Legenda Sang Dewa

Legenda Sang Dewa
Mencoba Menundukkan Jurang Kabut Kematian


__ADS_3

Pertarungan antara kelompok yang dipimpin Luo Feng dan para binatang buas serta para monster penjaga masih terus terjadi di tingkatan ke-tujuh jurang kabut kematian.


Dibawah tekanan kuat aura kekuatan Luo Feng, anggota kelompoknya dengan mudah memusnahkan binatang buas dan monster penjaga yang berada di tingkatan ke-tujuh jurang kabut kematian.


Luo Feng sendiri hanya menggunakan tekanan kekuatan aura kekuatannya untuk membuat seluruh musuhnya tidak berdaya, tanpa ikut turun tangan secara langsung membunuh mereka. Untuk membunuh mereka semua, ia menyerahkan semua pada Luo Xue dan kelima muridnya.


“Apa aku perlu turun tangan untuk mbantu mereka supaya musuh lebih cepat dikalahkan? Aku rasa tidak perlu melakukan itu karena sepertinya sebentar lagi mereka dapat membunuh seluruh musuh, dan selanjutnya tingkatan kedelapan jurang kabut kematian akan menjadi tujuan berikutnya!” gumam Luo Feng sambil mengawasi pembantaian yang dilakukan Luo Xue dan kelima muridnya.


Jika saja Luo Feng tidak menggunakan tekanan kuat aura kekuatannya, bisa dipastikan pertarungan akan berlangsung lebih lama, dan itu tentunya dapat membahayakan Luo Xue maupun kelima muridnya. Namun, dengan apa yang dilakukannya saat ini, pertarungan akan lebih cepat selesai dan mereka semua tidak ada yang berada dalam bahaya.


Melihat seluruh musuh telah mati begitu beberapa waktu telah berlalu, Luo Feng segera menarik kembali aura kekuatannya, dan segera ia menghampiri Luo Xue yang sedang berkumpul bersama kelima muridnya, begitu mereka bersama-sama membunuh musuh terakhir, yang mayatnya telah berubah menjadi kepingan.


“Apa kalian ingin beristirahat sejenak, atau langsung pergi melanjutkan perjalanan ke tingkatan kedelapan yang aku yakin jauh lebih berbahaya dibandingkan musuh yang berada di tingkatan ke-tujuh!” ujar Luo Feng, yang merasa tidak masalah jika Luo Xue dan yang lainnya ingin beristirahat, dikarenakan ia yakin tingkatan kedelapan bakalan lebih berbahaya dibandingkan musuh yang ada di tingkatan ke-tujuh.


“Gege, sebenarnya aku sama sekali tidak merasa kelelahan, tapi sepertinya mereka yang membutuhkan istirahat!” ucap Luo Xue sambil menunjuk Shen Huang dan empat orang lainnya, yang memang membutuhkan sedikit waktu untuk memulihkan kekuatan mereka.


Luo Feng mengangguk, dan ia sama sekali tidak keberatan memberikan banyak waktu pada mereka untuk istirahat.


Memanfaatkan waktu saat kelima muridnya beristirahat, Luo Feng memilih mencari tahu seberapa mengerikan musuh yang akan ia hadapi begitu berada di tingkatan kedelapan, dan tingkatan-tingkatan selanjutnya. Tidak seperti sebelumnya, saat ini ia hanya bisa melihat dan mengetahui keadaan di tingkatan kedelapan dan tingkatan kesembilan jurang kabut kematian, sedangkan tingkatan kesepuluh, ia sepertinya harus melihat secara langsung keadaan di tempat itu.


Saat mengetahui keadaan di tingkatan kedelapan dan tingkatan kesembilan jurang kabut kematian, wajah Luo Feng terlihat jelek karena muauh di tempat itu bukanlah sesuatu yang bisa dilawan kelima muridnya. Kelimanya hanya akan mati sia-sia jika memaksakan diri ikut melawan musih di dua tingkatan selanjutnya, bahkan di tingkatan kesembilan Luo Xue hanya akan memilih kekuatan setara dengan musuh terlemah di tempat itu.


