Legenda Sang Dewa

Legenda Sang Dewa
Gunung Kematian


__ADS_3

Luo Feng, Luo Xue, Shen Huang, serta empat orang lainnya, akhirnya mereka pergi meninggalkan kota yang ke depannya tidak akan pernah mereka singgahi, setelah apa yang dilakukan penguasa kota itu.


Sementara itu, ribuan kilometer dari tempat Luo Feng dan yang lainnya, tapi masih di Pulau Kecil Jiu Dao, tepatnya di sebuah gunung yang bernama Gunung Kematian, yang merupakan tempat berkumpulnya jutaan binatang buas. Di tengah-tengah jutaan binatang buas, terlihat epat sosok berjubah hitam, yang keberadaannya sangat dihormati oleh seluruh binatang buas.


“Kabar buruk! Baru saja ratusan ribu binatang buas yang sedang menyerang sebuah kota, mereka semua musnah sebelum menyentuh kota, yang ingin mereka serang! Tidak ada yang selamat, mereka semua mati dan ada yang mengambil kristal kehidupan di tubuh mereka!”


“Bagaimana semua itu bisa terjadi, dan siapa yang melakukan semua itu pada mereka, yang selama ini kita rawat dan terus kita tingkatkan kekuatannya?


“Semua itu bisa terjadi karena mereka melawan orang-orang yang tentunya lebih kuat dari mereka! Dari laporan yang aku dapatkan, mereka semua mati di tangan enam orang dengan kekuatan luar biasa. Mereka benar-benar hanya berenam, dan dapat mengalahkan mereka semua. Ada kemungkinan mereka bukan orang-orang dari tempat ini, dan mungkin saat itu tanpa sengaja mereka bertemu dengan kelompok binatang buas yang ingin menyerang kota!”


“Sengaja atau tidak mereka telah menyebabkan kematian pada banyak binatang buas, kita tidak boleh membiarkan mereka pergi begitu saja! Segera kita akan mencari mereka, dan membunuhnya!”


“Tentang pencarian mereka, dengan berbekal ciri-ciri yang mereka miliki, aku sudah menyebar banyak binatang buas kegelapan untuk mencari kebetadaan mereka. Selama mereka masih berada di tempat ini, tidak akan memakan waktu lama kita pasti akan menemukan keberadaan mereka! Begitu keberadaan mereka ditemukan, kita akan menyiksa mereka, sebelum nantinya mengakhiri hidup mereka dengan cara paling kejam!”


“Apa ada wanita cantik diantara mereka yang bisa kita nikmati bersama-sama? Kalau ada, tentu kita harus bersenang-senang dengannya, sebelum mengakhiri hidupnya!”


“Empat dari enam orang itu adalah wanita, tapi aku tidak tahu pasti seperti apa penampilan mereka. Namun, selama mereka wanita, aku yakin kita bisa bersenang-senang dengan apa yang ada di tubuh mereka, dan kita bisa melakukan itu di depan dua pria anggota kelompok mereka, baru setelah itu kita akan mengakhiri hidup mereka secara perlahan-lahan.


Mereka berempat adalah penguasa Gunung Kematian, sekaligus empat sosok yang telah merawat dan melatih hampir lima puluh juta binatang buas yang ada di Pulau Kecil Jiu Dao. Tidak ada orang lain di Pulau Kecil Jiu Dao yang bisa memberi perintah pada jutaan binatang buas. Hanya mereka yang dapat melakukannya, dan karena itu penduduk Pulau Kecil Jiu Dao menjuluki mereka sebagai penguasa binatang buas.


Selama ini tidak akan ada yang selamat jika sudah bersinggungan dengan mereka. Semua yang bersinggungan mereka bisa dipastikan akan mengalami nasib buruk, dan nasib buruk itu tidak jauh-jauh dari kematian, serta musnahkan siapapun yang memiliki hubungan dengan sosok, yang telah bersinggungan dengan mereka.


Sekalipun yang menyinggung mereka adalah kekuatan besar sebuah Klan, dengan banyaknya binatang buas yang melindungi mereka, selama ini belum ada yang sanggup melihat langsung rupa meraka, apalagi melukai mereka.


“Ini cukup menarik karena akhirnya ada kekuatan besar dari tempat lain yang berani bersinggungan dengan mereka. Untuk saat ini karena kekuatanku belum sepenuhnya pulih, aku hanya bisa berharap orang-orang yang telah bersinggungan dengan mereka berhasil selamat, selam mereka masih berada di pulau ini!” gumam pria tua berjubah putih, dan setelah mendengar pembicaraan empat sosok pria berjubah hitam, ia buru-buru pergi menjauh.


