
Belasan orang yang merupakan utusan pria tua penjaga aula giok jiwa kediaman agung Klan Qing, mereka telah mengumpulkan banyak informasi tapi tidak ada satupun informasi yang berhubungan dengan kematian tiga Tetua Klan Qing di Pulau Kecil Yue Dao.
Berbagai tempat telah mereka datangi, tapi tetap tidak menemukan adanya informasi yang berhubungan dengan kematian tiga Tetua Klan Qing. Informasi terpenting yang mereka dapat adalah informasi tentang Klan Ye yang berhasil menghancurkan perkumpulan Naga Giok, yang merupakan perkumpulan beberapa Klan kuat yang ada di Pulau Kecil Yue Dao.
“Ini terlalu tidak masuk akal, bagaimana mungkin ada penyebab kematian yang sama sekali tidak bisa diketahui?” ucap salah satu pengumpul infomrmasi, saat ia bertemu dengan salah satu rekannya.
Mereka tidak sengaja bertemu, tapi sayangnya mereka sama-sama belum menemukan informasi yang paling mereka butuhkan.
“Apa kamu merasa kematian ketiga Tetua Klan Qing yang sangat misterius berhubungan dengan keberadaan Klan Ye, yang saat ini tiba-tiba saja menjadi Klan terkuat di tempat ini, bahkan lebih kuat dari perkumpulan Naga Giok?”
Merasa aneh dengan Klan Ye yang belum mereka selidiki, dua orang itu merasa jika Klan Ye memiliki hubungan dengan kematian misterius yang dialami tiga Tetua Klan Qing. Namun mereka tidak akan menuduh tanpa bukti, oleh karena itu mereka ingin mengumpulkan bukti tentang Klan Ye yang berhubungan dengan kematian misterius yang dialami tiga Tetua Klan Qing.
Keduanya saling beradu pandangan, dan salah satu dari mereka berkata, “Sepertinya kita memang harus menyelidiki Klan Ye, dan mengumpulkan bukti keterlibatan mereka! Jika mereka terlibat, bisa dipastikan mereka akan menerima balasan yang setimpal!”
...----------------...
Hari ini di Klan Ye diadakan latihan yang bertujuan meningkatkan kekuatan fisik seluruh anggota Klan Ye. Semua mengikuti pelatihan tanpa terkecuali, dan pelatihan dipimpin langsung oleh Luo Feng.
“Aku tidak menyangka kekuatan fisik anggota Klan Ye sangat buruk, jauh lebih buruk dari kekuatan fisik Klan Shui maupun Klan Shen. Sepertinya mereka selama ini hanya fokus pada kultivasi.”
Setengah hari melakukan pelatihan, Luo Feng menyadari betapa buruknya kekuatan fisik anggota Klan Ye, termasuk kekuatan fisik Patriak Ye Yong dan para Tetua Klan. Setidaknya mereka semua harus melakukan pelatihan ekstra keras untuk meningkatkan kekuatan fisik.
Selain berlari menaiki bukit dan menuruni bukit dengan beban yang setiap harinya akan ditambah, mereka juga harus menjalani kehidupan hari-hari tanpa melepas beban yang merupakan pelengkap latihan mereka. Saat tidur sekalipun beban itu tidak boleh dilepaskan.
“Setelah mereka berhasil menyelesaikan pelatihan fisik, baru aku akan memberikan beberapa jurus kuat untuk mereka.” Luo Feng berencana memberi jurus tingkat hitam sampai tingkat legenda untuk murid Klan Ye, lalu jurus tingkat Bumi sampai tingkat Langit until para Tetua Klan, dan jurus tingkat Dewa untuk Patriak Ye Yong.
“Guru, apa kami berlima di hari pertama ini hanya bertugas mengawasi mereka? Apa tidak sebaiknya kami ikut berlatih dengan mereka?” tanya Shen Huang pada Luo Feng.
“Hari ini kalian cukup mengawasi mereka dan itu juga berlaku untuk besok, dan dua hari setelahnya. Kalian baru akan mulai ikut berlatih dengan mereka, setelah masuk hari kelima, tapi aku sarankan selama menjadi pengawas kalian jangan bermalas-malasan! Takutnya kalian nanti akan terkejut saat menerima pelatihan dariku!”
Mendengar saran yang diberikan Luo Feng pada mereka, kelimanya bersamaan menganggukkan kepala. Mereka tidak akan pernah bermalas-malasan, dan sebisa mungkin tetap berlatih di sela-sela mengawasi latihan yang dilakukan seluruh anggota Klan Ye.
__ADS_1
Setelah menerima saran Luo Feng, mereka berlima kembali mengawasi anggota Klan Ye yang sedang mengikuti pelatihan, dan mereka diberi hak memberi hukuman pada siapapun yang malas melakukan latihan.
