
Luo Yuxuan terus saja menyerang Patriak Qing Qong yang hanya bisa sesekali menghindar, dan selebihnya ia harus mendirita karena serangan Luo Yuxuan.
Meski kekuatan Patriak Qing Qong satu tingkat lebih kuat dari kekuatan Luo Yuxuan, itu bukanlah kekuatan sejatinya, dan lagi pondasi kekuatannya tidak sekuat pondasi kekuatan Luo Yuxuan. Banyaknya kelemahan yang dimiliki Patriak Qing Qong, membuatnya tidak bisa berbuat banyak saat berhadapan dengan Luo Yuxuan yang mendominasi jalannya pertarungan.
“Apa tuanmu itu tidak ingin datang menyelamatkanmu? Jika ia tidak datang, hari ini juga akan menjadi akhir dari hidupmu!” ucap Luo Yuxuan yang sudah begitu ingin mengakhiri hidup Patriak Qing Qong.
Mendengar itu Patriak Qing Qong akhirnya tahu apa yang membuat Luo Yuxuan tidak segera mengakhiri hidupnya, meski banyak kesempatan untuk melakukanya.
‘Ternyata ia menggunakan hidupku untuk memancing kedatangan Tuan ke tempat ini,’ ucap Patriak Qing Qong dalam hati, dan ia berharap tuannya segera datang dan menyelamatkan hidupnya.
Jika tuannya tidak kunjung datang dan kesabaran Luo Yuxuan telah sampai pada batasnya, bisa dipastikan hidupnya akan berakhir saat ini juga di tangan Luo Yuxuan, dan kematiannya akan menjadi akhir dari kejayaan Klan Qing.
Bukan hanya akan menjadi akhir dari kejayaan Klan Qing, melainkan kematiannya juga bisa menjadi akhir dari keberadaan Klan Qing di Alam Semesta ini. Bagaimanapun juga, Klan Luo tidak mungkin membiarkan keberadaan Klan Qing di Alam Semesta ini, setelah apa yang dilakukan Klan Qing pada Klan Luo di masa lalu.
Ditambah bagaimana ia dulu dengan begitu kejam membunuh kedua orangtua Luo Yuxuan, ia yakin jika kekejamannya waktu itu akan dibalaskan pada anggota Klan Qing nya, dan ia sungguh tidak tega membayangkan saat hal buruk itu terjadi pada anggota Klan Qing.
Swush... Boom... Boom...
Saat Patriak Qing Qong terus saja memikirkan apa yang akan terjadi pada Klan Qing jika ia mati di tangan Luo Yuxuan, sosok yang ia tunggu datang, dan pria itu berhasil memukul mundur Luo Yuxuan, meski pukulannya tidak berhasil membuat Luo Yuxuan terluka.
Luo Hong yang baru saja datang bersama lima sosok berjubah merah, ia seorang diri maju menyerang Luo Yuxuan, sedangkan lima sosok berjubah merah segera memberi pertolongan pada Patriak Qing Qong yang keadaannya sangat memprihatinkan. Akan tetapi, saat Luo Hong ingin menyerang Luo Yuxuan, sosok Luo Feng muncul dan ia langsung saja menghadang serangan yang bisa saja berdampak buruk pada Luo Yuxuan.
Luo Yuxuan bukan lawan sepadan untuk Luo Hong yang mama kekuatan pria itu telah melampaui ranah Supreme God Emperor, dan ia masih bisa jauh lebih kuat dengan pil yang dikembangkan sendiri olehnya. Pil itu jugalah yang berhasil meningkatkan kekuatan Patriak Qing Qong untuk sementara waktu.
“Ranah Immortal God tingkat 3, kekuatanmu tidak mengecewakan, dan bagaimana kalau kita mengadu kekuatan? Kita akan mengadu kekuatan, dan siapa yang masih bertahan hidup, ia adalah pemenangnya!” ucap Luo Feng yang begitu jelas melihat seberapa besar kekuatan yang dimiliki Luo Hong.
Luo Hong yang mendengar Luo Feng tahu secara pasti kekuatannya, ia tentu saja terkejut karena selama ini tidak ada yang tahu jika ia telah mencapai ranah Immortal God, apalagi Luo Feng tahu pasti berada di tingkat berapa ia saat ini.
Sementara itu, ia sendiri masih belum bisa melihat berada di ranah apa kekuatan yang dimiliki Luo Feng, padahal seharusnya ia bisa melihat di ranah apa kekuatan Luo Feng, sekalipun kekuatannya berada dua tingkat di atasnya.