Luo Feng menggelengkan kepala pelan sambil ia menghela napas panjang, dan ia berkata pada Luo Xue yang berdiri tepat di sebelahnya, “Xue’er, aku sudah melihat seberapa kuat musuh di tingkatan kedelapan dan musuh yang ada di tingkatan kesembilan. Mereka semua sangat kuat, bahkan musuh paling lemah di tingkatan kesembilan, ia memiliki kekuatan setara dengan kekuatanmu. Oleh karena itu, begitu berada di tingkatan kedelapan, mereka berlima tidak akan lagi terlibat pertarungan, dan aku harap kamu juga tidak terlibat pertarungan begitu kitasampai di tingkatan kesembilan!” Luo Feng tegas dalam setiap kata-kata yang keluar dari mulutnya.


“Jika aku tidak ikut bertarung, bagaimana Gege bisa mengalahkan musuh di tingkatan kesembilan, atau bahkan di tingkatan terakhir? Apa sebaiknya kita sementara waktu berhenti sampai di sini, dan kembali setelah berhasil meningkatkan kekuatan?” ujar Luo Xue sembari ia memandang wajah Luo Feng.


Luo Feng yang mendengarnya, ia cepat menggelengkan kepala, dan berkata, “Kita tidak punya banyak waktu untuk meningkatkan kekuatan! Jika sekarang kita pergi dari tempat ini, aku sendiri tidak yakin apa kita bisa kembali ke tempat ini, atau justru mereka yang nantinya keluar dari tempat ini, dan membuat kerusuhan di luar jurang kabut kematian!” Luo Feng mengatakan semua yang menjadi kekhawatiran nya.


“Gege benar, tapi bagaimana mungkin Gege seorang diri dapat mengalahkan semua musuh yang berada di tingkatan kesembilan, atau bahkan musuh terkuat yang berada di tingkatan kesepuluh?” Luo Xue mengkhawatirkan keselamatan Luo Feng, dan ia tidak ingin melihat Luo Feng berjuang seorang diri melawan musuh-musuhnya.


“Xue’er, aku tidak akan melawan musuh seorang diri! Apa kamu lupa jika aku memiliki artefak boneka prajurit perang, yang kekuatannya talah mencapai ranah Heavenly Emperor tingkat 8 sampai tingkat 9?” ujar Luo Feng.


Luo Xue tentu saja ingat tentang kesepuluh artefak boneka prajurit perang yang dimiliki Luo Feng, tapi hanya dengan sepuluh prajurit perang yang merupakan artefak, ia tidak yakin Luo Feng dapat mengalahkan semua muauh, sekalipun ia tahu Luo Feng sangat kuat, jauh lebih kuat dari dirinya sendiri.


“Gege, apa kamu ingin mengalahkan musuh di tingkatan kesembilan dan tingkatan kesepuluh hanya dengan sepuluh boneka prajurit perang? Apa gege yakin dapat mengalahkan semua musuh hanya dengan bantuan mereka?” tanya Luo Xue yang tidak tega membiarkan Luo Feng berjuang keras dan membahayakan kehidupannya.

__ADS_1


“Xue’er, aku tidak hanya memiliki sepuluh artefak boneka prajurit perang, tapi aku memiliki lebih dari sepuluh ribu artefak boneka prajurit perang dengan kekuatan di ranah Heavenly Emperor, bahkan aku masih memiliki ratusan artefak boneka prajurit perang yang lebih kuat dibandingkan mereka yang berada di ranah Heavenly Emperor,” ucap Luo Feng menjawab pertanyaan Luo Xue.


Sementara itu, Luo Xue jelas saja terkejut setelah mendengar jawaban Luo Feng. Memiliki kekuatan artefak yang begitu besar, bukankah dengan kekuatan itu Luo Feng sudah bisa menandingi kekuatan Klan Qing? pikir Luo Xue.