Namun, mereka tidak perlu memberi hukuman karena sejauh ini tidak terlihat adanya anggota Klan Ye yang malas berlatih. Mereka semua terlihat sangat bersemangat sejak sebelum di mulainya pelatihan, bahkan meski wajah mereka terlihat lelah, semangat itu masih ada pada diri mereka. Melihat itu, mereka yang bertindak sebagai pengawas, mereka juga sangat bersemangat mengawasi sambil sesekali ikut berlatih.
Sedangkan Luo Feng yang melihat dari kejauhan, ia senang melihat semangat yang ditunjukkan semua orang, “Dengan semangat yang mereka miliki, Klan Ye akan segera memiliki kekuatan setara dengan kekuatan Klan di Pulau Besar!” ucapnya penuh dengan keyakinan.
Menjelang malam hari Luo Feng menyudahi pelatih mereka, tapi tidak ada satu orang pun yang dibolehkan melepas perlengkapan latihan mereka. Semua kembali ke kediaman masing-masing, dan esok hari akan menjadi hari yang lebih berat dan lebih melelahkan dibandingkan hari ini.
...----------------...
Waktu terus berlalu, tanpa terasa empat hari sudah berlalu sejak Luo Feng memutuskan melatih anggota Klan Ye meningkatkan kekuatan fisik mereka, dan hasil latihan selama empat hari ini sangat membuatnya puas.
Luo Feng dapat melihat peningkatan pesat kekuatan fisik anggota Klan Ye, apalagi di latihan terakhir mereka semua harus menjalani pelatihan di bawah tekanan aura kekuatannya, yang mana ia sempat mengeluarkan aura kekuatan di ranah Spirit God tingkat 10 untuk memberi tekanan pada seluruh anggota Klan Ye.
Selain melatih mereka meningkatkan kekuatan fisik, Luo Feng juga mulai melatih beberapa orang untuk menjadi ahli array formasi, dan dalam dua hari ini ia mendapatkan dua puluh anggota Klan Ye yang akan dilatihnya secara khusus untuk menjadikan mereka sebagai ahli array formasi.
Sepuluh orang akan menjadi ahli array formasi pertahanan, lima orang akan menjadi ahli array formasi penyerang, dan lima orang terakhir akan menjadi ahli array formasi jebakan mematikan.
Secara sama Luo Feng dapat merasakan aura anggota Klan Qing dari tubuh orang-orang yang beberapa hari ini silih berganti memata-matai kediaman Klan Ye, tapi selama mereka tidak membuat kekacauan, ia akan mengabaikan mereka. Namun, ia bisa menebak apa tujuan mereka memata-matai kediaman Klan Ye.
“Sepertinya mereka mulai mencurigai Klan Ye terlihat dalam kematian orang-orang Klan Qing yang sebelumnya mati di tanganku! Akan tetapi, meski mereka mencurigai keterlibatan Klan Ye, tanpa adanya bukti mereka tidak bisa melakukan hal buruk pada Klan Ye!” gumamnya menebak secara pasti alasan orang-orang dari Klan Qing memata-matai kediaman Klan Ye.
Di sisi lain, belasan orang yang dikirim pria tua Tetua aula giok jiwa untuk mengumpulkan informasi di Pulau Kecil Yue Dao, mereka saat ini berkumpul di sebuah tempat, tak begitu jauh dari wilayah kediaman Klan Ye.
Mereka saling bertukar informasi yang didapatkan, tapi tidak satupun dari mereka mendapatkan informasi yang berhubungan dengan kematian misterius ketiga Tetua Klan Qing. Saat mereka menaruh curiga pada Klan Ye, mereka merasa harus membuang jauh-jauh kecurigaan mereka, dikarenakan mereka telah mengetahui secara pasti kekuatan Klan Ye.
Kekuatan Klan Ye memang kuat, dan mereka merasa wajar jika kekuatan Klan Ye mampu menghancurkan kekuatan perkumpulan Naga Giok, tapi untuk menjadi penyebab kematian tiga Tetua Klan Qing, kekuatan mereka terlalu lemah untuk melakukan itu.
“Apa kita akan kembali hanya dengan informasi yang menurutku sama sekali tidak berhubungan dengan apa yang menjadi tugas utama kita?” tanya Qing Bo yang merupakan sosok pemimpin bagi belasan orang yang ikut dengannya ke Pulau Kecil Yue Dao.
Semua yang mendengarnya merasa tidak puas dengan informasi yang telah dikumpulkan, apalagi tidak ada dari mereka yang berhasil mengumpulkan informasi paling penting, yang menjadi tugas utama mereka. Kegagalan memang tidak akan membuat mereka dihukum mati, tapi mereka tetap saja merasa bersalah karena gagal menyelesaikan tugas.
