Legenda Sang Dewa

Legenda Sang Dewa
Persiapan Klan Luo


__ADS_3

Dua minggu berlalu dengan cepat setelah seluruh anggota Klan Luo mempelajari jurus tingkat Kuno yang diberikan oleh Luo Feng. Semua telah berhasil menyempurnakan jurus masing-masing, dan selain jurus tingkat Kuno, Luo Feng juga membekali mereka dengan lebih dari satu jurus tingkat Dewa.


Seluruh anggota Klan Luo seluruhnya telah berhasil menyempurnakan, semua jurus yang diberikan oleh Luo Feng, dan saat ini mereka terus saja fokus pada peningkatan kekuatan, yang mana dalam dua minggu ini kekuatan mereka juga terus mengalami peningkatan.


Semakin banyak dari anggota Klan Luo yang berhasil menerobos ranah Immortal God, dan banyak dari mereka juga berhasil menerobos ranah Supreme God Emperor. Setidaknya lebih dari setengah anggota Klan Luo sudah berhasil menerobos ranah Supreme God emperor, dan sisanya mungkin tidak lama lagi bisa menerobos ranah itu.


Luo Feng yang merupakan Patriak Klan Luo, dia sangatlah senang dengan peningkatan luar biasa, baik yang dialami anggota Klan Luo, ataupun peningkatan Klan sekutu, yang telah memberikan kesetiaan mutlak mereka pada Klan Luo. Semua orang berhasil meningkatkan kekuatan mereka, dan Luo Feng sangat yakin jika kekuatan Klan Luo dan Klan sekutu saat ini sudah mengimbangi kekuatan yang dimiliki orang-orang dari Pulau Besar Jin Dao.


Dengan begini, kapanpun orang-orang dari Pulau Besar Jin Dao datang menyerang Klan Luo, mereka hanya akan menemukan lawan setara, dan tentu tidak ada yang akan mengetahui, siapa pihak yang ditakdirkan menjadi pemenang peperangan. Dengan kekuatan yang berimbang, penentu peperangan berada di tangan Luo Feng selalu Patriak Klan Luo, dan juga berada di tangan penguasa Pulau Besar Jin Dao.


Jika Luo Feng dapat mengalahkan sosok yang saat ini menjadi penguasa Pulau Besar Jin Dao, bisa dipastikan kemenangan secara mutlak akan menjadi milik Klan Luo dan seluruh Klan sekutu, yang memberi dukungan pada Klan Luo. Jika semua itu terjadi, bisa dipastikan Klan Luo akan menjadi kekuatan utama di Alam Semesta, dan tidak akan ada yang bisa mengalahkan Klan Luo, kecuali Alam Surgawi menginginkan kehancuran Klan Luo.


Namun, Alam Surgawi juga tidak bisa berbuat apa-apa pada Klan Luo, selama Luo Feng memiliki kekuatan jauh lebih kuat dari kekuatan yang dimiliki oleh penguasa Alam Surgawi. Lagipula Alam Surgawi selama ini tidak memusuhi orang-orang dari Alam Semesta, jadi kecil kemungkinan Alam Surgawi memancing permusuhan dengan Klan Luo.


Luo Feng yang berada di atas bukit tidak jauh dari kediaman utama Klan Luo, dia bisa melihat seluruh bagian kediaman utama Klan Luo, dan dia ingin melindungi semua itu. “Sekalipun Alam Surgawi datang menyerang Klan Luo, aku tidak akan gentar berhadapan dengan mereka! Aku akan mengerahkan semua yang aku miliki untuk mengalahkan siapapun musuh yang datang menyerang Klan Luo!” gumamnya.


Mengarahkan pandangan ke arah langit, Luo Feng mengingat pesan terakhir mata-mata yang dikirimkan untuk memata-matai Pulau Besar Jin Dao, dalam laporan itu dikatakan dalam waktu dekat seluruh kekuatan yang dimiliki Pulau Besar Jin Dao akan menyerang Klan Luo.


Dalam satu atau tiga hari ke depan mereka akan bergerak, dan di kurang lebih delapan hari lagi kekuatan besar itu akan sampai di Pulau Besar Luo Dao. Sebelum mereka datang, Luo Feng berencana mengumpulkan seluruh Klan sekutu di Pulau Besar Luo Dao, dan memfokuskan kekuatan di satu tempat. Dengan memfokuskan kekuatan di satu tempat, barulah orang-orang nya bisa mengimbangi jumlah pasukan yang dimiliki musuh.

__ADS_1


“Segera aku akan menyiapkan perkemahan besar untuk menampung mereka yang tidak lama lagi datang. Namun jika mereka memutuskan menetap di pulau ini, dengan senang hati aku akan turut serta memindahkan kediaman mereka ke tempat ini!” ucap Zhou Tian, lalu dia pergi ke tempat, dimana di tempat itu terdapat ribuan orang yang sedang menyiapkan lokasi perkemahan.