__ADS_1
Namun ini ia benar-benar tidak bisa melihat berada di ranah apa kekuatan Luo Feng, dan ia mulai menebak jika kekuatan Luo Feng jaih berada di atasnya. ‘Jika bocah itu lebih kuat dariku, keberadaanku di tempat ini hanya untuk mencari kematian diriku sendiri,’ ucapnya dalam hati, dan ia mulai mewaspadai keberadaan Luo Feng yang menurutnya jauh lebih berbahaya dari sosok Luo Yuxuan.
“Kakek tua, kamu tidak perlu mencoba mencari tahu seberapa besar kekuatanku, dikarenakan kamu tidak akan pernah bisa melakukan! Sebaiknya kamu segera memikirkan bagaimana caranya pergi melarikan diri dari tempat ini!” ucap Luo Feng dengan senyuman menghiasi wajahnya.
Luo Feng tersenyum puas karena berhasil membuat sosok Luo Hong diam di tempatnya, dan tanpa sepengetahuan siapapun, dalam radius seratus kilometer dari tempatnya saat ini, ia telah memasang sebuah formasi, yang membuat siapapun tidak akan bisa pergi keluar dari formasi yang dibuatnya.
Wajah Luo Hong, empat sosok berjubah merah, serta orang-orang dari Klan Qing, seketika wajah mereka terlihat jelek setelah menyadari formasi yang telah mengurung keberadaan mereka. Formasi itu sangat kuat, bahkan Luo Hong yang paling kuat diantara mereka, ia tidak memiliki keyakinan dapat menghancurkan formasi itu.
Tidak ada pilihan lain bagi mereka. Jika ingin keluar dari formasi mereka harus menghancurkan formasi itu, dan untuk menghancurkannya artinya mereka harus membunuh Luo Feng. Ya, satu-satunya cara menghancurkan formasi itu adalah dengan membunuh Luo Feng.
Sedangkan Luo Feng yang mulai merasakan niat membunuh dari semua musuhnya, ia yakin jika mereka semua telah tahu bagaimana cara menghancurkan formasi ciptaannya, dan itu membuatnya tidak sabar berhadapan dengan siapapun yang maju pertama menyerangnya.
Ia tidak gentar menghadapi siapapun yang menjadi lawannya, bahkan jika ia dihadapkan pada jutaan murid Klan Qing. Dengan keyakinan akan kekuatan yang dimilikinya, ia yakin dapat mengalahkan mereka semua, dan berhasil memenangkan peperangan dalam keadaan hidup-hidup.
Melihat pergerakan musuh, Luo Feng bisa melihat jika Luo Hong dan lima sosok berjubah merah bersiap menyerangnya, dan sebelumnya mereka telah menelan sebuah pil yang membuat kekuatan mereka meningkat, jauh lebih kuat dari sebelumnya.
Sementara itu, Luo Hong yang telah berhasil meningkatkan kekuatannya sampai tingkat 7 ranah Immortal God, ia masih juga belum bisa melihat seberapa besar kekuatan Luo Feng. “Sial! Sebenarnya berada di ranah apa kekuatan bocah itu? Apa kekuatannya sudah berada di ranah True God?” gumam Luo Hong.
Gerakan Luo Feng benar-benar cepat, dan dengan mengayunkan pedang cahaya di tangannya begitu berada di dekat Luo Hong, ia mulai menyerang. Namun, lima sosok berjubah merah menahan serangannya dan mereka mencoba melindungi Luo Hong.
Sementara itu, baik orang-orang dari Klan Luo ataupun Klan Qing, saat ini mereka hanya bisa menjadi penonton pertarungan yang sedang berlangsung, dan mereka kagum akan kekuatan mereka yang sedang bertarung.
Luo Feng yang datang untuk menyerang, sekarang ia dipaksa menghindari serangan musuh-musuhnya, begitu kelima sosok berjubah merah berhasil menghalau serangan, yang sebelumnya ia tujukan pada sosok Luo Hong. Dengan kelincahan dan kecepatan yang dimilikinya, tidak sulit baginya menghindari serangan musuh-musuhnya, dan beberapa kali ia justru berhasil mendaratkan serangan ke tubuh mereka yang menjadi musuhnya.
Dengan hanya menggunakan satu pedang membuat serangan Luo Feng tidak terlalu kuat, oleh karena itu ia mengeluarkan pedang elemen, dan dengan dua pedang sekarang saya hancur serangannya dua kali lebih besar dari sebelumnya.
Di sisi lain, mengira jika pergerakan mereka tidak diketahui oleh prajurit Klan Luo, ratusan ribu prajurit Klan Qing yang ingin menyerang dari arah belakang, mereka justru dikejutkan dengan serangan cepat prajurit Klan Luo yang dipimpin oleh Shen Huang dan ke-empat saudaranya.