Sedangkan Luo Feng, ia tidak pernah berpikir jika apa yang dimilikinya saat ini cukup untuk mengalahkan Klan Qing, dikarenakan ia yakin ada kekuatan besar yang berada di belakang Klan Qing, dan orang itu mengendalikan seluruh kehidupan di Klan Qing.


Setelah beberapa kali berhadapan dengan para Tetua Klan Qing dan anggota Klan itu, ia merasa tidak ada sesuatu yang istimewa dari Klan Qing, bahkan mereka semua hanya kuat dalam kekuatan, tapi sangat lemah dalam pondasi kekuatan. Itu juga alasan yang membuat mereka dengan mudah dikalahkannya.


Dari pengalaman pribadinya menghadapi orang-orang dari Klan Qing, Luo Feng berkeyakinan jika ada sosok kuat yang menjadi pelindung Klan Qing, dan sosok itulah yang membantu Klan Qing memenangkan petang besar dengan Klan Luo di masa lalu. Ada kemungkinan sosok itu juga yang membuat Klan Luo bersembunyi dari Klan Qing karena kekuatan Klan Luo saat ini belum cukup untu menghadapi sosok itu.


Luo Feng yang melihat Luo Xue masih terdiam karena keterkejutan setelah mendengar sebuah fakta yang baru ia ungkap, ia memutuskan kembali berkata, “Xue’er, aku harap setelah ini kamu tidak terlalu khawatir bagaimana aku melawan musuh di tingkatan kesembilan maupun musuh di tingkatan kesepuluh. Dengan semua bala bantuan yang aku miliki, aku yakin dapat mengalahkan seluruh musuh yang ada di jurang kabut kematian!”


Mendengar itu, Luo Xue hanya bisa mempercayai Luo Feng kalau dia benar-benar bisa melakukan sesuai yang dikatakannya. Dengan adanya bantuan dari banyaknya artefak boneka prajurit perang yang dimilikinya, Luo Xue menumbuhkan keyakinan pada dirinya kalau semua musuh pasti dapat dikalahkan Luo Feng, dan mereka nantinya keluar dari jurang kabut kematian dalam keadaan utuh tanpa kekurangan apapun.


Bukan hanya keluar dari dalam jurang kabut kematian dalam keadaan utuh, tapi mereka akan keluar dengan membawa kemenangan. “Baiklah, aku percaya pada Gege, tapi aku akan tetap ikut dengan Gege sampai ke tingkatan kesepuluh meski aku hanya akan menjadi penonton apa yang nantinya akan Gege lakukan di tempat itu!” kata Luo Xue dan dari raut wajahnya ia sangat tidak ingin mendapatkan bantahan dari Luo Feng.


“Xue’er, kamu memang akan terus ikut denganku begitu juga dengan mereka berlima! Jujur saja aku tidak bisa meninggalkan kalian seorang diri, atau menyuruh kalian kembali ke atas. Entah kenapa jika aku melakukan itu, rasanya aku akan kehilangan kalian karena ulah seseorang,” ucap Luo Feng menyampaikan kekhawatirannya.


“Kalau begitu sudah diputuskan kalau kita akan bersama-sama pergi ke tingkatan-tingkatan selanjutnya, dan tidak akan ada yang tertinggal ataupun naik ke atas lebih dulu!” ucap Luo Xue bersemangat, meski nantinya ia tidak bisa ikut bertarung dengan Luo Feng begitu tiba di tingkatan kesembilan dan tingkatan kesepuluh.


Sebelum melangkahkan kaki menuju tingkatan kedelapan jurang kabut kematian, Luo Feng lebih dulu mengeluarkan seratus artefak boneka prajurit perang yang nantinya akan membantu mengalahkan musuh di tingkatan kedelapan sekaligus menjaga Luo Xue dan kelima muridnya.


