
Luo Feng terus saja melompat kesana-kemari dengan lincahnya, menghindari setiap serangan yang dilakukan empat orang lawannya.
Menghadap empat orang dengan kekuatan di ranah Heavenly Emperor, ia sama sekali tidak mengalami kesulitan, yang ada ia justru mempermainkan ke-empat lawannya, yang sedari awal sudah menyerangnya dengan segenap kekuatan yang mereka miliki.
Namun sayangnya serangan meraka sama sekali tidak bisa mengenai sosok Luo Feng yang dengan lincahnya terus-menerus menghindari serangan mereka. Tidak melawan dan hanya terus menghindar, itulah yang saat ini dilakukan Luo Feng, dan apa yang ia lakukan sukses membuat musuhnya marah karena mereka merasa sedang dipermainkan olehnya, padahal nyatanya mereka memang sedang dipermainkan.
Luo Feng terus saja menghindar sambil sesekali memperhatikan ribuan murid elite Klan Qing yang masih berusaha menghancurkan array formasi pelindung yang melindungi kediaman Klan Yuan. Sekuat apapun serangan mereka, array formasi itu tidak menunjukkan tanda-tanda melemah, yang ada array formasi justru terlihat semakin kuat.
“Sialan! Aku tidak menyangka pria ini sangatlah kuat. Aku yang sudah mengeluarkan kemampuan terbaikku, semua itu belum cukup untuk membuatnya terluka, jangankan terluka, bahkan tidak ada satu seranganku yang mampu menyentuh ujung pakaiannya!” gumam Tetua Ketujuh tidak berhasil menemukan celah, supaya serangannya bisa melukai sosok pria yang menjadi lawannya.
Ditambah ia tidaklah sendirian menyerang lawan, tapi dibantu tiga orang lainnya. Namun, meski menyerang lawan bersama tiga orang lainnya, hasilnya tetap sama. Serangan mereka dengan mudah berhasil dihindari, dan mereka sangat kesulitan melukai lawan. Jika melukai saja mereka tidak bisa, lalu bagaimana cara membunuh lawan yang tidak bisa mereka lukai?
Melihat murid elite Klan Qing yang belum juga berhasil menghancurkan array formasi pertahanan kediaman Klan Yuan, Tetua Ketujuh bermaksud meminta bantuan Tetua Kelima dan Tetua Keenam yang juga telah menyelesaikan kultivasi mereka.
Akan tetapi, satu keanehan terjadi saat ia tidak bisa menghubungi orang-orang yang ia hubungi. Telepati tidak bisa digunakan, begitu juga pesan jiwa. Bahkan baru komunikasi juga tidak bisa digunakan, dan itu membuatnya merasa bingung dengan apa yang sedang terjadi.
‘Apa sebenarnya yang terjadi, kenapa aku tidak bisa menghubungi mereka yang berada di luar Pulau Besar Taiyang Dao? Apa ini ada hubungannya dengan array formasi yang melindungi kediaman Klan Yuan?’ ia dibuat bertanya-tanya dalam hatinya.
Ia menerka-nerka apa sebenarnya yang terjadi, tapi tidak kunjung mendapatkan jawaban dari apa yang ingin diketahuinya. Sedangkan Luo Feng yang tahu kalau Tetua Ketujuh ingin menghubungi seseorang, ia hanya terkekeh sangat pelan dan menggelengkan kepalanya.
Luo Feng menatap Tetua Ketujuh yang kebingungan, lalu ia berkata dengan suara yang jelas, “Tetua Ketujuh, kamu tidak akan pernah bisa menghubungi siapapun untuk meminta bantuan, dikarenakan aku telah membuat array formasi yang membuat kalian semua tidak bisa terhubung dengan orang-orang di luar array formasi buatanku!”
__ADS_1
“Satu lagi yang perlu kalian semua tahu, orang-orang yang berada di luar array formasi buatanku, mereka tidak akan tahu tentang kematian kalian, sekalipun kalian memiliki giok jiwa yang bisa merekam kejadian sebelum kematian mendatangi kalian!”
Tidak ada sesuatu yang lebih mengejutkan, dibandingkan apa yang baru saja mereka dengar. Mereka tidak pernah mendengar ada array formasi yang dapat melakukan semua itu. Sedangkan Tetua Ketujuh, ia teringat akan kematian misterius tiga Tetua Klan Qing yang berasal dari kediaman agung, yang mana kematian mereka sangatlah misterius, dan sampai saat ini belum diketahui pasti seperti apa kematian mereka.
“Kau, apa kematian ketiga Tetua Klan dari kediaman agung Klan Qing berhubungan denganmu?” Suara tanya terdengar jelas keluar dari mulut Tetua Ketujuh, dan pertanyaan itu ditujukannua pada sosok Luo Feng.
Mendengar pertanyaan yang jawabannya sangat ia ketahui, dengan santainya Luo Feng menjawab pertanyaan itu, “Kematian mereka ya? Kematian mereka memang berhubungan erat denganku, dikarenakan akulah orang yang telah membunuh mereka, bersama orang-orang yang datang bersama mereka!”
Semua yang mendengar jawaban Luo Feng tentu saja terkejut, tapi mereka semakin terkejut saat mengetahui identitas Luo Feng. “Kenapa kalian terkejut dengan jawabanku? Bukannya sangat wajar jika anggota kedua Klan yang sedang bermusuhan saling bunuh jika bertemu? Aku sebagai anggota Klan Luo, tentu wajar jika membunuh orang-orang dari Klan Qing!”