Ia masih belum bisa melawan keempat pria berjubah hitam karena kondisinya yang masih terluka. Jika memaksakan diri melawa mereka, yang ada dirinya hanya akan mati di tangan mereka, dan itu akan mempermudah keempat pria berjubah hitam menguasai Pulau Kecil Jiu Dao.


...----------------...


Setelah bermalam di gua tidak terlalu jauh dari kota yang semalam selamat dari serangan ratusan ribu binatang buas, pagi ini Luo Feng, Luo Xue, dan lima orang lainnya kembali melakukan perjalanan. Tujuan perjalanan mereka adalah Kota Shan, kota di Pulau Kecil Jiu Dao, yang mana kota itu termasuk dalam wilayah Klan Shan, Klan terkuat di Pulau Kecil Jiu Dao, dan di tempat itulah Tetua Agung Klan Luo berada, bersama dengan beberapa anggota Klan Luo.


Luo Xue yang pernah berkunjung ke Pulau Kecil Jiu Dao, ia tahu dimana letak Kota Shan, dan untuk sampai ke kota itu dari tempat kemunculan mereka di Pulau Kecil Jiu Dao, mereka harus melewati Gunung Kematian, yang sudah sejak lama menjadi tempat tinggal jutaan binatang buas, dan selama ini orang-orang memilih melewati jalanan memutar yang lebih, daripada mereka harus melewati kawasan Gunung Kematian.


Jutaan binatang buas yang tinggal di Gunung Kematian adalah mimpi buruk bagi orang-orang yang melewati kawasan Gunung Kematian. Sudah banyak yang mati saat melewati kawasan Gunung Kematian, dan setelah banyaknya kematian, sejak saat itu kawasan Gunung Kematian, ditetapkan sebagai tempat terlarang untuk didatangi.


Namun, mengetahui banyaknya binatang buas yang tinggal di kawasan Gunung Kematian, bukannya pergi menghindari kawasan itu, Luo Feng dan yang lainnya justru ingin pergi ke tempat itu, dan membunuh sebanyak-banyaknya binatang buas, yang selama ini tinggal di kawasan Gunung Kematian.


Semakin banyak binatang buas yang mati di tangan mereka, semakin banyak juga kristal kehidupan yang mereka kumpulkan, yang artinya mereka bisa lebih cepat tumbuh semakin kuat, dan semakin kuat adalah tujuan mereka, supaya ke depannya keberadaan mereka berguna bagi Luo Feng.

__ADS_1


Dalam perjalanan menuju kawasan Gunung Kematian, Luo Feng mulai terbayang jutaan binatang buas yang menjadi penghuni tempat itu. Dengan jumlah yang begitu banyak, ia yakin jumlah mereka akan menyulitkan, saat ini dan yang lainnya ingin memusnahkan seluruh binatang buas di tempat itu. Meski matinya hanya unggul dalam jumlah, tetap saja mereka akan menyulitkan, apalagi jika nyatanya di tempat itu ada sosok dengan kekuatan yang tidak bisa diremehkan.


Luo Feng menarik napas panjang dan meningkatkan kewaspadaannya saat dirinya dan yang lainnya mulai memasuki kawasan Gunung Kematian. Hawa mencekam sudah dapat mereka rasakan, meski saat ini mereka masih berada di lapisan terluar kawasan Gunung Kematian. “Apa kalian merasa jika sedari tadi ada beberapa sosok yang terus mengikuti kemanapun kita pergi? Mereka cukup pintar menyembunyikan diri, tapi sayangnya mereka sama sekali tidak bisa menyembunyikan diri dari penglihatanku!” ungkap Luo Feng.


Luo Xue hanya merasa jika ada yang terus mengikutinya, tapi ia tidak tahu pasti dimana keberadaan mereka. Sedangkan Shen Huang, ia juga merasakan apa yang dirasakan Luo, tapi sama dengan Luo Xue, mereka tidak tahu pasti dimana keberadaan sosok, yang diam-diam terus mengawasi mereka.


Mengetahui semua merasakan sama seperti yang dirasakannya, Luo Feng segera berhenti bergerak begitu juga dengan yang lainnya, dan sesaat kemudian sosok Luo Feng menghilang dari tempatnya.


Binatang buas kegelapan yang bisa berubah wujud menjadi prajurit kegelapan, mereka dibuat terkejut dengan menghilangnya sosok Luo Feng. Itu bukanlah bergerak cepat, melainkan sosok Luo Feng benar-benar menghilang dari pandangan mereka.


Swush...


Luo Feng muncul di belakang dua sosok binatang buas kegelapan, yang saat ini merubah wujud mereka menjadi sosok prajurit kegelapan, bukanlah lagi sosok binatang buas.