Luo Feng juga menjelaskan pada kelima muridnya kalau mereka tidak akan lagi terlibat dalam pertarungan di tingkatan kedelapan karena bagaimanapun juga musuh di tempat itu jauh lebih kuat dari mereka, dan mereka akan dijaga masing-masing oleh tiga boneka prajurit perang.


Tidak lupa Noah menugaskan dua puluh boneka prajurit perang untuk menjaga Luo Xue, sedangkan sisanya akan maju bersamanya menyerang muauh yang berada di tingkatan kedelapan jurang kabut kematian. Musuh tidak akan lebih banyak dari yang ada di tingkatan ke-tujuh, tapi mereka lebih kuat.


Begitu melanjutkan perjalanan dan sampai di lantai kedelapan, Shen Huang dan empat orang lainnya yang merasakan kekuatan musuh, sekarang mereka tahu kenapa Luo Feng melarang mereka ikut dalam pertarungan.


Bukan karena Luo Feng meremehkan kekuatan mereka, tapi Luo Feng sengaja melakukan itu karena musuh di tingkatan kedelapan jurang kabut kematian sangatlah kuat. Mereka berlima yakin jika hidup mereka akan langsung berakhir jika tetap memaksa melawan musuh, yang jelas-jelas jauh lebih kuat. Sadar kekuatan musuh, pada akhirnya mereka hanya diam di bawah perlindungan boneka prajurit perang.


Di sisi lain, Luo Feng dan Luo Xue maju menyerang musuh. Jika Luo Feng bisa sembarangan musuh, berbeda dengan Luo Xue yang harus memilih menghadapi musuh, yang bisa ia kalahkan dengan kekuatannya. Meski masih di tingkatan kedelapan, ternyata banyak musuh yang lebih kuat darinya.


Beruntung ia mendapat perlindungan dari dua puluh boneka prajurit perang, yang sentiasa membunuh musuh yang memang lebih kuat darinya. Meraka hanya membunuh musuh yang lebih kuat, dan membiarkannya melawan musuh yang dapat dikalahkan.


“Meski hanya sebuah artefak, sepertinya mereka memiliki kecerdasan tersendiri, dan kecerdasan itulah yang dimanfaatkan pemilik mereka,” gumam Luo Xue dan sesekali ia melirik Luo Feng yang begitu brutal membunuh setiap musuh yang berada di dekatnya, membuat Luo Xue berpikir jika Luo Feng adalah pria yang menyukai perang, tapi itu justru membuatnya sulit berpaling darinya.

__ADS_1


Bugh...


Luo Xue lengah karena terlalu fokus melihat Luo Feng, sampai ia terkena pukulan salah satu binatang buas, tapi beruntung pukulan itu masih bisa ia tahan dengan kedua pedangnya, meski akibatnya ia tetap terdorong mundur sejauh beberapa langkah.


“Sebaiknya aku tidak kembali lengah, dan membiarka diriku berada dalam bahaya!” ucapnya pelan dan ia kembali fokus menghadapi musuhnya. Meski ia sesekali masih saja melirik Luo Feng, tapi ia tidak terlalu fokus seperti sebelumnya.


Luo Feng sendiri, ia sempat melihat apa yang terjadi pada Luo Xue karena diam-diam ia terus memperhatikan wanita itu. Ia merasa dirinya tidak rela jika hal buruk terjadi pada Luo Xue, dan karena itu dia menambah jumlah penjagaan di sekeliling wanita itu. Dari sebelumnya yang mana disekeliling Luo Xue ada dua puluh boneka prajurit perang, kini ada tiga puluh lima boneka prajurit perang yang berada di sekeliling Luo Xue. Saat Luo Xue sedikit saja lengah, akan ada salah satu boneka prajurit perang yang menggantikannya mengalahkan musuh. Luo Xue sendiri beberapa kali lengah karena terlalu fokus memperhatikan Luo Feng, tapi kali ini ia tidak terkena serangan musuh karena banyak boneka prajurit perang yang melindunginya.