Luo Feng tersenyum setelah menyebut dirinya sebagai anggota Klan Luo si hadapan orang-orang Klan Qing yang sampai kapanpun akan menjadi musuh Klan Luo. Sementara itu, Tetua Ketujuh dan anggota Klan Qing yang mendengar jawaban Luo Feng, mereka diam membisu, terkejut karena kembali dipertemukan dengan anggota Klan Luo, setelah bertahun-tahun mereka kehilangan jejak orang-orang Klan Luo.
Melihat orang-orang Klan Qing yang masih saja diam, Luo Feng berkata, “Tidakkah kalian ingin melanjutkan pertarungan, atau kalian ingin menyerah, dan membiarkan aku membunuh kalian satu-persatu tanpa perlawanan?” Suara Luo Feng terdengar begitu tenang, tapi tidak dengan aura di sekitarnya.
Sekuat tenaga mereka mencoba bertahan dari kekuatan besar Luo Feng, yang mereka yakini kekuatannya bukan lagi di ranah Heavenly Emperor, melainkan ranah yang lebih tinggi, dan kekuatan itu bisa disetarakan dengan kekuatan Patriak Klan Qing, yang sampai hari ini masih melakukan kultivasi tertutup.
Dengan langkah tenang Luo Feng berjalan mendekati Tetua Ketujuh dan ketiga Tetua Agung di dekatnya, yang sangat kesulitan menggerakkan tubuh mereka. Bhkan hanya kesulitan bergerak, tapi mereka sama sekali tidak bisa bergerak, sekalipun itu hanya menggerakkan jari-jari tangan.
Semakin mendekat sosok Luo Feng ke tempat orang-orang dari Klan Qing, tekanan yang mereka rasakan semakin kuat, dan kuarnya tekanan itu membuat mereka akhirnya jatuh tersungkur dalam posisi tengkurap, dan bibir mencium tanah.
Posisi mereka jatuh membuat Luo Feng terkekeh pelan karena menurutnya posisi mereka sangat lucu. Sedangkan ribuan murid elite Klan Qing yang melihat keadaan Tetua Ketujuh dan para Tegua Agung, mereka sebenarnya ingin membantu, tapi saat mereka ingin menyerang Luo Feng, yang ada tubuh mereka merasakan sakit yang menyakitkan, dan itu berasal dari tekanan aura kekuatan Luo Feng.
__ADS_1
“Ternyata kalian memilih menyerah daripada melanjutkan pertarungan yang sebenarnya sangat mustahil untuk kalian menangkan.” Dengan santainya Luo Feng menghampiri salah satu Tetua Agung, dan begitu saja menginjak kepala orang itu sampai hancur, memberi kematian cepat pada orang yang diinjaknya.
Setelah membunuh satu lagi Tetua Agung yang ikut Tetua Ketujuh mendatangi kediaman Klan Yuan, Luo Feng lanjut membunuh Tetua Agung yang tersisa, dan hanya dalam kurun waktu yang begitu singkat, seluruh Tetua Agung yang ikut Tetua Ketujuh mati. Tidak ada yang mengalami penyiksaan sebelum kematian datang menghampiri mereka. Semua mati dalam waktu sangat singkat.
Menyisakan Tetua Ketujuh dan lima ribu murid elite Klan Qing yang keberadaannya sedang melayang di ketinggian, Luo Feng mengangkat tangannya ke atas, dan begitu tangannya turun ke bawah, lima ribu murid elite Klan Qing, mereka semua jatuh dari ketinggian dan menghantam tanah cukup keras.
Begitu jatuh menghantam tanah, tidak satupun dari mereka para murid elite Klan Qing yang dapat bergerak. Mereka semua hanya bisa terbaring di tempatnya jatuh, tanpa tahu apa sebenarnya yang baru saja terjadi. Namun, mereka memiliki keyakinan, jika apa yang terjadi berhubungan dengan sosok di depan Tetua Ketujuh.
Keyakinan mereka tidak salah, dikarenakan jatuhnya mereka memang ulah Luo Feng, yang ingin segera mengakhiri pertarungannya dengan orang-orang yang berasal dari Klan Qing, dengan cara membunuh mereka semua tanpa terkecuali.
Luo Feng terlihat puas melihat keadaan ribuan murid elite Klan Qing serta keadaan Tetua Ketujuh yang sama sekali tidak bisa bangkit berdiri. Jangankan bangkit untuk bergerak saja ia tidak bisa melakukan. Ia hanya bisa pasrah jika lawan menginginkan kematiannya saat ini juga.
Menundukkan kepala, Luo Feng melirik Tetua Ketujuh yang kepalanya tepat berada di depan kedia kakinya. Ia sebenarnya bisa membunuh Tetua Ketujuh, kapanpun ia mau. Namun ia ingin lebih dulu menunjukkan kematian lima ribu murid elite Klan Qing pada Tetua Ketujuh.
“Aku tidak akan membunuhmu, tapi aku akan membuatmu melihat bagaimana aku membunut seluruh murid elite Klan Qing, yang datang mencari kematian bersamamu!” ucap Luo Feng dingin.
Tetua Ketujuh melotot mendengar semua itu. Daripada melihat kematian tibuan murid elite Klan Qing yang datang bersamanya, ia lebih memilih mati saat ini juga. Melihat kematian mereka akan menjadi penyesalan terbesar baginya, karena bagaimanapun juga ia lah yang membawa mereka ke tempat yang pada akhirnya menjadi kuburan mereka.
“Kamu tenang saja, setelah aku puas menunjukkan padamu saat-saat kematian mereka aku pasti membunuhmu!” ucap Luo Feng .
...----------------...
__ADS_1
Bersambung.