“Siapa yang menyuruh kalian terus mengawasi gerak-gerik kelompokku? Katakan yang sejujurnya atau saat ini juga kalian akan aku pertemukan dengan sadis dan kejamnya siksa neraka!” ujar Luo Feng yang, yang mana ia belum mengetahui siapa yang menyuruh mereka.


Tidak ada yang membuka suara, kedua prajurit kegelapan hanya diam, tapi dalam diam mereka sedang memikirkan banyak cara untuk bisa pergi melarikan diri.


Luo Xue dan yang lainnya akhirnya muncul di tempat Luo Feng, dan sekarang mereka mengelilingi dua prajurit kegelapan yang tidak bisa pergi kemana-mana. Tidak menemukan celah melarikan diri, membuat keduanya memutuskan melawan Luo Feng dan yang lainnya.


Melihat mereka tiba-tiba memutuskan menyerang, Luo Feng maju menghadapi keduanya. Dengan kekuatannya, ia tidak akan kesulitan menghadapi dua prajurit kegelapan yang kekuatannya hanya berada di ranah Martial God tingkat 8 dan tingkat 9.


Tidak memerlukan waktu lama menghadapi kedua musuhnya. Cukup memberi mereka masing-masing satu pukulan, itu lebih dari cukup untuk mengakhiri hidup mereka. Keduanya mati dalam waktu singkat, dan tidak ada jasad yang tersisa dari kematian mereka.


Luo Feng dan yang lainnya berdiam diri di tempat, menunggu apa yang akan dilakukan empat sosok berjubah hitam. Meski terlihat hanya diam, mereka dapat merasakan pergerakan jutaan binatang buas, yang semakin mendekati mereka, dan jutaan binatang buas itu berasal dari Gunung Kematian.


“Kalau kalian tidak ingin mengatakan sesuatu pada kami, sebaiknya kalian segera pergi! Keberadaan kalian sudah mengganggu perjalanan kami!” ucap Luo Feng tegas, tanpa rasa takut pada empat sosok berjubah hitam yang berjarak belasan langkah di hadapannya.


“Hahahaha... kau ingin aku segera pergi dari tempat ini? Baiklah, aku akan pergi dari tempat ini, tapi sebelum melakukan itu kami akan lebih dulu membunuh kalian semua, yang sudah terlalu banyak membunuh piaraan kami!” ucap salah satu pria berjubah hitam, dan peliharaan yang ia maksud adalah para binatang buas.


Luo Feng hanya terkekeh pelan karena lagi-lagi ia bertemu sekelompok orang lemah yang menginginkan kematiannya. “Kalau benar kalian ingin membunuh kami, kenapa kalian tidak segera melakukannya sekarang juga? Apa kalian akan menunggu mereka yang masih dalam perjalanan menuju tempat ini? Mereka yang dalam perjalanan tidak akan menjadi lawanku, tapi kalian berempat cukup layak menjadi lawanku meski sebenarnya kalian terlalu lemah untuk menjadi lawanku!” ucap Luo Feng dan ia terkekeh pelan.


Keempat pria berjubah hitam menggertakkan gigi mereka karena marah, dan setelah mereka saling melirik, dua dari mereka memutuskan maju menyerang Luo Feng, sedangkan dua orang memilih mengamati jalannya pertarungan.


Jika dua dari mereka belum cukup untuk mengalahkan Luo Feng, mereka berdua akan maju memberi bantuan, tapi jika dua orang cukup untuk mengalahkan Luo Feng, mereka akan menyerag Luo Xue dan yang lainnya.


“Kenapa hanya dua orang yang maju? Kalian berempat saja belum tentu bisa mengalahkanku, ini cuma berdua, kalian terlalu meremehkanku!” ucap Luo Feng, yang nyatanya bukanlah musuh yang meremehkan kekuatannya, melainkan dirinyalah yang meremehkan kekuatan musuh.


Luo Feng bergerak maju menyambut dua sosok berjubah hitam yang datang menyerangnya. Tanpa senjata ia maju menyambut serangan musuh, dan tidak lama kemudian terjadi benturan kekuatan antara dirinya dan dua sosok yang menjadi lawannya.

__ADS_1


Boom... Boom... Boom...


Dua sosok berjubah hitam bersama-sama menyerang Luo Feng, tapi serangan mereka dengan mudahnya terus ditahan oleh Luo Feng. Sekalipun keduanya meningkatkan kecepatan dan kekuatan serangannya, tetap Luo Feng mudah menahan serangan mereka.