“Aku sepertinya benar-benar merepotkan dan entah kenapa aku benar-benar sulit melepaskan perhatian darinya! Apa mungkin ini cinta seperti yang pernah di ceritakan kakak-kakakku?” gumam Luo Xue bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya.


Sementara itu, jumlah musuh yang ada di tingkatan kedelapan jurang kabut kematian semakin berkurang, bahkan jalan menuju tingkatan kesembilan sudah terlihat jelas di kejauhan. Melihat keberadaan jalan itu, Luo Feng semakin bersemangat mengalahkan musuh, begitu juga dengan Luo Xue. Sedangkan Shen Huang dan empat orang lainnya, mereka hanya bisa melihat dan perlahan bergerak maju menyusul Luo Feng dan Luo Xue.


Mereka berlima benar-benar tidak terlibat dalam pertarungan karena setiap ada musuh yang datang, dengan cepat boneka prajurit perang yang melindungi mereka, membunuh musuh yang datang mendekat.


Pada akhirnya seluruh musuh di tingkatan kedelapan jurang kabut kematian berhasil dikalahkan, dan sekarang Luo Feng, Luo Xue, serta lima orang lainnya, mereka sekarang berdiri tepat di tangga menuju tingkatan kesembilan.


Bisa mereka rasakan aura kegelapan yang begitu kuat berasal dari tingkatan kesembilan jurang kabut kematian, dan tentu saja mereka akan langsung menjadi gila akibat kuatnya aura kegelapan dari tingkatan kesembilan seandainya tanpa perlindungan artefak pemberian Luo Feng.


Namun, merasakan betapa kuatnya kekuatan aura kegelapan di tingkatan kesembilan jurang kabut kematian, Luo Feng kembali memberi semua orang artefak, yang dapat menguatkan pertahanan tubuh mereka dari pengaruh buruk kekuatan aura kegelapan.


Untuk boneka prajurit perang, mereka yang merupakan artefak, mereka bukanlah mahkluk hidup, dan mereka sama sekali tidak akan terpengaruh oleh kuatnya kekuatan aura kegelapan dari tingkatan kesembilan jurang kabut kematian.


“Kita akan langsung menuju ke tingkatan kesembilan jurang kabut kematian! Xue’er, begitu sampai di tingkatan kesembilan, aku berharap kamu segera memulihkan diri, di bawah perlindungan boneka prajurit perang! Sedangkan untuk kalian, jangan pernah melakukan sesuatu yang bisa membahayakan hidup kalian!” ucap tegas Luo Feng pada Luo Xue dan kelima muridnya.


Luo Xue yang mendengar semua, ia menganggukkan kepalanya pelan, begitu juga dengan Shen Huang dan empat orang lainnya.


Sedangkan Luo Feng, setelah ia melihat mereka semua menganggukkan kepala, ia kali ini mengeluarkan lima ratus artefak boneka prajurit perang, dimana seratus dari mereka akan menjaga Luo Xue dan kelima muridnya, sedangkan empat ratus lainnya, mereka akan ikut berperang melawan musuh bersama dengannya.


Setelah semua persiapan selesai, mereka langsung saja melangkahkan kaki menuruni anak tangga menuju tingkatan kesembilan jurang kabut kematian. Baik Luo Xue dan kelima murid Luo Feng belum tahu secara pasti sekuat apa musuh di tingkatan kesembilan, tapi Luo Feng jelas sudah mengetahui seberapa kuat musuh yang sudah menantikan kedatangannya.


‘Kekuatan mereka lebih kuat dibandingkan musuh yang berada di tingkatan kedelapan, dan jumlah mereka juga jauh lebih banyak!’ ucap Luo Feng dalam hati, dan terlihat ia sangat bersemangat dengan banyaknya musuh yang bisa ia musnahkan.


...----------------...


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2