Klan Luo.


Kalau saja dia tidak mencari masak dengan Klan Luo, bisa dipastikan saat ini dia masih menjalani kehidupan menyenangkan bersama suaminya.


Namun, dikarenakan sifatnya yang terlalu berlebihan menyikapi peningkatan kekuatan yang dialami Klan Luo, dia sedari awal mengabaikan peringatan suaminya, dan tetap saja pada keputusannya, yang mana dia memutuskan menyerang Klan Luo.


Penyesalan sekalipun saat ini tidak akan merubah apa yang sudah terjadi. Suaminya telah mati, dan melihat musuh yang tidak ada niatan memberi pengampunan padanya, bisa dipastikan jika dirinya bakalan mati menyusul suaminya.


Akan tetapi kini timbul ketakutan lainnya, yaitu tentang keselamatan putra dan putrinya, serta anggota keluarganya yang ada di Alam Surgawi. Mengingat apa yang telah menjadi sumpah musuhnya, Su t yakin jika pria itu tidak akan melepaskan anggota keluarganya.


Mengetahui semua itu, dia semakin menyesal karena telah berani mengusik Klan Luo, yang bahkan tidak pernah mengusik kehidupannya.


Jika sebelumnya dia senantiasa menang melawan musuh sehingga membuatnya menjadi mudah meremehkan kekuatan musuh, sekarang dia akhirnya mengalami sebuah kekalahan, dan kekalahannya akan berdampak buruk pada siapapun yang memiliki hubungan dengannya.


Di sisi lain, Luo Feng yang melihat keadaan Su t begitu berantakan setelah melihat kehancuran inti kekuatan Guang Wu, dia sama sekali tidak iba dengan keadaan wanita itu.


“Kamu tidak perlu menangisi kematian suamimu, atau memikirkan keselamatan mereka yang ada di Alam Surgawi! Tenang saja, tidak lama lagi aku akan membuat kalian semua berkumpul di alam kematian!”


......................


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2