Luo Feng begitu tenang menahan serangan mereka, sambil sesekali melakukan serangan balik yang merepotkan lawan menghindari serangannya. Serangan balik yang ia lakukan sangat cepat, dan beberapa kali mengenai kedua lawannya secara bergantian.


Kekuatan Luo Feng yang tidak jelas berada di ranah apa, membuat kedua lawan yang memiliki kekuatan di ranah God Emperor tingkat 8 dan tingkat 9, sama sekali tidak memiliki kesempatan mendaratkan serangan ke bagian tubuh Luo Feng. Jangankan mendaratkan serangan ke bagian tubuh Luo Feng, mereka bahkan tidak bisa menyentuh ujung pakaian Luo Feng.


Dua sosok berjubah hitam yang melawan Luo Feng, keduanya sudah merasakan mati rasa di kedua tangan mereka, yang terus-terusan berbenturan dengan telapak tangan Luo Feng. Bukan hanya itu, tapi mereka juga harus menahan rasa sakit di wajah, akibat beberapa kali terkena tamparan Luo Feng yang tepat sasaran.


Swush... Swush...


Dua sosok berjubah hitam melompat mundur menjauh Luo Feng dan memilih kembali ke dekat dua teman mereka, setelah tidak lagi bida menggerakkan kedua tangan mereka yang benar-benar mati rasa. Bahkan, keduanya tidak bisa menggerakkan tangan hanya untuk sekedar mengambil pil pemulih, yang tersimpan di cincin ruang milik mereka.


Pria yang menjadi lawan mereka jelas bukan sosok sembarangan, dan mereka berdua tidak mungkin dapat mengalahkan pria itu. Meski mendapatkan bantuan dari dua sosok berjubah hitam yang lain, mereka yang sudah berhadapan dengan Luo Feng, keduanya yakin empat orang belum cukup untuk mengalahkan Luo Feng.


Sementara itu, Luo Xue dan kelima murid Luo Feng, mereka sudah bergerak menyerang jutaan binatang buas yang datang mendekat. Dengan kekuatan yang mereka miliki, jutaan binatang buas bukanlah masalah untuk mereka, meski jelas membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk membunuh seluruh binatang buas.


Menggunakan senjata masing-masing yang sudah diperkuat kekuatan elemen yang mereka miliki, sekali mengayunkan senjata di tangan mereka, bisa dipastikan puluhan bahkan ratusan binatang buas mati saat itu juga. Kekuatan mereka berenam sangat mengerikan di mata para binatang buas, bahkan keempat sosok berjubah hitam merasakan ketakutan saat melihat kekuatan mereka berenam, tapi mereka jauh lebih takut pada sosok Luo Feng, yang saat ini menjadi lawan mereka.


Ke-empat sosok berjubah hitam yang tidak ingin membiarkan jutaan binatang buas berjuang melawan musuh tanpa bantuan kekuatan mereka, keempatnya sekarang fokus menyusun rencana melawan sosok yang sangat kuat. Saking kuatnya, dua dari mereka dibuat tidak berdaya saat berharap dengan sosok itu.


Semua telah memegang senjata di tangan masing-masing, dan bersama-sama mereka melesat maju bagaikan kilatan cahaya, dan tujuan mereka adalah Luo Feng.


Luo Feng yang melihat serangan dari empat arah mata angin, ia cepat melompat tinggi mengindari serangan mereka yang mengincar nyawanya. Ia masih belum memiliki keinginan mati muda, oleh karena itu ia bergegas pergi menghindar.


Setelah melompat tinggi, Luo Feng melihat musuh yang bergerak cepat dan kembali mencoba menyerangnya dari empat arah mata angin. Melihat itu, ia mengeluarkan pedang elemen dari cincin ruang miliknya, lalu ia menangkis seluruh serangan yang mengincar titik vital di tubuhnya.


“Jika serangan kalian hanya seperti ini, jangan harap kalian bisa melukaiku atau bahkan berharap dapat membunuhku! Nyatanya, kalianlah yang bakalan mati di tanganku!” ucap Luo Feng.


Trang... Trang... Trang...


Mudah Luo Feng menangkis serangan yang dilakukan ke-empat sosok berjubah hitam, bahkan ia berhasil mendaratkan tendangan ke salah satu dari mereka berempat.


Bugh... Boom...


Ia yang terkena tendangan Luo Feng terpental ke arah samping, dengan kepala terlebih dahulu yang menghantam permukiman tanah.


“Kalian itu terlalu lemah untuk berhadapan denganku, dan pada akhirnya kalian semua akan mati di tanganku!” gumam Luo Feng dan ia tersenyum miring, meremehkan kekuatan yang dimiliki empat sosok berjubah hitam.

__ADS_1


...----------------...


Bersambung.


__ADS_2