Dalam dua hari tempat itu akan siap, dan tidak lama setelahnya, mereka yang akan menempatinya akan berdatangan. Jutaan orang akan menempati tempat itu, dan mereka nantinya akan menjadi pilar Klan Luo saat berhadapan dengan orang-orang dari Pulau Besar Jin Dao.


“Ternyata pembangunan perkemahan hampir selesai, dan dalam beberapa jam ke depan, aku yakin semua akan selesai dibangun!” gumam Luo Feng sambil melihat pembangunan yang sedang berlangsung.


Saat Luo Feng masih melihat proses pembangunan yang sedang berlangsung, Luo Xue datang bersama Luo Long dan Luo Niu. Mereka baru selesai berlatih, dan sengaja mereka mencari keberadaan Luo Feng.


Sudah terjalin ikatan jiwa antara Luo Feng dan Luo Xue, jadi tidak sulit bagi Luo Xue jika dia ingin menemukan keberadaan Luo Feng, begitu juga dengan Luo Long dan Luo Niu, yang merupakan binatang kontrak Luo Feng.


“Xue’er, bagaimana dengan pelatihanmu? Apa semua berjalan lancar? Jika ada yang menghambat latihanmu, katakan saja padaku, dan aku akan berusaha memberi bantuan, untuk menghilangkan hambatan itu!” ucap Luo Feng sambil menatap lembut keberadaan Luo Xue, yang berdiri tepat disebelahnya.


Luo Feng senang mendengarnya, dan dia memang beberapa hari ini tidak bepergian dengan Luo Xue, dikarenakan istrinya itu sedang fokus dengan pelatihannya. Begitu tahu Luo Xue telah selesai dengan pelatihannya, jelas saja Luo Feng tidak keberatan Luo Xue menemaninya, kemanapun dirinya pergi. Bukannya keberatan, dia justru sangat senang ditemani Luo Xue.


Setelah melihat pembangunan perkemahan yang sedang berlangsung, Luo Feng membawa Luo Xue ke tempat dimana tempat itu akan dijadikan tempat peperangan, disaat orang-orang dari Pulau Besar Jin Dao datang menyerang Klan Luo.


Terlihat banyak orang yang tidak akan terlibat dalam peperangan mulai menjauhi tempat itu, dikarenakan mereka tidak ingin bernasib buruk karena terjebak di tengah-tengah peperangan. Mereka sebenarnya memiliki kekuatan, tapi mereka adalah orang yang tidak peduli dengan keberadaan Klan Luo, oleh karena itu mereka memilih pergi daripada membantu Klan Luo.


“Gege, apa benar mereka akan datang menyerang Klan Luo, sedangkan kita tidak pernah membuat masalah dengan mereka?” tanya Luo Xue.

__ADS_1


“Kita memang tidak membuat masalah dengan mereka, tapi merekalah yang membuat masalah dengan kita, bahkan mereka secara terang-terangan menganggap keberadaan kita sebagai musuh! Oleh karena itu, kita harus menyiapkan semuanya sebelum mereka datang menyerang!” jawab Luo Xue.


“Kenapa mereka tidak menjalin kerjasama dengan kita, tapi justru menjalin permusuhan?” kembali Luo Xue bertanya.


“Jawabannya cuma satu, mereka ingin menjadi penguasa tinggal Alam Semesta ini, dan mereka tidak ingin ada kekuatan yang bisa mengancam kekuasaan mereka. Dengan alasan itu, mereka sama sekali tidak ingin bekerjasama dengan kita, melainkan mereka akan datang sebagai musuh!” Luo Feng memberi jawaban yang sangat masuk akal.


Luo Xue mengangguk pelan begitu mendengar jawaban Luo Feng. Sekarang dia mengerti alasan utama orang-orang dari Pulau Besar Jin Dao memilih berperang dengan Klan Luo, daripada menjalin hubungan baik dengan Klan Luo.


Setelah sejenak terjadi tanya jawab antara Luo Feng dan Luo Xue, keduanya yang semula melayang di ketinggian langin, mereka secara perlahan melayang turun, dan mendarat di tengah-tengah ribuan orang, yang saat ini sedang mempersiapkan tempat peperangan. Tanah luas telah dipersiapkan untuk lokasi peperangan, dan sudah dipastikan tidak ada makhluk hidup lain, yang masih berada di tempat yang akan dijadikan sebagai lokasi perang.


“Tempat ini tidak lama lagi akan menjadi tempat pertumpahan darah, dimana jutaan orang akan mati di tempat ini!” ucap Luo Feng, sambil menatap luasnya tempat, yang akan dijadikan sebagai tempat peperangan.


Luo Feng mengawasi keadaan di sekitar, dan yang dia lihat hanyalah anggota Klan Luo yang sedang melakukan persiapan, sebelum terjadinya perang, yang akan menjadi penentu masa depan Klan Luo.


Kalah artinya musnah, menang juga tidak memberi keuntungan berarti pada Klan Luo.


‘Semoga saja kemenangan akan berada di tangan Klan Luo dan seluruh Klan sekutu,’ batin Luo Feng penuh harap.


......................

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2