__ADS_1
“Kita masih memiliki waktu dua hari di tempat ini. Manfaatkan waktu yang ada untuk kembali mengumpulkan informasi, dan tetap awasi kediaman Klan Ye karena entah kenapa aku merasa ada kekuatan tersembunyi di tempat itu yang sampai saat ini belum menampakkan wujudnya!” Qing Bo memberi perintah pada belasan bawahannya.
“Dalam dua hari lagi kita akan berkumpul di tempat ini. Apapun infomrmasi yang kalian dapatkan selama di tempat ini, kita akan melaporkan semua padanya, meski kita gagal menyelesaikan tugas yang diberikannya pada kita!” ucap Qing Bo dan semua orang segera pergi membubarkan diri.
Ia sendiri memilih pergi mengawasi kediaman Klan Ye karena selama mengawasi tempat itu, meski sudah menyembunyikan hawa keberadaannya, rasa-rasanya ada seseorang di kediaman Klan Ye yang mengetahui keberadaannya, tapi orang itu mengabaikannya.
Siang hari berada di bukit tak jauh dari kediaman Klan Ye, Qing Bo lagi dan lagi disuguhi pemandangan anggota Klan Ye yang sedang melakukan pelatihan, dan ia tahu latihan itu dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kekuatan fisik mereka.
Jika di hari-hari sebelumnya ia dengan tenang mengawasi kegiatan anggota Klan Ye yang mungkin bisa diterapkan pada anggota Klan Qing untuk meningkatkan kekuatan fisik mereka, hari ini ia sama sekali tidak tenang karena seorang pemuda secara tiba-tiba muncul di hadapannya.
Pemuda itu mengarahkan sorot mata tajam kearahnya, dan bersamaan dengan kemunculan pemuda itu, ia merasa tidak bisa menggerakkan anggota tubuhnya, seolah ada benang kuat yang melilit tubuhnya.
Sekalipun telah menggunakan kekuatan puncaknya, ia masih saja tidak bisa bergerak, dan akhirnya ia memutuskan bertanya, “Siapa kau, dan apa yang kau inginkan dariku?”
Pemuda yang muncul adalah Luo Feng, dan dengan santainya ia menjawab pertanyaan Qing Bo, “Seharusnya aku yang bertanya padamu, siapa kamu dan kenapa beberapa hari ini terus mengawasi anggota Klan Ye yang sedang menerima pelatihan dariku?” Ia pura-pura tidak tahu jika pria di hadapannya adalah bagian dari Klan Qing.
Bukannya menerima jawaban tapi justru mendapatkan pertanyaan balik dari lawan bicaranya, Qing Bo mencoba tetap tenang, lalu ia berkata, “Tidak penting siapa aku, tapi sekali kau berani menyinggungku, aku bisa pastikan Klan Ye akan rata dengan tanah hanya dalam kurun waktu dua hari!” Ia menjawab pertanyaan dengan ancaman.
Tidak ada rasa takut pada ancaman Qing Bo, Luo Feng justru terkekeh geli mendengar ancaman itu. “Aki tidak pernah menyinggungmu, justru kamu yang telah menyinggung Klan Ye karena terus memata-matai apa yang sedang dilakukan anggota Klan Ye, dan aku sarankan segera pergi tinggalkan tempat ini sebelum aku berubah pikiran!”
“Kalau aku berubah pikiran sebelum kamu pergi, aku bisa pastikan kamu dan anggotamu akan sangat menyesal!” Luo Feng memberi ancaman balik pada Qing Bo.
Qing Bo yang mewarisi watak keras kepala dan arogan dari para pendahulu Klan Qing, bukannya pergi ia justru tertawa, menganggap remeh ancaman Luo Feng yang ditujukan padanya dan para bawahannya.
“Aku sangat penasaran apa yang bisa kau lakukan saat berubah pikiran. Aku yakin kau tidak mungkin berani berbuat macam-macam begitu tahu aku bagian dari Klan Qing!” ucap Qing Bo mau tidak mau harus mengungkap jatidirinya, untuk menyelamatkan diri dari sosok pemuda di hadapannya.
Saat ia merasa pemuda di depannya akan takut begitu tau dirinya bagian dari Klan Qing, ia dapat merasakan sesuatu yang membuatnya seperti putus hubungan dengan seluruh anggotanya, bahkan ia merasa tidak lagi bisa menghubungi mereka atau orang-orang yang berada di kediaman agung Klan Qing.
“Aku Luo Feng tidak pernah takut dengan Klan Qing, apalagi setelah aku begitu banyak membunuh orang-orang dari Klan Qing, termasuk tiga Tetua Klan Qing yang datang memberikan nyawa mereka padaku!” ucap Luo Feng dan dia menyeringai, sebuah seringaian yang membuat ketakutan siapapun yang melihatnya, termasuk Qing Bo.
...----------------...
__ADS_1
Bersambung.