Meski jumpa prajurit Klan Luo dibawah pimpinan Shen Huang dan empat orang lainnya, kekuatan mereka jauh lebih cukup untuk membunuh ratusan ribu prajurit Klan Qing yang jelas jauh lebih lemah dibandingkan mereka, apalagi Shen Huang dan empat orang lainnya telah memiliki kekuatan di ranah Supreme God Emperor tingkat 3.
__ADS_1
“Bunuh mereka semua demi kemenangan dan kekayaan Klan Luo!” teriak Shen Huang pada prajurit yang berada di bawah kepemimpinannya.
“Jangan memberi ampun pada musuh yang datang menyerang! Kerahkan seluruh kekuatan, bunuh mereka semua, termasuk yang mencoba pergi melarikan diri!” Shen Xiang berteriak, dan teriakannya terdengar jelas oleh prajurit yang berada di bawah kepemimpinannya.
Benturan kekuatan dua prajurit dari dua kubu yang berbeda langsung saja terjadi, dan dalam waktu singkat puluhan ribu prajurit Klan Qing mati di tangan prajurit Klan Luo, dan jumlah itu semakin bertambah seiring waktu yang terus berjalan.
Kembali ke sisi Luo Feng, ia masih dihadapkan pada lima sosok berjubah merah, yang kini mereka mendapatkan bantuan dari Luo Hong. Dari kejauhan Luo Xue dan Luo Yuxuan ingin membantunya, tapi Luo Feng mengangkat tangan kirinya, dan menyuruh mereka diam di tempat.
“Kalian sebaiknya fokus melawan prajurit Klan Qing dan para petinggi Klan Qing! Untuk mereka yang saat ini menjadi lawanku, aku masih sanggup menghadapi mereka, bahkan saat ini aku belum menggunakan seperempat dari kekuatanku!” ucap Luo Feng melalui telepati kepada Luo Xue dan Luo Yuxuan.
“Kami mengerti!” balas Luo Xue dan Luo Yuxuan di waktu hampir bersamaan.
Mendengar itu Luo Feng hanya tersenyum tipis, dan sekarang ia akan fokus melawan Luo Hong dan lima soaok berjubah merah. “Sekalipun kalian menyerangku secara bersamaan, kalian sama sekali tidak memiliki kesempatan mengalahkanku, yang ada kalian semua bakalan mati di tanganku!” ucap Luo Feng.
Luo Hong menggertakkan giginya marah setelah mendengar perkataan Luo Feng. “Bukan kau yang akan membunuh kami, tapi kami yang akan membunuh kau!” teriaknya penuh amarah.
Luo Hong mengeluarkan pedang yang sepenuhnya berwarna hitam dari cincin ruangnya, lalu ia mengayunkan pedang hitam di tangannya dengan segenap kekuatan yang dimilikinya, dan ia yakin serangannya dapat memotong-motong tubuh Luo Feng.
Melihat datangnya serangan yang mungkin saja dapat membuatnya terluka, Luo Feng bergerak cepat menghindari serangan Luo Hong. Kemudian, begitu berhasil menghindar, ia segera menyelimuti pedang cahaya dan pedang elemen menggunakan kekuatan elemen cahaya, dan kekuatan vseluruh elemen yang dimilikinya.
“Aku masih belum tahu pasti seberapa kuat daya hancur serangan yang akan aku lakukan, tapi jika serangan ini mampu memusnahkan Luo Hong dan lima sosok pelindungnya, bisa jadi ini adalah serangan terkuat yang bisa aku lakukan saat menggunakan pedang cahaya dan pedang elemen,” ucap Luo Feng pelan.
“Tebasan Cahaya Pemusnah, Tebasan Elemen Penghancur!”
Cahaya kuning keemasan melesat dari pedang cahaya di tangan Luo Feng, diikuti cahaya warna-warni yang keluar dari pedang elemen. Saat kedua serangan melesat ke arah Luo Hong dan ke-lima pelindungnya, kedua serangan menyatu, membuat tubuh siapapun bergetar ketakutan, termasuk Luo Hong dan ke-lima sosok pelindungnya.
Saat serangan Luo Feng hampir mengenai Luo Hong dan ke-lima sosok pelindungnya, perisai kokoh muncul di hadapan mereka berlima, dan bersamaan dengan itu terdengar suara menggema di langit.
“Ingin membunuh muridku? Kau harus berharap lebih dulu denganku!”
__ADS_1
...----------------...
Bersambung.